HEADLINE
Mahfud MD Sindir BGN: Kaos Kakiku Rp100 Ribu Dapat Tiga Pasang    
Rabu, April 15, 2026

On Rabu, April 15, 2026

Mahfud MD Sindir BGN: Kaos Kakiku Rp100 Ribu Dapat Tiga Pasang
Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menilai bahwa program MBG tetap disenangi rakyat. Hal itu dilihatnya saat mengunjungi beberapa daerah.

BENTENGSUMBAR.COM
- Penggunaan anggaran oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk keperluan kaos kaki sekitar Rp6,9 miliar dengan pembelian Rp100 ribu per pasang sejumlah 17 ribu menuai sorotan.

Mantan Menko Polhukam Mahfud MD dengan gaya satire-nya mengkritisi kebijakan tersebut.

“Ya pemborosan itu ada. Sekarang sudah ada motor listrik, ada kaos kaki Rp100 ribu. Ini kaos kakiku Rp100 ribu dapat tiga (pasang). Beli di online aja kan banyak sekali. Beli di online, lewat Google atau apa, minta kaos kaki itu udah bagus-bagus. Saya beli Rp200 ribu sudah dapat enam (pasang),” kata Mahfud dikutip dalam kanal YouTube pribadinya, Selasa malam, 14 April 2026.

“Ini kaos kaki, 1 Rp100 ribu dan itu untuk siapa dan untuk apa, gitu kan? Kok sampai segitu? Orang diperhatikan kaos kakinya, apa ndak beli sendiri aja?” tambahnya menegaskan.

Selain itu, Mahfud juga mengomentari pemborosan-pemborosan lain yang dilakukan BGN seperti pengadaan komputer yang mencapai Rp3,1 triliun.

Kendati demikian, Menteri Pertahanan era Presiden Abdurrahman Wahid ini menilai bahwa program MBG tetap disenangi rakyat. Hal itu dilihatnya saat mengunjungi beberapa daerah.

“Bahwa itu (program MBG) rakyat senang dan harus diteruskan, kita dukung meskipun itu untuk keperluan dukungan Pilpres kalau Pak Prabowo mau ikut lagi. Kita tidak apa-apa, memang haknya orang yang menang untuk membuat program yang disenangi,” pungkasnya.

Kepala BGN Dadan Hindayana sebelumnya membantah soal pengadaan kaos kaki yang jumlah fantastis dan telah menjadi sorotan publik. Ia menyebut bahwa BGN tidak melakukan pengadaan secara langsung. 

Dadan menjelaskan bahwa kaos kaki merupakan bagian dari perlengkapan yang diberikan saat pendidikan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). 

"Untuk kaos kaki, itu bukan pengadaan di BGN. Itu diberikan saat pendidikan SPPI sebagai bagian dari perlengkapan peserta yang diselenggarakan oleh Universitas Pertahanan," ujar Dadan di Jakarta, Senin, 13 April 2026.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pelaksanaan pendidikan SPPI dilakukan di Universitas Pertahanan (Unhan) dengan menggunakan anggaran dari BGN yang dikelola melalui mekanisme swakelola tipe 2.

Dalam skema ini, pelaksanaan kegiatan, termasuk pengadaan perlengkapan, dilakukan oleh pihak Unhan. 

"Jadi perlu dipahami bahwa pengadaan tersebut bukan dilakukan langsung oleh BGN, melainkan oleh Unhan dalam rangka pelaksanaan pendidikan SPPI," pungkasnya. (*) 

Sumber: RMOL

Di MK, DPR Sebut Dana Pendidikan untuk MBG Merupakan Konsekuensi Logis    
Rabu, April 15, 2026

On Rabu, April 15, 2026

Di MK, DPR Sebut Dana Pendidikan untuk MBG Merupakan Konsekuensi Logis
Anggota Komisi III DPR RI, I Wayan Sudirta, berpendangan bahwa pengalokasian anggaran pendidikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan konsekuensi yang logis karena target penerima MBG adalah siswa sekolah.

BENTENGSUMBAR.COM
- Anggota Komisi III DPR RI, I Wayan Sudirta, berpendangan bahwa pengalokasian anggaran pendidikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan konsekuensi yang logis karena target penerima MBG adalah siswa sekolah. 

