HEADLINE
Erianto dan Manufer Putra Firdaus Bawa Kabar Membanggakan, Bola Tangan Padang Sabet 5 Emas dan Juara Umum Porprov Sumbar 2026    
Selasa, Oktober 13, 2026

On Selasa, Oktober 13, 2026

BENTENGSUMBAR.COM - Cabang olahraga (cabor) bola tangan Kota Padang mencatatkan prestasi gemilang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Dari tujuh nomor pertandingan, kontingen Kota Padang berhasil meraih lima medali emas, satu perak, dan satu perunggu sekaligus memastikan gelar juara umum. Keberhasilan ini menjadi bukti kerja keras atlet dan keseriusan pembinaan olahraga di Kota Padang.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang, Erianto, menyampaikan apresiasi atas perjuangan para atlet yang berhasil mengharumkan nama daerah. Menurutnya, raihan lima medali emas tersebut merupakan hasil kerja bersama atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga, dan berbagai pihak yang mendukung persiapan tim. Ia berharap prestasi ini menjadi pemacu semangat untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan mempertahankan pencapaian pada kejuaraan mendatang.

Pertandingan bola tangan Porprov XVI Sumbar 2026 berlangsung pada 3–12 Oktober 2026 di Lapangan Pantai Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, dan berakhir pada Senin (12/10/2026). Erianto juga menilai antusiasme masyarakat selama pertandingan menjadi peluang untuk memperkenalkan bola tangan lebih luas, terutama kepada generasi muda. Ia menyampaikan informasi mengenai rencana pencairan bonus atlet dua hari setelah penutupan Porprov, dengan pelaksanaan tetap mengikuti mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Cabang Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kota Padang, Manufer Putra Firdaus, S.IP., menegaskan bahwa keberhasilan meraih lima emas dari tujuh nomor pertandingan merupakan hasil perjuangan kolektif. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang, KONI Kota Padang, pengurus, manajemen, pelatih, atlet, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama persiapan hingga pertandingan berlangsung.

Manufer menjelaskan, kesuksesan tim tidak terlepas dari persiapan yang dilakukan secara terencana melalui latihan rutin, pemusatan latihan atau training center, serta uji coba pertandingan ke Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Rangkaian persiapan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemampuan individu, kekompakan tim, dan kesiapan atlet menghadapi persaingan di tingkat provinsi.

“Alhamdulillah, dari tujuh nomor pertandingan, Kota Padang berhasil meraih lima medali emas. Ini merupakan prestasi yang sangat luar biasa bagi kami. Meskipun bola tangan termasuk cabang olahraga yang relatif baru, antusiasme dan semangat teman-teman sangat tinggi,” ujar Manufer. Ia menekankan, hasil membanggakan tersebut harus menjadi pijakan untuk memperkuat pembinaan, bukan alasan untuk berpuas diri.

Sebagai langkah lanjutan, Manufer menyebut ABTI Kota Padang merencanakan kegiatan setelah Porprov untuk menjaga kemampuan atlet sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga bola tangan. Rincian program tersebut masih akan dikoordinasikan lebih lanjut. Upaya berkelanjutan ini diharapkan dapat memperkuat regenerasi atlet dan menjaga agar prestasi Kota Padang tidak berhenti pada satu ajang kompetisi.

Ketua Pelaksana pertandingan bola tangan Porprov XVI Sumbar 2026, Feri Ferdhukz, turut mengapresiasi partisipasi kontingen kabupaten dan kota. Menurutnya, keikutsertaan peserta pada tujuh nomor pertandingan menunjukkan semangat daerah dalam mengembangkan olahraga bola tangan. Ia juga menyampaikan adanya rencana penambahan sekitar dua nomor pertandingan pada Porprov 2028, yang masih menunggu kepastian melalui regulasi resmi dan keputusan penyelenggara.

