HEADLINE
Dari Amsterdam ke Silungkang: Konsesi Tambang Emas yang Tak Pernah Tergarap    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

Dari Amsterdam ke Silungkang: Konsesi Tambang Emas yang Tak Pernah Tergarap
Pada awal abad ke-20, ketika modal Eropa mengalir deras ke berbagai sektor pertambangan di Nusantara, sekelompok investor di Amsterdam mendirikan N.V. (Foto/Ist). 

DI
balik kejayaan Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto sebagai pusat tambang batubara terbesar di Hindia Belanda, tersimpan sebuah episode sejarah yang nyaris terlupakan: ambisi besar untuk menggali emas dari perut bumi Silungkang.

Pada awal abad ke-20, ketika modal Eropa mengalir deras ke berbagai sektor pertambangan di Nusantara, sekelompok investor di Amsterdam mendirikan N.V. Mijnbouw-Maatschappij “Siloengkang” dengan keyakinan bahwa kawasan Lembah Lunto dan Silungkang menyimpan cadangan emas yang sangat menjanjikan.

Keyakinan itu didukung oleh prospektus yang rinci, hasil analisis laboratorium, laporan ahli geologi, serta akses transportasi strategis melalui jalur kereta api menuju Pelabuhan Emmahaven (kini Teluk Bayur).

Berdasarkan iklan yang terbit pada Senin, 8 Februari 1909, G. J. Mijnarends mengumumkan penawaran terbatas saham perusahaan dengan nilai nominal ƒ100 per lembar. Harga penerbitan pertama ditetapkan sebesar 100 persen dari nilai nominal.

Untuk sementara waktu, dewan direksi menerbitkan tanda terima sementara (kwitansi) yang nantinya dapat ditukar dengan saham definitif setelah pengumuman resmi dilakukan. Penyerahan tanda terima diperkirakan berlangsung dalam waktu sekitar 14 hari, dan pencatatan resmi saham akan diajukan kepada Vereeniging voor den Effectenhandel (Asosiasi Perdagangan Efek).

STRUKTUR PERUSAHAAN DAN MODAL AWAL

Menurut prospektus perusahaan, Naamlooze Vennootschap (N.V.) Mijnbouw-Maatschappij “Siloengkang” akan didirikan di Amsterdam dengan modal dasar sebesar ƒ1.000.000, terbagi atas 10.000 saham, masing-masing bernilai ƒ100. Dari jumlah itu, 5.000 saham pertama senilai ƒ500.000 akan diterbitkan terlebih dahulu.

Sebagai komisaris ditunjuk:
• K. H. H. van Bennekom, mantan anggota firma Van Houten Steffan & Co., Padang dan ’s-Gravenhage.
• Mr. W. A. Engelbrecht, mantan anggota Raad van Nederlandsch-Indië (Dewan Hindia Belanda), ’s-Gravenhage.
• J. A. H. Joosten, mantan komisaris Mijnbouw-Maatschappij “Redjang Lebong”, s-Gravenhage.

Sebagai direktur utama diangkat Jhr. Dr. C. Sandl Sandberg, seorang ahli geologi ternama yang untuk sementara berdomisili di Arnhem. Sementara itu, firma Van Houten Steffan & Co. di Padang ditunjuk sebagai perwakilan perusahaan di Hindia Belanda.

Konsesi tambang “Siloengkang” diberikan berdasarkan Keputusan Pemerintah tertanggal 11 April 1908 dengan jangka waktu 75 tahun berturut-turut.

Kawasan konsesi telah dipetakan secara topografis dan mencakup 747 hektare, dengan biaya tetap tahunan sebesar ƒ186,75. Wilayah konsesi tersebut terletak di Afdeling Tanah Datar, bagian dari Residensi Padangsche Bovenlanden, di bawah pemerintahan Sumatra’s Westkust (Pantai Barat Sumatra).

TAMBANG LAMA DAN PENYELIDIKAN DI SILOENGKANG

Tambang-tambang pribumi lama yang berada di sisi barat Lembah Loento, pada ketinggian sekitar 200 hingga 250 meter di atas permukaan Sungai Loento, terdiri atas sebuah terowongan dan beberapa galian terbuka.

Setelah beberapa kali kunjungan lapangan, sampel bijih seberat 1.000 kilogram dikirim ke Batavia untuk dianalisis oleh Dinas Pertambangan. Hasil pengujian menunjukkan kandungan emas 21,4 gram dan perak 56,6 gram per ton.

Berdasarkan hasil tersebut, insinyur tambang Frank H. Dixon melakukan penyelidikan lanjutan.

LAPORAN INSINYUR TAMBANG F. H. DIXON

Urat kuarsa terpenting yang ditemukan di wilayah konsesi dikenal dengan nama “Lobang Antoe”. Menurut laporan, di lokasi ini pernah dilakukan penambangan besar-besaran pada masa lampau.

Setelah dilakukan pembersihan dan penggalian ulang, ditemukan urat kuarsa yang mengandung emas bebas (free gold) serta pirit (pyrites) dalam jumlah besar.

Urat ini berada di dalam batuan diabas dan memanjang dari timur laut ke barat daya dengan kemiringan 25 derajat. Pembukaan telah dilakukan sepanjang 15 meter dengan ketebalan urat antara 20 hingga 30 sentimeter.

Analisis bijih menunjukkan kadar:
• Emas: 6,8 gram per ton
• Emas: 15,4 gram per ton
• Perak: 20,4 gram per ton
• Perak: 24,0 gram per ton

Dari data itu disimpulkan bahwa penambangan dapat memberikan keuntungan apabila lapisan bijih terbukti berlanjut lebih dalam dan lebih panjang.

KONDISI TEKNIS DAN POTENSI PENAMBANGAN

Letak urat pada ketinggian sekitar 200 meter di atas Sungai Loento memberikan keuntungan besar karena penambangan dapat dilakukan melalui tingkat-tingkat horizontal tanpa memerlukan sumur vertikal yang mahal.

Bijih direncanakan akan diangkut ke pabrik penghancur (stamper battery) melalui jalur trem atau chute kayu yang memanfaatkan gravitasi. Lokasi pabrik penggilingan direncanakan di dekat Sungai Loento yang memiliki pasokan air mencukupi sepanjang tahun.

