HEADLINE
Wako Fadly Amran Safari Ramadan 1447 H di Musala Rambutan Korong Gadang    
Sabtu, Februari 28, 2026

On Sabtu, Februari 28, 2026

Wako Fadly Amran Safari Ramadan 1447 H di Musala Rambutan Korong Gadang
Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam memperkuat pelaksanaan Program Unggulan (Progul) Smart Surau saat melaksanakan Safari Ramadan 1447 H di Musala Rambutan, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Jumat (27/2/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota Fadly Amran menyampaikan bahwa penguatan Smart Surau menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Padang dalam membangun generasi muda yang berkarakter, religius, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Ke depan, kita siapkan sistem yang lebih modern. Masjid dan musala akan difasilitasi perangkat digital seperti tablet dan jaringan internet. Absensi dapat menggunakan face recognition, sehingga kehadiran anak-anak tercatat secara otomatis dan tertib,” ujar Fadly Amran.

Wali Kota Padang menjelaskan, Progul Smart Surau berawal dari gerakan yang tumbuh di tengah masyarakat, kemudian diperkuat oleh pemerintah melalui sistem yang lebih terstruktur dan terintegrasi dengan digitalisasi. “Jika kita flashback ke 2025, program ini masih sebatas dorongan. Alhamdulillah, berkat kolaborasi semua pihak, kini sekitar 60 ribu dari 90 ribu siswa di Kota Padang telah melaksanakan salat subuh berjamaah di masjid. Ini capaian yang patut kita syukuri,” tambahnya.

Mewakili pengurus Musala Rambutan, Jumaidi menyampaikan ucapan selamat datang kepada wali kota dan rombongan. Ia juga memaparkan rencana pengembangan musala, di antaranya perluasan ruang serta pembangunan lantai dua. “Di musala ini kami juga melaksanakan program Smart Surau melalui Subuh Mubarakah. Ini bentuk dukungan kami agar masjid dan musala tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan dan pembinaan umat,” ungkapnya.

Sementara itu, penceramah tausiah Ramadan, Duski Samad, menyampaikan materi bertajuk “Tiga Pilar Kejayaan Kota Padang”. Pilar pertama adalah penguatan kehidupan beragama, pilar kedua penguatan ekonomi dan kesejahteraan sosial masyarakat, serta pilar ketiga penguatan kepedulian sosial.

Ia mengapresiasi Program Smart Surau sebagai wujud penguatan nilai-nilai keagamaan di Kota Padang, penataan Pasar Raya sebagai upaya penguatan ekonomi masyarakat, serta mendorong Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk lebih giat menghimpun zakat demi membantu sesama sebagai implementasi pilar kepedulian sosial. (*)

Digelar Diskusi Buku Puisi Sebagai Potret Kegelisahan (Kumpulan Kritik Sastra Atas SAKTI)    
Sabtu, Februari 28, 2026

On Sabtu, Februari 28, 2026

Digelar Diskusi Buku Puisi Sebagai Potret Kegelisahan (Kumpulan Kritik Sastra Atas SAKTI)
Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat mengajak sastrawan, budayawan maupun penulis untuk memanfaatkan maksimal fasilitas yang ada. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat mengajak sastrawan, budayawan maupun penulis untuk memanfaatkan maksimal fasilitas yang ada untuk mengembangkan berbagai kegiatan kebudayaan di Sumatera Barat. 

Seperti fasilitas tempat di lantai 5 Kantor Dinas Kebudayaan yang jarang dipakai. 

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kebudayan Provinsi Sumatera Barat Syaiful Bahri, SP MM saat membuka Diskusi Buku Buku “Puisi Sebagai Potret Kegelisahan (Kumpulan Kritik Sastra Atas SAKTI) yang ditulis Dr. Andria Catri Tamsin, M.Pd, dkk, Jumat (27/2/2026) di gallery Taman Budaya Sumatera Barat jalan Diponegoro Padang.  

Menurut Syaiful Bahri, ketika Ketua Festival Literasi Internasional Minangkabau (IMLF-4) Sastri Bakry menyampaikan rencana diskusi buku ini, kami sangat senang. Karena dapat memberikan dukungan terhadap sastrawan/budayawan dalam berkarya.

