HEADLINE
Solusi Permanen Terungkap! Pemko Padang dan BWS V Eksekusi Proyek Raksasa Cegah Banjir Susulan di Batang Kuranji    
Minggu, Oktober 11, 2026

On Minggu, Oktober 11, 2026

Solusi Permanen Terungkap! Pemko Padang dan BWS V Eksekusi Proyek Raksasa Cegah Banjir Susulan di Batang Kuranji
Wali Kota Padang Fadly Amran menerima kunjungan kerja dan melakukan koordinasi intensif bersama Plt. Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, Reski Wahyudi. (Foto: Tommy). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Padang bergerak cepat mengambil langkah strategis dan menyeluruh guna mengatasi ancaman banjir berulang yang meresahkan masyarakat. Bertempat di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang pada Minggu (11/10/2026), Wali Kota Padang Fadly Amran menerima kunjungan kerja dan melakukan koordinasi intensif bersama Plt. Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, Reski Wahyudi. Pertemuan krusial ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Kepala Dinas Kominfo Tommy TRD, serta Kadis PUPR Malvi Hendri.

Fokus utama dalam pembahasan strategis ini adalah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi alur sungai pascabencana hidrometeorologi parah yang melanda Kota Padang pada November 2025 lalu. Kerusakan infrastruktur sungai serta ancaman luapan air yang berulang mendorong kedua pihak menyepakati langkah penanganan dari hulu hingga hilir secara terpadu. Langkah konkret yang siap dieksekusi meliputi pengerukan sedimentasi sungai secara masif, penataan alur sungai, hingga pembangunan infrastruktur penahan banjir seperti check dam dan sabo dam.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan bahwa percepatan pemulihan kondisi sungai merupakan prioritas utama demi memberikan rasa aman dan kenyamanan hidup bagi seluruh warga Kota Padang. Pemko Padang berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap seluruh tahapan pekerjaan fisik yang dilaksanakan oleh BWS Sumatera V. Keterlibatan pihak swasta juga diusulkan untuk mempercepat pengerukan sedimen yang menumpuk akibat tingginya intensitas hujan dan luapan air.

Selain infrastruktur penahan, Fadly Amran juga menyoroti pentingnya kepastian pembebasan lahan dan pemetaan area yang memerlukan relokasi demi keselamatan warga. Pemko Padang siap mendampingi BWS Sumatera V dalam menentukan titik-titik krusial yang harus disterilkan agar proses pengerjaan konstruksi berjalan lancar tanpa membiarkan masyarakat menunggu terlalu lama. Kerjasama erat ini diharapkan menjadi solusi permanen penanganan banjir jangka panjang.

Di sisi lain, Plt. Kepala BWS Sumatera V Padang, Reski Wahyudi, menjelaskan bahwa setelah melewati masa tanggap darurat pascabencana November 2025, tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) skala besar dijadwalkan mulai terealisasi pada November 2026. Penanganan fisik komprehensif tersebut nantinya difokuskan pada sejumlah titik krusial, di antaranya Sungai Batang Kuranji, Sungai Air Dingin, serta beberapa anak sungai pendukung lainnya.

Reski mengungkapkan bahwa selama masa tanggap darurat berlangsung, BWS Sumatera V sebenarnya telah melakukan berbagai intervensi pengerjaan fisik darurat di lapangan. Fokus utama pekerjaan sementara meliputi perbaikan tanggul-tanggul sungai yang mengalami limpasan air serta pengembalian alur sungai ke kondisi normal. Pengerjaan awal ini terbukti efektif menurunkan tingkat risiko dan dampak bencana saat cuaca ekstrem terjadi.

Efektivitas langkah awal tersebut terbukti berdasarkan data meteorologi pada 3 Agustus 2026 lalu, di mana intensitas curah hujan yang tercatat sejatinya lebih tinggi ketimbang saat bencana November 2025. Kendati demikian, dampak genangan dan kerusakan yang ditimbulkan di wilayah Kota Padang jauh lebih rendah. Hal ini menandakan bahwa penanganan darurat dan pengerukan awal yang dilakukan oleh BWS V memberikan hasil nyata di lapangan.