PENYELIDIKAN ALUVIAL DAN POTENSI TAMBAHAN

Penyelidikan terhadap endapan aluvial dan dasar sungai menunjukkan bahwa kandungan emasnya terlalu rendah untuk ditambang secara ekonomis. Namun karakter emas yang ditemukan berbeda dari emas pada urat yang telah dikenal, sehingga mengindikasikan kemungkinan adanya sumber emas lain di bagian hulu Lembah Loento.

CATATAN DARI DIREKSI PERUSAHAAN

Direksi mencatat bahwa lokasi konsesi hanya sekitar 8 kilometer dari ladang batubara Ombilin dan sangat dekat dengan jalur kereta api Padang–Ombilin. Seluruh pengangkutan bahan dan peralatan dari Pelabuhan Emmahaven dapat dilakukan sepenuhnya melalui kereta api, sehingga biaya logistik jauh lebih rendah dibandingkan tambang-tambang emas lain di Sumatra.

Direksi menilai dana cadangan sebesar ƒ200.000 diperlukan untuk menjamin kelancaran operasi. Nilai kontribusi konsesi ditetapkan sebesar ƒ300.000, dibayar sebagian tunai dan sebagian dalam bentuk saham.

Pembagian keuntungan ditetapkan sebagai berikut:
• 6% pertama dari laba diberikan kepada pemegang saham.
• Dari sisa laba: 5% untuk direktur, 10% untuk komisaris, 15% untuk dana cadangan, dan 70% untuk pemegang saham.

AKHIR SEBUAH JANJI

Segala rencana besar itu terdengar sangat menjanjikan—modal besar, perhitungan matang, hasil laboratorium yang optimistis, dan lokasi strategis di jantung Sumatra Barat. Namun sejarah mencatat bahwa tambang emas Siloengkang tak pernah benar-benar berkembang menjadi operasi penambangan komersial.

Ia tinggal sebagai jejak ambisi kolonial yang tersusun rapi dalam prospektus dan laporan geologi, namun tak pernah menghadirkan kilau emas dari perut bumi Lembah Loento dan Silungkang.

Disunting dari “De Indische Mercuur; Orgaan Gewijd aan den Uitvoerhandel” (1909).
Penyunting: Marjafri - wartawan, Pendiri dan Ketua Komunitas Anak Nagari Sawahlunto.

Peserta Uji Ahli K3 Umum Ungkap Pentingnya Kompetensi K3 di Dunia Industri    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

Peserta Uji Ahli K3 Umum Ungkap Pentingnya Kompetensi K3 di Dunia Industri
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) semakin menjadi perhatian di dunia industri seiring meningkatnya tuntutan tenaga kerja yang kompeten dan tersertifikasi.  (Foto/Biro Humas Kemenaker). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) semakin menjadi perhatian di dunia industri seiring meningkatnya tuntutan tenaga kerja yang kompeten dan tersertifikasi. 

Penguatan kompetensi di bidang ini pun menjadi penting untuk memastikan lingkungan kerja yang aman sekaligus produktif.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Kemnaker, Ismail Pakaya, menyatakan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus meningkatkan kompetensi tenaga kerja di bidang K3 melalui Evaluasi Pembinaan dan Sertifikasi Calon Ahli K3 Umum.

“Kegiatan evaluasi ini bukan sekadar proses administratif, tetapi juga memastikan calon Ahli K3 memahami norma dan prinsip K3 agar mampu menjalankan perannya secara profesional dalam menciptakan budaya kerja yang aman dan produktif,” ujar Ismail di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan Evaluasi Pembinaan dan Sertifikasi Calon Ahli K3 Umum Batch 2 dilaksanakan pada 12–13 Mei 2026 dan diikuti 2.100 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. 

Kegiatan ini digelar serentak di sejumlah wilayah di Indonesia, di antaranya Jakarta, Surabaya, dan Makassar.

Salah satu peserta, Syibro Ihmi (29), asal Lamongan, mengatakan kompetensi K3 menjadi kebutuhan penting bagi tenaga kerja yang ingin memasuki dunia industri.

“Untuk memasuki dunia industri diperlukan kompetensi di bidang K3. Karena itu saya mengikuti kegiatan ini agar memahami dan menguasai penerapan K3 di tempat kerja,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan penerapan K3 di lingkungan kerja masih cukup besar, terutama terkait kesadaran dan kedisiplinan penggunaan alat pelindung diri (APD) dalam menjalankan standar keselamatan kerja.

“Kadang pekerja maunya yang praktis dan tidak mau repot, padahal keselamatan kerja itu sangat penting. Dari pengalaman saya, masih ada tempat kerja yang belum optimal dalam penerapan K3, seperti perlengkapan APD yang belum lengkap,” katanya.

Ia menilai peran Ahli K3 tidak hanya memahami regulasi dan aspek teknis, tetapi juga mendorong tumbuhnya budaya keselamatan kerja melalui edukasi kepada pekerja.

Peserta lainnya, Aidil Cahyadi (23), asal Makassar, mengatakan tantangan selama mengikuti pembinaan dan evaluasi adalah membagi waktu antara pekerjaan dan proses pembelajaran, termasuk memahami cakupan regulasi K3 yang luas.

“Namun tantangan tersebut menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan berkembang,” ujarnya.

Menurut Aidil, kegiatan sertifikasi ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai penerapan keselamatan kerja di lingkungan industri.

“Kegiatan ini sangat penting karena membantu kami memahami penerapan K3 di tempat kerja, tidak hanya dari sisi teori, tetapi juga praktiknya secara langsung,” katanya. (*) 

Sumber: Biro Humas Kemnaker

Menelusuri Kawasan Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto: Jejak Teknologi, Kekayaan Alam, dan Sejarah Multietnis Nusantara    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

Menelusuri Kawasan Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto: Jejak Teknologi, Kekayaan Alam, dan Sejarah Multietnis Nusantara
Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto bukan sekadar kumpulan bangunan tua peninggalan industri tambang batubara. (Foto/Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto bukan sekadar kumpulan bangunan tua peninggalan industri tambang batubara. Kawasan yang ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO pada 2019 ini merupakan catatan utuh tentang bagaimana teknologi pertambangan modern, arsitektur Eropa, kekayaan alam Nusantara, dan keberagaman budaya masyarakat Indonesia bertemu dan membentuk sebuah peradaban industri yang unik di Asia Tenggara.

