HEADLINE
Wako Pariamamn Serahkan LKPD Kota Pariaman TA 2025 Ke BPK Perwakilan Sumbar    
Jumat, Maret 27, 2026

On Jumat, Maret 27, 2026

Wako Pariamamn Serahkan LKPD Kota Pariaman TA 2025 Ke BPK Perwakilan Sumbar
Wali Kota Pariaman, Yota Balad. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Pariaman, Yota Balad menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Pariaman Tahun Anggaran (TA) 2025 kepada BPK Perwakilan Provinsi Sumbar di Padang, Jumat (27/3/2026).

Penyerahan LKPD TA 2025 tersebut diserahkan  kepada Kepala Bidang Pemeriksaan Sumbar I BPK Sumbar, Roni Altur di Aula Kantor BPK RI di Padang, yang mana pada penyerahan itu ada tiga daerah yang menyerahkan LKPD ke BPK RI yakni Kota Pariaman, Kota Bukitinggi dan Kabupaten Pesisir Selatan.

Dalam kesempatan itu, Yota Balad mengatakan penyerahan LKPD ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

“Penyusunan LKPD tahun 2025 disusun dengan maksimal dan berpedoman kepada standar akuntansi pemerintahan serta didukung dengan penguatan sistem informasi. Ini menunjukkan komitmen kita dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah kepada masyarakat maupun BPK”, ungkapnya.

Laporan ini, tambah Yota Balad, disampaikan kepada BPK Perwakilan Sumbar untuk melakukan pemeriksaan dan menilai kewajaran penyajian dan kinerja Pemerintah Daerah.

“Kami berharap LKPD tahun 2025 yang disampaikan hari ini, dapat memenuhi kriteria yang ditetapkan dan kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK, namun lebih dari itu yang terpenting bagi kami adalah bagaimana pengelolaan keuangan daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat”, ulasnya.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPK perwakilan Sumatera Barat yang terus memberikan bimbingan serta pendampingan yang selam ini diberikan kepada Pemko Pariaman dalam penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah. “Kami sangat terbuka terhadap masukan, koreksi dari BPK sebagai bagian dari perbaikan yang berkelanjutan. Semoga sinergi yang telah terjalin antara Pemko Pariaman dengan BPK RI dapat selalu ditingkatkan dalam rangka mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang semakin baik”, harapnya. (ka/at)

Dishub Kota Padang Langsung Tindaklanjuti Postingan Warganet di Media Sosial tentang Pungutan Parkir Liar    
Jumat, Maret 27, 2026

On Jumat, Maret 27, 2026

Dishub Kota Padang Langsung Tindaklanjuti Postingan Warganet di Media Sosial tentang Pungutan Parkir Liar
Dinas Perhubungan Kota Padang langsung menindaklanjuti postingan warganet di media sosial tentang pemungutan parkir liar. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Dinas Perhubungan Kota Padang langsung menindaklanjuti postingan warganet di media sosial tentang pemungutan parkir liar yang dilakukan oleh salah satu oknum pemuda di kawasan Pantai Padang Kamis (26/3/26) lalu. 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Ances Kurniawan di kawasan Pantai Padang bersama Camat Padang Barat, Camat Padang Utara, dan unsur kepolisian berhasil menemukan pelaku, Jumat (27/3/26) siang.

“Alhamdulillah kita berhasil menemukan pelaku yang melakukan Pungli parkir kemarin sore di kawasan Pantai Padang, tepatnya di jembatan belakang Hotel Pangeran,” terang Ances Kurniawan. 

Ances Kurniawan juga sangat menyayangkan tindakan Pungli yang dilakukan oleh pelaku bernama Zidan, pasca libur lebaran di Kota Padang. 

“Sesuai arahan Bapak Wali Kota Padang, OPD Pemko bersama Forkopimda harus mengawal ketat kenyamanan dan keamanan wisatawan. Dan Alhamdulillah menunjukan hasil yang cukup baik. Tapi mohon maaf kepada masyarakat, kita masih kecolongan maghrib kemarin,” ujar Ances Kurniawan. 

Dalam video yang beredar Zidan yang mengaku berasal dari Pekanbaru, mengakui dan menyesali perbuatannya, dan berjanji untuk tidak mengulangi.

