HEADLINE
Olahraga Bersama  Pemko Pariaman Dengan Kodaeral II Padang Berlangsung  Akrab    
Jumat, Juni 26, 2026

On Jumat, Juni 26, 2026

Olahraga Bersama  Pemko Pariaman Dengan Kodaeral II Padang Berlangsung  Akrab
Pemerintah Kota Pariaman lakukan permainan olahraga tenis dan bulutangkis persahabatan dengan Komando Daerah TNI Angkatan Laut II (Kodaeral II) Padang. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Untuk menjalin kekompakan dan menjaga silaturahmi lintas sektoral Pemerintah Kota Pariaman lakukan permainan olahraga tenis dan bulutangkis persahabatan dengan Komando Daerah TNI Angkatan Laut II (Kodaeral II) Padang, di Gedung GOR Rajo Bujang dan Lapangan Tenis Rajo Bujang, Jumat (26/6/2026).

Permainan olahraga persahabatan tersebut diikuti Wali Kota Pariaman Yota Balad didampingi  Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, Sekretaris Daerah Kota Pariaman Afrizal Azhar, dan Jajaran Staf Pemko Pariaman.

Yota Balad menyebutkan bahwa olahraga persahabatan ini bertujuan untuk mempererat sinergi, kolaborasi dan

kebersamaan antara TNI Angkatan Laut (Kodaeral II) Padang dengan Pemerintah  Kota Pariaman.

"Sebagai bentuk penguatan hubungan dan kolaborasi antar daerah, 

kegiatan seperti ini sangat positif sekali dilaksanakan, selain bisa menjaga kebugaran dan kesehatan, 

permainan olahraga ini juga bisa menciptakan suasana harmonis di tengah masyarakat," ujar Yota Balad. (R/at)

Shafira Zelka Rahmadhani dan Syatir Khairan Diandra Terpilih Sebagai Cik Uniang Cik Ajo Kota Pariaman 2026    
Jumat, Juni 26, 2026

On Jumat, Juni 26, 2026

Shafira Zelka Rahmadhani dan Syatir Khairan Diandra Terpilih Sebagai Cik Uniang Cik Ajo Kota Pariaman 2026
Grand Final Pemilihan Duta Wisata Cik Uniang Cik Ajo (CUCA) Kota Pariaman Tahun 2026. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Shafira Zelka Rahmadhani dan Syatir Khairan Diandra terpilih sebagai Cik Uniang dan Cik Ajo Kota Pariaman 2026. 

Hasil akhir ini didapat setelah mengikuti malam Grand Final Pemilihan Duta Wisata Cik Uniang Cik Ajo (CUCA) Kota Pariaman Tahun 2026, dimana pemasangan selempang dan penyerahan hadiah diserahkan  Wali Kota Pariaman, Yota Balad dan Ketua TP PKK Kota Pariaman,  Ny. Yosneli Balad bertempat di Muaro Pantai Gandoriah Pariaman,  Kamis malam (25/6/2026).

“Kepada pemenang yang meraih juara dan menjadi pemuncak Duta Wisata CUCA Kota Pariaman 2026, kami ucapkan selamat. Bagi yang belum beruntung, agar tidak menyurutkan semangat kalian untuk mempromosikan daerah kita, karena kalian semua yang tampil malam ini adalah pemenang bagi keluarga, rekan dan lingkungan kalian. Jaga hal itu dengan baik, karena kalian semua adalah putra-putri terbaik Kota Pariaman”, ujar Yota Balad.

Yota Balad juga menyampaikan pemilihan Duta Wisata CUCA Kota Pariaman ini dapat menumbuhkan generasi muda yang kreatif dan inovatif serta mampu mempromosikan potensi ekonomi kreatif dan keunggulan pariwisata Kota Pariaman ke depanya.

“Generasi muda berperan sangat strategis sebagai agen perubahan dalam mewujudkan pembangunan Kota Pariaman yang maju, dan menjadi destinasi wisata terdepan di Indonesia bahkan mancanegara. Para Duta Wisata ini diharapkan mampu menjadi cerminan generasi muda yang peduli pelestarian budaya daerah serta kearifan lokal dan memajukan Ekraf yang ada di Kota Pariaman”, terangnya.

