HEADLINE
Pemko Pariaman Terima Tong Sampah Terpilah dari PT Semen Padang    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Pemko Pariaman Terima Tong Sampah Terpilah dari PT Semen Padang
Penyerahan dan kunjungan tersebut diterima Wali Kota Pariaman, Yota Balad dan Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi  didampingi Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Afrizal Azhar dan dinas terkait di ruang kerja Wakil Wali Kota Pariaman, Rabu (6/5/2026). (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Pariaman terima sembilan tong sampah terpilah dari PT Semen Padang. 

Penyerahan dan kunjungan tersebut diterima Wali Kota Pariaman, Yota Balad dan Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi  didampingi Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Afrizal Azhar dan dinas terkait di ruang kerja Wakil Wali Kota Pariaman, Rabu (6/5/2026). 

Kunjungan tesebut, menindaklanjuti kerjasama Pemko Pariaman dengan PT Semen Padang dalam pengelolaan sampah.

Kegunaan tong sampah terpilah adalah memisahkan limbah berdasarkan jenisnya baik organik maupun anorganik dari sumbernya. 

Hal ini memudahkan daur ulang, mengoptimalkan pengelolaan sampah, meningkatkan nilai jual sampah, serta menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi menyampaikan  Pemerintah Kota Pariaman serius dalam mengatasi persoalan sampah ini.

“Pemko Pariaman terus berupaya mengatasi permasalahan sampah yang menjadi tantangan besar bagi daerah. Produksi sampah organik dan anorgaik di TPA Tungkal Selatan perhari itu mencapai 45 ton. Namun saat ini, untuk mengatasi volume sampah, sampah ini sebelum masuk ke TPA sudah bisa didaur ulang terlebih dahulu menggunakan mesin pencacah sampah”, ujarnya.

Mulyadi menjelaskan bahwa mesin pencacah sampah yang kita miliki sebanyak tiga buah mesin dan sudah menghasilkan pupuk kompos bernilai ekonomis.

“Mesin pencacah sampah ini berfungsi memperkecil ukuran limbah menjadi potongan kecil untuk mempercepat proses pengomposan. Alat ini meningkatkan efisiensi produksi kompos, mengurangi volume sampah di TPA, serta mengubah limbah daun, ranting, dan sisa makanan menjadi pupuk organik padat/cair yang bernilai ekonomis”, terangnya.

Ia mengatakan  saat ini pupuk hasil dari sampah tersebut sudah kita gunakan dan hasilnya sudah terbukti membuat tanamanan menjadi subur.

“Tetapi saat ini, pupuk yang kita hasilkan dari sampah tersebut belum bisa disalurkan. Dengan kunjungan dari tim PT Semen Padang hari ini, insya Allah minggu depan kita akan melaksanakan MoU dengan PT Semen Padang agar pupuk yang dihasilkan ini bisa dimanfaatkan”, sebutnya.

Ia juga menambahkan kita menginginkan Kota Pariaman bisa menjadi percontohan untuk daerah-daerah di Sumbar dalam pengelolaan sampah ini.

Sementara itu, Staf Alternative Fuel & Raw Material (AFR) atau Bahan Bakar dan Bahan Baku Alternatif PT Semen Padang, Musytaqim Nasra mengatakan  kunjungan ini terkait pengelolaan sampah di Kota Pariaman.

“Informasi dari Pemko Pariaman,  Kota Pariaman memiliki alat pencacah sampah dan sudah ada produk yang dihasilkan. Target kita adalah bagaimana produk tersebut bisa termanfaatkan dan memberikan nilai lebih untuk Kota Pariaman”, ujarnya.

Ia menyampaikan dalam waktu dekat, supaya produk ini bisa disalurkan dengan cepat, maka kita akan melakukan MoU dan perjanjian kerja sama antara PT Semen Padang dengan Pemko Pariaman tentang produk sampah terolah.

“MoU itu nantinya akan dijelaskan apa yang disediakan oleh Pemko Pariaman dan Semen Padang dan pola kerjasamanya juga seperti apa dalam pengolahan sampah tersebut. Di Provinsi Sumbar kalau secepatnya kita melakukan kerja sama, maka MoU dengan Kota Pariaman ini menjadi perdana dalam pengelolaan sampah. Di Sumbar ini yang pertama kita menerima sampah dalam bentuk cacahan atau yang sudah diolah dan bisa langsung dimanfaatkan. Kita berharap dengan MoU nanti, bisa mengurangi atau membantu pengolah sampah di Kota Pariaman dan bisa menjadi percontohan untuk daerah-daerah lainnya”, tutupnya.(ka/at)

Kakan Kemenang Kota Pariaman Berganti, Ini Harapan Wawako    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Kakan Kemenang Kota Pariaman Berganti, Ini Harapan Wawako
Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi menghadiri  pisah sambut dan antar tugas Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Pariaman dari Rinalfi kepada yang baru Edy Oktafiandi di aula Balaikota Pariaman, Rabu (6/5/2026). (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi menghadiri  pisah sambut dan antar tugas Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Pariaman dari Rinalfi kepada yang baru Edy Oktafiandi di aula Balaikota Pariaman, Rabu (6/5/2026).

Kakan Kemenag Kota Pariaman yang baru, Edy Oktafiandi sebelumnya bertugas sebagai Kakan Kemenag Kota Padang. Edy Oktafiandi menggantikan Rinalfi yang berpindah tugas sebagai Kakan Kemenag Kabupaten Agam.

Dalam sambutannya, Mulyadi menyampaikan pergantian kepemimpinan adalah hal yang lumrah dalam organisasi demi penyegaran dan keberlanjutan tugas negara. Setiap pertemuan sudah tentu akan ada perpisahan, namun perpisahan jangan sampai membuat putus silaturahim diantara kita.

“Kolaborasi antara Pemerintah Kota Pariaman dengan Kemenag Kota Pariaman itu penting, karena kita bagian dari perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah. Dengan kolaborasi yang selama ini terjalin hendaknya dapat diperkuat lagi, terutama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat”, ungkapnya.

Mulyadi menyebutkan  Pemko Pariaman mempunyai program yang harus ada kerja sama dengan Kemenag Kota Pariaman untuk  mensukseskan program tersebut.

“Kita mempunyai Program Unggulan (Progul) Satu Rumah Satu Hafidz, Progul  ini bisa berjalan harus ada dukungan dari Kemenag Kota Pariaman. Program ini butuh proses untuk menghasilkannya. Proses inilah yang kita butuhkan dari Kemenag Pariaman”, ulasnya

“Kami bersama Wali Kota Pariaman, Yota Balad konsisten dalam pembinaan di bidang keagaaman. Kita perlu perkuat kegiatan keagamaan agar anak-anak Kota Pariaman melakukan kegiatan-kegiatan yang positif. Untuk itu, kita perlu bantuan dan dukungan dari Kemenag Kota Pariaman agar ini bisa terwujud”, terangnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kakan Kemenang Kota Pariaman yang lama Rinalfi beserta istri selama masa pengabdian di Kota Pariaman. (R/at)

"Salah Urus Sumbar Miskin", Tapi Hari ini, Dony Oskaria Puji Mahyeldi-Vasko    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

"Salah Urus Sumbar Miskin", Tapi Hari ini, Dony Oskaria Puji Mahyeldi-Vasko
Top leader 1000 lebih BUMN  Dony Oskaria yang putra Tanjung Alam itu bikin semua orang takjub. (Foto/Ucok). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Top leader 1000 lebih BUMN  Dony Oskaria yang putra Tanjung Alam itu bikin semua orang takjub.