"Penganggaran pendanaan program makan bergizi dalam pos anggaran pendidikan merupakan konsekuensi logis. Mengingat salah satu target manfaatnya ialah peserta didik sebagai salah satu komponen sistem pendidikan nasional," kata Wayan Sudirta mewakili DPR dalam sidang MK, Selasa (14/4/2026). 

Pandangan itu disampaikan Wayan Sudirta dalam pembacaan keterangan resmi DPR dalam sidang pengujian materiil di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN 2026 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

Dalam sidang perkara Nomor 40, 52, dan 55/PUU-XXIV/2026, para pemohon mempermasalahkan anggaran pendidikan pada APBN diambil untuk program MBG.

Wayan Sudirta mengatakan, pemenuhan hak atas pendidikan tidak hanya mencakup penyediaan layanan pembelajaran, tetapi juga mencakup pemenuhan kondisi dasar yang memungkinkan peserta didik dapat mengikuti proses pembelajaran secara maksimal. 

"Dalam perspektif sistem pendidikan nasional, pemenuhan kondisi fisik dan kesehatan peserta didik memiliki keterkaitan langsung dengan tujuan pendidikan nasional untuk mencerdaskan kehidupan bangsa," tuturnya. 

Dengan demikian, lanjut Wayan Sudirta, program MBG merupakan bentuk intervensi negara untuk memastikan kesiapan fisik peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran. 

Bukan mengurangi anggaran Menurut DPR RI, alokasi pendanaan program makan bergizi ditempatkan sebagai bagian dari fungsi pendidikan, yakni masuk dalam sub-fungsi pelayanan bantuan terhadap pendidikan bersama program lain seperti wajib belajar, LPDP, dan peningkatan kualitas pembelajaran.

"Hal ini berarti program makan bergizi adalah sub-komponen dari ekosistem pembiayaan pendidikan, bukan mengalihkan atau mengurangi mandatory spending," kata Wayan.

Maka, DPR menilai, penempatan alokasi program MBG juga telah sejalan dengan anggaran pendidikan yang bersifat lintas sektoral di mana anggaran pendidikan tersebar di banyak kementerian dan lembaga.

"Pengelolaan pendanaan untuk program makan bergizi dalam APBN tahun anggaran 2026 tidak hanya sah secara kewenangan dan prosedural, tetapi juga tepat secara substantif dalam mendukung tujuan penelenggaraan pendidikan nasional," sebutnya. (*) 

Sumber: Kompas.com

156 Calon Paskibraka Kota Pariaman Ikuti Seleksi Paskibraka 2026    
Selasa, April 14, 2026

On Selasa, April 14, 2026

156 Calon Paskibraka Kota Pariaman Ikuti Seleksi Paskibraka 2026
Seleksi dibuka Wali Kota Pariaman, Yota Balad di Balairung Rumah Dinas Walikota Pariaman, Selasa (14/4/2026).

BENTENGSUMBAR.COM
- Sebanyak 156 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Pariaman ikuti seleksi calon Paskibraka tahun 2026. Seleksi dibuka Wali Kota Pariaman, Yota Balad di Balairung Rumah Dinas Walikota Pariaman, Selasa (14/4/2026).

Dalam sambutannya, Yota Balad menegaskan proses seleksi dilaksanakan secara transparan dan objektif.

“Kami memastikan bahwa seleksi ini dilaksanakan secara terbuka dan adil. Tidak perlu berpikir harus ada orang dalam, yang terpenting tunjukan kemampuan, latihan, dan kerja keras,” ungkapnya.

Ia juga memotivasi peserta untuk mengikuti seleksi dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.

“Harapan kami, ananda dapat mengikuti seleksi ini dengan serius, disiplin, dan menunjukkan dedikasi terbaik untuk menjadi bagian dari Paskibraka Kota Pariaman. Ananda yang terpilih nanti jangan jumawa, tetap rendah hati. Sementara ananda yang tidak terpilih nantinya , jangan berkecil hati, mungkin belum mendapat kesempatan hari ini, yang terpenting selalu berusaha dan tetap semangat,” terangnya.

