HEADLINE
Ramadan Perdana Kepemimpinan Dianita Maulin, BKOW Sumbar Salurkan Ratusan Bantuan Paket Sembako    
Rabu, Maret 11, 2026

On Rabu, Maret 11, 2026

Ramadan Perdana Kepemimpinan Dianita Maulin, BKOW Sumbar Salurkan Ratusan Bantuan Paket Sembako
Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menginisiasi kegiatan bakti sosial yang bertema "Ramadan Berbagi" yang diselenggarakan di Masjid Baitul Aulia, komplek Kantor Gubernur, Rabu (11/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, BKOW Sumbar menyalurkan ratusan paket sembako serta bantuan uang tunai kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini juga menjadi Ramadan pertama bagi Ketua Umum BKOW Sumbar periode 2025–2030, Dianita Maulin Vasko, sejak resmi dilantik setelah Ramadan tahun lalu.

Dianita mengungkapkan rasa syukur karena kegiatan berbagi tahun ini mendapat dukungan yang lebih luas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, ini Ramadan pertama saya di BKOW. Tahun lalu pelantikan saya kebetulan setelah Ramadan. Tahun ini kami bersyukur karena dukungan yang datang jauh lebih besar dibandingkan periode sebelumnya,” ujar Dianita Maulin Vasko. 

Ia menjelaskan, bantuan sembako yang dibagikan bersumber dari dukungan sejumlah pihak, di antaranya Bank Nagari, Bank Indonesia, Wardah, dan PT Semen Padang. Dimana, masing-masing pihak menyumbangkan sekitar 100 paket sembako sehingga total bantuan yang berhasil dihimpun untuk kegiatan  "Ramadan Berbagi" ini mencapai 400 paket sembako. “Yang biasanya hanya dari Bank Nagari, tahun ini berkembang. Ada dari Bank Indonesia, Wardah, dan PT Semen Padang. Masing-masing memberikan sekitar 100 paket sembako, sehingga total ada 400 paket yang dapat kita bagikan kepada masyarakat,” jelasnya.

Selain bantuan sembako, para pengurus BKOW Sumbar juga menggalang donasi dari berbagai organisasi perempuan yang berada di bawah naungan BKOW. Dari penggalangan tersebut terkumpul sekitar Rp20 juta yang kemudian disalurkan dalam bentuk bantuan uang tunai kepada para penerima manfaat. Tak hanya itu, pada Ramadan tahun ini BKOW Sumbar juga bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk menyalurkan bantuan tambahan kepada masyarakat yang membutuhkan. Jika pada tahun sebelumnya bantuan dari Baznas hanya sekitar 200 paket, maka tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 500 paket. "Bantuan tersebut berupa uang tunai sebesar Rp300 ribu per orang,"ungkap Dianita Maulin Vasko.

Bantuan tersebut tidak hanya diberikan kepada masyarakat di Kota Padang, tetapi juga disalurkan kepada warga di lima kabupaten yang terdampak cukup parah bencana banjir bandang pada November tahun lalu. Dianita menegaskan, kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari komitmen BKOW untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami ingin BKOW berjalan seiring dengan pemerintah. Kami berharap organisasi perempuan dapat menjadi mitra pemerintah dalam membantu masyarakat, salah satunya melalui kegiatan sosial seperti ini,” tutupnya.

Melalui kegiatan berbagi di bulan Ramadan ini, BKOW Sumbar berharap semangat kepedulian dan gotong royong antarorganisasi perempuan serta berbagai pihak dapat terus tumbuh demi membantu masyarakat yang membutuhkan. (adpsb/cen/bud)

Safari Ramadan di Dharmasraya, Wagub Vasko Puji Kerukunan Masyarakat di Tengah Keberagaman    
Rabu, Maret 11, 2026

On Rabu, Maret 11, 2026

Safari Ramadan di Dharmasraya, Wagub Vasko Puji Kerukunan Masyarakat di Tengah Keberagaman
Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy memuji kerukunan dan toleransi masyarakat di Kabupaten Dharmasraya. Menurutnya, daerah tersebut menjadi salah satu contoh kuatnya persatuan di tengah keberagaman suku dan latar belakang masyarakat. “Dharmasraya bukan hanya dihuni oleh masyarakat Minangkabau, tetapi juga berbagai suku lain seperti Jawa, Sunda, Batak, Nias, hingga Madura. Keberagaman ini justru menjadi kekuatan untuk menjaga persatuan di daerah ini,” ujar Vasko.

Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan Safari Ramadan di Masjid Raya Pasar Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Selasa (10/3/2026). Ia menilai keharmonisan sosial yang terjaga di Dharmasraya menjadi salah satu indikator keberhasilan masyarakat dan pemerintah daerah dalam membangun kebersamaan. “Pemimpin dan masyarakatnya hebat. Perbedaan tidak dijadikan persoalan, tetapi justru memperkuat persatuan masyarakat di daerah ini,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Vasko juga menyoroti pentingnya kepemimpinan daerah yang responsif dan mampu bergerak cepat dalam mendorong pembangunan. Menurutnya, gaya kerja cepat pemerintah daerah akan membantu mempercepat realisasi berbagai program pembangunan, baik yang berasal dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. Selain itu, Vasko juga menyinggung rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Dharmasraya dengan nilai investasi hampir Rp300 miliar. Program tersebut merupakan kebijakan pemerintah pusat yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Sekolah tersebut nantinya diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dengan fasilitas pendidikan yang lengkap, termasuk asrama dan sarana olahraga. “Program ini diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub menyalurkan sejumlah bantuan kepada pengurus masjid dan masyarakat, antara lain bantuan dana sebesar Rp50 juta, wakaf Al-Qur’an dari ASN Pemprov Sumbar, bantuan Rp10 juta dari Bank Nagari untuk pembangunan masjid, bantuan Rp3 juta dari Baznas untuk pengurus masjid, serta 50 tas sekolah bagi anak-anak.

Sementara itu Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat kepada pemerintah provinsi, terutama terkait kondisi infrastruktur jalan dan sektor pendidikan. Ia menjelaskan, beberapa ruas jalan provinsi di wilayah Dharmasraya mengalami kerusakan cukup parah akibat kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), khususnya pada jalur penghubung menuju Jalan Lintas Sumatera. “Sekitar lima kilometer ruas jalan mengalami kerusakan berat dan membutuhkan penanganan segera karena menjadi jalur utama mobilitas masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya juga mengusulkan rehabilitasi ruang kelas dan aula di SMA Negeri 1 Sitiung yang merupakan kewenangan dari Pemerintah Provinsi Sumbar. Seluruh usulan tersebut, menjadi masukan bagi Pemprov Sumbar untuk diselesaikan secara bertahap (adpsb/cen/bud)

Gubernur Mahyeldi Iktikaf Bersama Warga di Masjid Jihad Perak Kota Padang    
Rabu, Maret 11, 2026

On Rabu, Maret 11, 2026

Gubernur Mahyeldi Iktikaf Bersama Warga di Masjid Jihad Perak Kota Padang
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah melaksanakan iktikaf bersama warga di Masjid Jihad Kampung Perak, Kelurahan Kampung Jawo, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Selasa (10/3/2026) dini hari. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemprov Sumbar pada tahun ini.

Kehadiran orang nomor satu di Sumbar itu disambut hangat oleh jamaah dan pengurus masjid. Momen iktikaf bersama gubernur menjadi kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat setempat yang turut mengikuti rangkaian ibadah hingga menjelang waktu subuh.

Mahyeldi menjelaskan, kegiatan iktikaf tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan yang sengaja diperpanjang hingga dini hari. Adapun yang menjadi tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan waktu ibadah selama bulan Ramadan dan mempererat silaturahmi dengan mansyarakat. “Melalui kegiatan ini, kita ingin mengajak masyarakat untuk meningkatkan ibadah dan memperkuat silaturahmi. InsyaAllah Ramadan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Mahyeldi.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mahyeldi juga menyampaikan tausiyah yang berjudul Keutamaan Iktikaf di Bulan Ramadan kepada para jamaah yang hadir, Mahyeldi menjelaskan bahwa iktikaf merupakan ibadah sunah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam, terutama pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Ia menyebutkan, salah satu keutamaan iktikaf adalah peluang untuk meraih malam Lailatul Qadar, yaitu malam yang lebih baik dari seribu bulan. “Kita yang memperbanyak ibadah pada malam-malam ini memiliki kesempatan untuk mendapatkan pahala yang berlipat ganda, termasuk meraih kemuliaan malam Lailatul Qadar,” jelasnya.

Selain itu, iktikaf juga menjadi salah satu amalan yang dapat mendekatkan seorang hamba kepada Allah SWT serta memperkuat keimanan dan spiritualitas selama bulan Ramadan. Mahyeldi menambahkan, orang yang menjalankan iktikaf dengan penuh keimanan juga akan didoakan oleh para malaikat agar memperoleh ampunan dari Allah SWT. Menurutnya, setiap amalan yang dilakukan selama iktikaf, termasuk ibadah, dzikir, maupun aktivitas yang diniatkan untuk beribadah, akan mendapatkan pahala berlipat ganda dari Allah SWT.

