HEADLINE
Kepala Daerah Berperan Pastikan Penataan ASN Dukung Pembangunan Daerah    
Rabu, Mei 13, 2026

On Rabu, Mei 13, 2026

Kepala Daerah Berperan Pastikan Penataan ASN Dukung Pembangunan Daerah
Pertemuan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan bersama Kementerian PANRB, Komisi II DPR RI, dan sejumlah Kepala Daerah dari Provinsi Kalimantan Selatan, terkait percepatan reformasi birokrasi dan transformasi manajemen ASN. (Foto/Husnie). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Dalam pertemuannya bersama Kementerian PANRB, Komisi II DPR RI, dan sejumlah Kepala Daerah dari Provinsi Kalimantan Selatan, terkait percepatan reformasi birokrasi dan transformasi manajemen ASN, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan, menegaskan bahwa kepala daerah memiliki posisi penting sebagai pengambil keputusan utama dalam pengelolaan pemerintahan daerah, termasuk dalam penataan ASN yang selaras dengan kebutuhan pembangunan. 

Oleh karena itu, Prof. Zudan mengarahkan agar tata kelola ASN dijadikan sebagai peran strategis dalam mendukung keseimbangan antara optimalisasi pendapatan daerah, dan efektivitas belanja publik di daerah. 

Dengan posisi kepala daerah yang memiliki peran vital sebagai Chief Executive Officer (CEO) di wilayahnya masing-masing, Prof. Zudan mengimbau agar pejabat yang ditempatkan harus sesuai dengan kebutuhan organisasi, dan mendukung visi pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD. 

“Postur jabatan ASN saat ini perlu diikuti dengan strategi pengelolaan ASN yang modern dan adaptif. Karena itu, BKN mendorong seluruh pemerintah daerah untuk segera menerapkan Manajemen Talenta sebagai instrumen utama dalam pengisian jabatan, dan pengembangan karier ASN, tegas Prof. Zudan di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (12/05/2026).

Hal ini juga dikaitkannya dengan tantangan pengelolaan belanja pegawai, penguatan kualitas layanan publik, serta pemanfaatan digitalisasi dalam tata kelola pemerintahan daerah.

"BKN akan terus memberikan pendampingan intensif kepada instansi pemerintah daerah, termasuk melalui layanan konsultasi daring yang dilaksanakan secara rutin tanpa dipungut biaya," pungkas Prof. Zudan. 

Melalui koordinasi lintas instansi ini, BKN bersama instansi paguyuban KemenPANRB, dan para pemangku kepentingan berkomitmen memperkuat reformasi birokrasi dan manajemen ASN guna mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. (*)

PDAM Kota Padang Fokus  Perbaiki Kerusakan, Tapi Target Tahun Ini Dinaikan dari Rp.20 M Menjadi Rp.30 M    
Rabu, Mei 13, 2026

On Rabu, Mei 13, 2026

PDAM Kota Padang Fokus  Perbaiki Kerusakan, Tapi Target Tahun Ini Dinaikan dari Rp.20 M Menjadi Rp.30 M
Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, S.Sos., M.M., ketika menerima ketua ketua PWI Sumbar Widya Navies dan beberapa pengurus harian yang  berkunjung ke kantornya Selasa (12/5). (Foto/Abie). 

BENTENGSUMBAR.COM
-  Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang fokus  memperbaiki sejumlah titik  kerusakan instalasi dan saluran  air bersih yang terdampak banjir bandang beberapa waktu lalu.

Tindakan ini dimaksudkan  untuk mempercepat pemulihan distribusi air bersih kepada pelanggan di berbagai wilayah terdampak di kota Padang untuk menggenjot target pendapatan dari Rp. menjadi Rp. 30 milyar untuk tahun 2026 ini.

"Alhamdulillah,  PDAM kota Padang bisa berkontribusi maksimal untuk PAD kota" kata Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, S.Sos., M.M., ketika menerima ketua ketua PWI Sumbar Widya Navies dan beberapa pengurus harian yang  berkunjung ke kantornya Selasa (12/5)

Pengurus, yang turut bersama Widya adalah Wakil Ketua Bidang Pendidikan H.M. Khudri, Ketua Seksi Ekonomi, Sosial dan Kesejahteraan Susi Suzana, serta Bendahara SIWO, Bo Ing.

Perbaikan itu kata Hendra selain untuk normalisasi distribusi air ke pelanggan,  sekaligus untuk mencapai target pendapatan,“Kita sedang melakukan perbaikan di beberapa titik sumber air dan peralatan pendukung untuk pendistribusian air bersih kepada pelanggan. Semua upaya itu sudah kita maksimalkan sesuai dengan anggaran yang tersedia,” ujar Hendra.

Untuk perbaikan itu, selain mengandalkan anggaran internal, PDAM Kota Padang juga memperoleh dukungan dari anggota DPR RI Komisi V, Zigo Rolanda, S.E., M.M. 