Ia berharap Duta Wisata CUCA Kota Pariaman 2026 menjadi perpanjangan tangan Pemko Pariaman melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman untuk berperan sebagai agen perubahan dalam mendukung pembangunan dan memajukan pariwisata daerah.

“Diharapkan mampu melestarikan dan memperkenalkan budaya Pariaman, hasil kerajinan, beserta dengan kulinernya dalam mewujudkan pembangunan Kota Pariaman yang maju, dan menjadi destinasi wisata terdepan di Indonesia bahkan mancanegara”, tutupnya. (R/at)

Pengembangan Ekonomi Kreatif Membutuhkan Kolaborasi yang Kuat dan Pembagian Peran yang Jelas antara Pemerintah Pusat dan Daerah    
Jumat, Juni 26, 2026

On Jumat, Juni 26, 2026

Pengembangan Ekonomi Kreatif Membutuhkan Kolaborasi yang Kuat dan Pembagian Peran yang Jelas antara Pemerintah Pusat dan Daerah
Sosialisasi penguatan kelembagaan dan pengembangan ekonomi kreatif yang dilaksanakan secara daring, Rabu (24/6). (Foto: Husnie). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah menegaskan pentingnya penguatan perencanaan dan sinergi lintas sektor dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif di daerah. 

Hal tersebut disampaikan Dirjen Bina Pembangunan Daerah yang diwakili oleh Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah (SUPD) III Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Fauzan Hasan, saat menghadiri kegiatan sosialisasi penguatan kelembagaan dan pengembangan ekonomi kreatif yang dilaksanakan secara daring, Rabu (24/6).

Pada paparannya, Fauzan menyampaikan bahwa ekonomi kreatif saat ini menjadi salah satu sektor strategis daerah yang memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, peningkatan investasi, serta penguatan daya saing daerah melalui pengembangan subsektor unggulan berbasis potensi lokal.

Menurutnya, pengembangan ekonomi kreatif memerlukan kejelasan pembagian peran dan kewenangan antar tingkatan pemerintahan agar pelaksanaan program dapat berjalan efektif.

Selain itu, koordinasi lintas sektor juga perlu diperkuat untuk mencegah terjadinya tumpang tindih program maupun kegiatan di lapangan.

“Pengembangan ekonomi kreatif membutuhkan kolaborasi yang kuat dan pembagian peran yang jelas antara pemerintah pusat dan daerah. Dengan penguatan koordinasi lintas sektor, pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Fauzan.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan kelembagaan ekonomi kreatif tidak selalu harus dilakukan melalui pembentukan perangkat daerah baru. 

Menurutnya, penguatan dapat dilakukan melalui optimalisasi kelembagaan yang telah tersedia dengan mempertimbangkan beban kerja, tipologi daerah, dan kemampuan fiskal masing-masing daerah.

Selain penguatan kelembagaan, Fauzan menekankan pentingnya integrasi ekonomi kreatif ke dalam dokumen perencanaan dan penganggaran daerah, mulai dari RPJPD, RPJMD, RKPD, Renstra Perangkat Daerah, hingga Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Upaya tersebut perlu didukung melalui sinkronisasi kebijakan, fasilitasi, pembinaan, serta monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Fauzan menyampaikan sejumlah tantangan yang masih perlu ditindaklanjuti dalam pengembangan ekonomi kreatif daerah, antara lain penguatan data dan pemetaan potensi ekonomi kreatif, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan infrastruktur dan akses pembiayaan, perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI), serta pembangunan ekosistem ekonomi kreatif yang kolaboratif dan berkelanjutan.