Pemahaman itu semakin terasa dalam penelusuran lapangan bersama Dr. Ir. Krisprantono, dosen purnabakti Program Studi Arsitektur Universitas Katolik Soegijapranata, didampingi Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kota Sawahlunto, Axis Citra Pama, S.T., serta Rio, salah seorang pengawas revitalisasi Gedung Pusat Kebudayaan Sawahlunto, Kamis (14/5/2026).

Penelusuran diawali dengan mengunjungi sejumlah bangunan penting yang menjadi bagian dari sistem pertambangan terintegrasi, yakni Pembangkit Listrik Salak, Stasiun Pompa Rantih, Asrama Buruh Sungai Durian, Penjara Orang Rantai, Gedung Kompresor Durian, serta Emplasemen Saringan.

Rangkaian kunjungan tersebut memperlihatkan bagaimana tambang Ombilin sejak akhir abad ke-19 dirancang sebagai sebuah sistem industri modern yang utuh. Setelah cadangan batubara ditemukan oleh ahli geologi Belanda Willem Hendrik de Greve pada 1868, pemerintah kolonial membangun jaringan tambang, pembangkit listrik, stasiun pompa, kawasan hunian pekerja, jalur kereta api, dan pelabuhan ekspor untuk menghubungkan Sawahlunto dengan pasar dunia.

Dalam sistem itu, Emplasemen Saringan memegang peran yang sangat strategis. Kawasan ini merupakan pusat pengolahan dan pemurnian batubara, tempat material hasil tambang disaring, dipilah, dan diklasifikasikan berdasarkan kualitas sebelum dimuat ke gerbong kereta api. Dari Sawahlunto, batubara kemudian diangkut melalui Jalur Kereta Api Sawahlunto–Padang menuju Pelabuhan Emmahaven—kini Teluk Bayur—untuk diekspor ke berbagai wilayah Hindia Belanda dan pasar internasional.

Menurut Dr. Ir. Krisprantono, nilai penting warisan Ombilin tidak hanya terletak pada bentuk fisik bangunan, tetapi juga pada kecerdasan para perancang dalam memadukan teknologi dan arsitektur Eropa dengan kekayaan alam Indonesia. Kayu-kayu berkualitas tinggi, batu alam, dan material lokal lainnya dimanfaatkan secara optimal untuk menyesuaikan bangunan dengan iklim tropis dan kondisi geografis Sawahlunto.

Setiap bangunan memiliki fungsi yang saling berkaitan. Pembangkit Listrik Salak menyediakan energi, Stasiun Pompa Rantih mendukung pengelolaan air, Gedung Kompresor Durian menunjang operasi tambang, Asrama Buruh Sungai Durian menjadi tempat tinggal pekerja, Penjara Orang Rantai merekam sejarah penggunaan tenaga kerja paksa, sedangkan Emplasemen Saringan menjadi jantung pengolahan batubara sebelum komoditas tersebut memasuki jaringan perdagangan global.

Namun Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto tidak hanya berbicara tentang mesin dan bangunan. Industri batubara ini juga melahirkan ruang sosial yang mempertemukan pekerja dari berbagai suku, etnis, dan latar budaya dari seluruh Nusantara. Dari perjumpaan itulah terbentuk masyarakat multietnis yang kaya akan nilai toleransi, gotong royong, dan kearifan sosial yang hingga kini menjadi bagian dari identitas Sawahlunto.

Dari perspektif tersebut, bangunan-bangunan cagar budaya di Sawahlunto merupakan saksi bisu perjalanan sejarah yang mempertemukan ilmu pengetahuan, teknologi industri, arsitektur Eropa, kekayaan alam Nusantara, dan dinamika sosial budaya masyarakat Indonesia.

Menelusuri Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto bersama Dr. Ir. Krisprantono memberikan pemahaman bahwa pelestarian warisan dunia bukan semata menjaga bata, kayu, dan struktur bangunan. Yang sesungguhnya dirawat adalah ingatan kolektif tentang kerja keras, inovasi, keberagaman, dan perjalanan panjang yang telah membentuk identitas Sawahlunto sebagai kota warisan dunia. (*) 

Pewarta: marjafri

Pemkot Sawahlunto Sambut Penelitian Geologi Mahasiswa Universitas Islam Riau di Kawasan Geopark Nasional    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

Pemkot Sawahlunto Sambut Penelitian Geologi Mahasiswa Universitas Islam Riau di Kawasan Geopark Nasional
Kegiatan kerja praktik tersebut berfokus pada penelitian studi geologi dengan objek kajian kawasan Geopark Nasional Sawahlunto. (Foto/Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Sawahlunto, yang diwakili Sekretaris Daerah, Rovanly Abdams, membuka kegiatan sosialisasi kerja praktik lapangan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Islam Riau di Balai Kota Sawahlunto, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan kerja praktik tersebut berfokus pada penelitian studi geologi dengan objek kajian kawasan Geopark Nasional Sawahlunto.

Dalam sambutannya, Rovanly Abdams menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada para dosen dan mahasiswa Universitas Islam Riau yang memilih Sawahlunto sebagai lokasi penelitian lapangan.

Ia mengatakan kawasan geopark tidak hanya memiliki nilai akademis dan geologis yang penting, tetapi juga menyimpan potensi besar untuk mendukung pengembangan sektor pendidikan, pariwisata, dan ekonomi masyarakat apabila dikelola secara terarah dan berkelanjutan.

“Keberadaan geopark merupakan aset strategis yang dapat memberikan manfaat luas, baik dari sisi ilmu pengetahuan maupun pengembangan daerah,” ujarnya.

Sekretaris Daerah berharap hasil penelitian yang diperoleh selama kerja praktik lapangan dapat dibagikan kepada Pemerintah Kota Sawahlunto sebagai referensi akademis dan bahan masukan dalam upaya pengembangan Geopark Nasional Sawahlunto di masa mendatang.