Dukungan tersebut berupa fasilitasi dana APBN senilai Rp308 miliar untuk pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) serta percepatan pemulihan layanan air bersih pascabencana.

“Alhamdulillah, untuk PDAM Kota Padang kita memperoleh bantuan yang difasilitasi Bapak Zigo Rolanda berupa dana APBN senilai Rp308 miliar. Bantuan ini ditujukan untuk pembangunan SPAM dan mempercepat pemulihan layanan air bersih PDAM Kota Padang pascabanjir,” ungkapnya.

Hendra menjelaskan, bantuan tersebut mencakup penyediaan pipa HDPE, alat berat, hidran umum, serta pengerahan truk tangki air bagi pelanggan yang terdampak akibat terputusnya sumber air PDAM.

Selain itu, bantuan juga meliputi pembangunan IPA Taban 3 berkapasitas 200 liter per detik, reservoar berkapasitas 3.000 meter kubik, serta jaringan distribusi utama (JDU) DN 400 mm sepanjang 19 kilometer.

“Perbaikan sumber air yang terdampak banjir bandang sedang kita kerjakan. Bantuan mencakup pipa HDPE, alat berat, hidran umum, dan truk tangki air untuk pelanggan terdampak. Semua perbaikan tentu dilakukan sesuai anggaran yang tersedia serta dukungan dari berbagai pihak,” jelas Hendra.

Sementara itu, Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, mengapresiasi langkah cepat PDAM Kota Padang dalam memulihkan layanan air bersih bagi masyarakat. 

Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus segera dipulihkan setelah bencana.

“Kita mengapresiasi gerak cepat Pak Dirut. Dengan pengalaman puluhan tahun di PDAM, tentu beliau sangat memahami teknis penyelesaian persoalan ini,” ujar Widya Navies, yang juga Pemimpin Redaksi Harian Singgalang.

Widya menegaskan, PWI Sumbar mendukung langkah-langkah perbaikan yang dilakukan PDAM Kota Padang demi memaksimalkan pelayanan kepada pelanggan.

“Dengan percepatan perbaikan pascabencana ini, kita mendukung penuh Pak Dirut agar pemulihan layanan air bersih dapat diselesaikan secepatnya,” sebutnya. (MK). (Abie)

Cek Langsung Posko Pemadam Kebakaran Kampung Baru, Wali Kota Solok Pastikan Kesiapan Personel dan Peralatan    
Rabu, Mei 13, 2026

On Rabu, Mei 13, 2026

Cek Langsung Posko Pemadam Kebakaran Kampung Baru, Wali Kota Solok Pastikan Kesiapan Personel dan Peralatan
Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM, turun langsung melakukan inspeksi mendadak ke Posko Pemadam Kebakaran di kawasan Kampung Baru, Kota Solok, Rabu (13/05/2026). (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM, turun langsung melakukan inspeksi mendadak ke Posko Pemadam Kebakaran di kawasan Kampung Baru, Kota Solok, Rabu (13/05/2026). 

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, kelayakan sarana prasarana, hingga ketersediaan peralatan penunjang dalam menghadapi potensi bahaya kebakaran maupun situasi darurat lainnya.

Dalam peninjauannya, Wali Kota menelusuri setiap sudut posko, memeriksa kondisi armada kendaraan pemadam, kelengkapan alat pemadam api, perlengkapan keselamatan kerja, hingga memastikan seluruh peralatan berfungsi dengan baik dan siap dioperasikan kapan saja. 

Langkah ini menjadi bukti nyata perhatian serius Pemerintah Kota Solok terhadap layanan keselamatan publik, terutama dalam menjawab tantangan penanganan darurat kebakaran yang sewaktu‑waktu dapat terjadi.

Tidak hanya memeriksa fasilitas, Wali Kota juga menyempatkan diri berdialog secara langsung dengan para petugas yang sedang bertugas. 

Dalam pertemuan akrab tersebut, beliau mendengarkan secara cermat berbagai kendala, keterbatasan, serta kebutuhan mendesak yang selama ini dialami petugas di lapangan agar dapat segera dicarikan solusi dan dukungan yang tepat.

Wali Kota pun menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi, ketabahan, dan semangat tinggi yang ditunjukkan seluruh personel pemadam kebakaran dalam menjalankan tugas mulia melindungi nyawa dan harta benda masyarakat. 

“Kalian adalah garda terdepan keselamatan warga. Pengabdian kalian sangat berharga, dan pemerintah akan terus berupaya memenuhi kebutuhan penunjang tugas agar kinerja semakin maksimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wali Kota mengingatkan agar kekompakan tim dan kedisiplinan tetap terjaga dengan baik. 

Ia juga menekankan pentingnya terus melatih ketangkasan dan kesiapan fisik serta mental, agar mampu merespons setiap panggilan bantuan dengan cepat, tepat, dan sigap, apa pun situasi dan kondisinya.

