HEADLINE
Program LSDP Dipercepat, Kemendagri Dorong Pembangunan TPST    
Sabtu, September 05, 2026

On Sabtu, September 05, 2026

Program LSDP Dipercepat, Kemendagri Dorong Pembangunan TPST
Kesiapan Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam percepatan penanganan sampah sekaligus pembangunan TPST sebagai bagian dari penguatan pelayanan publik di daerah. (Foto: Ist) 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kementerian Dalam Negeri bersama Pemerintah Kabupaten Pamekasan melakukan kunjungan dan verifikasi lapangan dalam rangka percepatan implementasi Program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP), selama tiga hari, beberapa waktu lalu.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam percepatan penanganan sampah sekaligus pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) sebagai bagian dari penguatan pelayanan publik di daerah.

Tim gabungan Pemerintah Pusat terdiri dari Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Kementerian PPN/Bappenas, dan Kementerian Pekerjaan Umum. Agenda diawali dengan koordinasi bersama Bupati Pamekasan dan jajaran perangkat daerah, kemudian dilanjutkan dengan rapat pembahasan di Pendopo Kabupaten Pamekasan serta kunjungan ke sejumlah lokasi terkait.

Sekretaris Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Maddaremmeng, mengatakan verifikasi lapangan menjadi tahapan penting untuk memvalidasi kesiapan daerah sebelum memasuki proses pelaksanaan teknis pembangunan infrastruktur persampahan.

Menurutnya, verifikasi dilakukan untuk memastikan kesesuaian data teknis, memetakan kondisi pengelolaan sampah yang telah berjalan, serta mengecek kesiapan dokumen pendukung yang dibutuhkan Pemerintah Kabupaten Pamekasan.

“Kesiapan dokumen, kondisi eksisting, dan berbagai aspek teknis perlu dipastikan sejak awal agar tahapan pelaksanaan Program LSDP dapat berjalan optimal dan sesuai dengan kebutuhan daerah,” jelas Maddaremmeng. 

Berdasarkan hasil analisis data, volume sampah di Kabupaten Pamekasan pada 2025 mencapai sekitar 281 ton per hari. Namun, kapasitas pelayanan pengangkutan sampah saat ini baru menjangkau 8 dari total 13 kecamatan.
Dari jumlah tersebut, sekitar 132,07 ton sampah per hari atau 47 persen telah terangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Sementara sekitar 42,15 ton per hari atau 15 persen berhasil dikurangi melalui pengelolaan di tingkat masyarakat. Adapun sekitar 106,78 ton per hari atau 38 persen sampah masih belum terkelola.

Kondisi tersebut semakin mendesak mengingat TPA Angsanah yang telah beroperasi sejak 2017 diperkirakan hanya memiliki sisa masa layanan sekitar satu tahun. Oleh karena itu, pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) menjadi salah satu kebutuhan prioritas Kabupaten Pamekasan.

Infrastruktur tersebut direncanakan dibangun di kawasan TPA Angsanah dengan luas lahan sekitar dua hektare dan ditargetkan mampu mendukung pelayanan pengelolaan sampah untuk seluruh 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan.

Selain kesiapan infrastruktur, Pemkab Pamekasan juga telah menunjukkan komitmen melalui dukungan regulasi daerah serta pembentukan Forum Komunikasi Peduli Sampah dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Angsana.

Dari sisi kelembagaan, Pemkab Pamekasan juga tengah menyiapkan pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah Badan Layanan Umum Daerah (UPTD BLUD) yang ditargetkan dapat beroperasi penuh pada 2027. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan operasional dan memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan layanan serta retribusi persampahan.

Dalam proses verifikasi, tim gabungan Pemerintah Pusat juga memberikan sejumlah catatan yang perlu segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Pamekasan.

