HEADLINE
Andre Rosiade Salurkan 5.000 Paket Sembako untuk Warga Sawahlunto Jelang Ramadan 1447 H    
Selasa, Februari 17, 2026

On Selasa, Februari 17, 2026

Andre Rosiade Salurkan 5.000 Paket Sembako untuk Warga Sawahlunto Jelang Ramadan 1447 H
Penyerahan bantuan dilaksanakan di pelataran Terminal Sawahlunto, Selasa (17/2/2026), dan dihadiri jajaran pemerintah daerah serta masyarakat penerima manfaat.

BENTENGSUMBAR.COM
- Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade, SE, menyalurkan sebanyak 5.000 paket sembako kepada masyarakat Kota Sawahlunto. 

Penyerahan bantuan dilaksanakan di pelataran Terminal Sawahlunto, Selasa (17/2/2026), dan dihadiri jajaran pemerintah daerah serta masyarakat penerima manfaat.

Meskipun tidak dapat hadir secara langsung, Andre Rosiade tetap menyampaikan pesan kepada masyarakat melalui sambungan video call. Ia menyampaikan permohonan maaf karena pada waktu bersamaan sedang berada di Garabak Data, Kabupaten Solok, dalam agenda kerja lainnya.

“Mohon bantuannya Pak Wali Kota, bagikan 5.000 paket sembako dari Gerindra untuk warga Kota Sawahlunto,” ujar Andre dalam sambungan virtual tersebut.

Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Ia menilai dukungan tersebut sangat berarti bagi masyarakat, terutama menjelang Ramadan ketika kebutuhan bahan pokok cenderung meningkat.

“Atas nama Pemerintah Kota Sawahlunto, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan untuk masyarakat kami,” ujar Riyanda.

Dalam kesempatan itu juga disampaikan sejumlah perkembangan pembangunan yang disebut merupakan hasil koordinasi dengan pemerintah pusat. Di antaranya penambahan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) dari usulan awal empat unit menjadi enam unit. Selain itu, pada 13 Februari 2026 telah dilakukan serah terima pembangunan fasilitas publik yang diklaim sebagai hasil komunikasi dan lobi dengan kementerian terkait.

Pemerintah Kota Sawahlunto saat ini juga tengah mendorong penataan kawasan kota tua guna mempercantik wajah kota sekaligus memperkuat identitas sebagai kota warisan sejarah tambang. Dukungan berbagai pihak dinilai penting untuk mempercepat realisasi program tersebut.

Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung tertib dan mendapat antusiasme masyarakat. Acara diakhiri dengan saling bersalaman dan bermaaf-maafan antara unsur pemerintah, panitia, dan masyarakat yang hadir sebagai bentuk kebersamaan dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan tahun ini.

Momentum tersebut diharapkan semakin mempererat silaturahmi antara pemimpin dan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong menjelang bulan penuh berkah. (*) 


Pewarta: Marjafri

Menjawab Kritik Menkeu Purbaya, Handi Risza Soroti Kendala Struktural Perbankan Syariah    
Selasa, Februari 17, 2026

On Selasa, Februari 17, 2026

Menjawab Kritik Menkeu Purbaya, Handi Risza Soroti Kendala Struktural Perbankan Syariah
Wakil Rektor Universitas Paramadina sekaligus Wakil Kepala CSED-INDEF, Handi Risza. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wakil Rektor Universitas Paramadina sekaligus Wakil Kepala CSED-INDEF, Handi Risza, memberikan tanggapan strategis terkait kritik Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terhadap kinerja perbankan syariah nasional. Handi menilai bahwa kritik tersebut harus disikapi secara bijak agar tidak berdampak negatif pada perkembangan industri keuangan syariah di masa depan.

Dalam pernyataannya, Handi menekankan adanya perbedaan fundamental antara sistem perbankan konvensional yang berbasis bunga dengan sistem syariah yang berbasis bagi hasil (profit/revenue sharing) serta aktivitas ekonomi halal.