Pasalnya, soal Sumbar selama Dony Oskaria mengkritik, bahkan mengungkap kalau Sumbar provinsi dengan PE terendah di Sumatra bahkan lima besar PE.terendah di  di Indonesia, Sumbar salah urus miskin, jadi viral.

Tapi, Kamis 7/5-2026, Dony Oskaria angkat jempol alias memuji Mahyeldi-Vasko atas capaian pertimbuhan ekonomi pada semester pertama 2026.

"Saya kritik keras selama ini, karena saya Sayang provinsi kampung halaman itu, Allhamdulillah, berdasarkan relis BPS, angka Pertumbuhan Ekonomi (PE) Sumbar naik, saya memuji dan berharap trend PE Sumbar setiap bulan naik terus,"ujar Dony Oskaria pagi ini.

Dony Oskaria memberikan pujian atas capaian signifikan pertumbuhan ekonomi Sumbar.
Dony memuji capaian Gubernur Mahyeldi dan Wakil Gubernur Vasko Ruseimy,  semoga angka PE Sumbar ini semakin meningkat dan menyamai bahkan dapat melampaui pertumbuhan nasional. 

"Kuncinya kerja keras seluruh pemimpin Sumbar  dan hasilnya semakin dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Sumbar,"ujar Dony Oskaria.

Pertumbuhan ekonomi (PE) Sumatera Barat (Sumbar) berdassarkan data resmi pada Triwulan I 2026 tumbuh di atas 5 persen (5,02%).

Kenaikan PE Sumbar ini menurut BPS karena didorong oleh rehabilitasi infrastruktur pascabencana dan konsumsi rumah tangga. 

Padahal PE Sumbar sebelum ini tidka Dony Oskaria saja yanv galau, banyak kalangan baik di ranah mauoun di rantau galau dan gusar, dan itu wajar.

Karena PE Sumbar sempat mencatatkan angka terendah se-Sumatera pada 2025 yaitu 3,94 persen.

Sejak itu perbaikan mulai terlihat, dengan kontribusi PDRB regional mencapai 6,83 persen. 

Berikut rincian situasi ekonomi Sumbar berdasarkan laporan terbaru (2025-2026):Triwulan I 2026 dikutip dari berbagai sumber.

Ekonomi tumbuh 5,02% yoy, masih di bawah angka nasional (5,6%).Sektor Penggerak 2026: Rehabilitasi infrastruktur pascabencana, konsumsi rumah tangga, serta peningkatan komoditas unggulan seperti CPO dan gambir.Kondisi 2025: Pada akhir 2025, pertumbuhan sempat melambat di angka 3,37% - 3,94%, memicu gerakan "Sumbar Bangkit" untuk memulihkan sektor UMKM dan pariwisata.Ketenagakerjaan (Agustus 2024): Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) tercatat 70,28% dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menurun ke 5,75%.Prospek: Pembangunan infrastruktur, termasuk lanjutan JTTS (Padang-Sicincin), semua itu tekah diproyeksikan memacu ekonomi.(*)

Menaker Tegaskan Pentingnya Sertifikasi Kompetensi bagi Lulusan Magang    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Menaker Tegaskan Pentingnya Sertifikasi Kompetensi bagi Lulusan Magang
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pentingnya sertifikasi kompetensi bagi lulusan program pemagangan nasional. (Foto/Biro Humas Kemenaker). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pentingnya sertifikasi kompetensi bagi lulusan program pemagangan nasional sebagai pengakuan formal atas keterampilan yang dimiliki, sekaligus untuk memperkuat posisi mereka di pasar kerja.

Untuk itu, pemerintah memfasilitasi sertifikasi bagi peserta yang telah menyelesaikan program pemagangan guna meningkatkan daya saing tenaga kerja.

“Sertifikasi kompetensi ini kami berikan secara cuma-cuma sebagai bentuk apresiasi sekaligus modal bagi para peserta. Kami ingin lulusan magang tidak hanya membawa pengalaman praktis, tetapi juga memiliki bukti formal yang diakui secara luas oleh industri,” ujar Yassierli saat meninjau pelaksanaan program pemagangan nasional di PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk, Gunung Puteri, Bogor, Jawa Barat, Rabu (6/5/2026).

Lebih lanjut, Yassierli mengungkapkan bahwa sebagian peserta magang telah terserap sebagai karyawan tetap di perusahaan tempat mereka berlatih, sementara lainnya masih dalam tahap evaluasi. Hal ini menunjukkan bahwa dunia usaha mempertimbangkan kontribusi nyata peserta selama masa pemagangan.

Ia menambahkan, perusahaan memiliki parameter objektif dalam menentukan standar sumber daya manusia yang akan direkrut guna mendukung produktivitas. Karena itu, peserta diingatkan untuk terus menunjukkan kapasitas dan etos kerja sejak awal mengikuti program.

“Perusahaan akan merekrut tenaga kerja yang mampu memberikan kontribusi nyata. Manfaatkan masa magang ini untuk menunjukkan kualitas dan kompetensi sebagai profesional,” katanya.

Yassierli juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara pengelola program, peserta, dan perusahaan mitra. Ia berharap sinergi tersebut dapat terus terjaga guna mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.

“Dengan kombinasi pengalaman kerja lapangan dan sertifikasi kompetensi, pemerintah optimistis kualitas tenaga kerja nasional akan semakin selaras dengan dinamika industri,” ucapnya.

Salah satu peserta magang, Sofi Khairunnisa (23), yang ditempatkan di bagian warehouse administration, mengaku memperoleh pengalaman berharga selama mengikuti program tersebut. Ia menilai lingkungan kerja memberikan kesempatan untuk menerapkan teori yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam praktik nyata.

“Program magang ini sangat berbeda dengan teori di kampus. Lingkungan warehouse lebih dinamis dan fleksibel, sehingga saya dapat melatih kemampuan mengambil keputusan secara cepat serta beradaptasi di lapangan,” ujarnya.

Saat ini, sebanyak 32 peserta magang dari Batch 2 dan Batch 3 telah ditempatkan di berbagai posisi di PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk, Gunung Puteri, mulai dari bidang administrasi hingga teknis seperti Continuous Improvement (CI) yang berfokus pada efisiensi produksi dan pemeliharaan mandiri. (Biro Humas Kemnaker)

Kisah Haru Putra: Rela Putus Sekolah Jaga Adik, Wako Dhani Belikan Seragam dan Perlengkapan Sekolah    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Kisah Haru Putra: Rela Putus Sekolah Jaga Adik, Wako Dhani Belikan Seragam dan Perlengkapan Sekolah
Sebagai anak sulung, Putra rela meninggalkan bangku sekolah dan setiap hari berdiam diri di rumah untuk menjaga kedua adiknya. (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Di balik tubuh kecilnya, tersimpan tanggung jawab dan jiwa yang sangat besar. Itulah gambaran sosok Putra, seorang anak laki-laki yang terpaksa harus menghentikan pendidikan demi membantu orang tuanya.

Sebagai anak sulung, Putra rela meninggalkan bangku sekolah dan setiap hari berdiam diri di rumah untuk menjaga kedua adiknya. Pengorbanan ini ia lakukan agar ayah dan ibunya dapat bekerja keras dari pagi hingga sore hari demi mencari nafkah untuk kelangsungan hidup keluarga.

Mendapatkan informasi mengenai kondisi memprihatinkan ini, Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, bersama perangkat Kelurahan langsung tergerak hatinya untuk bertindak cepat. Mereka tidak hanya sekadar datang melihat, tetapi turun langsung mendatangi rumah keluarga tersebut untuk mendengar cerita, memahami situasi, dan mencari solusi terbaik.