Di akhir tausiyahnya, Mahyeldi berharap momentum Ramadan dapat menjadi kesempatan bagi seluruh umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah serta memperbanyak amal kebaikan. “Semoga Allah SWT memberikan kesehatan dan kekuatan kepada kita semua dalam menjalankan ibadah, serta mempertemukan kita dengan malam Lailatul Qadar yang penuh keberkahan,” tutupnya. (adpsb/nov/bud)

Masjid Raya Kacang Jadi Penutup Safari Ramadan Sekdaprov Sumbar    
Rabu, Maret 11, 2026

On Rabu, Maret 11, 2026

Masjid Raya Kacang Jadi Penutup Safari Ramadan Sekdaprov Sumbar
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi. 

BENTENGSUMBAR.COM
-  Rangkaian kegiatan Safari Ramadan yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi, resmi berakhir di Masjid Raya Kacang, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Selasa (10/3/2026). Kunjungan tersebut menjadi penutup dari rangkaian safari Ramadan tim yang dipimpinnya tahun ini.

Arry Yuswandi menyampaikan, selama Ramadan tahun ini tim Safari Ramadan yang dipimpinnya telah mengunjungi 10 masjid yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Aumbar. Dalam setiap kunjungan, rombongan menyerahkan berbagai bantuan untuk mendukung kegiatan keagamaan serta pembangunan masjid. “Setiap masjid yang kami kunjungi mendapatkan bantuan hibah sebesar Rp50 juta yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Barat. Selain itu juga ada sejumlah bantuan lainnya dari berbagai pihak,” ujar Arry dalam sambutannya.

Bantuan serupa juga diserahkan kepada Masjid Raya Kacang. Pada kesempatan tersebut, Sekdaprov Sumbar menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp50 juta, wakaf Al-Qur’an sebanyak 40 buah, serta tambahan bantuan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang berasal dari Kabupaten Solok sebesar Rp3 juta. Menurut Arry, kegiatan Safari Ramadan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota serta masyarakat setempat. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah dapat menyampaikan berbagai program pembangunan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di daerah.

Arry juga menyampaikan bahwa pada tahun ini Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah mengalokasikan sejumlah anggaran untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Solok. Di antaranya untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan dengan nilai sekitar Rp6,8 miliar serta pembangunan sumber daya air dan irigasi sekitar Rp5,8 miliar.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Solok, Candra menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Pemprov Sumbar terhadap percepatan pembangunan di Kabupaten Solok.

Ia berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dapat terus terjalin dengan baik demi terwujudnya masyarakat Sumbar yang madani, sejahtera, dan berkelanjutan. “Dalam pelaksanaan pembangunan, pemerintah kabupaten tentu tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan masyarakat, sangat diperlukan,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Pengurus Masjid Raya Kacang, Asril Sani juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kunjungan Tim Safari Ramadan Provinsi Sumbar yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di masjid tersebut. “Selain bersyukur karena mendapat bantuan, ada kebanggaan tersendiri bagi kami masyarakat Kacang ketika masjid kami dipilih sebagai lokasi Safari Ramadan. InsyaAllah ini akan semakin memperkuat semangat kami dalam memakmurkan masjid,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kabupaten Solok. (adpsb/rmz/bud)

Wako Payakumbuh Zulmaeta Silaturahmi Dengan Jamaah Masjid Muslimin Balai Cacang    
Rabu, Maret 11, 2026

On Rabu, Maret 11, 2026

Wako Payakumbuh Zulmaeta Silaturahmi Dengan Jamaah Masjid Muslimin Balai Cacang
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta bersilaturahmi dengan jamaah Masjid Muslimin Balai Cacang, Kecamatan Payakumbuh Utara, sekaligus menyerahkan sejumlah bantuan untuk mendukung kegiatan keagamaan di masjid tersebut, Selasa (10/03/2026).

“Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga kita mendapat berkah yang sebesar-besarnya dari Allah di bulan yang suci ini,” kata Wako Zulmaeta usai melaksanakan salat tarawih bersama jamaah.

Dalam kesempatan tersebut, Zulmaeta menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi dengan masyarakat menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan warga, sekaligus mendengar langsung berbagai aspirasi dari masyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan memulai dari lingkungan keluarga, terutama dalam membentengi generasi muda dari ancaman narkoba yang dinilai semakin meresahkan.