Meski demikian, Reski menegaskan bahwa bencana hidrometeorologi yang dihadapi saat ini memiliki skala dampak yang jauh lebih besar dibandingkan periode bencana tahun 2011–2012 silam. Oleh sebab itu, pengendalian banjir jangka panjang membutuhkan perencanaan teknis komprehensif yang melibatkan studi pengukuran lapangan yang matang, desain arsitektur sungai, skema pembebasan lahan, hingga pengalokasian anggaran yang presisi.

Menutup pertemuan tersebut, BWS Sumatera V mengapresiasi kesiapan Pemko Padang dalam menjamin kelancaran dukungan sosial dan pembebasan lahan serta rencana relokasi warga terdampak. Dengan sinergi kuat antara Pemerintah Kota Padang dan BWS Sumatera V, pembangunan sabo dam dan penataan alur sungai ini diyakini menjadi titik balik terwujudnya Kota Padang yang tangguh, aman, dan bebas banjir. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Atasi Banjir Berulang dari Akar Masalah: Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Padang Desak Kajian Komprehensif Hulu Sungai    
Minggu, Oktober 11, 2026

On Minggu, Oktober 11, 2026

Atasi Banjir Berulang dari Akar Masalah: Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Padang Desak Kajian Komprehensif Hulu Sungai
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Padang, Surya Jufri Bitel, menegaskan perlunya langkah konkret dan terukur dari Pemerintah Kota Padang melalui kajian lingkungan yang mendalam di wilayah hulu. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kota Padang kembali diuji oleh bencana banjir yang terus berulang. Kawasan padat penduduk seperti Kecamatan Koto Tangah dan Kuranji kerap menjadi titik terdampak paling parah. Aliran air deras yang meluap dari kawasan perbukitan menegaskan satu hal: penanganan banjir tidak bisa lagi sebatas tindakan darurat di hilir, melainkan harus menyentuh akar permasalahan di hulu sungai.

Menanggapi kondisi kritis ini, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Padang, Surya Jufri Bitel melalui sambungan telepon selular, Ahad, 11 Oktober 2026, menegaskan perlunya langkah konkret dan terukur dari Pemerintah Kota Padang melalui kajian lingkungan yang mendalam di wilayah hulu.

Menelusuri Akar Masalah: Human Error atau Faktor Geografis?

Menurut Surya Jufri Bitel, langkah awal yang mutlak dilakukan adalah memetakan penyebab pasti meluapnya sungai-sungai di Padang. Kajian tersebut harus mampu menjawab apakah banjir dipicu oleh kelalaian manusia (human error) atau faktor kondisi geografis murni.

"Jika hasil kajian membuktikan banjir terjadi akibat aktivitas penambangan liar, penebangan pohon, atau pelanggaran tata ruang oleh oknum masyarakat, maka penegakan hukum dan sanksi tegas sesuai regulasi harus ditegakkan tanpa kompromi," tegas Surya.

Namun, jika penyebab utamanya terletak pada dinamika geografis dan perubahan karakteristik alir sungai di hulu, maka area perbukitan tersebut wajib dijadikan prioritas utama penataan dan perbaikan lingkungan jangka panjang.

Sinergi Lintas Sektor Solusi Keterbatasan APBD

Memahami bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang memiliki keterbatasan untuk mendanai proyek infrastruktur dan mitigasi skala besar, Fraksi Demokrat merancang strategi kolaboratif. DPRD Kota Padang siap menjembatani komunikasi lintas tingkatan pemerintah.

Beberapa langkah strategis yang didorong antara lain:

* Sinergi Pemerintah Provinsi & Pusat: Membangun koordinasi intensif dengan Pemprov Sumatera Barat serta Kementerian Terkait (seperti Kementerian PUPR) untuk pengalokasian dana dekonsentrasi atau program strategis nasional.

* Penguatan Jaringan Legislatif Pusat: Mengoptimalkan peran wakil rakyat di DPR RI daerah pemilihan Sumbar guna mengawal anggaran penanggulangan banjir dari APBN.

* Evaluasi & Realokasi APBD: Mendorong pembahasan serius terkait peningkatan porsi anggaran penanggulangan bencana alam dalam APBD Kota Padang yang dinilai masih minim.

Komitmen Nyata Fraksi Demokrat untuk Mitigasi Jangka Panjang

Sebagai bentuk keseriusan, DPRD Kota Padang dalam waktu dekat berencana memanggil Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk membahas alokasi khusus kajian mitigasi bencana.