Menanggapi pandangan Menkeu Purbaya yang menyebut perbankan syariah seolah hanya "mengganti istilah" tanpa memberikan keadilan nyata, Handi Risza memberikan pembelaan terhadap instrumen akad yang ada.

"Akad-akad yang terdapat dalam perbankan syariah, seperti: mudharabah, musyarakah, murabahah, dan lain-lain justru meletakkan fondasi keadilan yang kuat bagi semua nasabah (debitur dan kreditur), mereka berhak atas sesuatu berdasarkan usaha dan ikhtiar yang dilakukan," tegas Handi.

Handi tidak menampik bahwa pembiayaan syariah sering kali dianggap lebih mahal. Namun, ia menjelaskan bahwa hal tersebut dipengaruhi oleh persoalan struktural, mulai dari skala permodalan hingga tingginya biaya dana (cost of funds).

Hingga Oktober 2025, total aset perbankan syariah mencapai Rp1.028 triliun, namun mayoritas masih berada di kategori KBMI 1 dan 2. Baru Bank Syariah Indonesia (BSI) yang berhasil menembus kelompok KBMI 4.

"Modal yang terbatas cenderung menyebabkan biaya operasional per unit produk cenderung lebih tinggi. Selain itu, jumlah modal akan sangat menentukan bank mampu berinvestasi dalam teknologi, sistem informasi dan SDM yang membuat produk perbankan jauh lebih efisien dan inovatif," paparnya.

Handi juga menyoroti bahwa bank konvensional memiliki akses lebih besar terhadap dana murah seperti rekening giro pemerintah, sementara bank syariah lebih banyak menghimpun dana pihak ketiga dalam bentuk tabungan dan deposito yang sifatnya lebih mahal.

Meskipun angsuran pada akad jual beli (murabahah) terkesan tinggi di awal karena bersifat fixed rate, Handi mengingatkan bahwa perbankan syariah memberikan kepastian cicilan hingga akhir periode kontrak. Selain itu, denda keterlambatan tidak menjadi pendapatan perusahaan, melainkan dialokasikan untuk kepentingan sosial.

Kehalalan produk dan layanan juga terjamin dengan adanya Dewan Pengawas Syariah (DPS). Handi menyatakan bahwa secara syariah kecil kemungkinan adanya manipulasi atau akad yang bertentangan dengan prinsip Islam.

Sebagai penutup, Handi Risza berharap pemerintah dapat bertindak lebih adil dalam mendukung ekosistem perbankan syariah. Ia mendorong pemerintah untuk menempatkan rekening giro lembaga keagamaan di bank syariah secara proporsional, memberikan insentif pajak, serta menambah permodalan bank syariah BUMN.

"Kritik Purbaya sendiri harus kita anggap sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawab yang bersangkutan sebagai Menteri Keuangan. Kita berharap setelah ini, Pemerintah bisa lebih fair dan adil dalam memberlakukan bank syariah," tutup Handi. (*)

Sambut Ramadhan 1447 H, Pemko Sawahlunto Gelar Silaturahmi Bersama Warga    
Selasa, Februari 17, 2026

On Selasa, Februari 17, 2026

Sambut Ramadhan 1447 H, Pemko Sawahlunto Gelar Silaturahmi Bersama Warga
Pemerintah Kota Sawahlunto menggelar kegiatan silaturahmi bersama unsur masyarakat dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota Sawahlunto menggelar kegiatan silaturahmi bersama unsur masyarakat dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di rumah dinas Wali Kota Sawahlunto, Selasa (17/2/2026).

Acara dihadiri langsung oleh Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra bersama Ny. Yori Riyanda Putra, Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah bersama Ny. Kemala Jeffry Hibatullah, Sekretaris Daerah, tokoh masyarakat, ulama, serta para pengurus masjid.