“Kalau mengandalkan pemerintah saja akan sangat sulit. Makanya dari lingkungan keluarga kita mulai, kita didik anak-anak kita,” ujarnya.

Menurut dia, keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak serta mengarahkan mereka agar tidak terjerumus pada pergaulan yang menyimpang.

Ia meminta para orang tua lebih aktif memberikan pendidikan dan pengawasan kepada anak-anak di rumah agar mereka memiliki benteng moral yang kuat dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif.

Selain itu, Zulmaeta juga menyampaikan pesan Presiden RI Prabowo Subianto kepada masyarakat agar memperkuat budaya hidup bersih, termasuk membiasakan memilah sampah dari rumah.

Menurut dia, kebiasaan memilah sampah akan membantu mengurangi beban sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir sekaligus mendorong pengolahan sampah yang masih memiliki nilai guna.

“Pilah sampah mulai dari rumah, agar yang dibuang itu benar-benar sampah yang tidak bisa diolah lagi,” kata dia.

Pada kesempatan tersebut, Zulmaeta juga membuka ruang dialog bagi masyarakat yang ingin menyampaikan usulan maupun masukan terkait pembangunan Kota Payakumbuh ke depan.

“Kalau ada usulan-usulan yang mau disampaikan silahkan datang, mari kita berdiskusi untuk kemajuan Kota Payakumbuh ke depannya,” pungkasnya. (HM)

Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Pemko Payakumbuh Gelar Kegiatan Pasar Murah    
Rabu, Maret 11, 2026

On Rabu, Maret 11, 2026

Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Pemko Payakumbuh Gelar Kegiatan Pasar Murah
Ratusan warga memadati halaman Kantor Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ratusan warga memadati halaman Kantor Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh untuk berbelanja kebutuhan pokok pada kegiatan pasar murah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Selasa (10/03/2026).

Sejak pagi hari masyarakat sudah mengantre, mulai dari ibu rumah tangga, lansia, hingga pasangan muda yang ingin menyiapkan kebutuhan Lebaran.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman mengatakan Pemko Payakumbuh terus berupaya menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari raya.

“Kita hadir di tengah masyarakat dengan menyediakan berbagai komoditas yang sangat dibutuhkan menjelang Idul Fitri. Melalui pasar murah ini, masyarakat bisa mendapatkan sembako dengan harga jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar,” kata Wakil Wali Kota Elzadaswarman saat meninjau kegiatan tersebut.

Elzadaswarman berharap masyarakat Payakumbuh dapat menyambut Idul Fitri dengan tenang karena kebutuhan pokoknya tercukupi melalui kegiatan pasar murah yang digelar Pemko Payakumbuh ini.

Pada kesempatan itu, Elzadaswarman juga mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah dan lahan yang belum tergarap untuk menanam berbagai kebutuhan pangan seperti cabai, bawang, maupun sayuran.

Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi solusi ketika terjadi lonjakan harga atau kelangkaan bahan pangan.

“Jika suatu saat kondisi sulit terjadi, hasil dari pekarangan rumah bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga. Kita tidak tahu bagaimana kondisi dunia ke depan, jadi lebih baik sedia payung sebelum hujan,” katanya.

Ia juga mendorong masyarakat agar memanfaatkan peluang pasar dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Payakumbuh.

“SPPG diwajibkan membeli bahan baku logistik dari pedagang lokal, petani, nelayan, dan UMKM setempat. Kebijakan ini bertujuan menggerakkan ekonomi masyarakat. Jika ada yang menolak membeli dari pelaku usaha lokal, silakan laporkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh M. Faizal, didampingi Kabid Perdagangan Hayatil Mardhiyah, mengatakan pelaksanaan pasar murah tersebut bekerja sama dengan PT Bulog Cabang Bukittinggi serta sejumlah distributor lokal di Payakumbuh.

“Untuk komoditas yang dijual, pemerintah memberikan subsidi sekitar 20 hingga 30 persen dari harga pasar sehingga masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih murah,” kata Faizal.

Ia menjelaskan sejumlah komoditas yang dijual antara lain beras lokal premium sebanyak 3.000 kilogram dengan harga Rp145 ribu per karung, lebih murah dibanding harga pasar sekitar Rp180 ribu.

Minyak goreng kemasan dua liter tersedia sebanyak 1.500 liter dengan harga Rp30 ribu, sedangkan harga di pasaran sekitar Rp39 ribu.