Fraksi Demokrat DPRD Padang berkomitmen akan terus mengawal dan mendesak agar anggaran kajian kondisi geografis hulu sungai dimasukkan sebagai program prioritas.

Dengan perencanaan berbasis data dan kajian hulu yang matang, penanganan banjir di Kota Padang tidak lagi sekadar menyelesaikan dampak di permukaan, melainkan mampu memberikan perlindungan dan rasa aman yang permanen bagi seluruh warga Kota Padang dari hulu hingga ke hilir. (*) 

Pewarta: Zamri Yahya, WU

Erianto Saksikan Perjuangan Atlet, Bulutangkis Padang Sabet 6 Medali di Porprov XVI Sumbar 2026    
Minggu, Oktober 11, 2026

On Minggu, Oktober 11, 2026

Erianto Saksikan Perjuangan Atlet, Bulutangkis Padang Sabet 6 Medali di Porprov XVI Sumbar 2026
Ketua Umum KONI Kota Padang, Erianto bersama tim Kota Padang berhasil mengoleksi enam medali, terdiri atas satu emas, dua perak, dan tiga perunggu. (Foto: Dedi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kontingen bulutangkis Kota Padang menorehkan hasil membanggakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Sepanjang kompetisi yang berlangsung pada 3–10 Oktober 2026, tim Kota Padang berhasil mengoleksi enam medali, terdiri atas satu emas, dua perak, dan tiga perunggu.

Capaian tersebut menjadi bukti perjuangan para atlet bulutangkis Kota Padang dalam menghadapi persaingan antardaerah. Medali diraih melalui nomor perorangan, ganda, serta beregu putra dan putri.

Salah satu atlet yang mencuri perhatian adalah Faiq Akbar Indrava. Ia sukses mempersembahkan medali emas pada nomor tunggal putra sekaligus menjadi penyumbang medali terbanyak bagi kontingen Kota Padang melalui partisipasinya di tiga nomor pertandingan.

Tak hanya berjaya di nomor tunggal, Faiq juga meraih medali perak pada nomor ganda putra bersama Zahwan Nabil Erianto. Keduanya menunjukkan perjuangan hingga berhasil membawa pulang medali untuk Kota Padang.

Kontribusi Faiq berlanjut pada nomor beregu putra. Bersama rekan-rekannya, ia turut mengantarkan tim Kota Padang meraih medali perunggu. Dengan demikian, Faiq menyumbangkan satu emas, satu perak, dan satu perunggu dari tiga nomor yang diikutinya.

Prestasi juga datang dari sektor putri melalui Najla Faadhillah Indrava. Ia berhasil meraih medali perak pada nomor tunggal putri, menambah koleksi medali Kota Padang dari pertandingan perorangan.

Najla kembali menyumbangkan medali melalui nomor ganda putri. Berpasangan dengan Hafifah Hidayatur Rahmi, ia berhasil meraih perunggu. Najla juga memperkuat tim beregu putri Kota Padang yang turut mengamankan medali perunggu.

Pada nomor beregu putra, Kota Padang diperkuat enam atlet, yakni Faiq Akbar Indrava, Zahwan Nabil Erianto, Marcel Rehan Pratama Bago, Muhammad Ihsan Putra, Muhammad Asyraf Arche, dan Alif Alazfran Agus. Perjuangan tim tersebut berbuah medali perunggu dalam persaingan Porprov XVI Sumbar 2026.

Sementara itu, tim beregu putri juga berhasil mempersembahkan medali perunggu. Tim ini diperkuat Najla Faadhillah Indrava, Hafifah Hidayatur Rahmi, Viona Ramadhani, Amirah Asyfa, Hafifah Azzahra Mutania, dan Kaisha Sakhi Talitha.

Keberhasilan kedua tim beregu tersebut melengkapi raihan dari nomor tunggal dan ganda. Secara keseluruhan, enam medali yang dibawa pulang kontingen bulutangkis Kota Padang terdiri atas satu emas, dua perak, dan tiga perunggu.

Ketua Umum KONI Kota Padang, Erianto, turut hadir menyaksikan pertandingan final cabang olahraga bulutangkis di Hall Bulutangkis Benteng, Padang. Kehadirannya menjadi bagian dari dukungan pengurus KONI terhadap perjuangan atlet yang membawa nama Kota Padang di ajang olahraga tingkat provinsi.