Melalui penguatan perencanaan, kelembagaan, dan kolaborasi lintas sektor tersebut, diharapkan pengembangan ekonomi kreatif di daerah dapat semakin optimal dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (*)

PMI Serahkan Bantuan Alat-alat Kebersihan ke AJO Pasbar    
Jumat, Juni 26, 2026

On Jumat, Juni 26, 2026

PMI Serahkan Bantuan Alat-alat Kebersihan ke AJO Pasbar
Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Pasaman Barat (Pasbar) serahkan bantuan alat-alat kebersihan ke sekretariat Kantor PerkumpulAn Jurnalis Online Pasaman Barat (AJO Pasbar). (Foto: Rido). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Pasaman Barat (Pasbar) serahkan bantuan alat-alat kebersihan ke sekretariat Kantor PerkumpulAn Jurnalis Online Pasaman Barat (AJO Pasbar), di Pasaman Baru, Nagari lingkuang Aua Baru, Jum'at, 26 Juni 2026.

Bantuan itu dilakukan langsung oleh Kepala Markas PMI Pasbar, Rida Warsa dan di dampingi oleh sejumlah relawan PMI yang hadir dalam kegiatan itu.

Bantuan alat-alat kebersihan diterima langsung oleh Ketua AJO Pasbar, Muhammad Fadli Nasution bersama rekan-rekan pers lainnya yang sedang berada di sekretariat Ajo Pasbar.

"Hari ini, saya mewakili Ketua dan rekan-rekan PMI menyerahkan bantuan alat-alat kebersihan dan satu unit gerobak kepada Ajo Pasbar. Mudah mudahan sedikit bantuan dari kami bisa bermanfaat dan berguna bagi rekan-rekan Ajo Pasbar," ujar Rida Warsa dalam kesempatan tersebut.

Ia menambahkan, selama ini, pihaknya telah menjalin kerja sama dan kemitraan yang baik bersama Ajo Pasbar dalam hal kegiatan maupun pemberitaan.

Pihaknya berharap, hubungan baik antara PMI dan AJO Pasbar dapat lebih baik kedepannya, sehingga semua agenda kegiatan dapat berjalan dengan lancar kedepannya.

"Semoga kemitraan dan hubungan baik antara PMI dan AJO Pasbar lebih baik kedepannya, kami juga berharap Ajo Pasbar selalu mendukung kegiatan-kegiatan dan program baik kami kedepannya," harapnya.

Sementara itu, Ketua AJO Pasbar, Muhammad Fadli Nasution mengatakan terima kasih banyak atas bantuan alat-alat kebersihan yang telah di berikan oleh PMI Pasbar.

Pihaknya berkomitmen akan selalu berkontribusi serta mendukung seluruh kegiatan-kegiatan PMI khususnya dalam bidang pemberitaan.

"Terima kasih banyak atas bantuannya, semoga kedepannya hubungan dan kemitraan kita bisa lebih baik kedepannya. Kami dari Ajo Pasbar berkomitmen dan siap mendukung segala bentuk kegiatan-kegiatan positif PMI, khususnya dalam hal pemberitaan," tutup M. Fadli mengakhiri. (*) 

Pewarta: Rido

Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Batu Bara Satukan Polisi, Pemkab, dan Insan Pers Lewat Ajang Kebersamaan    
Jumat, Juni 26, 2026

On Jumat, Juni 26, 2026

Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Batu Bara Satukan Polisi, Pemkab, dan Insan Pers Lewat Ajang Kebersamaan
Semangat kebersamaan dan sinergitas menjadi warna utama dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Kabupaten Batu Bara. (Foto: Herman). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Semangat kebersamaan dan sinergitas menjadi warna utama dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Kabupaten Batu Bara. 

Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, S.H., M.H., didampingi para Pejabat Utama (PJU), Kasat, Kanit, serta jajaran personel Polres Batu Bara menggelar berbagai perlombaan yang melibatkan personel kepolisian dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Batu Bara di Lapangan Mako Polres Batu Bara, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga merefleksikan semangat kolektivitas, soliditas, dan kolaborasi lintas institusi dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat. 

Momentum Hari Bhayangkara dimanfaatkan sebagai ruang mempererat hubungan antara kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., didampingi Wakil Bupati Syafrizal beserta jajaran OPD Kabupaten Batu Bara. 