“Kita siapkan ruang rasa, ruang budaya, agar para seniman, sastrawan dan budayawan biasa berproses melahirkan karya-karya. Baik berupa lukisan, tarian, musik, senisuara, pameran karya penulis, workshop patung dan sebagainya,” kata Syaiful Bahri.

Sebelumnya, Panitia Pelaksana yang juga Sekretaris IMLF-4 Armaidi Tanjung melaporkan, diskusi buku yang difasilitasi Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat dan Taman Budaya Sumatera Barat ini merupakan kegiatan Pra Festival Literasi Internasional Minangkabau (IMLF-4) bertepatan dengan peringatan 100 Tahun Jam Gadang yang akan dilaksanakan pada 3 – 7 Juni 2026 mendatang di Bukittinggi. 

“Banyak kegiatan yang diselenggarakan, diantaranya seminar, penanaman 100 pohon sebagai bagian dari peduli bencana, pembacaan 100 puisi dunia,  penerbitan 100 puisi Jam Gadang , peluncuran 100 buku , peragaan 100 busana Minang, berbagai lomba dan lain-lain. 

“Diskusi buku ini menampilkan dua pembicara yakni, akademisi FBS UNP/penyair Dr.Andria Catri Tamsin, M.Pd  dan Penyair ASEAN  serta moderator Dr. Hermawan. Juga diselingi dengan pembacaan puisi oleh   Rani Silvia, Mindasari, Dadang Leona, Fauzul El Nurca, Yenny Ibrahim, Hendra Munur, dan Muslim Nur. Masing-masing pembaca puisi mendapatkan buku dari Sastri Bakry,” tutur Armaidi Tanjung yang juga penulis puluhan buku. 

Dijelaskan, buku Puisi Sebagai Potret Kegelisahan ini, diterbitkan Kosa Kata Kita (KKK) setebal xxiv + 136 halaman. 

Tampak hadir Kepala Taman Budaya Sumbar M Devid, SSTP, Penulis Prolifik Satupena tahun 2023 Saunir Saun,  penyair, budaya, akademisi, penulis, Asosiasi Siti Mangopoh dan undangan lainya. 

Pembicara Syarifuddin Arifin menyebutkan Sastri Bakry menulis dan terus menulis apa saja, tanpa menghiraukan komentar- komentar miring terhadapnya. Sastri yang terkadang tampil dengan gaya seleb, borjuis dianggap tidak pantas menulis puisi atau novel tentang mereka yang terlantar dan menderita. Namun ia tidak menghiraukannya, baginya penampilan seseorang tidak bisa dilihat dari caranya berpakaian, melainkan menyiasati lompatan pikiran dan tindakan yang nyata.

“Pengalaman batinnya, ia salurkan melalui berbagai catatan yang kemudian diterbitkan. Baik berupa naskah teater, opera, cerpen, novel dan puisi. Sastri acapkali menulis secara spontan, dan nampaknya ia memang membiasakan dirinya mencatat sesuatu itu untuk proses kreatifnya,” kata Syarifuddin Arifin.

Usai diskusi buku, dilanjutkan dengan foto bersama dan berbuka bersama di gallery Taman Budaya Sumatera Barat.  (at)

Pemprov Sumbar Siapkan Pengembangan BRT di Dua Kawasan Aglomerasi    
Sabtu, Februari 28, 2026

On Sabtu, Februari 28, 2026

Pemprov Sumbar Siapkan Pengembangan BRT di Dua Kawasan Aglomerasi
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, saat memimpin rapat koordinasi bersama sejumlah kepala daerah. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) tengah menyiapkan skema pengembangan angkutan umum massal berbasis jalan atau Bus Rapid Transit (BRT) di dua kawasan yang memiliki aktivitas tinggi antarwilayah di Sumbar. Hal itu disampaikan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, saat memimpin rapat koordinasi bersama sejumlah kepala daerah di Aula Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Jumat (27/2/2026).

Dua kawasan yang direncanakan menjadi lokasi pengembangan BRT adalah kawasan Palapa (Padang–Lubuk Alung–Pariaman) dan kawasan Bukapalipatar (Bukittinggi, Agam, Padang Panjang, Payakumbuh, Lima Puluh Kota, dan Tanah Datar). “Rencana ini sudah kami sampaikan kepada Menteri Perhubungan dan mendapat tanggapan yang baik. Kajian dan perencanaannya juga sudah kita siapkan,” ujar Mahyeldi.