"Kami datang bukan hanya untuk melihat, tetapi lebih untuk mendengar, memahami, dan memastikan haknya atas pendidikan yang layak dapat kembali kami wujudkan," ujar Wako Dhani.

Aksi Nyata Wali Kota: Ajak ke Pasar, Penuhi Kebutuhan Sekolah
Melihat kondisi tersebut, Wali Kota Solok tidak menunda-nunda bantuan. Rabu kemarin, beliau secara langsung mengajak Putra dan anak-anak lainnya yang putus sekolah menuju pasar.

Dengan penuh kasih sayang, Wako Dhani membelikan mereka baju seragam sekolah, sepatu, dan berbagai perlengkapan belajar lainnya. Langkah nyata ini dilakukan sebagai wujud komitmen pemerintah kota agar tidak ada satupun anak yang terputus dari pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi.

Ajakan Kepedulian Bersama

Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih peka terhadap keadaan di lingkungan sekitar. Kepada seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, tetangga, guru, pihak Kelurahan, Dinas Pendidikan, hingga seluruh elemen masyarakat, diimbau untuk saling peduli.

"Mari kita jadikan perhatian ini sebagai awal yang baik. Jika ada anak-anak yang putus sekolah di sekitar kita, jadilah jembatan untuk masa depan mereka. Setidaknya, laporkan segera dan ulurkan tangan sesuai kemampuan kita," ajaknya.

Diharapkan, dari kepedulian-kepedulian kecil ini dapat memberikan dampak yang lebih besar. Sehingga, setiap anak di Kota Solok dapat kembali merasakan masa kecil mereka sebagaimana mestinya, penuh kebahagiaan, dan berani menggapai cita-cita.(80)

Keluarga Fadil Mengucapkan Terimakasih kepada Wagub Sumbar Vasko Pasca Kecelakaan Lalin di kawasan Sawah Ilie    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Keluarga Fadil Mengucapkan Terimakasih kepada Wagub Sumbar Vasko Pasca Kecelakaan Lalin di kawasan Sawah Ilie
Keluarga Fadil menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta penanganan cepat yang diberikan pasca insiden kecelakaan lalu lintas di kawasan Sawah Ilie. (Foto/Adpim). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Keluarga Fadil menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta penanganan cepat yang diberikan pasca insiden kecelakaan lalu lintas di kawasan Sawah Ilie, Kecamatan Talang, Kabupaten Solok, Selasa malam (5/5/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, melibatkan kendaraan rombongan staf protokol Wakil Gubernur Sumatera Barat dari arah Padang dengan sepeda motor yang dikendarai Fadil (15). Dalam kejadian itu, sepeda motor berada pada lintasan yang berlawanan. Berdasarkan informasi di lapangan, motor yang dikendarai Fadil mengalami kendala pada sistem pengereman serta kondisi penerangan yang redup, sehingga turut memengaruhi situasi dan menyebabkan senggolan tidak dapat dihindari.

Pasca kejadian, penanganan terhadap korban dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Fadil segera dilarikan ke UGD Puskesmas Talang untuk mendapatkan penanganan medis awal. Dalam waktu bersamaan rombongan staf protokol segera  melakukan koordinasi dengan tenaga kesehatan setempat guna memastikan seluruh prosedur berjalan optimal.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Fadil mengalami luka ringan berupa lebam di bagian wajah akibat benturan benda tumpul serta luka gores di area hidung, pipi, dan lutut. Setelah menjalani observasi, korban diperbolehkan pulang dengan status rawat jalan.

Namun keesokan harinya, keluarga kembali membawa Fadil ke Puskesmas Talang karena kondisi lebam yang tampak meningkat. Dokter menjelaskan bahwa pembengkakan dalam 24 jam pertama merupakan respons yang umum terjadi pasca benturan. Meski demikian, untuk memastikan kondisi secara menyeluruh, disarankan pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan dengan peralatan yang lebih lengkap.

Sebagai bentuk perhatian, perwakilan dari Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, turut berkoordinasi dengan keluarga dan tenaga medis. Disepakati bahwa pemeriksaan lanjutan dilakukan di RSUD M. Natsir Kota Solok agar penanganan dapat dilakukan secara lebih komprehensif.

Proses rujukan berlangsung cepat. Fadil kemudian dibawa ke rumah sakit dan langsung menjalani pemeriksaan intensif oleh tim dokter, termasuk CT Scan, guna memastikan tidak terdapat cedera serius. Selama proses tersebut, penanganan dan pendampingan terus dilakukan hingga korban mendapatkan perawatan yang optimal.

Saat ini, Fadil masih menjalani masa observasi dan istirahat dalam pengawasan dokter RSUD M. Natsir.

Orang tua Fadil, Zis Martin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan sejak awal kejadian hingga proses pemeriksaan lanjutan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Wagub Vasko yang telah membantu memfasilitasi pemeriksaan Fadil hingga tuntas. Ini sangat membantu keluarga kami,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kekhawatiran yang sempat muncul merupakan hal yang wajar sebagai orang tua dalam situasi darurat.

“Sebagai orang tua tentu ada rasa cemas. Namun kami melihat semua pihak telah berupaya memberikan yang terbaik untuk penanganan anak kami,” tambahnya. (adpsb)

Dipimpin Evi Yandri Rajo Budiman, DPRD Sumbar Gelar RDP dengan KSPSI, Aliansi Mahasiswa dan Aliansi Cipayung Padang, Ini yang Dibahas    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Dipimpin Evi Yandri Rajo Budiman, DPRD Sumbar Gelar RDP dengan KSPSI, Aliansi Mahasiswa dan Aliansi Cipayung Padang, Ini yang Dibahas
DPRD Sumbar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) KSPSI, Aliansi Mahasiswa dan Aliansi Cipayung Padang dengan DPRD Provinsi Sumatera Barat soal permasalahan tenaga kerja/ buruh di Sumatera Barat di ruang khusus I di Gedung DPRD Sumbar, Kamis, 7 Mei 2026. (Foto/Idris). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) KSPSI, Aliansi Mahasiswa dan Aliansi Cipayung Padang dengan DPRD Provinsi Sumatera Barat soal permasalahan tenaga kerja/ buruh di Sumatera Barat di ruang khusus I di Gedung DPRD Sumbar, Kamis, 7 Mei 2026.

Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri, pihaknya berkomitmen untuk menerima dan menindaklanjuti tuntutan yang disampaikan pengunjuk rasa.

"Apa yang kawan- kawan sampaikan nanti akan kita tindaklanjuti baik menjadi kewenangan pemerintah pusat maupun yang menjadi kewenangan daerah," ujar Evi Yandri. 

Menurut Evi Yandri, aspirasi telah dicatat dan direkam semua pembiraan di dalam ruangam khusus I DPRD Provinsi Sumbar.

"Kalau memang tidak ada jalan lain, kenapa tidak kita akan melakukan Pansus," ujar Evi Yandri.

Sri Komala Dewi anggota DPRD Sumbar mengatakan, pihaknya prihatin, karena terjadi pelanggaran HAM terhadap buruh/ tenaga kerja di Sumatera Barat dan Upah Minimum Provinsi (UMP) belum dijalankan pihak perusahaan.

"Secara sistem saya belum mempelajari, segera panggil perusahaan yang terkait dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam menindaklanjuti permasalahan buruh ini," ujar Sri Komala Dewi

Nurfirmansyah anggota DPRD Sumbar, pihaknya mendorong pertemuan selanjutnya, karena pihaknya ingin mengetahui dari pihak perusahaan. 