“Harapan kami, pelayanan penanggulangan kebakaran di Kota Solok makin meningkat mutunya. Masyarakat harus merasa tenang dan aman, percaya bahwa saat terjadi musibah, pertolongan akan datang dengan sigap dan profesional dari tangan‑tangan terampil kalian,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Solok menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem perlindungan masyarakat, menuntaskan segala hambatan operasional, serta memastikan keberadaan posko pemadam kebakaran yang andal dan selalu siap siaga melayani seluruh warga Kota Solok kapan pun dibutuhkan.(80)

Rektor UMC Hadiri Sosialisasi Hibah 2026 LLDIKTI Wilayah IV dan Tandatangani Kontrak Hibah Secara Simbolik    
Rabu, Mei 13, 2026

On Rabu, Mei 13, 2026

Rektor UMC Hadiri Sosialisasi Hibah 2026 LLDIKTI Wilayah IV dan Tandatangani Kontrak Hibah Secara Simbolik
Acara ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut atas diumumkannya penerima hibah Tahun 2026 oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, sekaligus memberikan penguatan teknis terkait mekanisme pencairan kontrak hibah melalui aplikasi Litabmas. (Foto/Husnie). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan budaya riset dan pengabdian kepada masyarakat melalui partisipasi aktif pada kegiatan Sosialisasi Program Hibah Tahun 2026 serta Mekanisme Pencairan Kontrak melalui Aplikasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litabmas) yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 6 Mei 2026 bertempat di Bale Dayang Sumbi Gedung Serba Guna ITENAS, Bandung, dan dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi swasta serta ketua/perwakilan LPPM di lingkungan LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten.

Acara ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut atas diumumkannya penerima hibah Tahun 2026 oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, sekaligus memberikan penguatan teknis terkait mekanisme pencairan kontrak hibah melalui aplikasi Litabmas.

Dalam kegiatan tersebut, Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon, Arif Nurudin, S.T., M.T., hadir sebagai perwakilan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan memperoleh kehormatan untuk melakukan penandatanganan kontrak hibah secara simbolik bersama sejumlah pimpinan perguruan tinggi lainnya di lingkungan LLDIKTI Wilayah IV.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMC, Tania Avianda Gusman, S.Si., M.Sc., Ph.D., sebagai representasi institusi dalam penguatan tata kelola penelitian dan pengabdian masyarakat di Universitas Muhammadiyah Cirebon.

Rektor UMC menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas manajemen penelitian dan pengabdian masyarakat yang lebih akuntabel, adaptif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Program hibah penelitian dan pengabdian masyarakat merupakan instrumen strategis dalam mendorong inovasi, publikasi ilmiah, hilirisasi riset, serta solusi nyata terhadap berbagai persoalan masyarakat. Universitas Muhammadiyah Cirebon berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas riset dan pengabdian yang unggul serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujar Arif Nurudin, S.T., M.T.

Sementara itu, Ketua LPPM UMC, Tania Avianda Gusman, S.Si., M.Sc., Ph.D., menegaskan bahwa sosialisasi mekanisme pencairan hibah melalui aplikasi Litabmas sangat penting untuk memastikan efektivitas pengelolaan hibah penelitian dan pengabdian secara transparan dan sesuai regulasi.

Kegiatan sosialisasi ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam meningkatkan mutu pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui partisipasi aktif dalam program hibah nasional tahun 2026, Universitas Muhammadiyah Cirebon optimis dapat terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, serta pemberdayaan masyarakat menuju perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing global. (*)

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Bidik Program Bantuan Rehabilitasi 8000 RTLH Dari Kementerian Kesehatan RI    
Rabu, Mei 13, 2026

On Rabu, Mei 13, 2026

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Bidik Program Bantuan Rehabilitasi 8000 RTLH Dari Kementerian Kesehatan RI
Kuliah umum bersama Wakil Menteri Kesehatan RI di Aula Prof. Dr. M. Syaaf, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Selasa (12/05/2026). (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta membidik program bantuan rehabilitasi 8000 rumah tidak layak huni (RTLH) dari Kementerian Kesehatan RI guna mempercepat penurunan angka tuberkulosis (TBC) di Kota Payakumbuh.

Usulan tersebut disampaikan saat menghadiri kuliah umum bersama Wakil Menteri Kesehatan RI di Aula Prof. Dr. M. Syaaf, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Selasa (12/05/2026).

“Untuk percepatan penurunan kasus TBC di Payakumbuh, kita minta 100 paket perbaikan rumah tidak layak huni, karena sebagian besar kasus TBC ini berawal dari kondisi rumah yang tidak layak,” kata Wako Zulmaeta.

Ia menilai penanganan TBC tidak cukup hanya melalui layanan kesehatan, tetapi juga membutuhkan intervensi terhadap kondisi lingkungan tempat tinggal masyarakat.

Karena itu, lanjut Zulmaeta, Pemko Payakumbuh mendorong program rehabilitasi rumah bagi penderita TBC yang berasal dari keluarga kurang mampu, khususnya kelompok desil 1 hingga 4.