Dukungan terhadap atlet menjadi salah satu unsur penting dalam membangun prestasi olahraga daerah. Selain motivasi, atlet membutuhkan latihan terprogram, pendampingan pelatih, evaluasi pertandingan, serta pembinaan berkelanjutan agar kemampuan dan daya saing terus meningkat.

Hasil Porprov XVI Sumbar 2026 ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi tim bulutangkis Kota Padang untuk mengidentifikasi kekuatan sekaligus memperbaiki aspek permainan yang masih perlu ditingkatkan. Persiapan yang matang akan menjadi modal penting dalam menghadapi kejuaraan berikutnya.

Dengan raihan enam medali tersebut, kontingen bulutangkis Kota Padang menutup perjuangannya di Porprov XVI Sumbar 2026 dengan hasil yang patut diapresiasi. Prestasi para atlet diharapkan menjadi pemacu semangat untuk terus berlatih, meningkatkan kualitas permainan, dan mengharumkan nama Kota Padang pada kompetisi mendatang. (*) 

Laporan: Dedi Prima
Editor: Zamri Yahya, WU

Kunjungi Arena Kickboxing, Ketua KONI Padang Erianto Bawa Kabar Gembira Pencairan Bonus Medali    
Minggu, Oktober 11, 2026

On Minggu, Oktober 11, 2026

Kunjungi Arena Kickboxing, Ketua KONI Padang Erianto Bawa Kabar Gembira Pencairan Bonus Medali
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang, Erianto, melakukan kunjungan langsung ke arena pertandingan cabang olahraga kickboxing di Lanud Padang, Minggu (11/10/2026). (Foto: Dedi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang, Erianto, melakukan kunjungan langsung ke arena pertandingan cabang olahraga kickboxing di Lanud Padang, Minggu (11/10/2026). Kehadiran ini bertujuan untuk memberikan suntikan motivasi dan semangat kepada para atlet Kota Padang yang tengah berjuang mengharumkan nama daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Erianto menyapa dan memberikan dorongan semangat secara langsung agar para atlet tetap menjaga jiwa kompetitif serta menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, ajang Porprov bukan sekadar tempat memperebutkan medali semata, melainkan wadah pembuktian atas kedisiplinan, kerja keras, dan dedikasi latihan yang telah mereka jalani selama ini.

Erianto menegaskan bahwa para atlet harus tampil penuh keyakinan, tidak mudah menyerah, serta senantiasa menghormati lawan maupun perangkat pertandingan. Semangat juang tinggi dinilai menjadi kunci utama bagi kontingen Kota Padang untuk mendominasi setiap cabang olahraga yang dipertandingkan.

Di sela-sela peninjauannya, Erianto turut menyampaikan kabar gembira terkait rencana pencairan bonus bagi para peraih medali. Sesuai arahan Wali Kota Padang, bonus tersebut direncanakan cair pada 16 Oktober 2026, tepat setelah rangkaian Porprov rampung pada 14 Oktober 2026 mendatang.

Informasi menggembirakan ini disampaikan sebagai bentuk apresiasi nyata dan perhatian pemerintah daerah terhadap perjuangan para pahlawan olahraga Kota Padang. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mendongkrak adrenalin dan motivasi bertanding para atlet agar tampil habis-habisan di arena.

Meski demikian, Erianto mengingatkan para atlet agar tetap fokus sepenuhnya pada pertandingan tanpa terbebani hal-hal di luar teknis. Seluruh jajaran KONI Kota Padang dipastikan siap mengawal dan memberikan dukungan penuh agar para atlet dapat bertanding dengan tenang dan percaya diri.

Usai memberikan arahan, Erianto langsung membaur di tribun penonton untuk menyaksikan jalannya pertandingan kickboxing yang telah memasuki hari ketiga. Kehadiran langsung pimpinan KONI di tengah-tengah atlet ini terbukti ampuh mendongkrak moral bertanding di lapangan.

Porprov XVI Sumatera Barat 2026 sendiri menjadi momentum krusial bagi Kota Padang untuk memamerkan hasil pembinaan olahraga jangka panjang. Cabor kickboxing diandalkan mampu menyumbangkan pundi-pundi medali emas demi mengamankan target juara umum kontingen Kota Padang.