Kegiatan ini juga melibatkan perwakilan masyarakat dari tiga kelurahan, yakni Kelurahan Pasar, Kelurahan Kubang Sirakuk Utara, dan Kelurahan Kubang Sirakuk Selatan. Selain itu, anak-anak dari panti asuhan turut diundang sebagai bagian dari kepedulian sosial menjelang bulan Ramadhan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Riyanda Putra menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk mempererat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat sebelum memasuki bulan puasa.

“Masukan dari bapak dan ibu sekalian sangat berharga untuk mendukung kinerja Pemerintah Kota ke depannya. Kami ingin memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Sawahlunto,” ujar Riyanda.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat, Deswanda, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kota dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia berharap silaturahmi serupa dapat dilaksanakan secara rutin, tidak hanya menjelang Ramadhan, guna menjaga komunikasi antara pemerintah dan masyarakat tetap terbuka.

Suasana kegiatan berlangsung dalam nuansa akrab dan dialogis, di mana unsur pemerintah dan warga berdiskusi secara langsung mengenai berbagai hal terkait pembangunan dan pelayanan publik.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan serta kelancaran ibadah puasa bagi masyarakat Sawahlunto. Pemerintah Kota berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. (*) 

Pewarta: Marjafri

Gubernur Mahyeldi Sambut Kedatangan Menteri PPPA RI untuk Melaksanakan Kunjungan Kerja Selama 3 Hari di Sumbar    
Selasa, Februari 17, 2026

On Selasa, Februari 17, 2026

Gubernur Mahyeldi Sambut Kedatangan Menteri PPPA RI untuk Melaksanakan Kunjungan Kerja Selama 3 Hari di Sumbar
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyambut kedatangan Menteri PPPA Republik Indonesia, Arifatul Choiri Fauzi . 

BENTENGSUMBAR.COM
– Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menyambut kedatangan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Arifatul Choiri Fauzi di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Selasa sore (17/02/2026).

Menteri PPPA RI tiba di BIM menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 0162. Ia dijadwalkan akan melaksanakan kunjunga kerja di Sumbar selama tiga hari, mulai tanggal 17 hingga 19 Februari 2026.

Adapun rincian kegiatan yang akan dihadirinya selama di Sumbar antara  lain, menghadiri Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi Kabupaten Sijunjung, serta melakukan peninjauan ke Klinik UMKM Minang Bangkit dan Koperasi Merah Putih di Kota Padang.

“Setelah ini Ibu Menteri langsung bertolak menuju Sijunjung, Rabu besok baru kembali ke Padang untuk meninjau Klinik UMKM dan Koperasi Merah Putih,” ujar Mahyeldi.

Gubernur menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumbar siap mendukung dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan Menteri PPPA selama berada di Sumbar. 

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam pelaksanaan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak agar berjalan efektif dan tepat sasaran.

Turut mendampingi Gubernur dalam penyambutan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sumbar, Erlin; Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sumbar, Nolly Eka Mardianto; serta Kepala Biro Umum Setdaprov Sumbar, Andree Harmadi Algamar. (Adpsb/rmz/bud)

Pengurus LPTQ Sumbar 2025–2029 Resmi Dilantik, Vasko Ruseimy Diamanahi Sebagai Ketua Umum    
Selasa, Februari 17, 2026

On Selasa, Februari 17, 2026

Pengurus LPTQ Sumbar 2025–2029 Resmi Dilantik, Vasko Ruseimy Diamanahi Sebagai Ketua Umum
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah secara resmi melantik Pengurus  LPTQ Provinsi Sumbar periode 2025–2029.

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah secara resmi melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Sumbar periode 2025–2029 di Auditorium Gubernuran, Selasa (17/2/2026).

