HEADLINE
Kapal Tug Boat Diawaki WNI Diserang Rudal di Selat Hormuz, Pemerintah Diminta Bersikap Tegas    
Senin, Maret 09, 2026

On Senin, Maret 09, 2026

Kapal Tug Boat Diawaki WNI Diserang Rudal di Selat Hormuz, Pemerintah Diminta Bersikap Tegas
Perusahaan keamanan maritim Vanguard Tech melaporkan kapal tug boat atau penarik berbendera Uni Emirat Arab (UEA), Mussafah 2 terkena dua rudal.

BENTENGSUMBAR.COM
- Insiden keamanan kembali terjadi di perairan strategis Selat Hormuz. Perusahaan keamanan maritim Vanguard Tech melaporkan kapal tug boat atau penarik berbendera Uni Emirat Arab (UEA), Mussafah 2 terkena dua rudal.

Peristiwa itu terjadi saat kapal yang ditumpangi sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) berusaha memberikan bantuan kepada kapal kontainer Safeen Prestige yang sebelumnya dilaporkan mengalami kendala hingga terdampar di perairan tersebut.

Serangan tersebut mengakibatkan sejumlah korban, termasuk (WNI) yang berada di atas kapal. Pemerintah Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perlindungan WNI dan KBRI setempat telah mengambil langkah cepat untuk menangani para korban.

Pengamat Hukum Internasional dari Rajawali Cendikia Research Center, Muhammad Arbani mengatakan, pemerintah harus mengambil sikap tegas atas kejadian itu.

"Jika benar kapal tersebut menjadi sasaran rudal dari pihak yang sedang berkonflik, maka pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri perlu menunjukkan sikap tegas atas serangan yang menimpa para WNI, meskipun kapal yang mereka tumpangi berbendera negara lain,” kata Arbani, Minggu (08/03/26).

Berdasarkan laporan sementara, terdapat empat WNI mengalami luka-luka, sementara tiga WNI lainnya masih dinyatakan hilang. Proses pencarian korban disebut tidak mudah karena kondisi keamanan di sekitar Selat Hormuz saat ini dinilai sangat tegang.

Dosen STIH Adhyaksa itu menambahkan, pemerintah Indonesia juga perlu melakukan identifikasi secara menyeluruh terkait penyebab ledakan yang terjadi pada kapal tersebut.

"Langkah itu penting untuk memastikan apakah insiden tersebut disebabkan kecelakaan teknis, sabotase, atau benar merupakan serangan rudal yang berkaitan dengan konflik bersenjata di kawasan tersebut," paparnya.

Lebih lanjut, Arbani menegaskan, bahwa dalam prinsip hukum humaniter internasional, serangan yang secara langsung menyasar warga sipil pada dasarnya dilarang.

"Target militer dalam konflik bersenjata seharusnya hanya ditujukan kepada anggota angkatan bersenjata yang terlibat dalam pertempuran," jelasnya.

Namun dalam beberapa konflik modern, kata dia, kapal tanker atau kapal yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi strategis sering kali tidak lagi dipandang sebagai objek netral. Kapal-kapal itu kerap dianggap sebagai bagian dari kepentingan ekonomi vital yang kemudian menjadi sasaran militer.

“Kondisi ini berisiko karena di dalam kapal-kapal tersebut sering kali terdapat warga sipil dari berbagai negara yang seharusnya dilindungi dan tidak dijadikan objek serangan,” terangnya.

Situasi keamanan di wilayah Selat Hormuz juga dinilai sangat kompleks, sehingga mendapatkan informasi yang akurat menjadi tantangan tersendiri.

"Karena itu, kerja sama diplomatik yang intensif dengan otoritas di kawasan sekitar, termasuk UEA dan Oman, dinilai sangat penting untuk memperoleh informasi yang jelas mengenai insiden tersebut sekaligus memastikan keselamatan para WNI yang berada di wilayah konflik," tandasnya. (*) 

Kejagung Geledah Kantor dan Rumah Komisioner Ombudsman RI    
Senin, Maret 09, 2026

On Senin, Maret 09, 2026

Kejagung Geledah Kantor dan Rumah Komisioner Ombudsman RI
Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah kantor dan rumah komisioner Ombudsman RI pada Senin (9/3). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah kantor dan rumah komisioner Ombudsman RI pada Senin (9/3). 