Pemerintah Kota Sawahlunto menilai kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam memperkuat pengelolaan kawasan geopark sekaligus mendukung pemanfaatannya sebagai pusat edukasi, konservasi, dan pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal. (*) 

Pewarta: marjafri

Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2026, Pemko Pariaman Matangkan Persiapan    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2026, Pemko Pariaman Matangkan Persiapan
Rangkaian Pesona Hoyak Tabuik Piaman tahun 2026 dimulai 16 Juni dan puncak Hoyak Tabuik Piaman 2026 tanggal 28 Juni 2026.  (Foto/Armaidi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Rangkaian Pesona Hoyak Tabuik Piaman tahun 2026 dimulai 16 Juni dan puncak Hoyak Tabuik Piaman 2026 tanggal 28 Juni 2026. 

Untuk mempersiapkan salah satu iven besar di Kota Pariaman ini, Pemko Pariaman mengadakan rapat persiapan di ruang rapat Walikota Pariaman, Rabu (13/5).

Rapat dipimpin Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, dihadiri Forkopimda, jajaran OPD terkait, tokoh adat dari Pasa dan Subarang, serta panitia pelaksana. 

Pertemuan ini menjadi krusial karena merupakan langkah awal untuk menyelaraskan visi antara pelestarian nilai tradisi dengan tuntutan promosi pariwisata modern. 

“Pada prosesi nanti, kita meminta prosesi ritual dari Maambiak Tanah hingga Tabuik Dibuang ke laut tetap menjaga kekompakkan dan keaslian tradisi lokal. Mengingat lonjakan pengunjung setiap tahunnya, penataan parkir, rekayasa lalu lintas, dan kenyamanan pengunjung di area pantai menjadi prioritas utama, tidak hanya itu, salah satu iven yang kita gadangkan ini hendaknya harus menjadi penggerak ekonomi ril bagi masyarakat Kota Pariaman, mulai dari sektor kuliner hingga kerajinan tangan bahkan penginapan, “ ungkapnya.

Disamping itu, Wawako juga meminta agar Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan dan Satpol PP untuk menjamin kebersihan lokasi serta keamanan selama rangkaian acara berlangsung.

"Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman merupakan warisan budaya yang telah menjadi ikon kebanggaan Kota Pariaman selama lebih dari dua abad. Pada tahun 2026, iven ini akan kembali digelar dengan kemasan yang lebih atraktif, profesional, dan berkelas internasional dengan tema Magnificent West Sumatera “Tradisi yang tak Pernah Mati”," ujarnya. (R/at)

Puskesmas Sungai Durian Edukasi Siswa MTsN 2 Sawahlunto tentang Jajanan Sehat    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

Puskesmas Sungai Durian Edukasi Siswa MTsN 2 Sawahlunto tentang Jajanan Sehat
Dr. Shinta Rahma Putri, yang memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya memperhatikan kebersihan, kandungan gizi, serta keamanan makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari. (Foto/Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Dalam upaya meningkatkan kesadaran pelajar terhadap pentingnya konsumsi makanan yang sehat dan aman, Puskesmas Sungai Durian menggelar kegiatan penyuluhan tentang jajanan sehat di MTsN 2 Kota Sawahlunto, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut diisi langsung oleh Dr. Shinta Rahma Putri, yang memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya memperhatikan kebersihan, kandungan gizi, serta keamanan makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari, khususnya jajanan di lingkungan sekolah.

Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa kebiasaan memilih makanan yang sehat sejak usia sekolah sangat berpengaruh terhadap kesehatan jangka panjang serta konsentrasi belajar siswa.

Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Selain menerima materi edukasi, mereka juga diajak untuk lebih bijak dalam memilih jajanan agar terhindar dari risiko penyakit akibat makanan yang tidak higienis.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan penyuluhan ini dan berharap edukasi kesehatan dapat dilakukan secara rutin sebagai bagian dari pembentukan pola hidup sehat di lingkungan pendidikan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat menerapkan kebiasaan konsumsi makanan sehat dalam kehidupan sehari-hari, 

sehingga dapat mendukung tumbuh kembang yang optimal serta meningkatkan semangat belajar di sekolah. (*) 

Pewarta: Marjafri

Gubernur Mahyeldi Sambut Kedatangan Menaker RI di BIM    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

Gubernur Mahyeldi Sambut Kedatangan Menaker RI di BIM
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menyambut kedatangan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli di VIP Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Kamis (14/5/2026). (Foto/Adpim). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menyambut kedatangan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli di VIP Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Kamis (14/5/2026).

Dalam kunjungan kerjanya ke Sumbar kali ini, Menteri Ketenagakerjaan RI dijadwalkan menghadiri dua agenda sosial kemasyarakatan. 

Pertama, peresmian pemakaian sumur bor dan tempat wudhu di Masjid Raya Koto Tengah Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. 

Kedua, peresmian pemanfaatan sistem air bersih serta kick off pembangunan mushala di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.

Mahyeldi menjelaskan, kedua kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kolaboratif pemerintah bersama lembaga kemanusiaan Human Initiative untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana pada akhir tahun lalu.

“Program ini menjadi bentuk nyata kepedulian bersama dalam membantu masyarakat bangkit pascabencana, terutama melalui penyediaan fasilitas dasar dan sarana ibadah,” ujar Mahyeldi.

Ia menegaskan, pembangunan fasilitas sosial dan keagamaan memiliki nilai strategis dalam memperkuat kehidupan masyarakat yang harmonis, religius, dan berdaya.