Keberhasilan bola tangan Kota Padang meraih lima emas, satu perak, dan satu perunggu menjadi momentum penting bagi Erianto, Manufer Putra Firdaus, KONI, ABTI, pelatih, atlet, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat pembinaan secara berkelanjutan. Dengan kerja sama dan persiapan yang konsisten, prestasi juara umum Porprov Sumbar 2026 diharapkan menjadi fondasi untuk menghadapi kompetisi berikutnya sekaligus mendorong semakin banyak generasi muda menekuni olahraga bola tangan. (*)

Laporan: Dedi Prima
Editor: Zamri Yahya, WU

Bupati Jon Firman Pandu Apresiasi Mahasiswa Unhan RI, Mengajar Anak Sekolah Rakyat di Tengah Pemulihan Bencana    
Selasa, Oktober 13, 2026

On Selasa, Oktober 13, 2026

Bupati Jon Firman Pandu Apresiasi Mahasiswa Unhan RI, Mengajar Anak Sekolah Rakyat di Tengah Pemulihan Bencana
Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., menerima kunjungan mahasiswa Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) yang melaksanakan pengabdian melalui kegiatan mengajar di Sekolah Rakyat Kabupaten Solok, Senin (12/10/2026). (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Kepedulian terhadap pendidikan anak-anak di Kabupaten Solok terus diperkuat di tengah proses pemulihan pascabencana. Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., menerima kunjungan mahasiswa Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) yang melaksanakan pengabdian melalui kegiatan mengajar di Sekolah Rakyat Kabupaten Solok, Senin (12/10/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung di Posko Utama Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Solok. Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan dalam menjaga semangat belajar anak-anak, terutama ketika daerah masih menjalani proses pemulihan pascabencana.

Dalam pertemuan itu, Bupati Solok didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok, Khairul, dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Solok, Desamlia. Turut hadir Dosen Pembimbing Unhan RI, Tri Panca, serta seluruh mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan pengabdian mengajar di Sekolah Rakyat Kabupaten Solok.

Jon Firman Pandu menyampaikan apresiasi kepada dosen pembimbing dan mahasiswa Unhan RI atas kepedulian serta dedikasi mereka dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa tidak hanya membantu proses pembelajaran, tetapi juga memberikan dorongan semangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita.

Bupati menilai, kehadiran mahasiswa di lingkungan Sekolah Rakyat memiliki arti penting bagi perkembangan siswa. Interaksi langsung dengan mahasiswa diharapkan mampu membuka wawasan anak-anak, menumbuhkan rasa percaya diri, serta memotivasi mereka agar berani memiliki cita-cita tinggi dan berusaha mewujudkannya.

“Pendidikan adalah kunci utama membangun generasi muda yang berkualitas, berkarakter, disiplin, dan memiliki semangat kebangsaan. Anak-anak kita harus terus didorong agar berani bermimpi tinggi, percaya diri, dan menyadari bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang cerah,” ujar Jon Firman Pandu.

Ia juga berharap mahasiswa Unhan RI dapat menularkan nilai-nilai positif kepada para siswa, mulai dari kedisiplinan, semangat belajar, cinta tanah air, hingga jiwa pengabdian kepada masyarakat. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga memiliki karakter dan kepedulian sosial.

Lebih lanjut, Jon Firman Pandu menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan demi memastikan keberlangsungan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh anak di Kabupaten Solok. Dukungan berbagai pihak diharapkan mampu menjaga kegiatan belajar tetap berjalan dan memberikan kesempatan yang setara bagi anak-anak untuk berkembang.

Di tengah upaya pemulihan pascabencana, perhatian terhadap pendidikan tetap menjadi prioritas. Melalui kolaborasi pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan mahasiswa Unhan RI, semangat belajar anak-anak Sekolah Rakyat diharapkan terus terjaga. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi Solok yang cerdas, mandiri, berkarakter, serta siap berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. (80) 

Laporan: Oktryoni
Editor: Zamri Yahya, WU

Fadly Amran Tantang Dayung Sumbar Gelar Kejuaraan Internasional 2027, Padang Sementara Pimpin Medali    
Selasa, Oktober 13, 2026