Menurut Gubernur, angkutan umum massal yang memiliki standar layanan tinggi dan terintegrasi antarwilayah sudah menjadi kebutuhan di Sumbar. Banyak warga yang setiap hari bepergian untuk bekerja, sekolah, berdagang, maupun berwisata. Selain itu, dengan adanya ini, Mahyeldi meyakini akan dapat  meningkatkan konektivitas, mengurangi kemacetan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi regional di Sumbar “Kita ingin perjalanan antarwilayah lebih lancar, mengurangi kemacetan, serta membuat transportasi lebih aman dan nyaman bagi masyarakat,” jelasnya.

Untuk kawasan Bukapalipatar yang cakupannya cukup luas, pengembangan akan dilakukan bertahap. Pada tahap awal, fokusnya adalah layanan Trans Paliko yang melayani rute Payakumbuh–Lima Puluh Kota. Sementara di kawasan Palapa, layanan BRT akan menghubungkan sejumlah jalur penting dan terintegrasi dengan terminal serta simpul transportasi lainnya. Diperkirakan, potensi penumpangnya bisa mencapai lebih dari 1,6 juta orang per tahun.

Gubernur menegaskan, guna mensukseskan rencana ini, butuh dukungan dan komitmen dari seluruh pemerintah daerah yang wilayahnya termasuk dalam rencana pengembangan. “Kita ingin ini berjalan bertahap dan terencana dengan baik, supaya benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar, Dedi Diantolani menjelaskan rancangan sistem transportasi untuk kawasan Palapa sudah selesai disusun. “Ada empat jalur utama yang direncanakan untuk kawasan Palapa, menghubungkan Padang, Lubuk Alung, Sicincin, hingga Pariaman,” ujarnya.

Untuk kawasan Bukapalipatar, pengembangan dilakukan dalam beberapa tahap, dimulai dari koridor Bukittinggi–Agam–Padang Panjang, lalu Trans Paliko (Payakumbuh-Limapuluh Kota), hingga koneksi Bukittinggi–Payakumbuh. Menurut Dedi, dukungan administrasi juga telah disiapkan melalui surat gubernur terkait pengembangan angkutan perkotaan kawasan, sebagai bagian dari kesiapan pengusulan ke pemerintah pusat.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri oleh para kepala daerah yag wilayahnya masuk dalam rencana pengembangan, selain itu juga hadir sejumlah jajaran OPD terkait sebagai bentuk komitmen bersama dalam menghadirkan transportasi umum yang lebih baik di Sumbar. (adpsb/rmz/bud)

Safari Ramadan di Pariaman, Pemprov Sumbar Pererat Sampaikan Arah Pembangunan Daerah    
Sabtu, Februari 28, 2026

On Sabtu, Februari 28, 2026

Safari Ramadan di Pariaman, Pemprov Sumbar Pererat Sampaikan Arah Pembangunan Daerah
Tim Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) disambut hangat masyarakat Kelurahan Jalan Kareta Api. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Tim Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) disambut hangat masyarakat Kelurahan Jalan Kareta Api, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, saat menggelar Safari Ramadan 1447 H di Masjid Nurul Islam, Jumat (27/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi. 

Dalam sambutannya, ia menegaskan Safari Ramadan bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan masyarakat. “Kebaikan yang paling cepat mendapatkan balasan adalah menjaga dan menyambung silaturahmi. Itulah tujuan utama Safari Ramadan ini,” ujar Arry.

Selain memperkuat kebersamaan, Safari Ramadan juga dimanfaatkan untuk menyampaikan arah dan prioritas pembangunan Sumatera Barat sebagaimana tertuang dalam RPJMD, yakni mewujudkan Sumbar Madani yang Maju dan Berkelanjutan. “Madani berarti masyarakat yang berperadaban, taat beragama, saling menghargai, dan gemar berbuat kebaikan. Maju artinya kesejahteraan masyarakat terus kita tingkatkan. Berkelanjutan berarti pembangunan tidak boleh berhenti,” jelasnya.