Penggeledahan ini terkait rekomendasi dalam kasus perintangan penyidikan dalam korupsi ekspor CPO atas tiga terpidana korporasi.

"Benar ada penggeledahan di rumahnya sama di kantornya hari ini," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna saat dikonfirmasi.

Anang belum memberikan keterangan lebih lanjut siapa komisioner Ombudsman yang dimaksud.

Anang menerangkan penggeledahan dilakukan terkait Pasal 21 tentang perintangan penyidikan dan penuntutan perkara migor. 

Dalam perkara ini, terpidana adalah Marcella Santoso, korporasi Wilmar Group, korporasi Permata Hijau Group, dan korporasi Musim Mas Group.

Anang menyebut penggeledahan ini juga terkait gugatan perdata yang dilayangkan tiga terpidana korporasi ke PTUN.

Diketahui, Ombudsman diduga memberikan rekomendasi untuk gugatan perdata itu.

"Dia kena pasal 21 kan perintangan penyidikan dan penuntuta perkara minyak goreng yang dulu itu, yang onslag itu putusan," ucap Anang.

Anang belum membeberkan lebih lanjut ihwal penggeledahan tersebut, termasuk sosok komisioner Ombudsman yang dimaksud. 

Ia hanya menyebut sampai saat ini penggeledahan masih berlangsung.

"Iya (penggeledahan) masih berlangsung," ujarnya.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat membeberkan kongkalikong pengacara dan hakim serta komitmen US$2,5 juta atau sekitar Rp40 miliar untuk putusan lepas terdakwa korporasi yakni PT Permata Hijau Group, PT Wilmar Group dan PT Musim Mas Group dalam kasus korupsi ekspor minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya periode Januari-April 2022.

Jaksa mendakwa mantan Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat Muhammad Arif Nuryanta menerima suap atau gratifikasi dianggap suap sejumlah Rp40 miliar.

Penerimaan uang diduga suap itu dilakukan Arif bersama-sama dengan hakim Djuyamto, Agam Syarief Baharudin dan Ali Muhtarom (dituntut dalam berkas terpisah).

Ketiga nama dimaksud merupakan hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat yang memeriksa dan memutus lepas atau ontslag van alle recht vervolging terdakwa korporasi Permata Hijau Group, Wilmar Group dan Musim Mas Group

Dalam kongkalikong itu, Ariyanto sempat menyampaikan informasi adanya gugatan perkara perdata, putusan perkara Tata Usaha Negara dan rekomendasi Ombudsman yang nantinya dapat dijadikan pertimbangan dalam putusan perkara korupsi korporasi migor.

"Atas penyampaian Ariyanto tersebut kemudian terdakwa Muhammad Arif Nuryanta meminta keseriusan Ariyanto jika ingin dibantu, dan dijawab Ariyanto 'Oke satu paket 20 miliar' dan dijawab terdakwa Muhammad Arif Nuryanta 'Gimana mungkin saya membagi dengan majelis, kalau 3 juta dolar saya oke' dan dijawab Ariyanto 'Oke saya usahakan tapi tolong dibantu untuk Onslag'," ungkap jaksa. (*) 

KPK Belum Panggil Yaqut, Masih Tunggu Putusan Praperadilan    
Senin, Maret 09, 2026

On Senin, Maret 09, 2026

KPK Belum Panggil Yaqut, Masih Tunggu Putusan Praperadilan
KPK belum mengambil langkah lanjutan terkait pemanggilan maupun tindakan hukum lain dalam perkara dugaan korupsi kuota haji terhadap mantan Menag, Yaqut Cholil Qoumas. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum mengambil langkah lanjutan terkait pemanggilan maupun tindakan hukum lain dalam perkara dugaan korupsi kuota haji terhadap mantan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas. Penyidik masih menunggu putusan gugatan praperadilan yang saat ini sedang berjalan.

Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan, proses penanganan perkara tersebut sementara menunggu hasil putusan hakim praperadilan.