On Selasa, Oktober 13, 2026

Fadly Amran Tantang Dayung Sumbar Gelar Kejuaraan Internasional 2027, Padang Sementara Pimpin Medali
Wali Kota Padang, Fadly Amran saat menyaksikan pertandingan dayung Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat (Sumbar) XVI 2026 di Banjir Kanal GOR H. Agus Salim, Minggu (11/10/2026). (Foto: Tommi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran, memberikan tantangan kepada pengurus cabang olahraga (cabor) dayung untuk menggelar kejuaraan bertaraf internasional pada 2027. Tantangan tersebut disampaikan saat menyaksikan pertandingan dayung Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat (Sumbar) XVI 2026 di Banjir Kanal GOR H. Agus Salim, Minggu (11/10/2026).

Fadly Amran tidak hanya menyaksikan persaingan para atlet dari berbagai kabupaten dan kota, tetapi juga menyerahkan medali kepada atlet yang berhasil meraih prestasi. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Padang terhadap perkembangan olahraga dan pembinaan atlet di Sumbar.

Dalam kesempatan itu, Fadly menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang di arena Porprov Sumbar XVI yang berlangsung pada 2–14 Oktober 2026. Menurutnya, perjuangan, semangat, dan kemampuan para atlet patut mendapatkan penghargaan, terlepas dari hasil akhir pertandingan.

“Selamat kepada seluruh atlet kebanggaan Sumatera Barat yang telah berjuang di Porprov XVI. Bagi saya, kalian semua adalah juara,” ujar Fadly Amran.

Ia berharap semangat bertanding yang ditunjukkan para atlet dapat menjadi modal untuk meraih prestasi lebih tinggi pada kompetisi berikutnya. Para atlet juga didorong untuk terus meningkatkan kemampuan melalui latihan rutin dan pembinaan berkelanjutan di daerah masing-masing.

Tak hanya memberikan apresiasi, Fadly juga menantang jajaran pengurus cabor dayung agar berani menghadirkan kejuaraan bertaraf internasional pada 2027. Menurutnya, penyelenggaraan ajang tersebut dapat membuka peluang bagi atlet daerah untuk menambah pengalaman menghadapi persaingan yang lebih luas.

Fadly menilai kejuaraan internasional juga berpotensi menjadi momentum untuk mengembangkan olahraga dayung sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan kompetisi di Sumatera Barat. Karena itu, ia berharap pengurus cabor dapat mempersiapkan rencana tersebut secara matang bersama berbagai pihak terkait.

Sementara itu, Ketua Panitia Cabor Dayung Porprov Sumbar XVI 2026, Novrizal, menjelaskan bahwa pertandingan dayung tahun ini mempertandingkan 36 nomor dari berbagai kategori. Nomor tersebut meliputi rowing, dragon boat, canoe, kayak, slalom kayak, slalom canoe, indoor canoeing, dan paddle SUP.

Pertandingan berlangsung pada 8–14 Oktober 2026 dengan melibatkan sembilan kontingen kabupaten dan kota. Berdasarkan data sementara yang disampaikan Novrizal, Kota Padang memimpin perolehan medali emas dengan raihan 13 emas, satu perak, dan satu perunggu. Persaingan tersebut menjadi bagian dari upaya setiap kontingen untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mendorong kemajuan olahraga dayung di Sumatera Barat. (*) 

Laporan: Tommi
Editor: Zamri Yahya, WU

Gubernur Mahyeldi Dorong UMKM Sumbar Manfaatkan Konten Digital untuk Perluas Pasar    
Senin, Oktober 12, 2026

On Senin, Oktober 12, 2026

Gubernur Mahyeldi Dorong UMKM Sumbar Manfaatkan Konten Digital untuk Perluas Pasar
Pelatihan content creator bertema “Satu Langkah, Lebih Banyak Peluang” yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar bersama Folago Academy dan TikTok Shop Indonesia di Aula UIN Imam Bonjol Padang, Senin (12/10/2026). (Foto: Budi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran, meningkatkan penjualan, dan mengembangkan usaha.