Arry menyebutkan, visi tersebut dijabarkan ke dalam empat misi utama, yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan perekonomian daerah, pembangunan infrastruktur, serta perbaikan tata kelola pemerintahan yang berorientasi pelayanan publik. Khusus untuk Kota Pariaman, ia menilai daerah ini memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Pemerintah provinsi, katanya, akan terus mendukung melalui peningkatan kualitas jalan provinsi dan infrastruktur pendukung lainnya.

Di bidang pendidikan, Arry mendorong masyarakat agar terus meningkatkan jenjang pendidikan generasi muda. Pemerintah daerah, menurutnya, berkomitmen menyiapkan berbagai fasilitas dan program beasiswa. Ia juga menekankan pentingnya pendidikan keagamaan, termasuk penguatan rumah tahfidz dan pembelajaran Al-Qur’an. “Hafalan itu penting, tetapi membaca dengan baik dan benar juga harus diperhatikan. Jangan sampai hafal karena sering mendengar, tapi kurang dalam membaca,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Arry turut memperkenalkan program unggulan Pemprov Sumbar kepada masyarakat, yakni Nagari Creative Hub, yang bertujuan mengembangkan potensi sosial, budaya, ekonomi, dan pendidikan masyarakat di tingkat nagari. Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Provinsi Sumbar menyerahkan bantuan hibah Rp50 juta untuk Masjid Nurul Islam, serta bantuan lainnya dari ASN Pemprov Sumbar, BAZNAS, Dinas Pemuda dan Olahraga, dan Bank Nagari. Pemprov Sumbar juga menyalurkan bantuan kepada lima panti asuhan di Kota Pariaman dengan total nilai Rp1.055.001.000.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Afrizal Azhar menyampaikan apresiasi atas kunjungan Tim Safari Ramadan Pemprov Sumbar. Ia menilai kegiatan tersebut mempererat hubungan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota. “Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas perhatian dan dukungannya, termasuk bantuan pascabencana yang sangat bermanfaat bagi masyarakat kami,” ujarnya.

Melalui Safari Ramadan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota semakin kuat, sehingga pembangunan daerah berjalan lebih terarah dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. (adpsb/cen/bud)

Safari Ramadan di Pariaman, Sekda Sumbar Apresiasi Peran Aktif Pengurus Masjid Nurul Islam Dalam Pembinaan Rumah Tahfidz    
Sabtu, Februari 28, 2026

On Sabtu, Februari 28, 2026

Safari Ramadan di Pariaman, Sekda Sumbar Apresiasi Peran Aktif Pengurus Masjid Nurul Islam Dalam Pembinaan Rumah Tahfidz
Suasana hangat dan penuh semangat terasa di Masjid Nurul Islam, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Suasana hangat dan penuh semangat terasa di Masjid Nurul Islam, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Jumat malam (27/2/2026), saat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menggelar Safari Ramadan 1447 H. Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi menyampaikan apresiasi atas peran aktif Masjid Nurul Islam dalam mengembangkan pendidikan keagamaan melalui rumah tahfidz.

Menurutnya, keberadaan rumah tahfidz menjadi bukti bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan generasi muda yang berkarakter dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. “Saya sangat bangga melihat semangat anak-anak di rumah tahfidz ini. Semoga dari masjid ini lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang beriman dan berakhlak. Amin ya Rabbal Alamin,” ujar Arry.

Pada kesempatan itu, Sekda menyerahkan hadiah kepada empat santri yang telah berhasil menghafal 30 juz Al-Qur’an, yakni Ibrahim, Qonita, Anisa, dan Ana. Momen tersebut disambut haru dan tepuk tangan jamaah, sekaligus menjadi motivasi bagi santri lainnya.

Arry juga berinteraksi langsung dengan sejumlah anak tahfidz, mengajak mereka maju ke depan, serta memberikan hadiah bagi yang berani menjawab pertanyaan. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara hafalan dan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. “Hafalan itu penting, tetapi membaca dengan tartil dan memahami maknanya juga sangat penting. Dengan begitu, Al-Qur’an benar-benar menjadi pedoman hidup,” pesannya.

Sementara itu Ketua Pengurus Masjid Nurul Islam, Zalman Zaudit menjelaskan rumah tahfidz tersebut mulai dibangun sekitar dua tahun lalu, dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Mahyeldi. Saat ini, dua ruang belajar telah dimanfaatkan, dengan jumlah santri lebih dari 100 orang yang belajar menghafal Al-Qur’an secara gratis.