“Dukungan berbagai pihak terhadap pembangunan fasilitas publik seperti rumah ibadah merupakan wujud nyata bahwa masyarakat terdampak tidak sendiri. Kami berharap kunjungan kerja Menteri ini semakin mempererat kolaborasi pusat dan daerah dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Dalam penyambutan tersebut, Gubernur turut didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbar, Firdaus Firman, beserta sejumlah jajaran terkait lainnya. (adpsb/rmz/bud)

Lolos ke Asian Ethnic Got Talent 2026, Siswa SD Asal Sijunjung Raif Anaqie Harapkan Dukungan Berbagai Pihak    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

Lolos ke Asian Ethnic Got Talent 2026, Siswa SD Asal Sijunjung Raif Anaqie Harapkan Dukungan Berbagai Pihak
Raif Anaqie, siswa kelas V SD Negeri 09 Koto Tuo Lubuk Tarok, berhasil lolos dan akan mewakili Sumatera Barat pada ajang internasional Asian Ethnic Got Talent 2026 yang akan digelar di Jakarta pada 26–28 Juni 2026. (Foto/Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kabar membanggakan datang dari Jorong Koto Tuo, Nagari Lubuk Tarok, Kecamatan Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Raif Anaqie, siswa kelas V SD Negeri 09 Koto Tuo Lubuk Tarok, berhasil lolos dan akan mewakili Sumatera Barat pada ajang internasional Asian Ethnic Got Talent 2026 yang akan digelar di Jakarta pada 26–28 Juni 2026.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Inter Model Management tersebut akan diikuti peserta dari tujuh negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Timor-Leste, dan Filipina. Ajang ini mempertandingkan berbagai kategori, antara lain modeling, menyanyi, dan menari, untuk peserta anak-anak maupun dewasa.

Raif merupakan putra dari Liswat Candra dan Dilla Oktriska, S.Keb., warga Jorong Koto Tuo. Ayahnya bekerja sebagai wiraswasta, sedangkan sang ibu bertugas sebagai bidan di Puskesmas Lubuk Tarok.

Kesempatan tampil di panggung internasional itu diperoleh Raif setelah sukses mengikuti audisi yang digelar pada 2 Mei 2026 di Cafe Adi Skotang, Kota Solok.

Keberhasilan tersebut menjadi langkah besar bagi Raif untuk menunjukkan bakatnya di bidang tarik suara sekaligus membawa nama Kabupaten Sijunjung dan Sumatera Barat ke tingkat internasional.

Namun di balik prestasi yang membanggakan itu, keluarga Raif menghadapi kendala biaya perjalanan dan akomodasi menuju Jakarta. 

Karena itu, Raif dan orang tuanya berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Sijunjung, Kepolisian Resor Sijunjung, Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Sanjung Buana, cabang Bank Nagari, Bank Rakyat Indonesia, serta para donatur yang ingin membantu tanpa ikatan.

Lahir pada 13 Oktober 2014, Raif dikenal sebagai anak yang kreatif dan memiliki sederet prestasi di bidang seni dan keagamaan. Beberapa penghargaan yang telah diraihnya antara lain:

Juara III MTQ Cabang Tilawah Anak-anak Tingkat Kabupaten Sijunjung Tahun 2024;

Juara Harapan III Solo Song PA-TK-SD Competition Festival Pusako Panai se-Sumatera Barat Tahun 2025;

Juara III Solo Song Festival Kamri Kabupaten Sijunjung Tahun 2025;

Juara I MTQ Tilawah Anak-anak Tingkat Kecamatan Lubuk Tarok Tahun 2024;

Juara I MTQ Tartil Anak-anak Tingkat Nagari Lubuk Tarok Tahun 2025;

Juara I MTQ Cabang BQ Putra Anak-anak Tingkat TK Nagari Lubuk Tarok.

Meski aktif mengembangkan bakat di dunia tarik suara, Raif memiliki cita-cita besar untuk menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia.

Keikutsertaan Raif dalam Asian Ethnic Got Talent 2026 menjadi bukti bahwa anak-anak dari daerah memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat internasional. 

Dukungan dari pemerintah, dunia usaha, lembaga perbankan, dan masyarakat luas diharapkan dapat membantu mewujudkan langkah Raif menuju panggung Asia sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Sijunjung dan Sumatera Barat.

Bagi pihak yang ingin memberikan dukungan, orang tua Raif dapat dihubungi melalui WhatsApp di nomor 0813-7402-6734. (*) 

Pewarta: marjafri

KPU Tanah Datar Mengajar, Ajak Siswa SMA 2 Batusangkar Aktif sebagai Pemilih Pemula    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

KPU Tanah Datar Mengajar, Ajak Siswa SMA 2 Batusangkar Aktif sebagai Pemilih Pemula
Program bertajuk KPU Tanah Datar Mengajar ini mengajak siswa-siswa SMA atau pemilih pemula untuk aktif dalam pemilu dan demokrasi. (Foto/Humas KPU Tanah Datar). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanah Datar melaksanakan pendidikan pemilih untuk pemilih pemula ke SMA Negeri 2 Batusangkar.

Program bertajuk KPU Tanah Datar Mengajar ini mengajak siswa-siswa SMA atau pemilih pemula untuk aktif dalam pemilu dan demokrasi.

"Pendidikan pemilih merupakan kegiatan yang terus dilakukan secara berkelanjutan di masa non tahapan ini. Kali ini sasaran kita pemilih pemula melalui KPU Tanah Datar Mengajar," ujar Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Tanah Datar, Gusriyono, usai mengajar di SMA 2 Batusangkar, Rabu (13/5/2026).

Disampaikannya, dalam program pendidikan pemilih ini, KPU Tanah Datar masuk kelas dan melakukan pembelajaran tatap muka dengan para siswa.

Kemudian, menyampaikan materi terkait pemilu dan demokrasi serta berdiskusi, sebagaimana pelajaran di kelas umumnya.

"Pada umumnya, para siswa ini sudah memiliki KTP atau berusia 17 tahun. Artinya, mereka sudah terdaftar sebagai pemilih untuk pemilu tahun 2029 nanti. Dari itu, kita mengajak pemilih pemula ini untuk aktif dalam mengulik berbagai informasi tentang perkembangan pemilu dan demokrasi di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan mereka menjadi pemilih pemula yang cerdas dan berintegritas," ungkap Gusriyono.

Hal ini juga sejalan dengan harapan, impian dan imajinasi para siswa SMA 2 Batusangkar terhadap Indonesia masa depan.

"Impian saya terhadap Indonesia masa depan, suksesnya program Indonesia emas pada tahun 2045 buat kami gen z dan generasi-generasi berikutnya," kata Ochtadira Qurrata, pelajar SMA 2 Batusangkar.

Pelajar lainnya, Syamil Basayev, juga berharap Indonesia terhindar dari pemimpin yang menggunakan kekuasaan untuk menjalankan kepentingan kelompok/pribadi.