Salah satu upaya Pemprov Sumbar untuk mendukung tujuan tersebut diwujudkan melalui pelatihan content creator bertema “Satu Langkah, Lebih Banyak Peluang” yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar bersama Folago Academy dan TikTok Shop Indonesia di Aula UIN Imam Bonjol Padang, Senin (12/10/2026).

Mahyeldi mengatakan, pengembangan UMKM tidak cukup hanya dengan meningkatkan kualitas produk, tetapi juga harus diiringi kemampuan memasarkan produk dan menjangkau konsumen melalui platform digital. Hal ini penting mengingat jumlah UMKM di Sumbar mencapai sekitar 740.000 unit. Namun dari segi pola usaha, secara umum masih dijalankan secara tradisional atau belum memanfaatkan teknologi secara optimal.

Menurutnya, media sosial dan perdagangan elektronik membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional. Karena itu, keterampilan membuat konten kreatif perlu dikembangkan menjadi strategi pemasaran yang produktif dan berkelanjutan.

“Melalui pelatihan ini, kita berharap pelaku UMKM tidak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memahami cara memasarkannya secara efektif. Dengan begitu, teknologi digital dapat membantu meningkatkan pendapatan dan membuka peluang usaha yang lebih luas,” ujar Mahyeldi.

Ia menambahkan, kolaborasi pemerintah dengan berbagai mitra, termasuk Folago Academy dan TikTok Shop Indonesia, diharapkan dapat memperkuat kapasitas UMKM dalam pemasaran digital. Pemberdayaan tersebut juga penting bagi perempuan yang memiliki peran besar dalam menggerakkan usaha dan perekonomian keluarga di Sumbar.

Komisaris PT Solusi Sinergi Digital Tbk (SURGE) sekaligus inisiator kegiatan Folago Academy, Hana Fadel mengatakan program tersebut bertujuan mempercepat digitalisasi UMKM serta mendorong masyarakat, termasuk mahasiswa, memanfaatkan teknologi untuk kegiatan produktif.

Ia menekankan bahwa keberhasilan membangun usaha melalui konten digital membutuhkan fokus, konsistensi, komitmen, dan kemauan untuk terus belajar. Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diperkenalkan dengan program FOLA+ yang direncanakan diluncurkan pada 1 November mendatang untuk mendukung aktivitas pemasaran dan belanja digital.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar, Endrizal menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya memperluas pembinaan UMKM sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan nilai ekonomi usaha.

Dari sekitar 300 peserta yang mendaftar, sebanyak 150 orang terpilih mengikuti pelatihan lanjutan mengenai pemanfaatan TikTok dan strategi pemasaran digital. Peserta diharapkan mampu memasarkan produk sendiri maupun membantu promosi produk UMKM lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Mahyeldi juga menerima piagam penghargaan dari PT Folago Karya Indonesia atas dukungan terhadap peningkatan literasi digital, pengembangan kapasitas pelaku usaha, dan pemberdayaan UMKM melalui program pelatihan tersebut.

Melalui kolaborasi pemerintah dan mitra digital, Pemprov Sumbar berharap semakin banyak UMKM mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memperluas jangkauan pemasaran, dan meningkatkan daya saing sehingga berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah. (adpsb/rmz/bud)

Bikin Merinding! Ratusan Jamaah Terpukau Dengar Lantunan Ayat Suci Anak-Anak di MTQ Padang Ke-42​​    
Senin, Oktober 12, 2026

On Senin, Oktober 12, 2026

Bikin Merinding! Ratusan Jamaah Terpukau Dengar Lantunan Ayat Suci Anak-Anak di MTQ Padang Ke-42 ​ ​
Gema lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an terdengar begitu merdu dan menggetarkan hati saat Pelaksanaan MTQ Nasional ke-42 Tingkat Kota Padang resmi mempertandingkan Cabang Tilawah Golongan Anak-anak. (Foto: Tommi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Suasana khidmat dan penuh keberkahan menyelimuti Masjid Baiturrahmah, Aie Pacah, Kota Padang. Gema lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an terdengar begitu merdu dan menggetarkan hati saat Pelaksanaan MTQ Nasional ke-42 Tingkat Kota Padang resmi mempertandingkan Cabang Tilawah Golongan Anak-anak.