Menurutnya, pengurus masjid dan tokoh masyarakat berkomitmen menjadikan anak-anak sebagai pencinta, penghafal, sekaligus pengamal Al-Qur’an. “Kami ingin anak-anak ini menjadi generasi pembeda, memiliki dasar agama yang kuat, dan mampu melanjutkan pendidikan hingga ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan dua ruang rumah tahfidz tersebut telah menghabiskan anggaran sekitar Rp800 juta dari total rencana Rp2,5 miliar. Saat ini, pengurus tengah melanjutkan pembangunan fasilitas tempat wudu yang lebih representatif dengan kebutuhan dana sekitar Rp400 juta, dan mengajak jamaah serta masyarakat untuk berpartisipasi melalui infak dan sedekah. Safari Ramadan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat dan generasi Qurani di Sumbar. (adpsb/cen/bud)

Safari Ramadan di Masjid Nurul Huda Panganak, Gubernur Ajak Masyarakat Bukittinggi Menyiapkan Generasi Beriman    
Sabtu, Februari 28, 2026

On Sabtu, Februari 28, 2026

Safari Ramadan di Masjid Nurul Huda Panganak, Gubernur Ajak Masyarakat Bukittinggi Menyiapkan Generasi Beriman
Suasana hangat dan khidmat menyelimuti Masjid Nurul Huda Panganak, Puhun Pintu Kabun, Kota Bukittinggi. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Suasana hangat dan khidmat menyelimuti Masjid Nurul Huda Panganak, Puhun Pintu Kabun, Kota Bukittinggi, saat Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah melaksanakan Safari Ramadan 1447 H, Jumat (27/2/2026).

Di hadapan jamaah, Gubernur menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar momentum ibadah, tetapi juga saat yang tepat untuk memperkuat pembinaan bagi generasi muda. “Kita perlu memberikan perhatian serius kepada generasi muda kita. Jumlah mereka besar, dan sebentar lagi kita akan memasuki masa bonus demografi. Kalau tidak dibimbing dengan iman dan pendidikan yang baik, mereka bisa terpengaruh oleh hal-hal yang tidak baik,” ujar Mahyeldi.

Menurutnya, generasi muda hari ini adalah pemimpin masa depan. Karena itu, mereka harus dipersiapkan dengan bekal ilmu, akhlak, dan keimanan yang kuat agar mampu membawa Sumatera Barat ke arah yang lebih baik. “Kalau hari ini tidak kita siapkan, maka ke depan kita bisa kekurangan pemimpin yang beriman dan berakhlak. Ramadan adalah momen terbaik untuk memperkuat pendidikan jiwa dan karakter,” tambahnya.

Gubernur menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terus mendorong berbagai program pembinaan generasi, salah satunya melalui kegiatan Pesantren Ramadan di sekolah-sekolah. Program tersebut diharapkan mampu membiasakan anak-anak dan remaja dengan aktivitas keagamaan serta memperkuat akhlak mereka sejak dini. Selain menjadi ajang silaturahmi, Safari Ramadan juga dimanfaatkan sebagai wadah menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mensosialisasikan program-program strategis pembangunan daerah.

Dalam kesempatan itu, Gubernur turut menyerahkan sejumlah bantuan untuk mendukung kegiatan keagamaan dan operasional masjid, antara lain hibah Rp50 juta dari Pemerintah Provinsi Sumbar, 40 mushaf Al-Qur’an dari Biro Kesra Sumbar, bantuan kain sarung untuk lima fakir miskin, Rp3 juta dari Baznas Sumbar untuk petugas masjid, Rp10 juta dari Bank Nagari, 40 mushaf Al-Qur’an dari Kanwil Kemenag Sumbar, serta Rp10 juta dari Jamkrida Sumbar.

Sementara itu Walikota Bukittinggi, Ibnu Asis menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Safari Ramadan Provinsi Sumbar di kota tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus menyelaraskan program pembangunan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur dan jajaran Pemprov Sumbar yang telah memilih Bukittinggi sebagai salah satu lokasi tujuan Safari Ramadan tahun ini,” ujarnya.