Beberapa di antaranya adalah penyempurnaan dokumen dan legalitas, termasuk sertifikat lahan, dokumen lingkungan, kesesuaian tata ruang, serta penetapan kriteria tarif retribusi sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, Pemkab Pamekasan juga perlu melengkapi dokumen teknis berupa Detail Engineering Design (DED) untuk pembangunan TPST, TPS 3R, serta peningkatan dan rehabilitasi landfill. Pemerintah daerah juga diminta merinci kebutuhan anggaran berdasarkan spesifikasi pekerjaan secara menyeluruh.

Tim verifikasi turut menekankan pentingnya penyelidikan lapangan, seperti pengujian kondisi tanah, survei topografi, kepastian ketersediaan sumber air, pemetaan jaringan listrik, hingga pengujian kualitas air pada instalasi pengolahan lindi dan sumur pantau.

Hasil verifikasi lapangan tersebut akan menjadi dasar bagi Pemerintah Pusat dan Pemkab Pamekasan untuk menyelaraskan seluruh dokumen perencanaan, mulai dari feasibility study (FS), DED, hingga Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Melalui penyelarasan tersebut, pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah di Kabupaten Pamekasan diharapkan dapat berjalan lebih optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan serta memperkuat kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Pamekasan Kholilurrahman, Sekretaris Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Maddaremmeng, Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan Taufiqurrahman, serta Kepala Subdirektorat Data dan Evaluasi Direktorat Perencanaan, Evaluasi, dan Informasi Pembangunan Daerah (PEIPD) Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Sofyan. (*)

Reses Anggota DPRD Kota Padang, Mukhlis Tampung Aspirasi dan Siap Perjuangkan Keluhan Warga    
Sabtu, September 05, 2026

On Sabtu, September 05, 2026

Reses Anggota DPRD Kota Padang, Mukhlis Tampung Aspirasi dan Siap Perjuangkan Keluhan Warga
Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai Demokrat, Mukhlis, melaksanakan safari reses masa sidang di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Kamis hingga Jumat (2–4/9). (Foto: Amak). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai Demokrat, Mukhlis, melaksanakan safari reses masa sidang di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Kamis hingga Jumat (2–4/9). 

Kegiatan tersebut digelar di sejumlah titik, di antaranya Perumahan Wisma Indah Lestari, Kelurahan Lubuk Buaya, serta Mushalla Almuriddun, Kelurahan Air Pacah.

Mukhlis mengatakan, kegiatan reses merupakan kewajiban bagi setiap anggota legislatif untuk turun langsung menemui masyarakat. 

Menurutnya, reses menjadi momentum penting untuk mendengarkan berbagai aspirasi sekaligus mengetahui secara langsung persoalan yang tengah dihadapi masyarakat di daerah pemilihan.

“Sebagai wakil rakyat, tentu kita harus mampu mengayomi, memberikan solusi dan menjawab berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat. Baik persoalan pembangunan fisik maupun psikis,” ujar Mukhlis.

Anggota DPRD Kota Padang tiga periode itu juga menekankan pentingnya masyarakat memahami tugas dan fungsi para wakil rakyat.

Ia menyebutkan, hubungan antara anggota dewan dengan masyarakat harus tetap terjalin tanpa adanya sekat, sehingga berbagai kebutuhan dan persoalan warga dapat disampaikan secara terbuka.

“Intinya, sebagai wakil rakyat tentu kita memberikan solusi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tidak ada ruang sekat antara wakil rakyat dan rakyat. Kita berusaha memberikan jawaban yang konkret untuk menampung setiap aspirasi,” katanya.

Dialog interaktif bersama warga berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Berbagai persoalan yang menjadi kebutuhan masyarakat disampaikan secara langsung, baik oleh warga maupun majelis taklim. 

Mukhlis menyatakan seluruh aspirasi tersebut akan disikapi dengan bijak dan diperjuangkan sesuai kewenangan serta kemampuan anggaran pemerintah daerah.