Kegiatan religius bernilai syiar ini menjadi pusat perhatian masyarakat luas, termasuk mendapat perhatian hangat dari tokoh masyarakat Erianto. Dukungan penuh terhadap syiar Islam dan pengembangan potensi generasi muda Qur'ani di Kota Padang terus mengalir seiring dibukanya rangkaian perlombaan megah tingkat kota ini.

Sejak Minggu pagi (11/10/2026), Masjid Baiturrahmah yang megah di Aie Pacah telah dipadati oleh para peserta, pendamping, hingga masyarakat umum. Momen penampilah para qari dan qariah cilik ini sukses menyedot perhatian warga yang ingin menyaksikan secara langsung lantunan indah ayat-ayat ilahi dari generasi penerus bangsa.

Panitia MTQ Nasional ke-42 Tingkat Kota Padang, Agusrianto, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pelaksanaan lomba berjalan dengan sangat lancar dan penuh ketertiban. Antusiasme peserta dari seluruh penjuru daerah terpancar jelas sejak awal dimulainya acara pembukaan.

"Alhamdulillah, peserta dari seluruh kecamatan sudah hadir dan perlombaan saat ini sedang berlangsung. Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan lancar sampai selesai," ujar Agusrianto di sela-sela kesibukan memantau jalannya perlombaan di Masjid Baiturrahmah.

Agusrianto menjelaskan bahwa pada cabang tilawah golongan anak-anak ini diikuti oleh sebanyak 22 peserta berbakat. Seluruh peserta tersebut merupakan perwakilan terbaik yang diutus dari 11 kecamatan yang ada di Kota Padang, dengan komposisi adil 11 peserta laki-laki dan 11 peserta perempuan.

Persaingan sehat dan penuh semangat sportivitas syiar tampak dari setiap penampilan peserta. Masing-masing kecamatan mengirimkan satu qari terbaik dan satu qariah terbaiknya untuk berjuang membawa harum nama daerah di panggung kehormatan MTQ tingkat kota ini.

Perhelatan mulia ini dirancang secara sistematis dan bertahap guna memastikan kualitas penilaian yang maksimal dari para dewan hakim. Rangkaian perlombaan dibuka dengan golongan anak-anak pada hari Minggu, kemudian diteruskan untuk persaingan sengit golongan remaja pada hari Senin.

Selanjutnya, babak final yang mendebarkan akan diselenggarakan pada hari Selasa. Puncak kemeriahan perhelatan syiar Al-Qur'an ini dijadwalkan pada Rabu malam, yang diisi dengan pengumuman pemenang, pembagian hadiah bagi para juara, sekaligus penutupan resmi MTQ Nasional ke-42 Tingkat Kota Padang. (*) 

Laporan: Tommi
Editor: Zamri Yahya, WU

Erianto Apresiasi Atlet Aerosport Padang, 22 Medali Porprov 2026 Jadi Bukti Perjuangan!    
Senin, Oktober 12, 2026

On Senin, Oktober 12, 2026

Erianto Apresiasi Atlet Aerosport Padang, 22 Medali Porprov 2026 Jadi Bukti Perjuangan!
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang, Erianto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kota Padang yang telah berjuang maksimal selama pertandingan Porprov XVI Sumbar 2026. (Foto: Dedi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Prestasi membanggakan ditorehkan atlet cabang olahraga (cabor) aerosport Kota Padang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Hingga Minggu (11/10/2026), para atlet berhasil menyumbangkan total 22 medali, terdiri atas sembilan emas, sembilan perak, dan empat perunggu.