Kehadiran pimpinan daerah menjadi simbol kuatnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Batu Bara dan Polres Batu Bara dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta mendukung percepatan pembangunan daerah.

Rangkaian kegiatan juga mendapat dukungan penuh dari sejumlah insan pers di Kabupaten Batu Bara. 

Kehadiran para jurnalis menunjukkan komitmen media sebagai mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan informasi yang edukatif, objektif, dan membangun kepercayaan publik.

Sebagai penutup, Kapolres Batu Bara mengabadikan momen kebersamaan melalui sesi foto bersama dengan para awak media. 

Potret tersebut menjadi simbol harmonisasi antara kepolisian dan insan pers yang selama ini berperan sebagai pilar penyampai informasi sekaligus pengawas sosial dalam kehidupan demokrasi.

Melalui semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polres Batu Bara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, media, dan seluruh komponen masyarakat demi mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, humanis, dan berkelanjutan. (*) 

Laporan: Herman Manurung

Rahmasatra Nahkodai LPM Kelurahan Saringan, Camat Tekankan Peran Strategis dalam Pemberdayaan Masyarakat    
Jumat, Juni 26, 2026

On Jumat, Juni 26, 2026

Rahmasatra Nahkodai LPM Kelurahan Saringan, Camat Tekankan Peran Strategis dalam Pemberdayaan Masyarakat
Ketua LPM Kelurahan Saringan, Rahmasatra, S.H., menandatangani Surat Keputusan (SK) kepengurusan disaksikan Camat Barangin Irma Mulyadi dan Lurah Saringan Martadinata Itano pada  pelantikan pengurus LPM masa bakti 2026-2031. (Foto: Marjafri) 

BENTENGSUMBAR.COM
– Rahmasatra, S.H. resmi dilantik sebagai Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Saringan, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto, masa bakti 2026–2031, Jumat (26/6/2026). Pada kesempatan yang sama juga dilantik pengurus Karang Taruna Kelurahan Saringan.

Pelantikan dihadiri Camat Barangin Irma Mulyadi, Lurah Saringan Martadinata Itano, S.E., unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Camat Barangin Irma Mulyadi mengapresiasi Kelurahan Saringan yang telah menyelesaikan seluruh tahapan pembentukan kelembagaan masyarakat, mulai dari pemilihan RT/RW, Karang Taruna hingga LPM. Menurutnya, kepengurusan baru yang didominasi generasi muda diharapkan mampu menghadirkan semangat baru dalam mendorong pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.

Irma menegaskan LPM memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah kelurahan dalam menghimpun aspirasi masyarakat, mendorong pemberdayaan di bidang sosial dan ekonomi, serta menciptakan lingkungan yang produktif. Ia juga mengajak LPM dan Karang Taruna berperan aktif mencegah penyalahgunaan narkoba serta menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

"Ciptakan lingkungan yang positif dan produktif dengan memanfaatkan seluruh potensi yang ada untuk membangun masyarakat yang sejahtera," ujarnya.

Sementara itu, Lurah Saringan Martadinata Itano mengatakan seluruh tahapan pembentukan kepengurusan LPM dan Karang Taruna telah berlangsung sesuai ketentuan, aman, dan lancar. 

Ia berharap kedua organisasi tersebut dapat menjadi wadah kolaborasi masyarakat dalam mendukung berbagai program pembangunan dan inovasi di tingkat kelurahan.

"Kantor kelurahan selalu terbuka untuk mendukung aktivitas organisasi. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga seluruh tahapan hingga pelantikan dapat terlaksana dengan baik," katanya.