Reses tersebut turut dihadiri camat, lurah, tokoh masyarakat, majelis taklim dan warga setempat. Kegiatan berlangsung lancar dan kondusif, kemudian ditutup dengan foto bersama serta makan bersama. 

Mukhlis menegaskan komitmennya untuk terus dekat dengan masyarakat dan memperjuangkan aspirasi warga sebagai bentuk menjalankan amanah yang diberikan kepadanya. (*)

Ini Cakap Wawako Maigus Nasir pada Pembukaan Porsadin ke-VII Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026    
Sabtu, September 05, 2026

On Sabtu, September 05, 2026

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri acara pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) ke-VII Tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Tahun 2026. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri acara pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) ke-VII Tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Tahun 2026, di pelataran Masjid Agung Nurul Iman, Sabtu (5/9/2026) pagi.

Kegiatan yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sumbar
bersama Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Sumbar itu mempertandingkan 13 cabang olahraga dan seni dengan diikuti 333 santri dari berbagai kabupaten/kota se-Sumbar.

Hadir di kesempatan tersebut Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumbar, Mustafa, unsur Forkopimda Kota Padang, Kepala Kantor Kementerian Agama se-Sumbar, serta Pengurus Wilayah FKDT Sumbar, Kepala Kantor Kemenag Kota Padang, Yasril, Kepala Dispora Kota Padang, Eka Putra Buhari, dan Plt Kepala Bagian Kesra Setda Kota Padang, Zul Asfi Lubis.

Maigus Nasir menilai Porsadin bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi momentum membentuk generasi qurani yang religius, berkarakter dan berakhlak mulia. Menurutnya, ajang ini memiliki keterkaitan erat dengan visi pembangunan pendidikan dan keagamaan Pemerintah Kota (Pemko) Padang, terutama melalui Program Unggulan (Progul) Smart Surau.

“Penguatan agama dan budaya merupakan bagian penting dalam membentuk karakter masyarakat Minangkabau yang berpegang pada filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Porsadin selaras dengan program Smart Surau, sekaligus momentum untuk melahirkan generasi Rabbani yang mencintai agama dan berakhlak mulia," katanya. 

Maigus memaparkan bahwa Smart Surau menjadi instrumen pembinaan karakter dan keagamaan generasi muda di Kota Padang. Pemko Padang ungkapnya, menyiapkan anggaran puluhan miliar untuk pembinaan ibadah dan kegiatan keagamaan, termasuk program 3T bagi siswa SMP, yakni Tahsinul Qur'an, Tafsirul Qur'an, dan Tahfizul Qur'an, serta Remaja Masjid Reborn untuk mengembangkan minat, bakat dan potensi anak.

“Pemko Padang menyiapkan masjid dan musala serta seluruh rumah ibadah, termasuk nonmuslim, menjadi smart untuk melahirkan generasi yang smart. Inilah yang disebut dengan program Smart Surau," cakapnya. 

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumbar, Mustafa, menekankan Porsadin merupakan wadah yang sangat penting dalam mengembangkan potensi santri sekaligus memperkuat pendidikan keagamaan sejak dini. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya mendorong prestasi, tetapi juga membentuk karakter, akhlak dan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai agama.

“Porsadin menjadi ruang bagi para santri untuk mengembangkan bakat, meningkatkan prestasi, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan. Kita berharap kegiatan ini melahirkan generasi Sumbat yang qurani, cerdas, berakhlak mulia, sehat, dan mampu menjadi penerus bangsa," jelasnya. 

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Porsadin ke-VII Tingkat Provinsi Sumbar Tahun 2026, Syaiful Zuhri, mengatakan kegiatan tahun ini mengusung tema “Generasi Qurani Istiqamah dalam Berakidah, Berakhlakul Karimah serta Cerdas, Sehat, Kuat Jasmani dan Rohani.” Sebanyak 13 cabang diperlombakan, yakni MTQ, Hifzil Qur'an, Murottal wal Imla, Cerdas Cermat, Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Arab, Puisi Islami, serta Salawat, Kaligrafi, Azan, hingga Lari Sprint 100 Meter, Bulu Tangkis dan Tenis Meja. 