“Kita ingin penderita TBC yang rumahnya tidak layak bisa mendapat bantuan rehab rumah. Ini penting agar upaya penanganan TBC berjalan maksimal,” ujarnya.

Karena, menurutnya, kategori Rumah yang Tidak Layak Huni, selain ketidak pemenuhan terhadap struktur bangunan dan kecukupan luas, juga tidak memenuhi terhadap aspek kesehatan, seperti pencahayaan, sirkulasi udara serta faktor pencemar lainnya yang mempengaruhi kesehatan penghuninya.

Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Octavianus mengapresiasi kehadiran kepala daerah, termasuk Zulmaeta, dalam kuliah umum tersebut.

Ia menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia melalui penguatan sektor kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat.

“Bagaimana menjadi bangsa yang unggul kalau SDM-nya lemah. Karena itu pemerintah menjalankan program makan bergizi gratis, bantuan gizi untuk balita dan ibu hamil, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pembangunan rumah sakit dengan fasilitas lengkap sampai ke daerah,” katanya.

Benyamin juga meminta kepala daerah rutin turun ke lapangan untuk memastikan kecukupan gizi masyarakat serta memantau langsung kondisi kesehatan warga.

Menurut dia, keberhasilan pembangunan kesehatan membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah daerah.

“Harapan kita kepala daerah rutin melakukan kontrol ke lapangan untuk memantau kecukupan gizi masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut, hingga kini terdapat 25.037 penderita TBC di Sumatera Barat, namun baru sekitar 62 persen yang berhasil teridentifikasi.

Kondisi itu dinilai berbahaya karena penderita yang belum ditemukan masih berpotensi menularkan penyakit kepada masyarakat lain.

“Kota Payakumbuh ada 709 kasus TBC dan baru ditemukan sekitar 57 persen atau 404 orang. Nanti anggarannya akan kita berikan, karena pada umumnya penderita TBC berasal dari keluarga tidak mampu,” katanya.

Menurut Benyamin, pemerintah pusat juga menyiapkan dukungan rehabilitasi rumah bagi penderita TBC dari kelompok ekonomi bawah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi menyeluruh untuk memutus rantai penularan penyakit.

“Kita ingin kasus TBC ini segera tuntas dan masyarakat bisa terbebas dari TBC,” katanya.

Sementara itu, Rektor Universitas Andalas menyebutkan kampus tersebut terus berkontribusi melalui riset dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk memproduksi satu juta botol tinta Pemilu 2024 berbahan dasar gambir hasil penelitian dosen.

“Fakultas Kedokteran Unand telah lebih dulu berdiri sejak 1955 di Bukittinggi dengan tujuan melahirkan dokter di tanah Sumatera. Sampai hari ini sudah ribuan dokter lahir dan mengabdi di seluruh Indonesia hingga mancanegara,” katanya.

Ia menambahkan, TBC masih menjadi tantangan besar kesehatan nasional karena Indonesia termasuk negara dengan jumlah penderita TBC tertinggi di dunia.

Karena itu, ia mendorong kolaborasi kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat untuk mempercepat pemberantasan penyakit tersebut.

“Misi kita membebaskan Sumbar dan Indonesia dari TBC. Karena itu dibutuhkan dukungan semua pihak untuk melengkapi fasilitas dan memperkuat penanganannya,” pungkasnya. (HM)

Ketua Kwarcab 0314 Kota Payakumbuh Lantik Pengurus Saka Pramuka Rintisan Yogaswara KPU Masa Bakti 2025–2030    
Rabu, Mei 13, 2026

On Rabu, Mei 13, 2026

Ketua Kwarcab 0314 Kota Payakumbuh Lantik Pengurus Saka Pramuka Rintisan Yogaswara KPU Masa Bakti 2025–2030
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) 0314 Kota Payakumbuh sekaligus Sekretaris Daerah, Rida Ananda, resmi melantik dan mengukuhkan pengurus Satuan Karya (Saka) Pramuka Rintisan Yogaswara KPU Kota Payakumbuh. (Foto/Diskominfo) 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) 0314 Kota Payakumbuh sekaligus Sekretaris Daerah, Rida Ananda, resmi melantik dan mengukuhkan pengurus Satuan Karya (Saka) Pramuka Rintisan Yogaswara KPU Kota Payakumbuh masa bakti 2025–2030 di Aula Pertemuan KPU Payakumbuh, Selasa (12/5/2026). 

Prosesi bersejarah Lahirnya Saka Yogaswara di Kota Payakumbuh ini menjadi tonggak baru dalam upaya memperkuat pendidikan demokrasi di kalangan generasi muda dalam kolaborasi antara dunia kepramukaan dan lembaga penyelenggara pemilu.