"Kita akan tindaklanjuti untuk mendapatkan solusi sesuai mekanisme di DPRD Sumbar," ujar Nurfirmansyah.

Pihak Cipayung desak Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat untuk segera mengundurkan diri, karena dinilai lalai dalam fungsi pengawasan.

"Kita desak kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumatera Barat mundur,"ujar nya

Firdaus Firman kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi Sumatera Barat mengatakan, pihaknya mengakui penganguran, kecendrungan angka cukup tinggi, dari persentase turun, namun dari segi jumlah angka penggaguran cukup tinggi. Pihaknya akui Provinsi Sumbar tidak daerah industri.

"Perusahaan tidak setor BPJS Ketenagakerjaan maka dapat dijerat pidana. Baru 25 Persen buruh atau tenaga kerja dilindungi BPJS ketenagakerjaan," ujar Firdaus

Lanjut Firdaus, pihaknya mendorong, agar pokir anggota DPRD Sumbar dapat diserap di BPJS Keternagakerjaan. 

"UMP belum masuk dijerat pidana, dewan pengupahan tingkat kabupaten/kota," ujar Firdaus

Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sumatera Barat menuntut kenaikan upah ke DPRD Provinsi Sumatera Barat. 

"Kita harus melakukan Panitia Khusus (Pansus) soal buruh dan tenaga kerja di Provinsi Sumatera Barat. Langkah politik dari Negara harus segera dilakukan," ujarnya 

Selain menuntut kenaikan upah, mereka juga menyampaikan sejumlah perlakuan perusahaan tempat mereka bekerja yang dinilai tidak berpihak kepada mereka baik persoalan pekerjaan hingga BPJS Kesehatan maupun BPJS ketenagakerjaan. 

Tampak RDP dihadiri anggota DPRD Provinsi Sumbar dan puluhan peserta secara tertib dan damai diakhiri dengan makan siang dengan nasi kotak. (*)

Sekdaprov Sumbar: Sumpah PNS adalah Komitmen Moral dan Spiritual, Bukan Sekadar Formalitas    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Sekdaprov Sumbar: Sumpah PNS adalah Komitmen Moral dan Spiritual, Bukan Sekadar Formalitas
Pengambilan sumpah dan janji 27 orang PNS di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar, di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Rabu (6/5/2026). (Foto/Adpim). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi menegaskan sumpah dan janji yang diucapkan setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) saat diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) bukan sekadar formalitas administratif, melainkan komitmen moral dan spiritual dalam menjalankan amanah sebagai pelayan publik.

“Sumpah yang Saudara ucapkan hari ini bukan hanya rangkaian kata-kata seremonial. Ini adalah janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa, kepada bangsa, dan kepada negara. Apa yang diucapkan akan menjadi tanggung jawab baik di dunia maupun di akhirat,” tegas Arry saat memimpin pengambilan sumpah dan janji 27 orang PNS di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar, di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Rabu (6/5/2026).

Ia menekankan, pengambilan sumpah tersebut merupakan bagian dari proses pembentukan integritas ASN, sejalan dengan Keputusan Gubernur Sumbar tentang pengangkatan CPNS menjadi PNS serta ketentuan Peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 14 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Pengadaan PNS.

Arry Yuswandi mengingatkan keberadaan ASN harus memberi dampak nyata bagi masyarakat. Ia meminta seluruh jajaran di lingkungan Sekretariat Daerah tidak bekerja sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi mesti menghadirkan kualitas layanan publik yang prima.

Sekdaprov Sumbar juga menegaskan pentingnya implementasi Core Values ASN BerAKHLAK sebagai fondasi budaya kerja birokrasi. Nilai-nilai tersebut meliputi berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif yang harus tercermin dalam perilaku kerja sehari-hari.

“Saya minta seluruh pegawai di lingkup Sekretariat Daerah harus menjadi contoh tentang bagaimana aparatur yang melayani, bekerja dengan hati, dan bertindak profesional dalam pelaksanaan tugasnya sehari-hari,” ujar Arry Yuswandi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumbar, Fitriyati; Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Nolly Eka Mardianto, Kepala Biro Pemerintahan, Ezeddin Zein, Kepala Biro Administrasi Pembangunan, Ria Wijayanty serta Kepala Biro Organisasi, Dina Febriyanti (Adpsb/rmz/bud)

Pemko Payakumbuh Lepasan Jemaah Calon Haji Kota Payakumbuh Tahun 2026 1447 H/2026 M    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Pemko Payakumbuh Lepasan Jemaah Calon Haji Kota Payakumbuh Tahun 2026 1447 H/2026 M
Ratusan wajah berseri-seri memenuhi pelepasan jemaah calon haji Kota Payakumbuh tahun 2026 1447 H/2026 M. (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ratusan wajah berseri-seri memenuhi pelepasan jemaah calon haji Kota Payakumbuh tahun 2026 1447 H/2026 M. Satu per satu calon jemaah mengantre dengan tas bawaan dan senyum yang tak bisa disembunyikan,  memancarkan kebahagiaan orang-orang yang telah lama menanti momen paling sakral dalam perjalanan hidup mereka.

Pemerintah Kota Payakumbuh secara resmi melepas 175 jemaah calon haji Kota Payakumbuh yang tergabung dalam Kloter 13 dan Kloter 14, lima bus yang membawa para tamu Allah itu dilepas bertolak menuju Asrama Haji Padang, pada Kamis (7/5/2026) dini hari.

Wali Kota Payakumbuh, Zulameta mengamanahkan pelepasan ini kepada Wakil Wali Kota, Elzadaswarman, yang hadir langsung memimpin prosesi penuh haru tersebut.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Elzadaswarman menyampaikan pesan yang menyentuh kepada seluruh jemaah. Ia membuka pidatonya dengan ucapan selamat jalan yang tulus, kemudian mengajak para calon jemaah untuk membulatkan tekad dan meluruskan niat hanya karena Allah.

"Jangan risaukan apa pun yang ada di sini. Fokuslah untuk beribadah, luruskan niat, dan persiapkan fisik sebaik-baiknya untuk menjalankan seluruh tata cara haji," ujar Elzadaswarman di hadapan ratusan jemaah dan keluarga yang hadir.

Ia juga secara khusus mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci. Cuaca ekstrem dan padatnya jutaan jemaah dari seluruh penjuru dunia menjadi tantangan tersendiri yang memerlukan kesiapan fisik prima.

"Jaga kesehatan," pesan Elzadaswarman, singkat namun penuh makna.

Tak lupa, Wakil Wali Kota juga menyampaikan pesan hangat kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia meminta agar keluarga di rumah tidak membebani pikiran jemaah dengan urusan duniawi.

Sebaliknya, keluarga didorong untuk senantiasa memanjatkan doa  memohon keselamatan, kelancaran ibadah, dan kepulangan yang selamat ke pelukan keluarga masing-masing.

Mewakili seluruh jajaran Pemerintah Kota Payakumbuh, Elzadaswarman turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pelayanan terdapat kekurangan.

"Kami mohon maaf atas segala keterbatasan dalam melayani para tamu Allah," ujarnya dengan rendah hati, menegaskan bahwa pelayanan terbaik untuk jemaah tetap menjadi prioritas utama Pemko Payakumbuh.

Suasana pelepasan terasa semakin khidmat ketika lantunan doa bersama mengiringi keberangkatan para jemaah.

Air mata haru bercampur senyum bahagia tergambar jelas di wajah keluarga yang melepas kepergian orang-orang terkasih mereka. Sebuah momen yang tak terlupakan  antara kepasrahan total kepada Sang Pencipta dan kerinduan yang sudah lama tertanam dalam hati.