Kepengurusan baru ini beranggotakan 72 orang dengan Vasko Ruseimy sebagai Ketua Umum, sedangkan Ketua Harian diamanahkan kepada Prof. Dr. Ikhwan, S.Ag, SH, M.Ag dan Sekretaris Umum di percayakan kepada Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumbar, kemudian posisi Bendahara Umum diamanahkan kepada Yopi Yulianto.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan besar kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan, amanah tersebut bukan sekadar tugas organisasi, tetapi tanggung jawab moral dan spiritual untuk terus membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat di Sumbar. “Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus LPTQ Sumbar periode 2025–2029. Amanah ini adalah tanggung jawab besar untuk menghadirkan Al-Qur’an tidak hanya sebagai bacaan, tetapi sebagai pedoman hidup masyarakat Ranah Minang,” ujar Mahyeldi.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus periode 2021–2025 atas dedikasi dan kontribusinya. Menurutnya, berbagai capaian yang diraih LPTQ hingga hari ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi yang telah terbangun sebelumnya.

Mahyeldi menekankan, LPTQ memiliki peran strategis dalam membina generasi Qur’ani, memperkuat syiar Islam, serta meningkatkan kualitas qari dan qariah, hafiz dan hafizah agar mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Untuk itu, pembinaan harus dilakukan secara sistematis, berkelanjutan, dan merata hingga ke kabupaten dan kota. “Itulah tugas besar kepengurusan yang baru. Kita ingin pembinaan yang terstruktur dan berkesinambungan, sehingga lahir generasi yang tidak hanya mahir membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu memahami dan mengamalkannya,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Umum LPTQ Sumbar, Vasko Ruseimy menyampaikan pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor 451-773-2025. Bersamaan dengan pelantikan, juga digelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) sebagai forum konsolidasi dan penyusunan program kerja LPTQ periode 2025–2029.

Vasko menegaskan, LPTQ ke depan akan memperkuat pembinaan secara berjenjang dan berkelanjutan, mulai dari keluarga, TPQ, madrasah, pesantren hingga perguruan tinggi. Selain itu, penguatan kapasitas pelatih dan dewan hakim, digitalisasi database qari/qariah dan hafiz/hafizah berprestasi, serta persiapan menghadapi MTQ tingkat nasional menjadi fokus utama. “LPTQ bukan hanya lembaga penyelenggara MTQ. Ia adalah institusi strategis dalam membangun masyarakat Qur’ani. Kita ingin nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya dilantunkan dengan indah, tetapi benar-benar hadir dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” ujar Vasko.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah, ulama, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun Sumbar yang madani, maju dan berkeadilan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumbar, perwakilan Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumbar, Ketua MUI Provinsi Sumbar, Perwakilan LKAAM Provinsi Sumbar, Kepala Biro Umum Setda Provinsi Sumbar, serta undangan lainnya. (adpsb/rmz/bud)

Memasuki Ramadan, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub Minta Tempat Hiburan Dilarang, Singgung Satpol PP dan Dubalang Kota    
Selasa, Februari 17, 2026

On Selasa, Februari 17, 2026

Memasuki Ramadan, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub Minta Tempat Hiburan Dilarang, Singgung Satpol PP dan Dubalang Kota
Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub di Masjid Nurul Jannah, Gaung pada Senin (16/2/2026). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Usaha Karaoke, Pub, Bar, Diskotik, Klub Malam dan sejenisnya (termasuk fasilitas yang disediakan hotel) dilarang menjalankan usaha atau melakukan kegiatan operasional pada satu hari sebelum bulan Ramadhan sampai dengan hari ketiga setelah bulan Ramadhan 1447 H.

Demikin ditegaskan Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub di Masjid Nurul Jannah, Gaung pada Senin (16/2/2026) malam bada'a sholat Isya pada kegiatan zikir dan do'a bersama menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M. 

Hadir pada kesempatan itu, Walikota Padang Fadli Amran, Camat Lubeg, Lurah,  tokoh masyarakat dan masyarakat setempat. 

Ini berdasarkan surat edaran Pemko Padang, selain Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 5 Tahun 2012 tentang Tanda Daftar Usaha Pariwisata. "Pelayanan makan di tempat (dine in sebelum pukul 1600 WIB diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak menjalankan ibadah puasa dengan tetap meryaga norma kesopanan dan ketertiban umum," katanya.   