"Yogaswara yang berarti Suara yang Mempersatukan bukan sekadar identitas, melainkan sebuah amanah, kita berharap saka ini aktif menyuarakan nilai-nilai kepemiluan dan demokrasi ke tengah-tengah masyarakat, sehingga mampu mempersatukan seluruh lapisan masyarakat," ujar Rida Ananda.

Satuan karya ini, kata Rida, berdiri di bawah naungan Kwartir Cabang (Kwarcab) 0314 Kota Payakumbuh bersama KPU Payakumbuh, dengan mandat utama membina pemilih muda agar tumbuh menjadi warga yang cerdas, kritis, dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi.

"Secara khusus kita mengapresiasi langkah aktif KPU Payakumbuh yang tidak hanya berkutat pada teknis penyelenggaraan pemilu, melainkan turut terjun langsung dalam pembinaan generasi penerus bangsa, tugas menjaga marwah pemilu sebagai pilar bangsa adalah pekerjaan berat, namun sekaligus tugas mulia." pungkas Rida.

Sementara itu, Ketua KPU Payakumbuh, Wizri Yasir, mengatakan pembentukan Saka Yogaswara merupakan bagian dari program nasional KPU yang menjadikan kepramukaan sebagai wadah strategis pembinaan generasi muda di bidang kepemiluan. 

"Satuan karya ini, bukan sekadar pelengkap, melainkan mitra yang tidak terpisahkan dari Kwarcab Kota Payakumbuh, Saka Yogaswara dibentuk untuk meningkatkan kualitas pemilu, memperluas efektivitas sosialisasi, serta mendorong partisipasi pemilih pemula dan pemilih muda dengan fokus pada pendidikan pemilih," kata Wizri Yasir.

Dengan resmi dikukuhkannya Saka Yogaswara, kini ada sekumpulan anak muda berseragam cokelat yang siap melangkah, tidak hanya ke alam bebas, tetapi juga ke jantung demokrasi, membawa obor semangat kebangsaan ke setiap sudut Kota Payakumbuh.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan KPU Provinsi Sumatera Barat, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Payakumbuh, serta jajaran Polres Payakumbuh.(HM)

Wawako Payakumbuh Elzadaswarman Hadiri Wisuda Tahfiz MTs Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Harum    
Rabu, Mei 13, 2026

On Rabu, Mei 13, 2026

Wawako Payakumbuh Elzadaswarman Hadiri Wisuda Tahfiz MTs Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Harum
Hal ini ditegaskan oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, saat menghadiri acara Wisuda Tahfiz dan Pelepasan Santri Kelas IX MTs Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Harum, Kelurahan Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Selasa (12/5/2026). (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Payakumbuh terus berkomitmen mendukung penguatan pendidikan karakter berbasis agama. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, saat menghadiri acara Wisuda Tahfiz dan Pelepasan Santri Kelas IX MTs Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Harum, Kelurahan Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Selasa (12/5/2026).

"Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta dan Wakil Wali Kota Elzadaswarman sangat bangga, kehadiran hafiz dan hafizah ini bukan hanya tentang prestasi akademik, tetapi tentang menjaga keberkahan di Kota Payakumbuh. Kita menempatkan pendidikan agama dan hafalan Al-Qur'an sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia Kota Payakumbuh, kita sangat butuh generasi yang cerdas secara intelektual namun tetap rendah hati dengan tuntunan Al-Qur'an," ujar Elzadaswarman.

Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus pondok pesantren yang konsisten membina generasi muda Payakumbuh. Dimana kali ini, Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Harum Kembali mewisuda sebanyak 13 santri dalam program tahfiz Al-Qur'an, sementara 32 santri kelas IX resmi dilepas dari jenjang MTs.

"Mewakili Wali Kota dan jajaran Pemko Payakumbuh, kami mengucapkan selamat kepada 13 santri yang telah menyelesaikan program tahfiz. Ini bukan sekadar wisuda, tetapi keberhasilan menjaga kalam Allah di tengah kesibukan belajar. Kepada 32 santri kelas IX yang kami lepas, ingatlah bahwa kalian adalah calon pemimpin masa depan Payakumbuh," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Pemko Payakumbuh berkomitmen mendukung pesantren, lembaga pendidikan keagamaan dan akan terus memfasilitasi program-program yang meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur’an di Payakumbuh.

"Pesantren seperti Syekh Ibrahim Harum ini adalah mitra strategis pemerintah dalam mencetak generasi berakhlak dan berilmu, Pemko Payakumbuh akan terus bersinergi dengan pesantren dalam menyusun program-program yang relevan dengan kebutuhan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keaswajaan" tambahnya.

Elzadaswarman juga berpesan kepada santri yang dilepas agar tidak berhenti menuntut ilmu. Ia menekankan bahwa tantangan zaman ke depan memerlukan kombinasi antara iman, ilmu, dan adab.

"Kepada anak-anak kami, jangan lepaskan hafalanmu dan jangan tinggalkan akhlak pesantrenmu dimana pun kalian melanjutkan sekolah. Kalian adalah wajah masa depan Payakumbuh," pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Elzadaswarman hadir didampingi ketua LKAAM Kota Payakumbuh, Kepala Kantor Kemenag Kota Payakumbuh serta pengurus dari Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Harun.

Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Harum, Zunijar Ibrahim menyampaikan 32 santri kelas IX yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian ujian madrasah, praktik ibadah, serta ujian kepribadian.

"Mereka sudah kami bekali dengan ilmu agama, keterampilan hidup, dan tentu tadabur Al-Qur’an," ujarnya.

Terkait wisuda tahfiz, Zunijar menjelaskan bahwa 13 santri ini telah melalui proses seleksi ketat, dimulai dari setoran harian, ujian kenaikan juz, hingga sidang tahfiz dihadapan dewan penguji.

“Tidak semua santri bisa mencapai target hafalan 1 juz, 3 juz, bahkan ada yang mencapai 5 juz. 13 santri ini adalah putra-putri terbaik yang istikamah dalam murajaah. Kami berharap mereka menjadi duta Al-Qur’an di mana pun melanjutkan studi,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua santri yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada pondok pesantren.

“Kami mohon maaf jika selama proses pendidikan ada kekurangan. Semoga ilmu yang diberikan menjadi bekal dunia akhirat. Jangan pernah putus silaturahmi dengan pondok pesantren,” pesannya.(HM)

Wako Pariaman Jemput Bola ke Kementerian Perhubungan Terkait Akses Peningkatan Pelayanan Masyarakat    
Rabu, Mei 13, 2026

On Rabu, Mei 13, 2026

Wako Pariaman Jemput Bola ke Kementerian Perhubungan Terkait Akses Peningkatan Pelayanan Masyarakat
Wali Kota Pariaman Yota Balad didampingi Kadishub Kota Pariaman Alfian dan Kepala BPKPD Kota Pariaman Rudy Repenaldi Rilis lakukan aksi jemput bola ke pemerintah pusat. (Foto/Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Sebagai upaya untuk menyiasati keterbatasan anggaran Wali Kota Pariaman Yota Balad didampingi Kadishub Kota Pariaman Alfian dan Kepala BPKPD Kota Pariaman Rudy Repenaldi Rilis lakukan aksi jemput bola ke pemerintah pusat terkait dengan bantuan fasilitas transportasi dan fasilitas keselamatan publik di jalan raya.

Pada kunjungan tersebut Yota Balad dan rombongan diterima Staf Ahli Menteri Perhubungan RI Robby Kurniawan di ruang kerjanya, Selasa (12/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut Yota Balad sampaikan beberapa usulan prioritas terkait peningkatan pelayanan masyarakat akan keselamatan mereka di jalan raya dan memperkuat pelayanan masyarakat di bidang pendidikan seperti pengadaan bus sekolah untuk lebih memudahkan akses transportasi siswa menuju tempat pendidikannya.

Sebelumnya Kota Pariaman mempunyai sekitar 9 unit bus sekolah. Tetapi itu belum memadai untuk melayani pelajar yang ada di Kota Pariaman menuju sekolah mereka yang berada di pelosok Kota Pariaman.

“Selain itu kami juga meminta bantuan untuk pemasangan Marka Jalan Nasional dan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL). Langkah ini diambil karena bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, mengurangi kemacetan dan menertibkan lalu lintas di persimpangan jalan,” ujar Yota Balad.

Menurutnya dengan adanya fasilitas jalan yang memadai pengguna jalan bisa mengetahui situasi dan kondisi jalan yang akan dilewatinya, mengendalikan pengguna jalan tetap pada jalurnya dan menjaga kecepatan dan jarak aman, serta meminimalisir kesalahan pengguna jalan.

Alfian juga menambahkan mudah-mudahan proposal tersebut segera disetujui oleh Kementerian Perhubungan dan langsung ditindak lanjuti oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT)nya. (si/at)

Pemko Pariaman Sambut Rombongan Bundo Kanduang DPW IKM DKI Jakarta    
Rabu, Mei 13, 2026

On Rabu, Mei 13, 2026

Pemko Pariaman Sambut Rombongan Bundo Kanduang DPW IKM DKI Jakarta
Wali Kota Pariaman Yota Balad, diwakili Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi,  sambut kedatangan rombongan Bundo Kanduang Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Minang (DPW IKM) DKI Jakarta. (Foto/Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wali Kota Pariaman Yota Balad, diwakili Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi,  sambut kedatangan rombongan Bundo Kanduang Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Minang (DPW IKM) DKI Jakarta, Senin siang (12/5/2026) di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Pariaman.

Pada kesempatan itu, ia didampingi  Ketua Dewan Pembina Bundo Kanduang Kota Pariaman Ny. Yosneli Balad. 

Kedatangan rombongan Bundo Kanduang IKM DKI Jakarta yang dipimpin  Wakil Ketua IKM DKI Jakarta Bundo Zuriati, adalah dalam rangka  bersilaturahmi dengan Penasehat Bundo Kanduang  yaitu  Wali Kota Pariaman Yota Balad yang merupakan salah satu Penasehat dari IKM.