“Porsadin bertujuan menggali dan mengembangkan potensi santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) melalui bakat dan minat, memacu semangat berprestasi, mempererat silaturahmi antar-MDTA, sekaligus memperkuat peran, fungsi dan posisi FKDT sebagai wadah ikatan silaturahim MDTA," urainya. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Reses, Mastilizal Aye Jemput Aspirasi Insan Sepak Bola  se Kota Padang, Eka Putra Buhari Buka Suara    
Sabtu, September 05, 2026

On Sabtu, September 05, 2026

Reses, Mastilizal Aye Jemput Aspirasi Insan Sepak Bola  se Kota Padang, Eka Putra Buhari Buka Suara
Bertemunya para pelaku sepak bola dengan wakil rakyat untuk membicarakan berbagai persoalan sekaligus mencari jalan keluar bagi kemajuan sepak bola di Kota Padang. (Foto: Bim). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sepak bola Kota Padang harus bangkit. Bukan hanya mengejar kemenangan di atas lapangan, tetapi membangun pembinaan yang kuat agar lahir generasi pesepak bola yang mampu mengharumkan nama Kota Padang.

Semangat itu mengemuka dalam kegiatan reses masa sidang I tahun 2026/2027 Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, SH, yang secara khusus menjemput aspirasi insan sepak bola, mulai dari Sekolah Sepak Bola (SSB), atlet, pelatih hingga official se-Kota Padang.

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Palanta Wali Kota Padang, Jalan A Yani, Sabtu (5/9/2026), tersebut menjadi ruang bertemunya para pelaku sepak bola dengan wakil rakyat untuk membicarakan berbagai persoalan sekaligus mencari jalan keluar bagi kemajuan sepak bola di Kota Padang.

Mastilizal Aye menegaskan, reses tidak hanya menjadi agenda formal bertemu masyarakat, tetapi momentum untuk mendengar langsung kebutuhan dan persoalan yang dihadapi para pelaku olahraga, khususnya pecinta sepak bola.

Menurutnya, sepak bola memiliki kekuatan besar dalam membentuk karakter sekaligus menjadi salah satu sarana efektif untuk mengarahkan generasi muda ke kegiatan yang positif.

“Sepak bola bukan hanya soal menang dan kalah. Di dalamnya ada pembinaan karakter, disiplin, kerja sama dan semangat pantang menyerah. Ini juga menjadi salah satu cara kita mengatasi kenakalan remaja,” tegas Aye.

Ia menilai, potensi pesepak bola muda di Kota Padang sangat besar. Karena itu, potensi tersebut harus dirawat melalui pembinaan yang berkelanjutan, dukungan terhadap SSB, peningkatan kualitas pelatih serta perhatian terhadap atlet-atlet muda.

“Kita ingin sepak bola Padang kembali berjaya. Untuk itu, semua harus duduk bersama. SSB, atlet, pelatih, official dan pemerintah harus memiliki tekad yang sama. Kalau kita bersatu, insyaallah prestasi akan mengikuti,” ujarnya.

Aye juga menekankan pentingnya menjadikan pembinaan usia dini sebagai fondasi utama. Menurutnya, prestasi tidak bisa dibangun secara instan, melainkan harus dimulai dari lapangan-lapangan tempat anak-anak berlatih sejak usia dini.

Reses tersebut dihadiri para pengelola SSB, atlet, pelatih dan official sepak bola se-Kota Padang. Kehadiran mereka menjadi gambaran bahwa geliat sepak bola di Kota Padang masih sangat kuat dan membutuhkan ruang pembinaan yang lebih serius serta berkesinambungan.