Selain Rahmasatra sebagai Ketua LPM, pada kesempatan tersebut juga dilantik Teja Ariwatan Kurnia sebagai Ketua Karang Taruna Kelurahan Saringan beserta jajaran pengurus masa bakti 2026–2031. (*) 

Pewarta: marjafri

Manajemen Talenta Menjadi Instrumen Penting untuk Memastikan Jabatan-jabatan Strategis Diisi oleh ASN    
Jumat, Juni 26, 2026

On Jumat, Juni 26, 2026

Manajemen Talenta Menjadi Instrumen Penting untuk Memastikan Jabatan-jabatan Strategis Diisi oleh ASN
Manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk memastikan jabatan-jabatan strategis diisi oleh ASN yang memiliki kinerja tinggi, potensi unggul, dan selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah. (Foto Ilustrasi: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Dalam pendampingan ekspose Manajemen Talenta ASN terhadap Pemerintah Kabupaten Buru, Kolaka, Bondowoso, dan Mojokerto, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan, mengarahkan agar setiap instansi pemerintah perlu menyiapkan suksesor ASN untuk mengisi jabatan strategis melalui sistem manajemen talenta yang terukur dan berbasis merit. 

Hal ini karena menurutnya keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh program kerja kepala daerah, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya aparatur yang mampu melanjutkan dan menjalankan agenda pembangunan secara berkelanjutan. 

Prof. Zudan sebut tantangan utama birokrasi saat ini bukan hanya mengisi jabatan yang kosong, tetapi memastikan tersedia kandidat terbaik yang siap menduduki jabatan tersebut ketika dibutuhkan. 

“Manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk memastikan jabatan-jabatan strategis diisi oleh ASN yang memiliki kinerja tinggi, potensi unggul, dan selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah,” ujar Prof. Zudan di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Rabu (24/06/2026).

Melalui sistem manajemen talenta, Prof. Zudan mendorong agar pemerintah daerah memiliki peta suksesi yang jelas sehingga proses pengisian jabatan tidak lagi bersifat reaktif, melainkan telah dipersiapkan jauh sebelum terjadi kekosongan jabatan.

Pendekatan ini juga menjadi bagian penting dalam memperkuat penerapan sistem merit di lingkungan ASN. Karena itu, BKN juga terus melakukan pendampingan ke seluruh instansi untuk mengakselerasi penerapan manajemen talenta di daerah melalui pemanfaatan aplikasi SIMATA BKN.

Pada kesempatan tersebut, keempat instansi pemerintah daerah memaparkan perkembangan implementasi manajemen talenta di instansinya masing-masing. Diantaranya, yakni Pemerintah Kabupaten Buru yang telah memetakan 3.720 ASN dan menyiapkan simulasi pengisian jabatan melalui mekanisme succession planning berbasis talent pool. Hal ini dilakukan untuk memastikan tersedianya kandidat potensial bagi jabatan strategis di masa mendatang.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kolaka telah memanfaatkan SIMATA untuk memetakan lebih dari 5.700 data kompetensi ASN sebagai dasar penentuan talenta yang dapat dipersiapkan mengisi posisi-posisi strategis secara objektif dan terukur. 

Selain itu, Kabupaten Bondowoso juga menyampaikan capaian indeks kualitas data ASN di daerahnya telah mencapai 99,18 persen. Hasil pemetaan talenta ini telah membantu Pemkab Bondowoso melalui ketersediaan puluhan kandidat suksesor pada level Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) yang masuk kategori talenta unggul.

Adapun Kabupaten Mojokerto dinilai telah menunjukkan tingkat kematangan implementasi yang baik. Pemkab Mojokerto sendiri telah memetakan seluruh pejabat administrator, dan jabatan fungsional madya sebagai basis penyusunan rencana suksesi, sekaligus mengintegrasikan program pengembangan individu dan strategi retensi talenta ke dalam sistem SIMATA BKN.

Dalam sesi evaluasi, panelis BKN menekankan bahwa kualitas data ASN menjadi faktor kunci keberhasilan manajemen talenta. Pemerintah daerah juga didorong untuk memperkuat strategi retensi talenta, memperluas sosialisasi kepada ASN, serta memastikan hasil pemetaan talenta digunakan secara konsisten sebagai dasar pengisian jabatan. 