Menutup arahannya, Erianto berpesan agar seluruh atlet senantiasa menjaga kondisi fisik, mental, serta konsentrasi hingga kompetisi resmi ditutup. Baginya, keringat dan perjuangan para atlet di arena bukan sekadar memburu medali, melainkan kehormatan dan kebanggaan seluruh masyarakat Kota Padang. (*) 

Laporan: Dedi Prima
Editor: Zamri Yahya, WU

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Ungkap Akar Masalah Banjir Berulang: Hutan Hulu Gundul hingga Keterbatasan Anggaran    
Minggu, Oktober 11, 2026

On Minggu, Oktober 11, 2026

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Ungkap Akar Masalah Banjir Berulang: Hutan Hulu Gundul hingga Keterbatasan Anggaran
Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, bersama aparat ketika meninjau banjir di Koto Tangah dengan Wali Kota Padang Fadly Amran. (Foto: Humas Sekretariat DPRD Kota Padang). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Banjir yang kerap melanda Kota Padang dalam beberapa waktu terakhir telah menjadi persoalan klasik yang tak kunjung tuntas. Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, mengungkapkan bahwa akar permasalahan ini sangat berkaitan dengan kondisi hulu sungai serta kawasan penyangga yang mengalami kerusakan, Ahad, 11 Oktober 2026.

Menurut Muharlion, langkah awal yang harus dilakukan adalah menurunkan tim pakar untuk mengkaji penyebab utama banjir beruntun tersebut. Kajian mendalam diperlukan guna memastikan apakah bencana ini dipicu oleh aktivitas pendangkalan sungai, kondisi hutan di bagian hulu yang sudah gundul, atau faktor lainnya.

Selain itu, evaluasi terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), khususnya di kawasan sempadan sungai, juga menjadi fokus penting. Pihaknya menyoroti perlunya pengawasan ketat terhadap alih fungsi lahan di kawasan atas yang berpotensi menghilangkan pohon-pohon penahan air.

Terkait dengan mitigasi bencana, Muharlion menjelaskan bahwa pengelolaan anggaran kebencanaan tidak bisa hanya dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kota saja. Pemerintah kota telah menyusun dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) serta mengajukannya ke tingkat kementerian pusat.

Kendala utama dalam penanganan komprehensif ini adalah keterbatasan fiskal daerah. Sebagian besar anggaran di tingkat kota telah terserap untuk belanja pegawai, sehingga alokasi untuk pembangunan infrastruktur pengendalian banjir sangat bergantung pada dukungan dana dari pemerintah pusat dan provinsi.

Muharlion juga menyoroti pentingnya normalisasi sungai besar dan pembuatan infrastruktur pendukung seperti sumur bor serta kolam retensi. Namun, rencana besar ini harus diselaraskan dengan ketersediaan anggaran serta pembagian kewenangan yang jelas antara pusat, provinsi, dan kota.

Meski dihadapkan pada tantangan anggaran yang terbatas, DPRD Kota Padang terus mendorong agar penanganan banjir dilakukan secara bertahap berdasarkan skala prioritas. Pemetaan wilayah berdasarkan tingkat kerawanan (berat, sedang, dan ringan) akan membantu memfokuskan penanganan secara efektif.

Muharlion menegaskan bahwa sinergi lintas sektoral antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota merupakan kunci utama penyelesaian masalah ini. Tanpa adanya kolaborasi pendanaan dan kebijakan yang terintegrasi, upaya penanggulangan banjir di Kota Padang akan sulit berjalan maksimal.

DPRD Kota Padang berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi masyarakat serta mencari solusi jangka panjang demi keselamatan warga dari ancaman bencana banjir. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Sepaktakraw Padang Sumbang 4 Medali di Porprov Sumbar 2026, Ini Atlet Peraih Prestasinya    
Minggu, Oktober 11, 2026

On Minggu, Oktober 11, 2026

Sepaktakraw Padang Sumbang 4 Medali di Porprov Sumbar 2026, Ini Atlet Peraih Prestasinya
Bertanding pada 4–12 Oktober 2026 di GOR Zaini Zein, Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, atlet sepaktakraw Kota Padang berupaya memberikan penampilan terbaik di tengah persaingan ketat antarkabupaten dan kota. (Foto: Dedi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kontingen cabang olahraga (cabor) sepaktakraw Kota Padang sukses membawa pulang satu medali perak dan tiga medali perunggu pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Capaian ini menjadi bukti perjuangan dan semangat para atlet dalam bersaing di tingkat provinsi.