Eka Putra Buhari Buka Suara

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang, Eka Putra Buhari, turut memberikan pandangan terkait pengembangan olahraga, khususnya sepak bola di Kota Padang.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen untuk mendorong kemajuan olahraga melalui sinergi dengan berbagai pihak, termasuk klub, SSB, pelatih dan insan olahraga.

Pertemuan tersebut pun diharapkan tidak berhenti sebagai forum menyerap aspirasi. Lebih jauh, menjadi titik awal untuk menyatukan langkah dan membangun ekosistem sepak bola Kota Padang yang lebih kuat.
Sebab, dari lapangan kecil tempat anak-anak menendang bola hari ini, bisa lahir pemain besar yang mengibarkan nama Kota Padang di pentas yang lebih tinggi.(BIM)

Editor: Zamri Yahya, WU

Raih Juara Umum di Kejuaraan Pencak Silat IPSI Padang Cup 2026, Zulhardi Z. Latif Ucapkan Selamat pada Sakato Semen Padang    
Sabtu, September 05, 2026

On Sabtu, September 05, 2026

Raih Juara Umum di Kejuaraan Pencak Silat IPSI Padang Cup 2026, Zulhardi Z. Latif Ucapkan Selamat pada Sakato Semen Padang
Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Padang, Zulhardi Z. Latif pada saat penyerahan hadiah 1 unit sepeda motor. (Foto: Hanza Riko). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Perguruan Sakato Semen Padang berhasil keluar sebagai Juara Umum I pada ajang Kejuaran Pencak Silat IPSI Padang  Cup 2026 yang digelar di GOR Semen Padang, Kota Padang, Sumatera Barat, dari 3 hingga 5 September 2026.

Prestasi tersebut diraih setelah Sakato Semen Padang tampil dominan dengan mengoleksi 25 medali emas, 13 perak dan 8 perunggu dari berbagai kategori pertandingan yang diperlombakan. Keberhasilan ini yang mengantarkan perguruan tersebut menjadi terbaik dalam kejuaraan pencak silat bergengsi tingkat Kota Padang tersebut.

Posisi Juara Umum II diraih oleh Perguruan Perisai Diri dengan perolehan 21 medali emas, sementara Juara Umum III ditempati Perguruan Tapak Suci Kota Padang yang berhasil mengumpulkan 10 medali emas.

Kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup 2026 berlangsung meriah yang diikuti oleh ratusan pesilat dari berbagai perguruan pencak silat di Kota Padang, Kejuaraan ini selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga menjadi wadah pembinaan dan pengembangan atlet - atlet muda berbakat Kota Pasang yang diharapkan mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta yang berprestasi, panitia menyediakan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor bagi Juara Umum, serta hadiah lainnya bagi para pemenang.

Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Padang, Zulhardi Z. Latif, mengucapkan selamat kepada Perguruan Sakato Semen Padang atas keberhasilannya meraih gelar Juara Umum I, Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, perguruan, serta panitia yang telah menyukseskan penyelenggaraan Padang Pencak Silat Open 2026.

“Selamat kepada Sakato Semen Padang yang berhasil menjadi Juara Umum, begitu juga kepada Perisai Diri dan Tapak Suci yang telah menunjukkan prestasi luar biasa, Ini membuktikan bahwa pembinaan pencak silat terus berkembang dan memiliki potensi besar membanggakan nama Kota Padang” ujar Zulhardi.

Menurutnya, Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi sarana pembinaan, evaluasi, serta peningkatan kemampuan bagi para pesilat.

Zulhardi berharap dari kejuaraan ini akan lahir atlet - atlet pencak silat Kota Padang yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional.