"Kami meyakini bahwa apa yang kami lakukan secara formil sudah sesuai dengan perundang-undangan dan peraturan internal di KPK," kata Asep kepada wartawan, Senin, 9 Maret 2026.

Karena itu, KPK untuk sementara belum mengambil langkah lanjutan dalam penanganan perkara tersebut hingga ada putusan dari hakim praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Untuk kelanjutannya kami menunggu putusan praperadilan dimaksud," terang Asep.

Ia pun berharap dukungan masyarakat agar proses penanganan perkara dugaan korupsi kuota haji bisa terus berjalan hingga tuntas.

"Pada kesempatan ini kami mohon doanya kepada seluruh masyarakat Indonesia agar kami bisa melanjutkan penanganan perkara kuota haji ini, sehingga masyarakat yang dirugikan bisa memperoleh keadilan," pungkas Asep. (*) 

Sumber: RMOL

Wawako Maigus Nasir Menjadi Penceramah Kegiatan Kajian Adem Ramadan di Masjid Agung Nurul Iman    
Minggu, Maret 08, 2026

On Minggu, Maret 08, 2026

Wawako Maigus Nasir Menjadi Penceramah Kegiatan Kajian Adem Ramadan di Masjid Agung Nurul Iman
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri sekaligus menjadi penceramah dalam kegiatan Kajian Adem Ramadan. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri sekaligus menjadi penceramah dalam kegiatan Kajian Adem Ramadan yang digelar di Masjid Agung Nurul Iman, Minggu (8/3/2026).

Kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan santunan kepada puluhan santri dan anak yatim, serta bantuan bagi tujuh masjid dan musala serta para marbot di Kota Padang yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Maigus Nasir mengapresiasi Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Padang yang berkolaborasi dengan PT AQUA Solok dalam menyelenggarakan kegiatan sosial tersebut. “Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami mengapresiasi kegiatan ini. Kepedulian terhadap santri dan anak yatim, marbot, serta masjid dan musala merupakan bentuk perhatian yang sangat berarti,” ujar Maigus, yang juga Ketua DMI Kota Padang ini.

Ia menekankan bahwa para santri merupakan generasi penerus yang memiliki peran penting dalam menjaga dan memakmurkan masjid. “Kami berharap para santri terus mendapat perhatian dan dukungan, karena merekalah generasi yang akan menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus memakmurkan masjid. Untuk mendukung hal ini, Pemko Padang telah meluncurkan Progul Smart Surau yang bertujuan mengoptimalkan peran masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur PT AQUA Solok, Deden Somantri, mengatakan kegiatan Kajian Adem Ramadan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan, tetapi juga mempererat solidaritas sosial serta mendorong peran masjid sebagai pusat pemberdayaan umat. “PT AQUA tidak hanya berorientasi pada pengembangan usaha, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejak awal berdiri para pendiri perusahaan telah menanamkan nilai bahwa keberadaan AQUA harus memberi manfaat luas bagi masyarakat. “Pendiri kami selalu berpesan agar AQUA tidak sekadar menjalankan bisnis, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan,” tuturnya. (*)

Safari Ramadan di Masjid Muhlishin, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ingatkan Keutamaan Silaturahmi dan Al-Qur’an    
Minggu, Maret 08, 2026

On Minggu, Maret 08, 2026

Safari Ramadan di Masjid Muhlishin, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ingatkan Keutamaan Silaturahmi dan Al-Qur’an
Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti Safari Ramadan di Masjid Muhlishin, Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Sabtu (7/3/2026).

BENTENGSUMBAR.COM
– Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti Safari Ramadan di Masjid Muhlishin, Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Sabtu (7/3/2026). Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, mengajak umat Islam memperkuat silaturahmi dan kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Menurut Muhidi, silaturahmi merupakan amalan yang memiliki banyak keberkahan. Selain mempererat persaudaraan, silaturahmi juga diyakini dapat memudahkan rezeki dan memanjangkan umur dengan izin Allah SWT. “Silaturahmi adalah kekuatan umat. Di dalamnya ada keberkahan, dimudahkan rezeki, dan dipanjangkan umur oleh Allah SWT,” ujar Muhidi di hadapan jamaah.