"Semoga rakyat Indonesia bisa menikmati dan mengolah sumber daya alam milik Indonesia sendiri, tanpa campur tangan warga negara asing. Sehingga rakyat Indonesia dapat hidup sejahtera," pungkasnya. (*)

Sebanyak 16 Titik DI Akan Jadi Fokus Utama Pengerjaan Fisik Permanen, Ini Penjelasan Kadis PUPR Kota Padang    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

Sebanyak 16 Titik DI Akan Jadi Fokus Utama Pengerjaan Fisik Permanen, Ini Penjelasan Kadis PUPR Kota Padang
Berdasarkan perencanaan teknis, sebanyak 16 titik daerah irigasi akan menjadi fokus utama pengerjaan fisik permanen di Kota Padang. (Foto/Taufik). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menindaklanjuti instruksi Wali Kota Padang Fadly Amran, untuk melakukan percepatan pemulihan infrastruktur daerah irigasi pascabencana.

Pengerjaan fisik secara permanen ditargetkan sudah dapat dilaksanakan mulai pertengahan Juli 2026 mendatang. Langkah ini diambil guna memastikan masyarakat, terutama para petani, tidak lagi merasakan dampak bencana yang berkepanjangan terhadap lahan produktif mereka.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, menegaskan bahwa perbaikan ini merupakan bagian dari arahan Wali Kota Padang agar dilakukan percepatan pembangunan kembali infrastruktur yang rusak.

"Tujuannya supaya masyarakat terdampak tidak merasakan lagi kondisi bencana sebelumnya, dan infrastruktur yang rusak bisa segera diperbaiki," ujar Malvi Hendri, Rabu (13/5/2026).

Berdasarkan perencanaan teknis, sebanyak 16 titik daerah irigasi akan menjadi fokus utama pengerjaan fisik permanen yang mencakup:

Bendung Limau Manis; Rekonstruksi Bendung Beringin (meliputi wilayah Lubuk Sarik, Beringin, dan Lubuk Hantu); Bendung D.I. Kapalo Hilalang; Bendung D.I. Sei Latung; Bendung D.I. Sei Guo. 

Bendung Rasak Bungo; Bendung Koto Lalang;

Rekonstruksi Bendung Batu Busuk (wilayah Sungkai I dan Pasa Lalang); D.I. Lubuk Lagan, D.I. Guo Atas, D.I. Lubuk Minturun, D.I. Lubuk Laweh; serta D.I. Lolo dan D.I. Lolo 2.

Saat ini, Dinas PUPR Kota Padang tengah merampungkan tahap perencanaan yang ditargetkan selesai pada akhir Mei ini. 

Hal tersebut dilakukan agar proses pengadaan dapat segera dilaksanakan dan kontrak kerja ditandatangani pada minggu kedua Juli.

"Penanganan sebelumnya telah dilakukan melalui skema Operasional dan Pemeliharaan (OP) sebagai langkah sementara agar air tetap mengalir. Namun, untuk pengerjaan permanen ditargetkan sudah mulai berjalan sepenuhnya pada pertengahan Juli mendatang," katanya.

Guna mendukung instruksi percepatan tersebut, Pemkot Padang telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp226 miliar yang difokuskan untuk memulihkan produktivitas masyarakat melalui perbaikan infrastruktur jalan, drainase, dan irigasi. (Taufik)

Devi Diany Termasuk dari 5 Pemenang Favorit, Ini Daftar Pemuncak Lomba Penulisan Jurnalistik Bank Nagari 2026    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

Devi Diany Termasuk dari 5 Pemenang Favorit, Ini Daftar Pemuncak Lomba Penulisan Jurnalistik Bank Nagari 2026
Direktur Keuangan Bank Nagari, Roni Edrian dalam kesempatan itu mengapresiasi para juara lomba penulisan jurnalistik 2026 yang merupakan Kerjasama Bank Nagari dan PWI Sumbar. (Foto/Widya Navies). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Bank Nagari mengumumkan para pemenang lomba penulisan jurnalistik 2026, Rabu (13/5). Kegiatan ini merupakan rangkaian  kegiatan HUT Bank Nagari ke-64 bertemakan"“Peduli, Bertumbuh, dan Integritas".

Direktur Keuangan Bank Nagari, Roni Edrian dalam kesempatan itu mengapresiasi para juara lomba penulisan jurnalistik 2026 yang merupakan Kerjasama Bank Nagari dan PWI Sumbar.

Dalam kegiatan yang dipusatkan di Ruang Pertemuan Lt. IV Kantor Pusat Bank Nagari di Jl. Pemuda No.21, Padang, yang dihadiri Yosviandri Asril, Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan yang juga bertindak  sebagai Wakil Ketua Pelaksana HUT ke-64 Bank Nagari, Humas Bank Nagari Fefri Doni dan sejumlah Panitia HUT Bank Nagari ke-64, Roni Edrian melihat lomba karya jurnalistik ini merupakan bagian dari upaya Bank nagari menyelenggarakan literasi perbankan/keuangan adalah rangkaian pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan yang mempengaruhi sikap serta perilaku untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan pengelolaan keuangan pribadi. 

Hal ini mencakup pemahaman tentang produk/jasa bank, perencanaan keuangan, manajemen utang, menabung, serta investasi untuk mencapai kesejahteraan finansial.

Menurutnya, lomba tersebut juga merupakan atensi Bank Nagari kepada para jurnalis Sumatera Barat dalam rangka menyalurkan minat dan bakat.

“Selamat kepada pemenang. Terima kasih atas karya terbaiknya,” katanya.
Para Pemenang
Dewan Juri yang terdiri dari Prof.Dr. Syafruddin Karimi, SE,MA (Ketua merangkap Anggota),  Hasril Chaniago (Wakil Ketua merangkap Anggota.                                                                                          

Soesilo Abadi Piliang (Sekretaris merangkap Anggota)  dalam Surat Keputusan 2 Mei 2026 menetapkan sejumlah  pemenang lomba penulisan jurnalistik kategori feature), yaitu: Juara 1 diraih Fajril Mubarak  dari  Arunala.com dengan judul feature “Dibalik Sentuhan Layar Ada Bank Nagari yang Menjaga”

Juara 2 diraih Afrianita dari Harian Haluan dengan judul “Berkat KUR MaRandang Bank Nagari, Masyarakat Selamat dari Jerat Lintah Darat”.