Bertanding pada 4–12 Oktober 2026 di GOR Zaini Zein, Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, atlet sepaktakraw Kota Padang berupaya memberikan penampilan terbaik di tengah persaingan ketat antarkabupaten dan kota. Kekompakan tim, kemampuan teknik, serta konsistensi permainan menjadi bagian penting dalam perjuangan merebut medali.

Medali perak Kota Padang dipersembahkan melalui nomor mix quadrant. Tim yang memperkuat nomor ini terdiri atas Refrianto, Ermon Saputra, Abdul Aziz, Ria Afrianis, Tesa Azhari, dan Keysha. Mereka berhasil mengantarkan Kota Padang meraih posisi kedua pada nomor tersebut.

Sementara itu, tiga medali perunggu diraih dari nomor quadrant putri, double event putri, dan tim putri. Hasil ini menunjukkan bahwa atlet sepaktakraw Kota Padang mampu bersaing di sejumlah nomor pertandingan, meskipun masih terdapat peluang yang perlu dimaksimalkan untuk meraih prestasi lebih tinggi.

Pada nomor quadrant putri, medali perunggu diraih Marcica Sari, Sri Panduwilani, Deha Naura Sari, Denisha Aprilia, Rahmi Wahidah, dan Nafasya Nurul Ananta. Para atlet tersebut berjuang menghadapi lawan-lawan tangguh dengan membawa semangat untuk mengharumkan nama Kota Padang di arena Porprov Sumbar 2026.

Medali perunggu berikutnya diperoleh pada nomor double event putri melalui Tesa Azhari, Sri Panduwilani, dan Stevi. Adapun medali perunggu ketiga datang dari nomor tim putri. Dalam pertandingan penentuan, tim Kota Padang berhadapan dengan Kabupaten Tanah Datar dan harus mengakui keunggulan lawan. Meski demikian, perjuangan mereka tetap menghasilkan tambahan medali bagi kontingen Kota Padang.

Tim putri Kota Padang diperkuat Marcica Sari, Ria Aprianis, Tesa Azhari, Denisha Aprilia, Deha Naura Sari, Sri Panduwilani, Rahmi Wahidah, Stevia Iswandi, Keysha, dan Nafasya Nurul Ananta. Pengalaman menghadapi persaingan ketat di Porprov diharapkan menjadi modal berharga untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan bertanding pada kejuaraan berikutnya.

Ketua Umum Pengurus Kota Persatuan Sepaktakraw Indonesia (Pengkot PSTI) Kota Padang, Ir. H. Yendril, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang membawa nama daerah. Menurutnya, raihan satu medali perak dan tiga perunggu patut dihargai, sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi pengurus untuk memperkuat pembinaan, meningkatkan kemampuan teknik, mematangkan strategi, serta membangun mental bertanding para atlet.

“Ini menjadi pekerjaan rumah kita ke depannya,” ujar Yendril, Minggu (11/10/2026). Ia berharap evaluasi menyeluruh dapat menjadi dasar perbaikan program latihan dan peningkatan konsistensi penampilan atlet. Dengan pembinaan yang lebih terarah, pengalaman di Porprov XVI Sumatera Barat 2026 diharapkan menjadi pijakan bagi sepaktakraw Kota Padang untuk mengejar prestasi yang lebih baik pada kompetisi mendatang. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Basket Padang Kawinkan Emas Porprov 2026, Erianto Bongkar Rahasia Besar di Balik Dominasi Total!    
Minggu, Oktober 11, 2026

On Minggu, Oktober 11, 2026

Basket Padang Kawinkan Emas Porprov 2026, Erianto Bongkar Rahasia Besar di Balik Dominasi Total!
Erianto bersama tim putri Kota Padang tampil perkasa hingga menuntaskan seluruh rangkaian pertandingan dan mengukuhkan posisi sebagai raja dan ratu basket Sumatera Barat. (Foto: Dedi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sejarah manis baru saja tercipta di panggung olahraga Sumatera Barat! Kontingen Kota Padang sukses menunjukkan dominasi mutlak dengan menyapu bersih dua medali emas pada cabang olahraga bola basket Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar 2026. Bertempat di GOR Prayoga pada Sabtu (10/10/2026), tim putra dan putri Kota Padang tampil perkasa hingga menuntaskan seluruh rangkaian pertandingan dan mengukuhkan posisi sebagai raja dan ratu basket Sumatera Barat.