Prosesi pelepasan turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Husrisna Jamhur, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh, unsur Forkopimda, serta seluruh keluarga calon jemaah haji.

Kini, 175 calon jemaah haji Kota Payakumbuh tengah dalam perjalanan menuju Asrama Haji Padang  selangkah lebih dekat ke Baitullah.

Masyarakat Kota Payakumbuh menitipkan doa terbaik: semoga mereka semua kembali sebagai haji yang mabrur, membawa keberkahan bagi diri, keluarga, dan kota tercinta.(HM)

Wako Zulmaeta Hadiri Penilaian Lapangan Lomba Koordinator Dasa Wisma tingkat Provinsi Sumatera Barat    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Wako Zulmaeta Hadiri Penilaian Lapangan Lomba Koordinator Dasa Wisma tingkat Provinsi Sumatera Barat
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengungkap, keberhasilan Dasa Wisma Anggrek 1 mencerminkan kemampuan keluarga dalam menjawab tantangan zaman yang kian kompleks, mulai dari kesenjangan sosial hingga tekanan ekonomi rumah tangga. (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kiprah Dasa Wisma Anggrek 1 Kelurahan Bulakan Balai Kandi, Payakumbuh mencuri perhatian dalam penilaian lapangan Lomba Koordinator Dasa Wisma tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengungkap, keberhasilan Dasa Wisma Anggrek 1 mencerminkan kemampuan keluarga dalam menjawab tantangan zaman yang kian kompleks, mulai dari kesenjangan sosial hingga tekanan ekonomi rumah tangga.

“Keluarga sebagai unit terkecil masyarakat kini dihadapkan pada perubahan yang sangat dinamis, sehingga perlu penguatan kapasitas, termasuk literasi digital dan kolaborasi lintas sektor,” kata Wako Zulmaeta, Rabu (06/05/2026).

Menurutnya, praktik yang dijalankan Dasa Wisma Anggrek 1 menjadi bukti bahwa pemberdayaan masyarakat dari tingkat rumah tangga mampu tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang nyata.

Melalui pelatihan keterampilan dan penguatan usaha rumah tangga, kelompok ini berhasil mengembangkan produk lokal seperti kerupuk sanjai dan galamai yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menyerap tenaga kerja, khususnya ibu rumah tangga.

“Produk lokal ini terbukti mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Selain sektor ekonomi, Dasa Wisma Anggrek 1 juga menonjol dalam penguatan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan pekarangan serta edukasi gizi seimbang.

“Kelompok Dasa Wisma kita dorong untuk mandiri pangan, sehat, dan produktif,” tambahnya.

Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Ny. Eni Zulmaeta menyebut, capaian tersebut didukung integrasi program lintas OPD dan pemanfaatan aplikasi SIPEDATI yang memungkinkan seluruh aktivitas terpantau dan terukur.

“Melalui SIPEDATI, efektivitas kegiatan Dasa Wisma semakin meningkat,” katanya.

Ia juga menambahkan, kolaborasi dengan pelaku usaha hingga mitra internasional membuka peluang pasar yang lebih luas bagi kader Dasa Wisma Anggrek 1.

“Ini bukti bahwa Dasa Wisma bisa naik kelas hingga menembus pasar global,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Staf Ahli TP-PKK, Ny. Dianita Maulin Vasko, menilai kunjungan lapangan ke Dasa Wisma Anggrek 1 menjadi bagian dalam verifikasi nominasi lomba.

“Kami berharap dasawisma yang dinilai tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi daerah lain,” ujarnya.

Payakumbuh masuk sebagai nominator dasawisma berprestasi tingkat provinsi melalui Dasa Wisma Anggrek 1, dengan harapan mampu meraih hasil terbaik.

“Nanti pemenang akan ditetapkan sebagai duta dasawisma Sumatera Barat 2026. Semoga Payakumbuh dapat meraih hasil terbaik,” pungkasnya.

Kegiatan itu juga dihadiri Sekda Rida Ananda, Ketua GOW Ny. Yeni Elzadaswarman, Ketua DWP Kota Payakumbuh Ny. Elfriza Chece Rida, sejumlah OPD serta kader TP-PKK Kelurahan Bulakan Balai Kandi. (HM)

Wali Kota Zulmaeta Buka Kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Peran Ormas Tahun 2026    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Wali Kota Zulmaeta Buka Kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Peran Ormas Tahun 2026
Wali Kota Zulmaeta saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Peran Ormas Tahun 2026 dengan tema “Bangkit Bersama Ormas, Memperkuat Persatuan dan Peran Nyata dalam Pembangunan Daerah”. (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menegaskan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan (ormas) sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga persatuan serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Hal itu disampaikan Wali Kota Zulmaeta saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Peran Ormas Tahun 2026 dengan tema “Bangkit Bersama Ormas, Memperkuat Persatuan dan Peran Nyata dalam Pembangunan Daerah” di Aula Josrizal Zain, Balaikota Payakumbuh, Rabu (06/05/2026).

“Momentum ini mengingatkan kita bahwa kebangkitan bangsa tidak hanya dimulai dari pemerintah, tetapi juga dari peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan,” ujar Wako Zulmaeta.

Ia mengatakan kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan peran serta ormas dalam pembangunan sekaligus menjaga stabilitas sosial dan politik di tengah masyarakat.

“Keberadaan ormas harus mampu menjadi kekuatan positif yang memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” lanjutnya.

Zulmaeta juga menyoroti bahwa dinamika sosial saat ini semakin kompleks, tantangan yang dihadapi, menurutnya, mencakup penyebaran informasi yang tidak benar, potensi konflik sosial, hingga menurunnya semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Karena itu, Zulmaeta mendorong agar ormas hadir sebagai penyejuk, pemersatu, sekaligus penggerak nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, ia berharap melalui kegiatan ini terbangun pemahaman yang lebih baik terkait peran, fungsi, dan tanggung jawab ormas, serta terjalin komunikasi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dengan seluruh organisasi kemasyarakatan di Kota Payakumbuh.

Zulmaeta juga mengajak seluruh ormas untuk terus menjaga kekompakan, meningkatkan kontribusi positif, serta menghindari hal-hal yang dapat merusak persatuan dan kesatuan.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Peran Organisasi Kemasyarakatan Tahun 2026 secara resmi dibuka,”pungkasnya.

Kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Peran Ormas Tahun 2026 ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 serta pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dalam pembinaan organisasi kemasyarakatan di daerah.

Turut dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumatera Barat, Kepala Kesbangpol Kota Payakumbuh, serta pimpinan dan pengurus ormas se-Kota Payakumbuh.(HM)

Wako Zulmaeta Pastikan Masyarakat Kota Payakumbuh Dapatkan Akses Layanan Kesehatan JKN-KIS    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Wako Zulmaeta Pastikan Masyarakat Kota Payakumbuh Dapatkan Akses Layanan Kesehatan JKN-KIS
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota, Elzadaswarman memastikan seluruh masyarakat Kota Payakumbuh mendapatkan akses layanan kesehatan yang merata dan berkelanjutan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) dengan menargetkan Total Health Coverage (THC) 100 persen di tahun 2026. (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota, Elzadaswarman memastikan seluruh masyarakat Kota Payakumbuh mendapatkan akses layanan kesehatan yang merata dan berkelanjutan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) dengan menargetkan Total Health Coverage (THC) 100 persen di tahun 2026.

Komitmen THC 100 persen itu mengemuka dalam Forum Komunikasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Universal Health Coverage (UHC) antara Pemko Payakumbuh dengan BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh yang berlangsung di ruang pertemuan lantai II Kantor BPJS Kesehatan Payakumbuh, Kamis (06/05/2026).