DPRD Kota Padang, katanya, tentu sangat mendukung, karena Sumatera Barat adalah Ranahnya Minangkabau, dimana ke islamannya berbeda dengan yang lain.  "Untuk di lapangan sendiri ini kita akan menegaskan kepada petugas-petugas kita seperti Pol PP, Dubalang. Kita mendorong pengawasan mereka dalam menjalankan," tugasnya.

Ia juga meminta kinerja Dubalang ini yang ada di seluruh kecamatan di Kota Padang. Artinya ini perlu sebuah rutinitas, sebuah rutin untuk menjaga suasana yang aman dan kondusif ditengah masyarakat. "Contohnya daerah yang termasuk rawan itu termasuk di Kecamatan Padang Barat dan Padang Selatan .Kita minta memang ini perlu juga diawasi oleh camat-camatnya," ungkapnya.

Jadi memang dari apa yang disaksikan pada hari ini, katanya, sebetulnya ini adalah momentum yang berkaitan dengan masuknya bulan suci Ramadhan. Ia pun menanggapi pidato Wali Kota Padang. "Apa yang dikatakan Bapak Walikota Fadly Amran tadi, kegiatan ini akan menjadi contoh. Tentunya kita patut berikan apresiasi kepada pemuda Gates, khususnya ketua panitia pelaksana serta semua yang ikut andil mendukung dan menyukseskan kegiatan zikir dan do'a bersama ini," ucap Osman Ayub. (*)

Ruko Karpet Terbakar di Pasar Blok Timur, Pemko Payakumbuh Lakukan Konsolidasi Penanganan Pasca Kebakaran    
Selasa, Februari 17, 2026

On Selasa, Februari 17, 2026

Ruko Karpet Terbakar di Pasar Blok Timur, Pemko Payakumbuh Lakukan Konsolidasi Penanganan Pasca Kebakaran
Pemko Payakumbuh langsung mengonsolidasikan penanganan kebakaran yang menghanguskan satu unit ruko karpet di kawasan Pasar Blok Timur, Senin (16/02/2026) dini hari.

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemko Payakumbuh langsung mengonsolidasikan penanganan kebakaran yang menghanguskan satu unit ruko karpet di kawasan Pasar Blok Timur, Senin (16/02/2026) dini hari.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota, Elzadaswarman dan Sekretaris Daerah Payakumbuh, Rida Ananda langsung mendatangi lokasi, menemui korban kebakaran, dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk penanganan pasca kebakaran, Senin pagi.

“Ini adalah sebuah kecelakaan. Pemko Payakumbuh  menyikapi kejadian ini dengan hati-hati karena berkaitan langsung dengan ekonomi masyarakat,” kata Wawako Elzadaswarman.

Elzadaswarman menyebut peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.50 WIB di Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Pasar Blok Timur, tepatnya di depan Kantor Pos, Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, Kecamatan Payakumbuh Utara.

Ia mengatakan, pemerintah kota bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian, dengan segera berkoordinasi bersama unsur Forkopimda dan instansi terkait.

“Langkah awal yang kita lakukan adalah koordinasi dengan Forkopimda dan instansi terkait. Kita ingin memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur,” ujarnya.

Di lokasi kejadian, aparat langsung melakukan pengamanan guna menjaga situasi tetap kondusif di kawasan pertokoan.

Area terdampak juga segera dilakukan pembersihan awal, sementara satu petak toko yang terbakar dipasangi garis polisi.

“Lokasi kejadian sudah dipasangi police line pada satu petak toko yang terbakar. Kita juga melakukan pembersihan awal area terdampak,” terangnya.

Pemko Payakumbuh, lanjut dia, kini menunggu pemeriksaan lanjutan dari kepolisian untuk memastikan penyebab kebakaran.