Dalam kesempatan itu, Muhidi juga mengingatkan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Ia menyebutkan bahwa Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk bagi umat manusia agar meraih kebahagiaan di dunia dan keselamatan di akhirat. Menurutnya, bulan Ramadan menjadi momen istimewa karena pada bulan inilah Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, membawa keberkahan bagi umat manusia.

Muhidi menjelaskan beberapa keutamaan membaca dan mendengarkan Al-Qur’an. Pertama, Al-Qur’an mampu memberikan ketenangan hati. Ia menilai banyak orang memiliki harta dan jabatan, tetapi tidak mendapatkan ketenangan jiwa. “Ketenangan hati itu salah satunya datang dari membaca dan mendengarkan Al-Qur’an,” katanya.

Kedua, setiap huruf yang dibaca dari Al-Qur’an akan diganjar pahala berlipat ganda oleh Allah SWT. Ketiga, Al-Qur’an akan menjadi penolong bagi umat manusia pada hari kiamat, bersama dengan ibadah puasa yang dilakukan dengan penuh keikhlasan. Selain itu, ia menambahkan bahwa Al-Qur’an juga mampu mengangkat derajat suatu kaum jika benar-benar dijadikan pedoman hidup.

Muhidi berharap program Tahfiz yang dilaksanakan di masjid-masjid, termasuk di Masjid Mukhlishin, dapat melahirkan generasi dan pemimpin masa depan yang mencintai Al-Qur’an. “Semoga dari program tahfiz ini lahir pemimpin-pemimpin yang mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan,” ujarnya. 

Ia juga menegaskan bahwa orang yang khusyuk mendengarkan bacaan Al-Qur’an akan mengalami peningkatan iman dan mendapatkan rahmat dari Allah SWT. Dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut, Muhidi juga menyerahkan bantuan untuk pembangunan dan kegiatan Masjid Muhlishin sebesar Rp50 juta sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas keagamaan. (*)

Gubernur Sumbar Bertakziah ke Rumah Duka Jenderal (Purn) Try Sutrisno di Jakarta    
Minggu, Maret 08, 2026

On Minggu, Maret 08, 2026

Gubernur Sumbar Bertakziah ke Rumah Duka Jenderal (Purn) Try Sutrisno di Jakarta
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) melakukan takziah ke rumah duka keluarga Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) melakukan takziah ke rumah duka keluarga Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, di Jalan Purwakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (8/3/2026), sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan belasungkawa kepada keluarga besar almarhum.

Kehadiran Gubernur Sumbar tersebut merupakan wujud empati dan penghormatan Pemerintah Provinsi beserta masyarakat Sumbar kepada sosok Jenderal (Purn) Try Sutrisno, seorang tokoh nasional yang telah mengabdikan diri bagi bangsa dan negara melalui berbagai jabatan penting di pemerintahan dan militer.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mahyeldi menyampaikan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini. Gubernur juga menyampaikan bahwa almarhum memiliki kedekatan tersendiri dengan masyarakat Sumbar. Menurutnya, almarhum pernah bertugas dan berinteraksi langsung dengan masyarakat di daerah tersebut, sehingga dikenal sebagai sosok yang ramah, santun dalam bertutur kata, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat.

Turut mendampingi Gubernur Mahyeldi dalam kegiatan takziah tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumbar, Mursalim dan Kepala Badan Penghubung, Aschari. Di rumah duka, Gubernur Sumbar diterima langsung oleh istri almarhum, Ibu Tuti Sutiawati. Dalam pertemuan yang berlangsung penuh kehangatan dan rasa haru tersebut, Ibu Tuti mengenang sejumlah pengalaman almarhum ketika masih menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dan melakukan kunjungan ke Sumatera Barat.

Menurut penuturan Ibu Tuti, pengalaman tersebut sangat membekas bagi almarhum. Ia menceritakan bahwa ketika kunjungan tersebut, almarhum disambut dengan penuh keakraban oleh masyarakat setempat, khususnya para ibu-ibu yang pernah mengenalnya ketika beliau masih menjadi taruna Akademi Militer dan menjalani latihan di daerah tersebut. Meski peristiwa itu telah berlangsung puluhan tahun sebelumnya, masyarakat masih mengingat sosok almarhum dengan baik dan menyambutnya dengan penuh rasa kekeluargaan. Hal tersebut, menurut Ibu Tuti, menjadi bukti bahwa hubungan emosional antara almarhum dan masyarakat Sumatera Barat terjalin dengan sangat kuat. Kehangatan masyarakat Minangkabau yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, penghormatan, serta falsafah adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah, meninggalkan kesan mendalam bagi almarhum.

