HEADLINE
Polres Batu Bara Kembali Distribusikan 83,7 Ton Jagung ke Bulog Asahan, Dukung Ketahanan Pangan Nasional    
Rabu, Maret 11, 2026

On Rabu, Maret 11, 2026

Polres Batu Bara Kembali Distribusikan 83,7 Ton Jagung ke Bulog Asahan, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Total pengiriman jagung mencapai 83,702 ton dengan kadar air rata-rata 11,9 persen. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Rabu, 11 Maret 2026, Polres Batu Bara melaporkan pendistribusian hasil panen jagung dari wilayah hukum mereka ke Gudang Bulog Asahan. 

Total pengiriman jagung mencapai 83,702 ton dengan kadar air rata-rata 11,9 persen, sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan dan ekonomi petani lokal.

Pengiriman dilakukan oleh beberapa polsek jajaran dengan rincian sebagai berikut: Polres Batu Bara mengirimkan 44,044 ton, Polsek Indrapura 19,963 ton, Polsek Lima Puluh 8,986 ton, Polsek Medang Deras 5,570 ton, dan Polsek Labuhan Ruku 5,139 ton. 

Pengiriman dari Polsek Indrapura tiba di Bulog Asahan pukul 13.40 WIB dan didampingi oleh Kanit Samapta Polsek Indrapura, IPDA Gomgoman Sinaga.

Kabag SDM Polres Batu Bara, Kompol D. Harahap, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara kepolisian dan Bulog untuk memastikan hasil panen petani dapat tersalurkan dengan baik sekaligus menjaga stabilitas harga dan persediaan bahan pokok di wilayah Sumatera Utara.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional dengan memastikan distribusi hasil panen berjalan lancar dan sesuai standar,” ujar Kompol D. Harahap

Distribusi jagung ini diharapkan memberikan dampak positif bagi petani serta membantu pemerintah dalam mengamankan pasokan pangan menjelang bulan-bulan penting ke depan. (*) 

Laporan: Herman Manurung

Gubernur Mahyeldi Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah Warga Kurang Mampu di Luhak Nan Duo Pasaman Barat    
Rabu, Maret 11, 2026

On Rabu, Maret 11, 2026

Gubernur Mahyeldi Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah Warga Kurang Mampu di Luhak Nan Duo Pasaman Barat
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mengunjungi rumah seorang warga kurang mampu. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Di sela rangkaian Safari Ramadan, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mengunjungi rumah seorang warga kurang mampu di Pasar Paneh, Jorong Kapar Selatan, Nagari Kapa, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Rabu (11/3/2026). Pada kesempatan tersebut, Gubernur menyerahkan bantuan perbaikan rumah sebesar Rp25 juta untuk membantu keluarga tersebut merenovasi huniannya agar menjadi lebih layak.

Bantuan itu diberikan kepada Jhon Ervan (36), seorang satpam di salah satu perusahaan di Pasaman Barat. Ia tinggal bersama istrinya, Elvi Novia (35), yang sehari-hari mengajar mengaji, serta dua orang anaknya yang masih kecil, salah satunya mengalami kondisi stunting. Berdasarkan hasil peninjauan Tim Safari Ramadan, kondisi rumah yang ditempati keluarga tersebut dinilai cukup memprihatinkan dan membutuhkan perbaikan segera. Atap rumah banyak yang bocor, sementara sebagian dinding kayu sudah lapuk dimakan usia sehingga rumah tersebut tidak lagi layak huni.

Melihat kondisi tersebut, Gubernur Mahyeldi menyerahkan bantuan perbaikan rumah sebesar Rp25 juta yang bersumber dari program Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumbar.

Selain bantuan perbaikan rumah, keluarga Jhon Ervan juga menerima bantuan tambahan sebesar Rp2,5 juta dari Bank Nagari serta bantuan sembako dan bahan makanan untuk kebutuhan berbuka puasa. “Kedatangan kami ke sini untuk melihat langsung kondisi rumah Pak Jhon Ervan. Setelah kita lihat, rumah ini memang layak untuk dibantu agar keluarga dapat tinggal lebih aman dan nyaman,” ujar Mahyeldi.

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memperbaiki rumah sehingga keluarga tersebut dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan layak. “Kita berharap bantuan ini bisa menjadi berkah di bulan Ramadan dan membantu keluarga ini memiliki tempat tinggal yang lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Jhon Ervan bersama istrinya mengungkapkan rasa haru dan syukur atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah provinsi. Ia mengaku tidak pernah membayangkan rumah sederhananya akan dikunjungi langsung oleh Gubernur. “Terima kasih Pak Gubernur. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, benar-benar menjadi berkah di bulan Ramadan. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan ini,” ujarnya dengan haru.