Peserta seleksi merupakan siswa-siswi kelas X yang berasal dari SMA, SMK/Sederajat di Kota Pariaman yang telah mendaftar dan lulus seleksi administrasi melalui sistem pendaftaran online berdasarkan ketentuan BPIP RI.  Sebanyak 156 orang terpilih seleksi, dengan rincian putra 78 orang dan putri 78 orang.

“Jadikan seleksi ini menjadi tes kemampuan bagi ananda semua, tunjukan kemampuannya, yang terpenting ananda semua merupakan kebangaan bagi kedua orang tuanya, sekolah dan lingkungan sekitar. Mudah-mudahan dengan terpilihnya ananda menjadi Paskibraka bisa membawa hal-hal yang positif bagi anak Kota Pariaman” pungkasnya. (ka/at)

Bertemu Menteri Pertanian RI, Wako Pariaman  Sampaikan Proposal Pengembangan Sektor Pertanian dan Peternakan    
Selasa, April 14, 2026

On Selasa, April 14, 2026

Bertemu Menteri Pertanian RI, Wako Pariaman  Sampaikan Proposal Pengembangan Sektor Pertanian dan Peternakan
VVIP Room Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman, Selasa (14/4/2026).

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Pariaman, Yota Balad bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy beserta jajaran Forkopimda dan beberapa Kepala Daerah di Sumbar menyambut  kedatangan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman beserta jajaran Kementerian Pertanian di VVIP Room Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman, Selasa (14/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wako Pariaman Yota Balad didampingi Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Pariaman, Marlina Sepa menyampaikan sejumlah proposal usulan pembangunan dan pengembangan sektor pertanian dan peternakan di Kota Pariaman kepada Mentan RI secara langsung.

“Pemerintah Kota Pariaman mengajukan enam  usulan program prioritas yang diharapkan dapat meningkatkan produksi, kualitas, dan nilai tambah hasil pertanian dan peternakan di Kota Pariaman," ujarnya.

Yota Balad menyebutkan dalam usulan yang disampaikan, pertama pengadaan alat penyemprot pestisida padi (drone sprayer). Alat ini lebih efisien, cepat, dan merata dibandingkan cara manual, mampu menyemprot hektaran lahan dalam waktu singkat. Kedua, perbaikan sejumlah irigasi yang telah rusak akibat bencana banjir tahun lalu.

“Usulan ketiga, pengadaan alat semprot portabel manual atau elektrik berkapasitas kecil (hand sprayer) lebih kurang 200 unit, keempat, meminta benih padi untuk 1.600 hektare lahan. Kelima, ayam petelur sebanyak 20 ribu dan keenam, pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) guna menghasilkan daging Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH),” terangnya.

Yota Balad  menyampaikan  pentingnya dukungan dari Pemerintah Pusat, khususnya Kementan, mengingat sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat Kota Pariaman.

Di tempat yang sama, Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman menyambut baik berbagai usulan yang disampaikan terhadap upaya Pemko Pariaman dalam memperkuat sinkronisasi program daerah dengan pusat.

"Pak Menteri menyambut baik dan kami bisa menyajikan data yang konkret dan akurat demi mendukung percepatan pembangunan sektor pertanian dan peternakan di Kota Pariaman”, sebutnya.

Pihaknya juga akan mengusulkan dua proposal lagi yakni permintaan satu mesin pompa air berkapasitas besar dan peremajaan kelapa yang luasnya lebih kurang 100 hektar.

“Besar harapan kami, semoga permintaan ini bisa dikabulkan oleh Pak Menteri dan dapat terealisasi guna menjaga ketersediaan pangan di Kota Pariaman”, tutupnya. (ka/at)

Wako Fadly Amran Terima Kunjungan Danpas I Korbrimob Polri Brigjen Pol. Anang Sumpena    
Selasa, April 14, 2026

On Selasa, April 14, 2026

Wako Fadly Amran Terima Kunjungan Danpas I Korbrimob Polri Brigjen Pol. Anang Sumpena
Wali Kota Padang Fadly Amran menerima kunjungan Komandan Pasukan (Danpas) I Korps Brigade Mobil (Korbrimob) Polri Brigjen Pol. Anang Sumpena. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wali Kota Padang Fadly Amran menerima kunjungan Komandan Pasukan (Danpas) I Korps Brigade Mobil (Korbrimob) Polri Brigjen Pol. Anang Sumpena, di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Selasa (14/4/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antara Korbrimob Polri dan Pemerintah Kota Padang dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

Brigjen Pol. Anang Sumpena menyebutkan, Pasukan Brimob I yang dipimpinnya memiliki wilayah kerja mencakup 10 provinsi di Pulau Sumatera. Pihaknya siap memberikan dukungan penuh, khususnya dalam pengamanan dan penanganan situasi berintensitas tinggi.