Dalam kesempatan itu, Ibu Tuti juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Sumatera Barat apabila selama almarhum bertugas dan berinteraksi di Sumatera Barat terdapat kekhilafan atau kesalahan. Ia juga menyampaikan pesan yang sering disampaikan almarhum semasa hidup, yaitu agar setiap orang senantiasa berhati-hati dalam berkata serta selalu berusaha berbuat baik kepada siapa pun, karena setiap kebaikan pada akhirnya akan mendapat balasan dari Allah SWT.

Sementara itu, salah seorang pengawal pribadi almarhum, Riko Tanjung yang turut memandikan jenazah, menyampaikan bahwa kondisi wajah almarhum tampak bersih dan tenang. Hal tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi mereka yang menyaksikannya, sebagai gambaran ketenangan seorang pribadi yang sepanjang hidupnya dikenal sederhana, santun, dan penuh pengabdian kepada bangsa dan negara. (ADPSB)

Susi Haryati Siap Pimpin DPD PAN Sawahlunto, Sinyal Politik Menguat Jelang Musda    
Minggu, Maret 08, 2026

On Minggu, Maret 08, 2026

Susi Haryati Siap Pimpin DPD PAN Sawahlunto, Sinyal Politik Menguat Jelang Musda
Ketua DPRD kota Sawahlunto, Susi Haryati, memanfaatkan momentum buka puasa bersama dengan para wartawan. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua DPRD kota Sawahlunto, Susi Haryati, memanfaatkan momentum buka puasa bersama dengan para wartawan bertempat di Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Sawahlunto, sebagai ruang dialog sekaligus sinyal politik menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Amanat Nasional Kota Sawahlunto.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu awalnya digelar sebagai ajang silaturahmi antara pimpinan legislatif dan insan pers yang selama ini menjadi mitra dalam menyampaikan informasi kepada publik. Namun di balik suasana santai tersebut, pembicaraan kemudian mengarah pada dinamika internal PAN Sawahlunto, terutama terkait persiapan menghadapi Musda yang akan menentukan arah kepemimpinan partai di tingkat daerah.

Menanggapi pertanyaan wartawan mengenai peluangnya memimpin partai yang selama ini menjadi kendaraan politiknya, Susi Haryati menyatakan kesiapannya apabila dipercaya oleh kader dan partai.

“Saya siap apabila memang diberi amanah oleh kader dan partai. Namun apabila nantinya tidak terpilih, saya tetap akan tegak lurus dengan keputusan partai,” ujarnya.

Pernyataan tersebut dinilai sebagai sinyal terbuka bahwa dirinya siap mengambil peran lebih besar dalam struktur DPD PAN Sawahlunto, sekaligus menegaskan komitmennya untuk tetap berada dalam garis keputusan partai.

Dalam kesempatan itu, Susi Haryati juga menekankan pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.

“Kami berharap teman-teman wartawan dapat terus menyajikan pemberitaan yang berimbang dan profesional, sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan utuh. Pers memiliki peran penting dalam menjaga keterbukaan informasi serta membangun kepercayaan publik,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kritik dari media merupakan bagian penting dalam proses perbaikan tata kelola pemerintahan.

“Kami siap menerima kritik jika memang ada kekeliruan dalam menjalankan tugas. Kritik yang membangun tentu sangat penting sebagai bahan evaluasi agar ke depan kami dapat bekerja lebih baik,” tambahnya.

Menutup kegiatan tersebut, Susi Haryati atas nama pribadi dan keluarga menyampaikan apresiasi kepada para wartawan yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara buka puasa bersama tersebut. Ia berharap hubungan baik antara legislatif dan insan pers terus terjalin, terutama dalam menjaga kualitas informasi publik di tengah dinamika politik daerah yang semakin berkembang menjelang Musda PAN Sawahlunto. (*)

Pewarta: Marjafri