Kunjungan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat yang tergabung dalam Tim Safari Ramadan Gubernur Sumbar, di antaranya Staf Ahli Gubernur, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas DP3AP2KB, Direktur Utama RS Ahmad Muchtar Bukittinggi, serta perwakilan kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar. (adpsb/nov/bud)

Kebijakan Pembatasan Penerimaan Mahasiswa PTN menjadi Harapan Baru Bagi Keberlangsungan PTS    
Rabu, Maret 11, 2026

On Rabu, Maret 11, 2026

Kebijakan Pembatasan Penerimaan Mahasiswa PTN menjadi Harapan Baru Bagi Keberlangsungan PTS
Wakil Rektor Universitas Paramadina, Dr. Handi Risza. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Rencana Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk membatasi jumlah penerimaan mahasiswa baru (maba) jenjang S1 di Perguruan Tinggi Negeri (PTN), khususnya bagi kampus berstatus Badan Hukum (PTN-BH), mendapat dukungan penuh dari kalangan akademisi swasta.

Kebijakan ini dinilai sebagai langkah konkret untuk menjaga ekosistem pendidikan tinggi yang lebih sehat dan berkeadilan.

Wakil Rektor Universitas Paramadina, Dr. Handi Risza, menyatakan bahwa langkah pemerintah tersebut merupakan "angin segar" bagi keberlangsungan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia. 

Menurutnya, dominasi PTN dalam menyerap mahasiswa selama ini telah menciptakan ketimpangan beban operasional dan kualitas antara kampus negeri dan swasta.

Handi memaparkan data yang cukup kontras mengenai rasio mahasiswa di Indonesia. Berdasarkan data BPS, saat ini 127 PTN menampung sekitar 4,4 juta mahasiswa, yang berarti rata-rata satu PTN membina 34.712 mahasiswa. 

Sementara itu, 2.713 PTS di Indonesia hanya menampung 4,8 juta mahasiswa, dengan rata-rata hanya 1.781 mahasiswa per kampus.

Kondisi ini semakin diperparah dengan tren penurunan jumlah mahasiswa baru di sektor swasta. 

Handi mengungkapkan bahwa saat ini banyak PTS yang mengalami penurunan pendaftar hingga 20%—30%, bahkan beberapa di antaranya sudah tidak lagi menerima mahasiswa baru.

"Beban berat operasional kampus yang ditanggung PTS akan sangat berdampak pada peningkatan kualitas dan keberlangsungan PTS. Oleh sebab itu, perlu intervensi pemerintah untuk mengatasi hal tersebut, salah satunya dengan pembatasan penerimaan mahasiswa baru PTN," ujar Dr. Handi Risza dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/3/2026).

Selain pembatasan kuota, Handi juga mendorong Kemdiktisaintek untuk melakukan terobosan dalam aspek pembiayaan. 

Ia menyoroti bahwa selama ini Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) hanya dinikmati oleh kampus negeri, padahal PTS memiliki tanggung jawab konstitusional yang sama dalam mencerdaskan bangsa.

Ia mengusulkan agar pemerintah mulai mempertimbangkan pemberian Bantuan Operasional Perguruan Tinggi (BOPT) bagi PTS. 

Menurutnya, kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban operasional kampus swasta serta menekan biaya pendidikan bagi mahasiswa dengan prinsip keadilan yang setara.

Sebelumnya, Direktur Kelembagaan Kemdiktisaintek, Prof. Mukhamad Najib, Ph.D., telah mengonfirmasi bahwa rencana pembatasan kuota S1 di PTN-BH memang masuk dalam agenda kementerian. 

Hal ini bertujuan agar PTN-BH dapat lebih fokus pada penguatan riset dan program pascasarjana (S2 dan S3), sementara porsi pendidikan sarjana (S1) dapat terdistribusi lebih merata ke perguruan tinggi lainnya.

Handi Risza menegaskan bahwa keberpihakan pemerintah sangat dinantikan saat ini. Tanpa adanya intervensi berupa pembatasan jumlah maupun jangka waktu penerimaan di PTN, keberlangsungan banyak PTS di Indonesia berada dalam posisi yang terancam. (*)

Wawako Maigus Nasir Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Kelurahan Lubuk Buaya    
Rabu, Maret 11, 2026

On Rabu, Maret 11, 2026

Wawako Maigus Nasir Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Kelurahan Lubuk Buaya
Wakil Wali Kota Maigus Nasir. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Maigus Nasir menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Rabu (11/3/2026).