“Semoga melalui kejuaraan ini muncul bibit - bibit pesilat berprestasi yang nantinya mampu membawa nama Kota Padang dan Sumatera Barat ke tingkat yang lebih tinggi,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Umum PPS Sakato Semen Padang, Dedi M Shidiq, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian yang diraih oleh anak didiknya, keberhasilan menjadi Juara Umum merupakan hasil dari kerja keras atlet, pelatih, pengurus, serta dukungan berbagai pihak yang selama ini terus membina dan mengembangkan prestasi pencak silat di lingkungan Semen Padang.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga semangat berlatih, serta mempertahankan tradisi prestasi pada berbagai kejuaraan kedepannya.

Selain itu, tambah Dedi, keberhasilan ini juga berkat dukungan PT Semen Padang melalui FKKSPG yang telah memberikan pembinaan kepada Perguruan Silat Sakato Semen Padang.

"Insya Allah, kapanpun ada kegiatan pertandingan, atlet kami selalu siap berlaga. Untuk itu saya ucapan terima kasih kepada Semen Padang dan FKKSPG yang selalu mensupport kami hingga kami berhasil menorehkan berbagai prestasi pada setiap kejuaraan. di tingkat Sumbar dan Nasional," katanya. (*) 

Laporan: Hanza Riko

Konferensi Kerja Konkerprov I PGRI Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 Dibuka    
Sabtu, September 05, 2026

On Sabtu, September 05, 2026

Konferensi Kerja Konkerprov I PGRI Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 Dibuka
Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Tahun 2026, di Hotel Truntum, Jumat (4/9/2026) malam. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran, menghadiri Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Tahun 2026, di Hotel Truntum, Jumat (4/9/2026) malam.

Forum perdana yang berlangsung 4-6 September 2026 itu menjadi momentum memperkuat solidaritas dan sinergi organisasi guru dalam meningkatkan mutu pendidikan di Sumbar.

Kegiatan yang diikuti pengurus PGRI kabupaten/kota se-Sumbar tersebut turut diisi dengan pengukuhan Ketua TP-PKK Sumbar, Ny. Harneli Mahyeldi, sebagai Ibunda Guru PGRI Provinsi Sumbar Masa Bakti XXIII Tahun 2024-2029 oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PGRI, Unifah Rosyidi.

Turut hadir Gubernur Sumbar, Mahyeldi, sekaligus membuka kegiatan, Ketua PGRI Sumbar, Darmalis, serta para Ketua PGRI kabupaten/kota se-Sumbar.

Dalam sambutannya, Fadly Amran menegaskan peran guru tidak pernah berhenti dan menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi yang mampu menghadapi perubahan global. Ia juga mengapresiasi kepercayaan PGRI yang menjadikan Kota Padang sebagai tuan rumah kegiatan tersebut.

“Kasih sayang seorang guru tidak akan pernah habis sepanjang masa. Semoga dedikasi dan pengabdian para guru terus menjadi kekuatan dalam mencerdaskan generasi bangsa," katanya. 

Lebih lanjut, Fadly Amran menilai guru memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter sekaligus kompetensi anak didik agar mampu menghadapi berbagai tantangan masa depan. Ia pun memaparkan pentingnya posisi guru dalam mendukung implementasi Program Unggulan (Progul) Padang Juara dan Smart Surau di Kota Padang.

“Peran guru sangat penting dalam menyukseskan Program Padang Juara dan Smart Surau di Kota Padang, sehingga pendidikan tidak hanya melahirkan generasi cerdas, tetapi juga berkarakter dan berdaya saing. Saya yakin dengan kolaborasi program Pemko Padang untuk peningkatan kapasitas guru, akan memberikan hasil terbaik bagi pendidikan kita semua," cakapnya. 

Gubernur Sumbar Mahyeldi menekankan pentingnya penguatan peran guru sebagai ujung tombak peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, PGRI memiliki peran strategis dalam membangun profesionalisme guru sekaligus memperkuat kolaborasi untuk menjawab tantangan pendidikan di era perubahan.