Capaian mengagumkan ini memastikan Kota Padang berhasil mengawinkan gelar juara di dua kategori sekaligus. Pertandingan sengit pada kategori putri menempatkan Kota Padang di puncak tertinggi meraih emas, disusul Kabupaten Tanah Datar dengan medali perak dan Kabupaten Dharmasraya membawa pulang perunggu. Sementara itu, di kelompok putra, performa gemilang anak-anak Padang berhasil memendam ambisi Kota Padang Panjang yang harus puas di posisi kedua, serta Kota Payakumbuh di peringkat ketiga.

Keberhasilan menyapu bersih emas ini bukan sekadar keberuntungan biasa, melainkan buah manis dari sistem pembinaan atlet yang terstruktur dan konsisten. Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang, Erianto, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pahlawan olahraga yang telah berjuang mengharumkan nama daerah. Ia menilai kedisiplinan dan kerja keras yang ditunjukkan di lapangan menjadi bukti nyata kualitas atlet Kota Padang.

Di balik riuk tepuk tangan penonton di tribune, Erianto secara khusus memberikan penghormatan tinggi kepada jajaran pelatih dan ofisial. Menurutnya, tangan dingin pelatih dalam meramu strategi permainan, mengasah teknik, serta membentuk mentalitas bertanding yang tangguh menjadi kunci utama di balik keberhasilan ini. Tak kalah penting, apresiasi besar juga ditujukan kepada para orang tua atlet yang tiada henti memberikan doa serta dukungan moral sepanjang proses pembinaan.

"Selamat kepada para juara! Terima kasih yang tak terhingga kepada para atlet, pelatih, ofisial, dan khususnya para orang tua. Support sistem dari keluarga adalah fondasi terkuat yang membuat mental bertanding anak-anak kita begitu solid hingga mampu meraih hasil terbaik pada Porprov XVI Sumbar 2026 ini," ungkap Erianto penuh haru saat memberikan ucapan selamat.

Meski berhasil menguasai panggung tertinggi, Erianto mewanti-wanti para atlet agar tidak cepat berpuas diri dengan torehan dua emas tersebut. Menurutnya, kemenangan ini harus dijadikan pemicu semangat untuk terus melipatgandakan porsi latihan. Ajang Porprov ini dinilai bukan akhir dari perjalanan, melainkan kawah candradimuka untuk mengevaluasi peta kekuatan serta menguji hasil pembinaan sebelum melangkah ke tingkat kompetisi yang lebih tinggi.

Lebih jauh, KONI Kota Padang menegaskan komitmennya untuk terus mengawal regenerasi dan pembinaan atlet secara berkelanjutan. Evaluasi menyeluruh akan segera dilakukan bersama pengurus cabang olahraga agar kelebihan tim dapat dipertahankan, sementara catatan kecil selama pertandingan bisa segera diperbaiki. Langkah ini krusial guna memastikan dominasi olahraga Kota Padang tetap terjaga pada ajang-ajang berikutnya.

Menatap masa depan, keberlanjutan kompetisi menjadi fokus utama yang mulai dirancang dari sekarang. KONI Kota Padang bahkan sudah membidik persiapan matang menuju Porprov XVII yang direncanakan bergulir pada tahun 2028 mendatang. Dengan perencanaan yang terukur sejak jauh hari, para atlet dan pelatih diharapkan memiliki linimasa pembinaan yang jelas, terarah, dan siap melahirkan bakat-bakat baru yang siap berprestasi.

Sinergi kuat antara atlet, pelatih, keluarga, pengurus Cabor, hingga dukungan penuh dari pemerintah daerah telah membuktikan bahwa Kota Padang adalah basis pembinaan olahraga yang sangat potensial. Dengan semangat kebersamaan dan evaluasi yang berkesinambungan, torehan dua emas bola basket ini dipastikan menjadi awal dari lahirnya bintang-bintang olahraga baru yang siap mengharumkan nama Kota Padang dan Sumatera Barat di kancah nasional. (*)

Editor: Zamri Yahya, WU