Sekaligus mempererat silaturahmi antara perantau minang di DKI Jakarta dengan kampung halaman yang ada di Kota Pariaman.

Mendengar tujuan baik dan mulia tersebut Ferialdi berikan apresiasi kepada Bundo Kanduang IKM DKI Jakarta dan ucapkan selamat datang di Kota Pariaman. 

Beliau berharap program-program kegiatan IKM bisa berjalan lancar dan sukses serta hubungan silaturahmi dan kolobarasi kegiatan antara Pemko Pariaman dengan Bundo Kanduang IKM DKI Jakarta tetap terpelihara dengan baik.

“Bundo Kanduang adalah benteng pertahanan adat dan budaya Minangkabau di tengah arus modernisasi. Kami berharap kunjungan ini tidak hanya sebatas silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum pertukaran pikiran, studi tiru, dan penguatan nilai-nilai adat,” ungkap Ferialdi. (R/at)

Wawako Maigus Nasir Membuka MTQN ke-42 Tingkat Kecamatan Padang Barat    
Rabu, Mei 13, 2026

On Rabu, Mei 13, 2026

Wawako Maigus Nasir Membuka MTQN ke-42 Tingkat Kecamatan Padang Barat
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) ke-42 Tingkat Kecamatan Padang Barat. (Foto/Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) ke-42 Tingkat Kecamatan Padang Barat, yang berlangsung di Masjid Mujahidin, Kelurahan Flamboyan Baru, Rabu (13/5/2026).

Dalam sambutannya, Maigus Nasir menyampaikan bahwa MTQ Kecamatan Padang Barat merupakan pembukaan MTQ kecamatan yang keempat dari 11 kecamatan di Kota Padang. Sebelumnya kegiatan serupa telah dilaksanakan di Kecamatan Pauh, Koto Tangah, dan Kuranji.

“Kami berharap pelaksanaan MTQ tidak hanya menjadi kegiatan seremonial yang diikuti para kafilah dan ofisial semata, tetapi juga mampu memberikan dampak luas bagi masyarakat. Masyarakat dapat menikmati lantunan ayat-ayat suci Al-Quran, sehingga Al-Quran benar-benar membawa dampak positif dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, MTQ juga menjadi bagian dari program unggulan Pemerintah Kota Padang, yaitu Padang Juara. Melalui program tersebut, Pemerintah Kota Padang mendorong generasi muda untuk menghafal Al-Quran, yang nantinya akan diprioritaskan mendapatkan fasilitas pendidikan maupun beasiswa.

“Salah satu kerja sama yang sedang dibangun adalah dengan University Kuala Lumpur. Anak-anak yang hafal 10 juz Al-Quran akan mendapatkan fasilitas beasiswa penuh untuk kuliah di Universitas Kuala Lumpur,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia MTQN Kecamatan Padang Barat Syamsuir menyampaikan kegiatan ini diikuti oleh kafilah dari masing-masing kelurahan se-Kecamatan Padang Barat dengan jumlah peserta sebanyak 300 orang.

“MTQ Nasional ke-42 Tingkat Kecamatan Padang Barat terdiri dari 11 cabang perlombaan, di antaranya Cabang Tartil Quran, Tahfidz Quran, Syarhil Qur'an, serta Cabang Khutbah Jumat dan Azan,” ujarnya.

Pembukaan MTQN Kecamatan Padang Barat ini ditandai dengan pemukulan gendang tabuh oleh Wakil Wali Kota Padang, serta pengukuhan pengurus LPTQ dan Dewan Hakim MTQN ke-42 Kecamatan Padang Barat. (Mul/BT/Prokopim)

Kemendagri Dorong Kabupaten Pasuruan Pertahankan Capaian Indeks Penerapan SPM    
Rabu, Mei 13, 2026

On Rabu, Mei 13, 2026

Kemendagri Dorong Kabupaten Pasuruan Pertahankan Capaian Indeks Penerapan SPM
Fasilitasi penerapan, pelaporan, dan pengaduan masyarakat pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kabupaten Pasuruan Tahun 2026, Selasa (12/5). (Foto/Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah melaksanakan kegiatan fasilitasi penerapan, pelaporan, dan pengaduan masyarakat pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kabupaten Pasuruan Tahun 2026, Selasa (12/5), di Ruang Rapat Praja Bhakti Utama Lantai 2 Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Bagian Perencanaan Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Gunawan Eko Movianto, dan dihadiri jajaran perangkat daerah Kabupaten Pasuruan yang menangani urusan pelayanan dasar SPM.

Gunawan menyampaikan bahwa penerapan SPM merupakan bentuk pemenuhan hak konstitusional masyarakat terhadap pelayanan dasar yang wajib diselenggarakan pemerintah daerah. 

Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu memastikan penerapan SPM berjalan optimal mulai dari tahapan pendataan, penghitungan kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan.

“Penerapan SPM bukan semata mengejar capaian kinerja pemerintah daerah, tetapi memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi secara minimal, terukur, dan tepat sasaran,” jelas Gunawan.

Gunawan menjelaskan, sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal, belanja daerah diprioritaskan untuk mendanai pelaksanaan SPM pada enam bidang pelayanan dasar, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.

Menurutnya, implementasi SPM harus memperhatikan prinsip kesesuaian kewenangan, ketersediaan layanan, keterjangkauan, kesinambungan, keterukuran, dan ketepatan sasaran penerima layanan.

Selain itu, pelaporan melalui aplikasi E-SPM juga menjadi instrumen penting dalam pembinaan dan pengawasan umum oleh Kementerian Dalam Negeri.

Pada kegiatan tersebut dipaparkan capaian Indeks Penerapan SPM (IP SPM) Kabupaten Pasuruan Triwulan IV Tahun 2025 yang mencapai nilai 99,75 dengan kategori “Tuntas Utama”. 

Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Pasuruan pada peringkat ke-15 di Provinsi Jawa Timur.

Capaian layanan pada enam bidang SPM juga menunjukkan hasil yang sangat baik. Bidang pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial tercatat mencapai nilai maksimal. Sementara bidang kesehatan mencapai nilai 98,50.

Selain capaian layanan, Kabupaten Pasuruan juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam konsistensi keterisian data pelaporan E-SPM.

Pada Triwulan I keterisian tercatat sebesar 22,82 persen dan meningkat hingga mencapai 100 persen pada Triwulan IV Tahun 2025.

Gunawan menekankan pentingnya mempertahankan kualitas pelaporan dan penguatan koordinasi lintas perangkat daerah agar capaian penerapan SPM tetap optimal pada tahun 2026. 

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk terus memperkuat dokumen rencana aksi, penetapan target layanan dasar, serta penguatan tim penerapan SPM di daerah.

“Konsistensi pelaporan, dukungan penganggaran, dan sinergi antar perangkat daerah menjadi kunci keberhasilan penerapan SPM di daerah,” pungkasnya. (*)

Wako Fadly Amran Terima Kunjungan Rombongan Bundo Kanduang Dewan DPW IKM DKI Jakarta    
Rabu, Mei 13, 2026

On Rabu, Mei 13, 2026

Wako Fadly Amran Terima Kunjungan Rombongan Bundo Kanduang Dewan DPW IKM DKI Jakarta
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menerima kunjungan rombongan Bundo Kanduang Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Minang (DPW IKM) DKI Jakarta. (Foto/Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran, menerima kunjungan rombongan Bundo Kanduang Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Minang (DPW IKM) DKI Jakarta, di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Rabu (13/5/2026).

Kunjungan yang dipimpin Wakil Ketua DPW IKM DKI Jakarta, Bundo Zuriati, tersebut dalam rangka menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana hidrometeorologi di Kota Padang, sekaligus mempererat silaturahmi antara perantau Minang di Jakarta dengan kampung halaman.

Bundo Zuriati menyampaikan, misi utama rombongan adalah kegiatan sosial pascabencana yang menjadi lanjutan dari program bantuan sebelumnya saat masa tanggap darurat bencana di Sumbar.

Selain kegiatan sosial, ia menyebut kunjungan ini menjadi momentum memperkuat sinergi ranah dan rantau bersama pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta kepedulian sosial di Sumatera Barat.

“Ini tahap kedua dari program sosial kami. Setelah masa tanggap darurat, tentu masih ada proses pemulihan yang membutuhkan kolaborasi bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan untuk Sumatera Barat berupa perlengkapan ibadah seperti mukena, sajadah, kain sarung, dan Alquran. 

Bantuan tersebut telah didistribusikan ke Kabupaten Solok, Kota Pariaman, dan juga Kota Padang.

“Untuk Kota Padang, kami menyalurkan sekitar 210 paket bantuan bagi warga terdampak yang berada di hunian sementara (Huntara). Semoga bermanfaat dan dapat membantu," tambahnya.

Sementara itu, Fadly Amran menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Bundo Kanduang DPW IKM DKI Jakarta terhadap masyarakat terdampak bencana di Kota Padang.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kepedulian yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang tengah menjalani masa pemulihan pascabencana,” katanya.

Fadly Amran juga memaparkan bahwa Pemerintah Kota Padang terus berupaya mempercepat pemulihan pascabencana, mulai dari penanganan hunian sementara hingga pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak.

“Kami berharap dukungan perantau terus mengalir untuk Kota Padang. Termasuk juga dalam memperkuat sektor kuliner dan UMKM, seiring tekad Kota Padang menuju Kota Kreatif Gastronomi Dunia versi UNESCO,” tukas Wali Kota, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra, Tarmizi Ismail, dan Kepala BPBD, Hendri Zulviton. (Dv/Prokopim)