Terkait itu, Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN BKN, Herman, menjelaskan bahwa setelah memperoleh rekomendasi penerapan manajemen talenta, instansi dapat memanfaatkan hasil pemetaan suksesor untuk mempercepat pengisian jabatan secara lebih transparan, akuntabel, dan sesuai prinsip sistem merit.

Sebagai instansi pembina manajemen ASN dan bagian dari upaya menghadirkan kebijakan pro-ASN, BKN akan terus mendampingi instansi pemerintah dalam membangun ekosistem manajemen talenta yang mampu menghasilkan kader-kader pemimpin birokrasi yang siap mengemban tugas strategis, serta menjawab kebutuhan pembangunan daerah secara berkelanjutan. (*)

Kanit Tipidter Polres Batu Bara Tegaskan Belum Ada Pernyataan Resmi Terkait Pemanggilan Terlapor    
Jumat, Juni 26, 2026

On Jumat, Juni 26, 2026

Kanit Tipidter Polres Batu Bara Tegaskan Belum Ada Pernyataan Resmi Terkait Pemanggilan Terlapor
Satreskrim Polres Batu Bara memberikan klarifikasi dan membantah informasi yang sebelumnya beredar melalui pemberitaan salah satu media online. (Foto Ilustrasi: Herman Manurung). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Satreskrim Polres Batu Bara memberikan klarifikasi dan membantah informasi yang sebelumnya beredar melalui pemberitaan salah satu media online, Mistarxx dan Batarxxx terkait adanya pemanggilan terhadap pihak terlapor dalam perkara dugaan tindak pidana informasi dan transaksi elektronik (ITE) yang berkaitan dengan konten podcast.

Kasat Reskrim Polres Batu Bara AKP Masagus Zailani melalui Kanit Tipidter Ipda Rizal menegaskan bahwa informasi yang menyebut pihak kepolisian telah menyampaikan pernyataan mengenai pemanggilan tersebut tidak sesuai dengan keterangan resmi yang disampaikan kepada wartawan.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kanit Tipidter Ipda Rizal saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Kamis (25/6/2026) sekira pukul 15.32 WIB.

Dalam keterangannya, Ipda Rizal membantah adanya pernyataan resmi dari pihaknya sebagaimana dimuat dalam pemberitaan yang beredar.

“Berita itu berita salah, tidak ada kami menyampaikan statement tersebut. Untuk berkasnya masih di bagian administrasi,” tegas Ipda Rizal kepada wartawan.

Sebelumnya, beredar pemberitaan di Media Online Mistarxx dan Batarxxx yang menyebut Satreskrim Polres Batu Bara telah melayangkan surat pemanggilan terhadap terlapor dalam perkara dugaan tindak pidana kejahatan informasi dan transaksi elektronik sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 433 juncto Pasal 441.

Dalam pemberitaan tersebut juga disebutkan bahwa pemanggilan dilakukan terhadap seorang perempuan berinisial M.AB dan seorang laki-laki berinisial SA alias S. Keduanya dikaitkan dengan laporan pengaduan yang diajukan Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Batu Bara pada Rabu, 10 Juni 2026.

Berdasarkan informasi yang termuat dalam laporan pengaduan tersebut, pelapor mengaku pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 22.00 WIB melihat dan mendengar tayangan podcast pada akun YouTube bertajuk “LAPAS atau SARANG KEJAHATAN? Mengungkap Dugaan Narkoba dan Bisnis Kamar di Lapas Labuhan Ruku”.

Menurut laporan pelapor, dalam tayangan podcast tersebut terdapat penyampaian informasi yang menyebut Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku sebagai lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran narkoba. Selain itu, terdapat pula narasi yang mengaitkan meninggalnya seorang tahanan dengan dugaan tindak kekerasan di dalam lapas serta disebut disaksikan oleh petugas lapas.

Namun demikian, pihak Satreskrim Polres Batu Bara melalui Kanit Tipidter menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pernyataan resmi sebagaimana yang diberitakan sebelumnya terkait pemanggilan terhadap pihak terlapor. Proses penanganan perkara disebut masih berada pada tahap administrasi.