Sebelumnya Pengurus Masjid Nurul Huda Panganak, Muhammad Syafi’i juga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ia berharap dukungan tersebut dapat semakin memakmurkan masjid dan meningkatkan semangat ibadah jamaah. Usai kegiatan di Masjid Nurul Huda Panganak, Gubernur melanjutkan agenda dengan menyerahkan bantuan ke Masjid Jami’ Gantiang Sawah Laweh di Pulai Anak Aia, Kota Bukittinggi, berupa hibah Rp25 juta dan 25 mushaf Al-Qur’an. Kegiatan Safari Ramadan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, alim ulama, serta jamaah yang mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kekhusyukan. (adpsb/rmz/bud)

Wagub Vasko Salurkan Bantuan untuk Dua Masjid di Solok Selatan    
Sabtu, Februari 28, 2026

On Sabtu, Februari 28, 2026

Wagub Vasko Salurkan Bantuan untuk Dua Masjid di Solok Selatan
Wagub juga berinteraksi dengan anak-anak MDA Masjid Nurul Hikmah. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub SUmbar), Vasko Ruseimy menyalurkan bantuan untuk dua masjid di Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, dalam rangka Safari Ramadan 1447 H, Jumat (27/2/2026).

Dua masjid yang menerima bantuan tersebut adalah Masjid Ubudiyah di Jorong Sungai Lambai dan Masjid Nurul Hikmah di Jorong Kampung Dalam, Nagari Lubuak Gadang Selatan. Di Masjid Ubudiyah, usai salat Ashar berjemaah, Wagub menyerahkan bantuan hibah Rp25 juta, 40 Al-Qur’an dari ASN Pemprov Sumbar, serta kain sarung dari Baznas.

Sementara di Masjid Nurul Hikmah, bantuan yang diserahkan meliputi hibah Rp50 juta, 40 Al-Qur’an dari ASN Pemprov Sumbar, bantuan Baznas Rp3 juta untuk tiga orang pengurus masjid, CSR Bank Nagari Rp10 juta, bantuan Al-Qur’an dari BPBD Sumbar, serta wakaf bagi enam fakir miskin. Selain itu, Pemkab Solok Selatan juga menyerahkan bantuan Baznas Rp2,5 juta untuk beasiswa 35 siswa SD dan SMP.

Dalam sambutannya, Wagub Vasko mengaku bahagia melihat antusiasme masyarakat yang memadati masjid untuk melaksanakan salat berjemaah. “Saya sangat berbahagia melihat semangat masyarakat yang hadir bersama-sama meramaikan masjid. Ini menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan kecintaan kita terhadap rumah ibadah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Ramadan adalah momentum pembinaan diri sekaligus penguatan kepedulian sosial. “Ramadan adalah bulan pendidikan jiwa, melatih kejujuran, disiplin, menahan diri, dan menguatkan empati kepada sesama. Karena itu, masjid harus menjadi pusat pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai keislaman,” kata Vasko.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub juga berinteraksi dengan anak-anak MDA Masjid Nurul Hikmah melalui kuis singkat seputar pengetahuan agama. Ia mengapresiasi jawaban anak-anak yang dinilai menunjukkan semangat belajar yang baik. “Alhamdulillah anak-anak kita pintar dan memiliki pemahaman agama yang baik. Ini harapan kita bersama, agar Solok Selatan melahirkan generasi yang cerdas dan beriman,” tuturnya.

Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sumbar terhadap pembangunan masjid dan pendidikan keagamaan di daerahnya. “Kehadiran Bapak Wakil Gubernur beserta jajaran menjadi bukti eratnya silaturahmi dan dukungan Pemprov Sumbar bagi masyarakat Solok Selatan,” ujarnya.

Sementara itu, Pengurus Masjid Nurul Hikmah, Firdaus, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia menyebut dukungan tersebut sangat berarti untuk menunjang pembangunan dan kenyamanan jamaah. “Bantuan ini sangat membantu kami dalam memakmurkan masjid dan meningkatkan kenyamanan jamaah,” katanya.

Safari Ramadan tersebut turut dihadiri Ketua BKOW Sumbar Ny. Dianita Maulin Vasko, jajaran OPD Pemprov Sumbar, Wakil Bupati Solok Selatan beserta pimpinan OPD setempat, serta tokoh masyarakat dan niniak mamak. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi pemerintah dalam memperkuat syiar Islam dan kesejahteraan sosial masyarakat. (adpsb/nov/bud)