Selain itu, gula pasir dijual Rp14 ribu per kilogram dari harga pasar Rp19 ribu dengan stok 1.000 kilogram. Telur ayam sebanyak 300 tray dijual Rp40 ribu per tray, lebih murah dibanding harga pasar yang mencapai Rp55 ribu.

Komoditas lain seperti cabai merah dan bawang merah masing-masing dijual Rp25 ribu per kilogram dengan stok 150 kilogram, sementara harga pasar mencapai Rp35 ribu per kilogram. Bawang putih dijual Rp24 ribu per kilogram dari harga pasar Rp35 ribu dengan stok 100 kilogram.

Faizal menambahkan, pasar murah tersebut khusus untuk warga Kota Payakumbuh yang dibuktikan dengan fotokopi KTP saat berbelanja.

“Masyarakat yang ingin berbelanja cukup membawa fotokopi KTP sebagai bukti bahwa mereka merupakan warga Kota Payakumbuh,” terangnya.

Salah seorang warga Bunian, Meri (40), mengaku sangat terbantu dengan program pasar murah tersebut, terutama karena harga kebutuhan pokok biasanya meningkat menjelang Lebaran.

“Terima kasih kepada Pemko Payakumbuh yang mengadakan pasar murah ini. Sebentar lagi Lebaran, jadi kami bisa menyiapkan stok kebutuhan rumah tangga dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala karena sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya menjelang hari besar keagamaan.

"Harapan kami pasar murah ini terus berlanjut, karena sangat membantu sekali agar dapur terus ngebul," pungkasnya.

Kegiatan itu juga dihadiri Asisten II Yasrizal, Staf Ahli Irwan Suwandi, Kabag Perekonomian A. Arifianto, serta jajaran Dinas Koperasi dan UKM. (HM)

Pemko Sawahlunto dan BPJS Ketenagakerjaan Gelar Kick Off Universal Coverage Jamsostek    
Rabu, Maret 11, 2026

On Rabu, Maret 11, 2026

Pemko Sawahlunto dan BPJS Ketenagakerjaan Gelar Kick Off Universal Coverage Jamsostek
Pemerintah Kota Sawahlunto bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Solok menggelar kick off meeting Universal Coverage Jamsostek (UCJ) sebagai langkah memperkuat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di daerah tersebut.

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Sawahlunto bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Solok menggelar kick off meeting Universal Coverage Jamsostek (UCJ) sebagai langkah memperkuat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di daerah tersebut.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (10/3) itu dihadiri oleh Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra yang mendampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Solok Arief Sabara dalam pembahasan capaian serta strategi penguatan kepesertaan program Jamsostek di Sawahlunto.

Dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah hal penting, mulai dari capaian kepesertaan hingga realisasi klaim Jamsostek. Selain itu, kedua pihak juga menyepakati berbagai langkah strategis guna meningkatkan cakupan kepesertaan sekaligus melakukan mitigasi terhadap berbagai risiko di lapangan yang berpotensi menurunkan jumlah peserta.

Arief Sabara menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Pemerintah Kota Sawahlunto dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Ia mengungkapkan bahwa hingga akhir tahun 2025, Sawahlunto telah berhasil mencapai Universal Coverage Jamsostek sebesar 61,45 persen.

Meski demikian, menurutnya masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diantisipasi. Di antaranya adalah potensi ketidakterjangkauan pekerja sektor informal serta persoalan administrasi kepesertaan yang dapat mempengaruhi stabilitas angka coverage ke depan.

“Capaian ini patut diapresiasi, namun tetap perlu langkah-langkah lanjutan agar coverage dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan,” ujar Arief.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Riyanda Putra menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah diminta untuk menindaklanjuti hasil kesepakatan rapat secara responsif dan adaptif. Ia menekankan bahwa implementasi program harus memberikan dampak nyata bagi pekerja serta masyarakat luas.

Selain itu, Wali Kota juga menyoroti peran strategis BPJS Ketenagakerjaan dalam mendukung stabilitas sosial dan ekonomi para pekerja di Sawahlunto. Menurutnya, penguatan perlindungan jaminan sosial harus dilakukan secara masif, terstruktur, dan berkelanjutan.

“Program Jamsostek harus mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pekerja yang membutuhkan perlindungan sosial dalam menjalankan aktivitas ekonomi mereka,” ujarnya.

Melalui sinergi antara Pemerintah Kota dan BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan cakupan kepesertaan program Jamsostek di Sawahlunto dapat terus meningkat, sehingga semakin banyak pekerja yang memperoleh perlindungan jaminan sosial secara menyeluruh. (*) 

Pewarta: Marjafri