Ny. Harneli Mahyeldi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan PGRI Sumbar dengan pengukuhan dirinya sebagai Ibunda Guru PGRI Sumbar. Ia bertekad menjalankan amanah tersebut dengan baik khususnya memperkuat perhatian dan kepedulian terhadap guru, sekaligus mendorong lahirnya generasi yang berkarakter, berprestasi, dan berdaya saing.

Sementara itu, Sekretaris Umum PGRI Sumbar, Ernella, sekaligus Ketua Pelaksana Konkerprov I PGRI Sumbar 2026, menyampaikan bahwa forum tersebut merupakan yang perdana digelar PGRI Sumbar dengan mengusung tema “Memperkuat Solidaritas dalam Mewujudkan Guru Bermutu, Indonesia Maju”.
 
"Konkerprov ini diharapkan menjadi ruang konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan langkah penguatan profesionalisme dan mutu guru di Sumbar," cakapnya. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Reses Alfi Beben One Disambut Antusias, Siap Perjuangkan Infrastruktur dan Lapangan Panahan    
Sabtu, September 05, 2026

On Sabtu, September 05, 2026

Reses Alfi Beben One Disambut Antusias, Siap Perjuangkan Infrastruktur dan Lapangan Panahan
Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai NasDem, Alfi Beben One, memanfaatkan masa Reses Sidang I Tahun 2026/2027 untuk bertemu langsung dengan masyarakat di Hall One Ulu Gadut, Sabtu (5/9). (Foto: Amak). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai NasDem, Alfi Beben One, memanfaatkan masa Reses Sidang I Tahun 2026/2027 untuk bertemu langsung dengan masyarakat di Hall One Ulu Gadut, Sabtu (5/9).

Kegiatan yang dihadiri hampir 200 warga dari Kecamatan Lubuk Kilangan dan Pauh itu menjadi wadah menyerap aspirasi sekaligus membahas kebutuhan pembangunan di daerah pemilihannya.

Suasana reses berlangsung antusias dengan kehadiran warga, tokoh masyarakat, hingga kelompok senam yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung dengan wakil rakyat mereka.

Berbagai persoalan yang berkaitan dengan infrastruktur, fasilitas umum, hingga pengembangan olahraga menjadi topik pembahasan dalam pertemuan tersebut.

Alfi Beben One mengatakan, masa reses bukan berarti anggota dewan berhenti bekerja. Menurutnya, justru pada masa inilah anggota legislatif turun langsung ke masyarakat untuk mendengarkan kebutuhan warga agar dapat diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan di DPRD.

“Reses ini merupakan masa rehat sidang. Namun, bukan berarti anggota dewan berhenti bekerja. Justru pada masa inilah kami turun langsung ke masyarakat untuk menjemput aspirasi dan mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan warga,” ujar Beben.

Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan sejumlah rencana pembangunan yang menjadi perhatian di wilayah Daerah Pemilihan III Kota Padang. 

Salah satunya pembangunan lapangan panahan di Lubuk Kilangan yang diharapkan menjadi ruang aktivitas olahraga sekaligus wadah pembinaan bakat generasi muda. 

“Insyaallah kami akan bangun lapangan panahan di Luki ini,” katanya.

Selain sektor olahraga, pembangunan infrastruktur dasar juga menjadi prioritas. Beben menyebutkan, pada 2027 direncanakan pembangunan kantor lurah dan jembatan, sementara pembangunan jalan serta drainase terus didorong. 

Ia menambahkan, pembangunan jalan dan drainase sepanjang sekitar 1,5 kilometer dari Simpang Ulu Gadut hingga kawasan atas telah berjalan sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan masyarakat.

Beben menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi warga, baik melalui forum reses maupun dalam pembahasan program pembangunan di DPRD Kota Padang. 

Menurutnya, reses bukan sekadar agenda bertemu masyarakat, tetapi menjadi ruang untuk memastikan setiap aspirasi yang disampaikan dapat diwujudkan menjadi program yang memberikan manfaat nyata bagi warga. (*)

Editor: Zamri Yahya, WU