Capaian tersebut menjadi kontribusi penting bagi kontingen Kota Padang dalam persaingan memperebutkan prestasi pada ajang olahraga tingkat Provinsi Sumatera Barat. Perolehan medali itu berasal dari tiga nomor olahraga dirgantara, yakni gantolle, paralayang, dan paramotor.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang, Erianto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kota Padang yang telah berjuang maksimal selama pertandingan Porprov XVI Sumbar 2026.

Menurut Erianto, keberhasilan meraih medali merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, semangat berlatih, serta dukungan banyak pihak. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pelatih, pendamping, dan orang tua yang turut mendukung perjalanan atlet sejak masa persiapan hingga pertandingan.

Erianto berharap capaian 22 medali tersebut menjadi penyemangat bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga konsistensi prestasi. Ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan.

“Terima kasih kepada seluruh atlet aerosport Kota Padang, para pelatih, dan orang tua yang telah memberikan dukungan. Prestasi ini merupakan hasil perjuangan bersama. Terus jaga semangat, junjung tinggi sportivitas, dan berikan yang terbaik untuk Kota Padang,” demikian pesan apresiasi yang disampaikan kepada para atlet.

Dukungan terhadap perjuangan atlet juga ditunjukkan melalui monitoring langsung oleh Erianto bersama jajaran pengurus KONI Kota Padang. Pada Senin (5/10/2026) pagi, mereka mengunjungi lokasi pertandingan FASI Kota Padang di kawasan Kelurahan Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari perhatian KONI Kota Padang terhadap atlet yang bertanding di luar daerah. Selain memantau pelaksanaan pertandingan, kehadiran pengurus diharapkan dapat memberikan motivasi agar para atlet tetap fokus dan mengerahkan kemampuan terbaik.

Pada Porprov XVI Sumbar 2026, FASI Kota Padang menurunkan 17 atlet untuk bertanding dalam tiga nomor olahraga dirgantara. Rinciannya terdiri atas tiga atlet gantolle, dua atlet paramotor, dan 12 atlet paralayang.

Perolehan sembilan medali emas, sembilan perak, dan empat perunggu memperlihatkan kontribusi nyata cabang aerosport terhadap perjuangan kontingen Kota Padang. Total 22 medali tersebut menjadi salah satu capaian yang diharapkan memperkuat posisi Kota Padang dalam persaingan olahraga tingkat provinsi.

Bonus Atlet Dijadwalkan 16 Oktober 2026

Di sisi lain, Pemerintah Kota Padang telah menjadwalkan penyaluran bonus bagi atlet berprestasi Porprov XVI Sumbar 2026 pada Jumat (16/10/2026). Informasi yang disampaikan menyebutkan bahwa bonus akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing atlet sesuai instruksi Wali Kota Padang, Fadly Amran.

Pemberian bonus tersebut diharapkan menjadi bentuk penghargaan atas perjuangan para atlet yang telah membawa nama Kota Padang dalam kompetisi tingkat provinsi. Selain sebagai apresiasi, bonus juga diharapkan menambah motivasi atlet untuk terus berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan berikutnya.

Program penghargaan tersebut sejalan dengan semangat “Padang Berlomba, Padang Juara” yang diusung Pemerintah Kota Padang untuk mendorong peningkatan prestasi olahraga daerah. Dukungan terhadap atlet diharapkan berjalan beriringan dengan pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.

Prestasi aerosport ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara atlet, pelatih, keluarga, organisasi olahraga, dan pemerintah daerah. Dukungan yang konsisten menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang mampu mendorong perkembangan kemampuan atlet.