Kebakaran yang terjadi pada 2 Maret 2026 tersebut menghanguskan satu unit rumah milik Candra Dinata. Saat peristiwa terjadi, rumah tersebut ditempati oleh penyewa, yakni Sepri Tendra.

Maigus Nasir menyerahkan bantuan secara langsung kepada para korban sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota Padang terhadap warga yang tertimpa musibah.

Bantuan yang diberikan kepada pemilik rumah, Candra Dinata, sebesar Rp10 juta. Sementara itu, penyewa rumah, Sepri Tendra, menerima bantuan sebesar Rp5 juta.

Selain bantuan dari Pemerintah Kota Padang, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang juga turut memberikan bantuan tambahan sebesar Rp1,5 juta kepada masing-masing korban.

Maigus Nasir mengatakan, pemerintah daerah akan terus hadir memberikan perhatian kepada masyarakat yang mengalami musibah. “Kami dari Pemerintah Kota Padang turut prihatin atas musibah kebakaran yang dialami warga. Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban para korban,” ujarnya.

Ia juga berharap para korban tetap tabah dan dapat segera bangkit setelah peristiwa tersebut. “Mudah-mudahan para korban diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi ujian ini, serta dapat kembali menata kehidupan seperti sediakala,” tambah Maigus Nasir. (*)

Wawako Maigus Nasir Buka Remaja Masjid Agung Nurul Iman (REMNI) Festival 2026    
Rabu, Maret 11, 2026

On Rabu, Maret 11, 2026

Wawako Maigus Nasir Buka Remaja Masjid Agung Nurul Iman (REMNI) Festival 2026
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi membuka Remaja Masjid Agung Nurul Iman (REMNI) Festival 2026, yang digelar di Lantai II Masjid Agung Nurul Iman, Selasa (10/3/2026).

Festival yang mengusung tema “Mewujudkan Padang Juara” itu diikuti oleh 138 peserta didik tingkat SMP/sederajat dari berbagai sekolah di Kota Padang. Kegiatan berlangsung selama 10-12 Maret 2026 dengan mempertandingkan tiga cabang lomba, yakni lomba pidato, ranking I, dan poster digital.

Maigus Nasir mengungkapkan rasa bangganya kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Ia menilai festival ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Padang dalam membangun generasi muda yang berkarakter dan berakhlak mulia. “Gerakan seperti ini sejalan dengan visi Pemko Padang dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keagamaan dan akhlak,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemko Padang berkomitmen mendukung REMNI Festival menjadi program tahunan, sehingga mampu melahirkan generasi muda unggul yang selaras dengan Program Unggulan (Progul) Padang Juara. “Insya Allah kegiatan ini akan terus kita dorong agar menjadi agenda rutin Pemerintah Kota Padang dalam menyiapkan generasi terbaik menuju Padang Juara,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang, Edy Oktafiandi, menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan REMNI Festival. 

“Festival seperti ini sangat penting untuk terus didukung karena menjadi ruang bagi siswa-siswi mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan,” ujarnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova. Ia menilai kegiatan ini merupakan bentuk sinergi yang baik antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang dengan Kemenag Kota Padang yang telah terjalin selama tiga tahun terakhir. (*)

Wako Fadly Amran Hadiri Pelantikan Komandan Menwa Pagaruyuang Sumbar    
Rabu, Maret 11, 2026

On Rabu, Maret 11, 2026

Wako Fadly Amran Hadiri Pelantikan Komandan Menwa Pagaruyuang Sumbar
Wali Kota Padang Fadly Amran. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri pelantikan Komandan Resimen Mahasiswa (Menwa) Pagaruyuang Sumatera Barat yang digelar di Bagindo Aziz Chan Youth Center, Rabu (11/3/2026).

Letkol. Laut (Purn) Fauzi Bahar resmi dilantik sebagai Komandan Resimen Mahasiswa Pagaruyuang Sumatera Barat. Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Komandan Nasional Resimen Mahasiswa Indonesia yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Riza Patria.

Kegiatan pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur pemerintah daerah, jajaran Resimen Mahasiswa, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Barat.

Wali Kota Padang Fadly Amran juga dikukuhkan sebagai anggota kehormatan Resimen Mahasiswa Pagaruyuang Sumatera Barat. Pengangkatan ini ditandai dengan penyematan medali anggota kehormatan oleh pimpinan Resimen Mahasiswa.

Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas pelantikan kepengurusan Menwa Pagaruyuang serta peran strategis organisasi tersebut dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan berjiwa nasionalisme. “Resimen Mahasiswa memiliki peran penting dalam membina generasi muda yang tangguh, berkarakter, serta memiliki semangat bela negara. Kami berharap Menwa Pagaruyuang terus menjadi wadah pembinaan mahasiswa yang berkontribusi bagi daerah,” ujar Fadly Amran.

Sementara itu, Komandan Nasional Resimen Mahasiswa Indonesia sekaligus Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Riza Patria, berharap kepemimpinan yang baru dapat semakin memperkuat eksistensi Menwa di tengah masyarakat. “Menwa tidak hanya membentuk kedisiplinan dan kepemimpinan bagi mahasiswa, tetapi juga menanamkan nilai kebangsaan dan semangat pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

Komandan Resimen Mahasiswa Pagaruyuang Sumatera Barat yang baru dilantik, Letkol. Laut (Purn) Fauzi Bahar, menyatakan komitmennya untuk memperkuat pembinaan organisasi serta meningkatkan peran Menwa dalam mendukung pembangunan daerah. “Ke depan kita akan memperkuat konsolidasi organisasi serta meningkatkan kualitas pembinaan anggota Menwa agar mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan daerah,” pungkas Wali Kota Padang periode 2004-2014 ini. (*)

Wako Fadly Amran Buka Kegiatan Bina Widya XXIX dan RHB 2026    
Rabu, Maret 11, 2026

On Rabu, Maret 11, 2026

Wako Fadly Amran Buka Kegiatan Bina Widya XXIX dan RHB 2026
Wali Kota Padang, Fadly Amran. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran, membuka secara resmi kegiatan Bina Widya XXIX dan Retret Hidup Berkesadaran (RHB) 2026, di Gedung Sekolah Nasional Plus (SNP) Manjushri, Jalan Muara No. 34-38, Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Wihara Buddha Warman Buddhist Centre Padang bersama Majelis Buddhayana Indonesia Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) ini, diikuti sebanyak 290 siswa beragama Buddha tingkat SD, SMP, dan SMA di Kota Padang.

Fadly Amran mengapresiasi kegiatan pembinaan spiritual tersebut karena sejalan dengan upaya penguatan karakter generasi muda di Kota Padang. “Kami mengapresiasi pelaksanaan Bina Widya dan Retret Hidup Berkesadaran yang digelar bersamaan dengan Pesantren Ramadan bagi siswa Muslim di Kota Padang. Kegiatan ini penting untuk memperkuat karakter generasi muda dan sejalan dengan arah pendidikan nasional dalam membentuk tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat,” ujar Fadly Amran.

Fadly Amran menegaskan Pemerintah Kota Padang akan terus mendorong berbagai program penguatan karakter bagi pelajar melalui kegiatan pembinaan keagamaan lintas agama. Menurutnya, penguatan karakter religius merupakan fondasi penting dalam mempersiapkan generasi emas di masa depan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan pembinaan spiritual ini. Semoga kegiatan ini terus berlanjut untuk melahirkan generasi muda yang berilmu, berdaya saing global, serta menjunjung tinggi nilai budaya dan ajaran agama,” ungkap Wali Kota.

Sementara itu, Ketua Pengurus Harian Wihara Buddha Warman Buddhist Centre Padang, Romo Pandita Sudharma SL, menjelaskan bahwa kegiatan 
Bina Widya XXIX dan RHB tahun ini mengusung tema “Berlatih Hidup Sadar Penuh, Membangun Harmoni, dan Menumbuhkan Semangat Bhakti yang Penuh Welas Asih.”

Ia menyebutkan, untuk kegiatan tingkat SMP dan SMA diikuti 150 peserta yang berlangsung pada 8-13 Maret 2026. Sedangkan tingkat SD diikuti 140 peserta dengan jadwal pelaksanaan 15-18 Maret 2026. "Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan spiritual sekaligus mempererat persaudaraan antar pelajar Buddha dari berbagai sekolah di Kota Padang. Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti berbagai rangkaian aktivitas seperti ceramah Dharma, meditasi, refleksi diri, serta penguatan nilai-nilai spiritual," ungkapnya.

Turut hadir dalam kesempatan itu Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar, Fauzi Bahar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Padang, Salmadanis, dan sejumlah tokoh masyarakat dan unsur terkait lainnya. (*)