“Saat ini kita menunggu Tim Verifikasi dari Polres Payakumbuh untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Ia menilai proses verifikasi penting agar informasi terkait penyebab kebakaran tidak berkembang liar di tengah masyarakat.

“Kita ingin penyebabnya jelas dulu. Kita menunggu hasil pemeriksaan dari kepolisian supaya informasi yang beredar tidak simpang siur,” katanya.

Elzadaswarman memastikan pemerintah kota terus menjaga agar aktivitas masyarakat di kawasan pertokoan tetap berjalan normal.

“Kita berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif. Ini kawasan pertokoan, pusat ekonomi masyarakat, jadi kita harus mengelola situasi dengan baik,” ujarnya.

Berdasarkan data Pemko Payakumbuh, kebakaran tersebut menghanguskan ruko karpet milik Novrianto (46), pedagang asal Nan Kodok, Tigo Koto Dibaruh, Kecamatan Payakumbuh Utara.

Dalam kesempatan itu, Elzadaswarman mengapresiasi respons cepat petugas pemadam kebakaran yang segera turun ke lokasi, sehingga api tidak merembet ke bangunan lain.

“Kita mengapresiasi petugas Damkar Payakumbuh dan Damkar Kabupaten Lima Puluh Kota yang bergerak cepat. Ini sangat menentukan agar api tidak merembet ke bangunan lain,” katanya.

Saat proses pemadaman, petugas menurunkan tiga unit armada Damkar Kota Payakumbuh dan satu unit armada Damkar Kabupaten Lima Puluh Kota.

Elzadaswarman menyebut petugas bekerja dalam situasi berisiko karena terdapat potensi korsleting listrik di sekitar lokasi kejadian.

“Kita melihat petugas bekerja dalam kondisi yang tidak mudah. Ada risiko korsleting listrik. Kita bersyukur semua petugas tetap selamat dan api bisa dikendalikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, api berhasil dipadamkan pada pukul 04.49 WIB dan tidak berkembang menjadi kebakaran besar.

“Alhamdulillah api berhasil dijinakkan pada pukul 04.49 WIB. Kita bersyukur api tidak membesar seperti kebakaran Pasar Blok Barat beberapa waktu lalu,” kata Elzadaswarman.

Ia memastikan Pemko Payakumbuh tetap berkoordinasi dengan kepolisian, unsur Forkopimda, serta perangkat daerah terkait agar proses investigasi berjalan lancar.

“Kita terus berkoordinasi dengan kepolisian, Forkopimda, dan dinas terkait. Kita ingin proses investigasi berjalan lancar dan penyebab kebakaran bisa diketahui secara pasti,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Kota Payakumbuh Rida Ananda mengimbau para pemilik usaha di kawasan pertokoan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang dipicu instalasi listrik.

“Kita mengajak semua pihak untuk lebih waspada dan memperhatikan standar keselamatan bangunan, terutama instalasi listrik, supaya kejadian seperti ini tidak terulang,” kata Rida saat meninjau lokasi kebakaran.

Ia juga mengingatkan pedagang agar lebih berhati-hati dalam menyambung serta menggunakan aliran listrik di tempat usaha masing-masing.

“Kita mengimbau para pemilik toko berhati-hati dalam menyambung dan menggunakan aliran listrik di tempat usaha masing-masing,” ujarnya.

Selain itu, Rida mendorong pemilik toko melakukan pengecekan instalasi listrik secara berkala dan menyiapkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai langkah antisipasi awal sebelum petugas tiba.

“Keberadaan APAR sangat penting untuk penanganan awal sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi,” pungkasnya.

Warga sekitar turut mengapresiasi kecepatan petugas pemadam kebakaran dalam merespons kejadian.

“Alhamdulillah petugas cepat datang, jadi api tidak sempat merembet,” kata salah seorang warga di sekitar lokasi.

Sejumlah warga juga menyebut petugas nyaris terkena percikan korsleting listrik saat proses pemadaman berlangsung. (Hm)