KONI Kota Padang diharapkan terus memperkuat pembinaan di berbagai cabang olahraga agar capaian Porprov XVI Sumbar 2026 menjadi pijakan untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi. Dengan semangat “Padang Berlomba, Padang Juara”, perjuangan atlet diharapkan terus berlanjut untuk mengharumkan nama Kota Padang melalui prestasi dan sportivitas. (*) 

Laporan: Dedi
Editor: Zamri Yahya, WU

Gubernur Mahyeldi: Keamanan Pangan Harus Menjadi Prioritas Dalam Pelaksanaan MBG    
Senin, Oktober 12, 2026

On Senin, Oktober 12, 2026

Gubernur Mahyeldi: Keamanan Pangan Harus Menjadi Prioritas Dalam Pelaksanaan MBG
Mahyeldi saat menghadiri Pertemuan Koordinasi Keamanan Pangan bersama Satgas Percepatan Pelaksanaan MBG Provinsi Sumbar di Aula Kantor Gubernur, Senin (12/10/2026). (Foto: Budi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menegaskan keamanan pangan harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia meminta Satgas MBG di tingkat provinsi dan kabupaten/kota memperkuat pengawasan serta menindak tegas setiap pelanggaran yang membahayakan keselamatan penerima manfaat. Penegasan itu disampaikan Mahyeldi saat menghadiri Pertemuan Koordinasi Keamanan Pangan bersama Satgas Percepatan Pelaksanaan MBG Provinsi Sumbar di Aula Kantor Gubernur, Senin (12/10/2026).

“Keamanan pangan harus menjadi prioritas utama. Kita tidak boleh berkompromi terhadap hal-hal yang dapat mengancam keselamatan anak-anak penerima manfaat program ini,” tegas Mahyeldi.

Menurutnya, MBG merupakan program strategis nasional yang tidak hanya bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga berpotensi menggerakkan perekonomian daerah. Namun, manfaat tersebut harus diiringi jaminan bahwa makanan yang disajikan aman, berkualitas, dan memenuhi standar kesehatan.

Karena itu, Mahyeldi meminta pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemilihan bahan baku, penyimpanan, pengolahan, pengemasan, hingga pendistribusian makanan. Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus memastikan penerapan standar higiene dan sanitasi serta memperhatikan waktu antara proses memasak dan penyajian.

“Pengawasan ini tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Harus ada koordinasi yang kuat, pembagian tanggung jawab yang jelas, dan tindak lanjut yang terukur. Kita ingin mencegah terulangnya kasus keracunan dalam pelaksanaan MBG di Sumbar,” ujarnya.

Mahyeldi juga menegaskan, apabila ditemukan kasus keracunan yang berkaitan dengan penyediaan makanan MBG, operasional dapur harus dihentikan sementara untuk penanganan dan evaluasi. Pemerintah kabupaten/kota bersama Satgas terkait diminta memastikan setiap kasus ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, ia mendorong agar pelaksanaan MBG turut memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, khususnya petani, produsen pangan, dan pelaku usaha lokal. Penggunaan bahan pangan dari daerah sekitar diharapkan dapat memperluas pasar produk masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian nagari.

Upaya tersebut, lanjutnya, dapat disinergikan dengan program Pemprov Sumbar, seperti Nagari Creatif Hub dan Klinik UMKM, untuk memperkuat kapasitas usaha, memperluas pemasaran, dan meningkatkan daya saing produk lokal.

“Program ini harus memberikan manfaat dari sisi kesehatan sekaligus ekonomi. Bahan pangan yang digunakan diharapkan berasal dari daerah sekitar dapur MBG, sehingga usaha masyarakat ikut bergerak dan kesejahteraan mereka meningkat,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pangan Provinsi Sumbar, Iqbal Ramadi Payana menjelaskan bahwa pertemuan tersebut bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengawasan keamanan pangan program MBG.

Kegiatan itu diikuti sekitar 100 peserta, terdiri atas Satgas MBG Provinsi Sumbar, Satgas MBG dari 19 kabupaten/kota, koordinator wilayah SPPG, perangkat daerah, serta instansi teknis terkait.

Melalui pertemuan tersebut, diharapkan terbangun kesamaan pemahaman mengenai standar keamanan pangan, teridentifikasi kendala di lapangan, serta diperkuat mekanisme komunikasi, pelaporan, dan penanganan masalah secara cepat dan tepat.

Penguatan koordinasi ini diharapkan memastikan pelaksanaan MBG di Sumbar berjalan aman dan berkualitas, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. (adpsb/rmz/bud)