Polres Batu Bara juga menekankan bahwa setiap perkembangan penanganan perkara akan disampaikan sesuai mekanisme dan keterangan resmi dari penyidik yang menangani.

Sebagai ketua DPC PJI-DEMOKRASI Kabupaten Batu Bara, Mariati AB, Spd, juga berharap kepada para awak media hendaknya bijak dalam menjalankan tugasnya, jangan buat berita Hoax yg tujuannya asal Bapak senang 

Karena berita tanpa sumber sama dengan kebohongan yg menunggu penyebarannya, ibarat menyebarkan hoax sama dengan menanam keresahan, perpecahan, dan bisa berujung jerat hukum tambah Mariati. (*)

Laporan: Herman Manurung

3 Kunci Utama agar Inovasi Daerah Berdampak Berkelanjutan    
Jumat, Juni 26, 2026

On Jumat, Juni 26, 2026

3 Kunci Utama agar Inovasi Daerah Berdampak Berkelanjutan
Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Restuardy Daud saat menjadi pembicara dalam sesi panel talks pada acara Loka Citra Fest yang berlangsung di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (24/6/2026). (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
–  Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Restuardy Daud, menekankan pentingnya inovasi daerah yang berdampak jangka panjang dan tidak sekadar menjadi proyek musiman.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara dalam sesi panel talks pada acara Loka Citra Fest yang berlangsung di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Ia menyebutkan, ada tiga hal krusial yang harus dipenuhi agar setiap terobosan di daerah mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat sekaligus memberikan dampak berkelanjutan bagi tata kelola pemerintahan.

"Hal penting adalah bagaimana inovasi ini mampu menjawab kebutuhan masyarakat, masuk ke dalam sistem pembangunan daerah, dan mengubah potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi serta sosial secara berkelanjutan," ujar Restuardy.

Solusi Lokal untuk Masalah Lokal

Pada poin pertama, Restuardy menjelaskan bahwa inovasi yang transformatif wajib memiliki relevansi tinggi dengan karakteristik serta persoalan spesifik di wilayah tersebut.

Sebagai contoh, ia mengapresiasi inovasi 'Sipakatau' dari Kabupaten Maros yang berfokus pada akselerasi pencegahan dan penanganan tuberkulosis (TB) berbasis komunitas. 

Terobosan ini tidak hanya menyentuh sisi medis, tetapi juga aktif melibatkan pemerintah desa, kader kesehatan, hingga masyarakat luas demi memastikan penderita TB disiplin menjalani pengobatan jangka panjang.

Mengubah Potensi Menjadi Aset Pembangunan

Poin kedua yang menjadi sorotan adalah kemampuan daerah dalam menerjemahkan potensi lokal menjadi penggerak ekonomi baru. 

Dalam hal ini, Restuardy mencontohkan kesuksesan platform digital 'Apik' (Ayo Piknik di Klaten) yang dikembangkan oleh Pemkab Klaten.

Platform tersebut dinilai sukses mengintegrasikan informasi pariwisata, UMKM, ekonomi kreatif, hingga agenda daerah ke dalam satu ekosistem digital yang ramah bagi wisatawan.

Masuk ke Sistem Perencanaan Formal

Terakhir, Restuardy mengingatkan agar inovasi di daerah tidak berhenti sebagai inisiatif perorangan atau sekadar proyek percontohan (pilot project). Berdasarkan pengalaman, banyak inovasi yang awalnya sukses justru mangkrak saat terjadi pergantian kepemimpinan atau ketika terbentur keterbatasan anggaran.

"Karena itu, inovasi ini perlu diintegrasikan ke dalam dokumen perencanaan daerah seperti RPJMD dan RKPD," tegasnya.

Ia optimistis, dengan memasukkan inovasi ke dalam sistem perencanaan formal yang didukung kolaborasi lintas sektor, kelembagaan yang jelas, serta pembiayaan yang berkelanjutan, setiap terobosan akan menjadi bagian permanen dari tata kelola pembangunan daerah, bukan sekadar proyek berumur pendek. (*)