"Saat ini capaian kepesertaan JKN-KIS Kota Payakumbuh 98,46 persen, peserta terdaftar 148.546 jiwa dari jumlah penduduk 150.869 jiwa, masih tersisa 2.323 jiwa yang belum terdaftar, kita telah menghitung kebutuhan anggaran sebesar Rp87.809.400 per bulan guna menjaring 2.323 jiwa non JKN tersebut, target kita Kota Payakumbuh 2026 ini benar-benar 100 persen," Ujar Wali Kota Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman didampingi Sekda Rida Ananda.

Tiga dukungan strategis guna pencapaian THC 100 persen tersebut juga disampaikan Elzadaswarman, pertama, menyediakan data badan usaha potensial untuk didaftarkan sebagai PPU.

“Kedua, mendukung penetapan peraturan wajib daftar pekerja bagi badan usaha dan ketiga, mendukung implementasi Anggota Keluarga Tambahan (AKT) 1% untuk PNS Daerah,” ungkapnya.

Elzadaswarman juga menyoroti 12 kelurahan dengan capaian di bawah 98 persen, seperti Kapalo Koto Dibalai (95,68 persen), Padangtongah Balainanduo (96,07 persen) dan Kotokociak Kubu Tapakrajo (96,35 persen).

Ia meminta Dinas Kesehatan dan Disdukcapil agar dapat turun langsung peninjauan ke lapangan.

"Kota Payakumbuh harus menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan Universal Health Coverage yang sesungguhnya. Tanpa kerja sama lintas sektor, ini tidak akan tercapai," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi sekaligus Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, menegaskan bahwa forum Forum Komunikasi Monitoring dan Evaluasi UHC memiliki enam tujuan strategis.

Pertama, menyelesaikan masalah dan memberikan solusi. Kedua, membangun komunikasi yang baik dengan pemangku kepentingan utama. Ketiga, menyamakan pemahaman dalam mendukung program JKN-KIS.

"Keempat, mewujudkan partisipasi Pemerintah Daerah dalam sosialisasi, monitoring, evaluasi, dan fasilitas pelayanan tanpa diskriminasi. Kelima, mempermudah koordinasi antar instansi. Keenam, mewujudkan kemudahan akses layanan kesehatan bagi seluruh penduduk," rinci Rida Ananda.

Ia juga mengingatkan tentang Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.5/1926/SJ yang mewajibkan pemerintah daerah mengoptimalkan pencapaian sasaran kepesertaan JKN. Pemerintah daerah diminta menyediakan dukungan keuangan untuk pembayaran iuran PBI, PBPU Pemda, serta bantuan iuran lainnya, termasuk dari sumber pajak rokok daerah.

"Kita harus memastikan validasi data secara berkala melalui sinergi BPJS Kesehatan, Disdukcapil, dan Dinas Kesehatan. Jangan sampai terjadi pemotongan Dana Alokasi Umum dan Dana Bagi Hasil karena ketidakpatuhan daerah terhadap program JKN," tegas Rida Ananda.

Ia menambahkan bahwa hasil fasilitasi forum ini akan disesuaikan dalam dokumen perencanaan dan anggaran daerah tahun 2026, mengacu pada RKPD dan RPJMD. Optimalisasi penggunaan teknologi informasi seperti Satu Data Indonesia, DTKS, dan SIPD juga menjadi kunci akurasi data kepesertaan berbasis NIK.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Payakumbuh, Defiyanna Sayodase, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemko Payakumbuh yang selama ini konsisten mendukung program JKN-KIS. 

Ia menjelaskan bahwa forum ini dibentuk berdasarkan Keputusan Deputi Direksi Wilayah II BPJS Kesehatan Nomor 64 Tahun 2026 sebagai wadah komunikasi intensif dan berkala.

"Tujuan utama forum ini adalah tercapainya penyelesaian masalah, pemberian solusi, serta mitigasi risiko di kemudian hari. Kami juga ingin memudahkan koordinasi antar instansi dalam menyelesaikan kendala operasional di lapangan," ujar Defiyanna.

Ia memaparkan data per 1 Mei 2026 menunjukkan tingkat keaktifan peserta Kota Payakumbuh mencapai 85,77 persen atau sebanyak 128.505 jiwa. Namun, capaian cakupan peserta sempat mengalami penurunan tipis di bulan Mei akibat penambahan jumlah penduduk sebanyak 1.041 jiwa.

"Kami mengapresiasi Pemkot yang telah menyiapkan skema anggaran melalui JAMKESDA dengan budget sharing 80%-20% antara provinsi dan kota, serta opsi pendanaan penuh dari APBD untuk mencapai UHC. Total kebutuhan anggaran tahunan mencapai lebih dari Rp20 miliar," jelasnya.

Defiyanna juga menyoroti adanya 2.067 jiwa peserta PBI JK Non Aktif periode Februari–April 2026 yang perlu segera direaktivasi. Ia berharap forum ini mampu mengoptimalkan pengisian kuota yang tersisa melalui pendekatan berbasis data kependudukan yang valid.

Forum Komunikasi Monitoring dan Evaluasi UHC kali ini membuahkan kesepakatan bersama untuk memperkuat monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan, mengoptimalkan pengisian kuota tersisa, melakukan rekonsiliasi data, serta menyusun regulasi daerah yang mendukung perluasan kepesertaan.

Target nasional berdasarkan Perpres 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029 yang mewajibkan cakupan kepesertaan 98,6 persen dan tingkat keaktifan 80 persen diharapkan terlampaui di Kota Payakumbuh. (HM)

Pemko Payakumbuh Kirim Enam Putra-putri Terbaik Ikuti Pelatihan Calon Paskibraka Provinsi Sumbar 2026    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Pemko Payakumbuh Kirim Enam Putra-putri Terbaik Ikuti Pelatihan Calon Paskibraka Provinsi Sumbar 2026
Pemko Payakumbuh mengirim enam putra-putri terbaik untuk mengikuti pemusatan pelatihan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2026 yang akan digelar pada 8–13 Mei di Kota Padang. (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemko Payakumbuh mengirim enam putra-putri terbaik untuk mengikuti pemusatan pelatihan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2026 yang akan digelar pada 8–13 Mei di Kota Padang.

“Ananda semua adalah putra-putri pilihan. Kami percaya kalian mampu memberikan yang terbaik dan membawa nama baik Kota Payakumbuh di tingkat provinsi, bahkan hingga nasional,” kata Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta saat melepas peserta di ruang kerjanya, Rabu (06/05/2026).

Ia mengatakan, para peserta tidak hanya membawa nama diri sendiri, keluarga dan sekolah, tetapi juga mewakili daerah dengan segala potensi dan karakter yang dimiliki.

“Jaga kesehatan, tetap semangat, dan junjung tinggi disiplin serta sportivitas selama mengikuti seluruh tahapan seleksi,” ujarnya.

Zulmaeta juga mengingatkan pentingnya membangun mental kepemimpinan sejak dini. Ia menyebut para calon Paskibraka merupakan generasi yang akan mengambil peran strategis di masa depan.

“Ananda adalah calon pemimpin yang akan datang. Gapailah cita-cita setinggi mungkin dan buktikan bahwa kalian mampu bersaing,” katanya.

“Selamat berjuang, semoga seluruh peserta mampu lolos dan mengharumkan nama Kota Payakumbuh di tingkat provinsi hingga nasional,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Payakumbuh Dipa Surya Persada didampingi Kasi Kesbang Rinaldo, menjelaskan proses seleksi dilakukan secara berjenjang dan ketat, dimulai dari tingkat kota hingga provinsi.