Sedangkan juara 3 diperoleh Zulia Yandani dari Topikini.com dengan judul “ Di Balik Ganasnya Ombak Mentawai, Ada Bank Nagari yang tak Pernah Absen.

Di samping itu terdapat 5 pemenang harapan atau favorit, yakni Qadri Hayatul M dari Kabarminang.com, Devi Diany – Khaziminang.com, Holy Adib dari Sumbarkita.id, Lenggogeni dari Topsatu.com, serta Melda Riani juga dari Topsatu.com.

Menurut Dewan Juri, penilaian karya penulisan jurnalistik berdasarkan kriteria penilaian: Penulisan harus sesuai dengan tema HUT Bank Nagari ke-64 "“Peduli, Bertumbuh, dan Integritas", ide, kedalaman analisis atau substansi,  tata bahasa serta serta struktur penulisan. 

Seluruh pemenang lomba tersebut mendapatkan hadiah uang tunai dan sertifikat penghargaan. (*)

Kehadiran Sumur Bor dan Tempat Wudhu di Masjid Raya Kanagarian Koto Tangah Dapat Tingkatkan Kenyamanan Jemaah dalam Beribadah    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

Kehadiran Sumur Bor dan Tempat Wudhu di Masjid Raya Kanagarian Koto Tangah Dapat Tingkatkan Kenyamanan Jemaah dalam Beribadah
Peresmian dilakukan oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, didampingi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Presiden Human Initiative Tomy Hendrajati. (Foto/Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir menghadiri peresmian pembangunan sumur bor dan tempat wudhu di Masjid Raya Kanagarian Koto Tangah, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (14/5/2026). 

Peresmian dilakukan oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, didampingi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Presiden Human Initiative Tomy Hendrajati.

Maigus Nasir turut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan fasilitas yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar, terutama jemaah masjid. 

"Kehadiran sumur bor dan tempat wudhu ini tentu dapat meningkatkan kenyamanan jemaah dalam beribadah sekaligus memenuhi kebutuhan air bersih di lingkungan masjid,” ujar Maigus Nasir. 

Wakil Wali Kota Padang yang juga ulama ini berharap fasilitas tersebut dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sekitar.

“Keberadaan sarana ibadah dan fasilitas pendukungnya yang memadai akan mendukung aktivitas keagamaan sekaligus mempererat kebersamaan warga. Karena itu, kami berterima kasih kepada Human Initiative yang telah membantu pembangunan sumur bor dan tempat wudhu di Masjid Raya Koto Tangah ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli menilai program tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penyediaan fasilitas ibadah yang layak dan memadai.

“Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan memberi kenyamanan bagi jemaah dalam beribadah. Semoga program ini menjadi contoh semangat gotong royong dan kolaborasi berbagai pihak dalam membantu kebutuhan masyarakat,” kata Yassierli.

Di kesempatan yang sama, Presiden Human Initiative Tomy Hendrajati menjelaskan program tersebut meliputi pembangunan sumur bor sedalam 50 meter dan satu unit tempat wudhu untuk menunjang kebutuhan jemaah Masjid Raya Kanagarian Koto Tangah.

“Total nilai program mencapai Rp120 juta dan diperkirakan memberi manfaat bagi sekitar 1.000 masyarakat di sekitar masjid,” jelasnya di penghujung acara yang juga dirangkai dengan penyerahan simbolis bantuan program dan paket sembako kepada masyarakat sekitar. (RM/BT/Prokopim)

Kadis Kominfo Kota Payakumbuh Kurniawan Syah Putra Berikan Arahan Saat Pelatihan PKA Bagi ASN    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

Kadis Kominfo Kota Payakumbuh Kurniawan Syah Putra Berikan Arahan Saat Pelatihan PKA Bagi ASN
Rapat persiapan proyek perubahan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Payakumbuh di Aula Josrizal Zain Balai Kota Payakumbuh, Rabu (13/05/2026). (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Payakumbuh Kurniawan Syah Putra memberikan arahan strategis dalam rapat persiapan proyek perubahan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Payakumbuh di Aula Josrizal Zain Balai Kota Payakumbuh, Rabu (13/05/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kurniawan Syah Putra didampingi Sekretaris Dinas Kominfo Armein Busra serta Kepala Bidang E-Government Muhammad Fiqy Efka. Kehadiran jajaran pimpinan tersebut menegaskan komitmen Dinas Kominfo dalam mendukung pembinaan dan penguatan kapasitas kepemimpinan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh.

Rapat persiapan tersebut diselenggarakan sebagai langkah awal sebelum peserta memasuki tahapan inti Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) yang bertujuan memperkuat pemahaman peserta terkait penyusunan dan pelaksanaan proyek perubahan sebagai salah satu komponen penting dalam penilaian pendidikan kepemimpinan tingkat menengah.

Dalam arahannya, Kurniawan menegaskan proyek perubahan tidak boleh dipandang hanya sebagai pemenuhan syarat administratif pelatihan, tetapi mampu menghadirkan inovasi nyata yang memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pelayanan publik maupun kinerja perangkat daerah.

“Proyek perubahan yang disusun harus memiliki manfaat yang jelas bagi masyarakat, terukur, dan dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan kerja masing-masing, sebagaimana hal ini selalu ditekankan Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta” ujar Kurniawan Syah Putra.

Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi sebagai pendukung utama inovasi pelayanan pemerintahan.

Menurutnya, transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan yang harus dipahami dan diimplementasikan oleh seluruh ASN dalam menghadapi perkembangan zaman dan tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis.

“Inovasi terus berkelanjutan dan aplikasi yang dibuat harus benar-benar digunakan serta memberi dampak nyata dalam pelayanan bagi masyarakat,” tegasnya.

Kurniawan mengingatkan agar tidak terjebak pada inovasi yang hanya baik secara konsep, namun tidak memberikan manfaat nyata dalam implementasi di lapangan.

Rapat persiapan tersebut diikuti peserta dari sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Kominfo, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, BKPSDM, serta Dinas Lingkungan Hidup.