“Sebagai satuan yang baru bertugas di Sumatera, kami siap bersinergi dan mendukung Pemerintah Kota Padang dalam menjaga keamanan, termasuk pengamanan objek vital dan strategis,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, Brimob memiliki kemampuan khusus, termasuk personel SAR yang siap diterjunkan dalam penanganan bencana, mengingat Sumatera Barat merupakan wilayah rawan bencana serta terdapat sejumlah proyek strategis nasional.

Wali Kota Padang Fadly Amran menyambut baik kunjungan ini, dan mengapresiasi komitmen Korbrimob Polri dalam mendukung stabilitas keamanan daerah. Ia berharap dukungan dari aparat Polri khususnya Brimob dapat mengawal keamanan pembangunan di Kota Padang. 

“Kami sangat membutuhkan dukungan dari Brimob Polri, terutama dalam pengamanan pembangunan di Kota Padang dan penanganan bencana. Semoga sinergi ini dapat memperkuat upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Fadly Amran. (*)

Wawako Maigus Nasir Membuka MTQ ke-42 tingkat Kecamatan Pauh    
Selasa, April 14, 2026

On Selasa, April 14, 2026

Wawako Maigus Nasir Membuka MTQ ke-42 tingkat Kecamatan Pauh
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Pauh. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Pauh yang dipusatkan di pelataran Masjid Istiqlal Binuang, Kelurahan Binuang Kampung Dalam, Selasa (14/4/2026).

Pembukaan ajang keagamaan yang berlangsung selama 14-16 April 2026 ini diawali dengan pawai ta’aruf yang diikuti kontingen dari seluruh kelurahan se-Kecamatan Pauh.

Turut hadir dalam kesempatan itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Edy Oktafiandi, Camat Pauh, Titin Masfetrin, Ketua FKUB Kota Padang, Salmadanis, yang juga Ketua Harian LPTQ Kota Padang, serta unsur Forkopimca dan para lurah se-Kecamatan Pauh.

Maigus Nasir mengapresiasi Kecamatan Pauh sebagai yang pertama menggelar MTQ tingkat kecamatan di Kota Padang tahun ini. Ia menilai kegiatan tersebut sangat strategis untuk memperkuat syiar Islam sekaligus membentuk karakter generasi muda yang Qurani. "MTQ ini sejalan dengan visi Kota Padang sebagai kota pintar dan kota sehat, berlandaskan agama dan budaya menuju kota yang maju dan sejahtera. Kegiatan ini juga bagian dari implementasi Program Unggulan (Progul) Smart Surau dalam membentuk generasi muda Kota Padang yang cerdas dan Qurani," ujar Wawako.

Sementara itu, Ketua LPTQ Kecamatan Pauh, David Ferdinand, selaku Ketua Pelaksana MTQ ke-42 tingkat Kecamatan Pauh, menyebutkan bahwa MTQ ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam membumikan Alquran di tengah masyarakat. “Kegiatan ini juga sejalan dengan Progul Smart Surau, yang bertujuan mengoptimalkan fungsi masjid dan musala sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan keagamaan, serta penguatan karakter generasi muda,” sebutnya.

Ia menjelaskan bahwa MTQ tersebut diikuti sebanyak 360 peserta utusan dari sembilan kelurahan di Kecamatan Pauh. Para kafilah akan berkompetisi dalam berbagai cabang, antara lain tilawah Alquran tingkat anak-anak, remaja, dan dewasa, tartil dasar, menengah, dan umum, serta tahfidz 1 juz baik tilawah maupun non-tilawah.

Selain itu, juga diperlombakan cabang Musabaqah Syarhil Quran (MSQ), Musabaqah Fahmil Quran (MFQ) atau cerdas cermat, serta lomba khutbah Jumat dan adzan. (*)