“Sebanyak 275 peserta mengikuti seleksi, kemudian terjaring 54 orang terbaik. Dari jumlah itu, peringkat 1, 2, dan 3 putra-putri kami kirim untuk mengikuti seleksi tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya.

Ia menyebutkan, seluruh peserta melewati sejumlah tahapan seleksi, mulai dari administrasi, tes wawasan kebangsaan dan intelegensi umum, kesehatan, hingga kemampuan baris-berbaris dan kesamaptaan.

“Peserta juga menjalani tes parade, kepribadian, serta bakat untuk memastikan kesiapan fisik dan mental mereka,” katanya.

Dipa menambahkan, pihaknya bersama pelatih dan pembina melakukan penjaringan langsung ke 25 sekolah tingkat SLTA sederajat di Payakumbuh guna memastikan keterwakilan dan kualitas peserta.

“Kami turun langsung ke sekolah-sekolah untuk menjaring bibit terbaik, sehingga yang terpilih benar-benar siap bersaing di tingkat lebih tinggi,” pungkasnya.

Adapun enam calon Paskibraka yang akan mengikuti pemusatan pelatihan di tingkat provinsi tersebut adalah Novrianto (SMAN 3 Payakumbuh), Kevin Ricardo (SMAN 1 Payakumbuh), Arvis Zhafran Maulana (SMAN 1 Payakumbuh), Nadin Nia Vega (SMKN 3 Payakumbuh), Najwa Izra Fakhira (SMAN 2 Payakumbuh), dan Nur Aini (SMKN 3 Payakumbuh). (HM)

Reses Masa Sidang III Tahun 2026 Empat Pimpinan DPRD Kota Padang: Menjemput Aspirasi dan Memberikan Solusi    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Reses Dewan
Pasca buka tutup masa sidang kemaren, DPRD Kota Padang kembali menggelar reses masa sidang III tahun 2026. (Foto/Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pasca buka tutup masa sidang kemaren, DPRD Kota Padang kembali menggelar reses masa sidang III tahun 2026. Menurut Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Padang Reses itu diikuti segenap anggota dewan sebagai agenda rutin pimpinan dan anggota DPRD Kota Padang, yang berlang dari 1-5 Mei 2026.

Dikatakannya, reses adalah masa di mana anggota legislatif (DPR/DPRD) melakukan kegiatan di luar sidang resmi, turun langsung ke daerah pemilihan (dapil) untuk menyerap aspirasi, keluhan, dan kebutuhan masyarakat. 

"Ini merupakan kewajiban konstitusional, bukan libur, yang bertujuan menjembatani suara rakyat dengan kebijakan pembangunan, " terangnya. 

Reses Ketua DPRD Padang H. Muharlion, S. Pd., di Dadok Tunggul Hitam

Reses Dewan
Ketua DPRD Kota Padang H. Muharlion, S.Pd., melaksanakan kegiatan reses masa sidang III tahun 2026 salah satunya di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam. (Foto/Ist). 

Ketua DPRD Kota Padang H. Muharlion, S.Pd., melaksanakan kegiatan reses masa sidang III tahun 2026 salah satunya di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang pada Senin (4/5/2026).

"Ada beberapa aspirasi dari warga yang kita tampung dalam reses ini.Ya, biasa karena di Tunggul hitam ini kan daerah yang pertama yakni darurat banjir," katanya. 

Kemudian tentu perbaikan masalah banjir, kemudian juga ada tentang beberapa jalan evakuasi. Karena hari ini kan terpaku jalan utamanya kan hanya ke jalan DPR.

"Ada alternatif jalan, satu lagi jalan heler, yang itu menghubungkan juga sampai ke Aia Pacah Bypass, jadi kalau jalur itu juga bisa diperbaiki, ada jembatan yang dibangun.Karena jalur jalan ini kan sudah krodit nih, karena mau arah orang dari mana, ke pusat pemerintah, untuk jalur ini sangat padat," ujarnya.

Kedua, beberapa di sini kan masih banyak jalan lingkungan yang belum terbetonisasi.
Ini juga jadi aspirasi dari masyarakat, termasuk pemberdayaan wanita seperti KWT, karena di sini kan juga ada beberapa KWT, termasuk juga drainasi dari persoalan yang diusulkan untuk kita,
termasuk untuk masjid dan mushalla.

"PAUD juga, ini kan PAUD Integrasi dimana saat ini belum ada gedung sendiri. Itu juga jadi usulan dari reses kita hari ini," ungkapnya.

Ia menyatakan, "bahwa sebagiannya sebenarnya kan ada yang dikerjakan tahun ini, sudah kita tampung sebelumnya di APBD 2026 dan 2027 juga sebagiannya kita masukkan.Mana yang belum tertampung nanti kan di sela APBD perubahan bisa 2026 atau di APBD perubahan 2027.

Terlihat hadir dalam kegiatan reses tersebut Sekcam Nanggalo, Lurah Dadok Tunggul Hitam, Ketua RT dan RW ,tokoh masyarakat, ketua pemuda,LPM serta warga setempat. 

Reses Wakil Ketua Mastilizal Aye, SH., di SMA Negeri 5 Padang

Reses Dewan
Reses Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, SH SMAN 5 Padang. (Foto/Ist)

Ada nuansa berbeda dalam pelaksanaan reses masa sidang III tahun 2026 yang dilakukan Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, SH. Kegiatan yang biasanya berlangsung formal, kali ini terasa lebih hangat dan penuh makna karena digelar di almamaternya sendiri, di SMAN 5 Padang, pada Minggu (3/5/2026).

Kehadiran Mastilizal Aye bukan sekadar menjalankan tugas konstitusional menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum pengabdian kepada sekolah yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya. Suasana kekeluargaan begitu terasa saat ia berinteraksi dengan para guru dan siswa, membaur dalam dialog yang sarat inspirasi.

Dalam kesempatan tersebut, Mastilizal Aye menegaskan pentingnya peran pendidikan dalam membentuk generasi unggul. Ia juga membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak sekolah untuk menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari peningkatan sarana prasarana hingga penguatan program pendidikan yang relevan dengan tantangan zaman.

Kepala SMAN 5 Padang, Walmukminin, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan perhatian yang diberikan oleh Mastilizal Aye. Menurutnya, kehadiran alumni yang telah sukses dan kembali berkontribusi menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh warga sekolah.

“Ini bukan sekadar kunjungan reses, tetapi bentuk nyata kepedulian seorang alumni terhadap kemajuan almamaternya. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut demi peningkatan kualitas pendidikan di sekolah ini,” ujarnya.

Kegiatan reses tersebut juga turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, yakni Kepala Bidang SMK, Suryanto, M.Pd., yang mewakili Gubernur Sumatera Barat. Kehadiran unsur pemerintah provinsi menambah bobot strategis pertemuan tersebut, sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas sektor dalam mendukung kemajuan pendidikan di daerah.

Dialog yang berlangsung hangat itu menghasilkan sejumlah catatan penting, di antaranya kebutuhan penguatan fasilitas belajar, dukungan terhadap kegiatan ekstrakurikuler, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan sekolah.

Melalui reses ini, Mastilizal Aye menunjukkan bahwa pengabdian tidak mengenal batas ruang dan waktu. Kembali ke almamater bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga tentang menanam harapan dan kontribusi nyata untuk masa depan generasi penerus.

Reses Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub di Pasa Gadang

Reses Dewan
Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub laksanakan kegiatan reses III 2026 di Kelurahan Pasa Gadang. (Foto/Ist). 