Keterlibatan berbagai perangkat daerah tersebut mencerminkan semangat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pengembangan kepemimpinan dan inovasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh.

Melalui kegiatan itu, Kurniawan berharap peserta PKA mampu menghasilkan gagasan inovatif yang dapat diterapkan secara nyata guna meningkatkan tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Selamat mengikuti PKA. Semoga seluruh peserta mampu menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi organisasi dan masyarakat Kota Payakumbuh,” pungkasnya. (HM)

Sertifikasi Kompetensi Bukan Sekadar Proses Administratif    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

Sertifikasi Kompetensi Bukan Sekadar Proses Administratif
Afriansyah saat menghadiri Penyaksian Awal Uji Kompetensi (witness) dan Penguatan Sistem Sertifikasi Kompetensi TNI Angkatan Laut di Jakarta, Rabu (13/5/2026). (Foto/Kemenaker). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan bahwa Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) memiliki peran penting sebagai acuan dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di berbagai sektor, termasuk bidang pertahanan dan keamanan maritim.

Ia menekankan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan instrumen strategis untuk memastikan tenaga kerja memiliki kemampuan yang terukur, profesional, dan sesuai kebutuhan organisasi modern.

“Sertifikasi kompetensi bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian dari sistem penjaminan mutu nasional untuk memastikan setiap personel memiliki kapasitas yang terukur, profesional, adaptif, dan memenuhi standar kebutuhan organisasi modern,” ujar Afriansyah saat menghadiri Penyaksian Awal Uji Kompetensi (witness) dan Penguatan Sistem Sertifikasi Kompetensi TNI Angkatan Laut di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Ia menjelaskan, peningkatan kualitas sertifikasi menjadi langkah penting dalam menyiapkan SDM maritim yang andal di tengah dinamika geopolitik global dan pesatnya perkembangan teknologi. Kondisi tersebut menuntut personel TNI Angkatan Laut memiliki kompetensi yang relevan, disiplin tinggi, serta kesiapan menghadapi tantangan baru.

Afriansyah menambahkan, posisi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia menjadikan wilayah maritim memiliki peran strategis, baik bagi pertahanan negara maupun aktivitas ekonomi dan perdagangan internasional.

“Wilayah maritim Indonesia merupakan ruang vital yang harus dijaga bersama. Karena itu dibutuhkan sistem pertahanan maritim yang kuat, modern, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi kolaborasi TNI Angkatan Laut bersama Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) TNI AL dalam penguatan sistem sertifikasi berbasis standar profesi.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, industri, dan lembaga sertifikasi dalam mencetak SDM yang mampu bersaing secara global.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi langkah konkret dalam menyiapkan SDM unggul menuju visi Indonesia Emas,” pungkasnya. (*) 

Sumber: Biro Humas Kemnaker

Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh Jadikan ZI Menuju WBK WBBM Langkah Perkuat Reformasi Burokrasi    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh Jadikan ZI Menuju WBK WBBM Langkah Perkuat Reformasi Burokrasi
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh M. Faizal., dihadapan peserta acara, Rabu (13/05/2026). (Foto/Hermiko). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh menjadikan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sebagai langkah memperkuat reformasi birokrasi serta membangun pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, Rabu (13/05/2026).

“Zona Integritas memiliki peran strategis dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan efisien. Hal ini sejalan dengan arahan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta yang menegaskan komitmen Pemko Payakumbuh dalam memperkuat reformasi birokrasi melalui pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM di seluruh perangkat daerah" kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh M. Faizal.

Menurutnya, komitmen tersebut diharapkan mampu menumbuhkan budaya kerja yang anti korupsi dan berorientasi pada pelayanan masyarakat, khususnya di lingkungan Dinas Koperasi dan UKM.

Faisal menjelaskan pembangunan Zona Integritas menitikberatkan pada perubahan pola pikir dan budaya kerja aparatur agar lebih disiplin, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia menyebut pembangunan ZI juga mendorong lahirnya unit kerja percontohan menuju WBK dan WBBM yang nantinya dapat menjadi model penerapan reformasi birokrasi di lingkungan perangkat daerah lainnya.

“Perubahan mindset dan culture set menjadi langkah utama agar reformasi birokrasi berjalan lebih cepat dan berkelanjutan. ASN harus memiliki semangat melayani, bukan dilayani,” katanya.

Selain mendorong perubahan budaya kerja, pembangunan Zona Integritas juga diarahkan untuk meningkatkan pengawasan internal dan memperkuat akuntabilitas kinerja organisasi.

“Kita ingin Dinas Koperasi dan UKM menjadi bagian dari akselerator reformasi birokrasi di Kota Payakumbuh. Dengan komitmen bersama, kita yakin perubahan positif akan terjadi lebih cepat dan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik,” kata Faizal.

Ia menambahkan pembangunan Zona Integritas juga menjadi upaya memperkuat integritas aparatur dalam mendukung pelayanan kepada koperasi dan pelaku UMKM.

Menurutnya, pelayanan yang transparan dan akuntabel akan menciptakan iklim usaha yang lebih sehat dan produktif.

“Zona Integritas harus menjadi budaya kerja, bukan sekadar program. Ketika integritas, profesionalisme, dan pelayanan prima tumbuh di setiap ASN, maka kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi juga akan semakin kuat,” pungkasnya.

Pencanangan pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM itu dirangkai dengan penandatanganan komitmen bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di di lingkungan Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh.

Kegiatan itu turut dihadiri Inspektur Kota Payakumbuh Dr. Syahrir, SH, MH, CGCAE serta mitra kerja seperti Dekopinda dan UMKM Badunsanak.

Kehadiran seluruh unsur tersebut memperlihatkan kolaborasi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik bagi masyarakat dan pelaku UMKM di Kota Payakumbuh.

“Pembangunan Zona Integritas bukan hanya memenuhi administrasi, tetapi bagaimana seluruh ASN mampu menghadirkan pelayanan yang profesional, cepat, dan bebas dari praktik korupsi,” ujar Inspektur Kota Payakumbuh Dr. Syahrir.

Langkah tersebut, lanjut Dr. Syahrir dinilai penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi pemerintah daerah.(HM)