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub laksanakan kegiatan reses III 2026 di Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, pada Minggu (3/5/2026). Kegiatan reses tersebut sekaligus meninjau kegiatan gotong royong dalam rangka pembangunan renovasi Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang.

Dimasa reses ini, anggota DPRD menjemput aspirasi-aspirasi ditengah masyarakat. "Pada kesempatan ini kita menerima aspirasi baru dari pengurus Masjid Raya Pasa Gadang yang meminta bantuan untuk pembangunan atap konopi mulai dari tangga yang sudah dibangun dilantai bawah menuju ke teras lantai II masjid," katanya kepada awak media. 

"Jika dibiarkan tidak diberi atap, maka lambat laun anak tangga dan teras lantai II masjid akan hancur atau rusak tergerus curah hujan.Dan untuk tindak lanjutnya kami meminta agar pengurus masjid secepatnya membuatkan proposalnya agar nanti dapat diperjuangkan melalui anggaran pokir di APBD perubahan 2026 atau di 2027, "kata Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub.

"Selain itu, pada hari ini aspirasi yang sudah kita terima sebelumnya, sudah bisa direalisasikan yakni bantuan untuk renovasi pembangunan Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, "ujarnya.

Jadi memang sebagai wakil rakyat di DPRD Kota Padang, ini adalah tugas kita. Sebelumnya aspirasi ini sudah kita jemput dan ini adalah hasil dari kesepakatan pengurus Pondok Tahfiz bersama-sama dengan pengurus Masjid Pasar Gadang.

"Artinya ini sebuah bukti nyata bahwa program kita sebagai anggota DPRD memperhatikan dan melihat serta mencarikan solusinya. Ini tindak lanjut dari aspirasi tersebut yang bisa dibantu melalui pokir selalu anggota dewan sebesar Rp.20juta yang telah kita sampaikan di Ramadhan kemarin,"kata Osman Ayub.

Pada hari ini Pondok Tahfiz ini sudah dilakukan pekerjaannya melalui gotong royong oleh masyarakat. Dan pada kegiatan ini juga hadir bersama-sama dengan kita, Bapak Camat Padang Selatan, Ketua LPM, tokoh masyarakat, dan Ketua Masjid Raya Pasa Gadang,serta warga setempat. 

Artinya ini sebuah bukti nyata.Apa yang kita lakukan bersinergi dengan masyarakat.Ini adalah sebuah program dari masyarakat. Bahwa Pondok Tahfiz ini adalah program dari masyarakat yang lanjutannya dari kita untuk membantu program ini melalui pokir.

Reses Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri, S. AP., di Mushalla  Nurul Yaqin 

Reses Dewan
Reses ini berlangsung di Mushalla  Nurul Yaqin RW II Kelurahan Tanjung Saba,l Pitameh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, pada Senin (4/5/2026). (Foto/Ist). 

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri,S.AP., menggelar kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2026. Turun langsung menjemput aspirasi masyarakatnya. Reses ini berlangsung di Mushalla  Nurul Yaqin RW II Kelurahan Tanjung Saba,l Pitameh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, pada Senin (4/5/2026).

Kegiatan reses Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri,S.AP., bertujuan untuk menyerap, menghimpun, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat di wilayah Dapil Padang IV yang meliputi Kecamatan Lubuk Begalung dan Kecamatan Bungus Teluk Kabung.

Jupri,S.AP., menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan agenda rutin anggota DPRD Kota Padang. Dalam rangka untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat.

“Reses ini adalah agenda rutin DPRD Kota Padang dalam menyerap aspirasi dan masukan dari masyarakat. Demi kemajuan kecamatan ini dan Kota Padang secara umum,” ujarnya.

Pada sesi dialog, warga menyampaikan berbagai kebutuhan mendesak. Hal ini diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah daerah.Dalam pertemuan tersebut beberapa aspirasi dari warga mencuat yakni masalah jalan rusak atau berlubang di JL.RW II Tanjung Saba Pitameh Nan XX. Kemudian masalah drainase tersumbat yang berdampak banjir ketika curah hujan turun lebat.

Selanjutnya terkait penerangan jalan umum (PJU) yang berada di beberapa titik di Sepanjang jalan RW II Tanjung Saba Pitameh Nan XX dalam kondisi mati atau tidak menyala lagi. 

Kondisi tersebut rawan berakibat pada hal - hal yang tidak di inginkan. Warga meminta agar secepatnya dapat lampu penerangan jalan si beberapa titik ini secepatnya di hidupkan kembali.

Selain itu warga juga meminta perbaikan pada Mushalla Nurul Yaqin serta minta bantuan untuk kongsi kematian untuk RW II Tanjung Saba Pitameh Nan XX.

Menanggapi berbagai usulan atau aspirasi yang disampaikan warga RW II Tanjung Saba Pitameh Nan XX. Wakil Ketua DPRD Kota Padang JupriS.AP.,menyatakan akan menampung seluruh  aspirasi warga dan memperjuangkannya. Sesuai mekanisme yang berlaku di DPRD Kota Padang. 

"Saya telah mencatat dan akan memperjuangkan aspirasi yang telah disampaikan hari ini. Kita di Legislatif akan berjuang merealisasikan apa - apa yang urgent sesuai mekanisme yang berlaku serta berkoordinasi dengan pemerintah kota melalui dinas yang terkait," ungkapnya. (Adv)

Wawako Maigus Nasir Membuka MTQ ke-42 tingkat Kecamatan Kuranji    
Rabu, Mei 06, 2026

On Rabu, Mei 06, 2026

Wawako Maigus Nasir Membuka MTQ ke-42 tingkat Kecamatan Kuranji
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Kuranji. (Foto/Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Kuranji, yang digelar di halaman Kantor Camat Kuranji, Rabu (6/5/2026). 

Pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri ratusan peserta, kafilah, serta hadirin undangan lainnya.

Kegiatan MTQ tingkat kecamatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi qurani di Kota Padang, sekaligus sebagai ajang seleksi kafilah terbaik yang akan mewakili Kecamatan Kuranji ke tingkat yang lebih tinggi.

Maigus Nasir menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dan peserta dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menilai pelaksanaan MTQ di tingkat Kecamatan Kuranji menunjukkan kemajuan yang signifikan. 

“Hari ini kita menyaksikan acara yang luar biasa. Mulai dari pawai ta’aruf hingga pembukaan berlangsung semarak dan penuh semangat,” ujar Maigus Nasir.

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Padang itu berharap melalui pelaksanaan MTQ mampu melahirkan generasi qurani yang unggul serta kafilah-kafilah terbaik yang dapat mengharumkan nama Kota Padang di masa mendatang.

"Pemerintah Kota Padang, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan dan melakukan evaluasi untuk peningkatan kualitas pelaksanaan MTQ ke depan," lanjutnya. 

“MTQ bukan sekadar perlombaan keagamaan, tetapi juga media untuk menyukseskan Program Unggulan (Progul) Pemko Padang, dalam hal ini Smart Surau dan Padang Juara. Kita tentu berharap generasi muda Kota Padang semakin mencintai Alquran dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Irwan Zuldani, Anggota DPRD Kota Padang Buya Iskandar, Kepala Kementerian Agama Kota Padang Yasril, serta Ketua DPD LPM Kota Padang Irwan Basir Datuk Rajo Alam, dan Camat Kuranji Rozaldi Rosman.

Sebagai penutup rangkaian pembukaan, juga dilaksanakan pelantikan Dewan Hakim MTQ oleh Camat Kuranji, Rozaldi Rosman, yang diharapkan dapat menjalankan tugas secara profesional dan objektif dalam menilai para peserta. (*)