Zidan selanjutnya dibawa ke Polsek Padang Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (*)

Wako Fadly Amran Terima Kunjungan Kakanwil Kemenkum Sumbar, Ini yang Dibahas    
Jumat, Maret 27, 2026

On Jumat, Maret 27, 2026

Wako Fadly Amran Terima Kunjungan Kakanwil Kemenkum Sumbar, Ini yang Dibahas
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Barat (Kakanwil Kemenkum Sumbar), Alpius Sarumaha. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran, menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Barat (Kakanwil Kemenkum Sumbar), Alpius Sarumaha, di Kediaman Resmi Wali Kota, Jumat (27/3/2026).

Kunjungan silaturahmi ini sekaligus untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Kota Padang dengan jajaran Kanwil Kemenkumham Sumbar, guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program dan pelayanan kepada masyarakat.

Fadly Amran menegaskan pentingnya hubungan yang solid antar instansi dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan aspek hukum, pelayanan publik, serta peningkatan kesadaran hukum masyarakat.

“Sinergi yang kuat antara Pemerintah Kota Padang dan Kanwil Kemenkum Sumbar sangat penting untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal dan berkeadilan. Kami siap untuk terus memperkuat kolaborasi,” ujar Fadly Amran.

Sementara itu, Alpius Sarumaha mengapresiasi hubungan harmonis yang selama ini terjalin antara Kanwil Kemenkum Sumbar dan Pemerintah Kota Padang.

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus ditingkatkan, terutama dalam mendukung program strategis di bidang hukum, seperti penyuluhan hukum, pembentukan regulasi daerah yang berkualitas, serta penguatan layanan administrasi hukum bagi masyarakat.

“Kita berharap pelayanan dan tata kelola pemerintahan di Kota Padang semakin efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” imbuh Alpius didampingi Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Bobby Sectio Wahyudi. (*)

Wako Fadly Amran Menemui Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air KLH/BPLH    
Jumat, Maret 27, 2026

On Jumat, Maret 27, 2026

Wako Fadly Amran Menemui Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air KLH/BPLH
Wali Kota Padang Fadly Amran saat menemui Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) . 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Padang mempercepat langkah penanganan sampah melalui rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Dingin.

Upaya ini ditegaskan Wali Kota Padang Fadly Amran saat menemui Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) di Ruang Kerja Gubernur Sumatera Barat, Jumat (27/3/2026).

Fadly Amran menegaskan bahwa pembangunan PSEL merupakan langkah strategis dalam mengurangi volume timbunan sampah di Kota Padang yang saat ini mencapai sekitar 700 ton per hari.

"Awalnya kita mendapatkan tawaran pengelolaan sampah melalui skema RDF, namun hingga kini belum terealisasi. Dengan hadirnya PSEL yang diproyeksikan mampu mengolah sekitar 200 ton per hari, tentu akan sangat membantu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fadly Amran menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Padang telah berhasil meraih Sertifikat Adipura serta masuk dalam delapan besar kota terbersih di Indonesia. Dengan kehadiran PSEL, pihaknya optimistis dapat meningkatkan capaian tersebut hingga meraih Piala Adipura. "Kami berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat agar terbangun komitmen bersama seluruh kabupaten/kota dalam menghadirkan fasilitas pengelolaan sampah sebagai solusi jangka panjang,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air KLH/BPLH Tulus Laksono menyampaikan, pembangunan PSEL merupakan bagian dari kebijakan nasional yang diinisiasi Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam mendorong pengelolaan sampah berbasis sanitary landfill yang lebih modern dan berkelanjutan.

Ia juga menjelaskan, pembangunan fasilitas ini sepenuhnya didukung pendanaan dari pemerintah pusat, sementara Pemerintah Kota Padang menyiapkan lahan yang dibutuhkan. Melalui teknologi PSEL, sampah akan diolah menjadi energi listrik sehingga memiliki nilai tambah secara ekonomi. “Secara nasional, program pengolahan sampah menjadi energi ini direncanakan mencakup sekitar 33 kabupaten/kota di Indonesia. Kunjungan yang dilakukan ini merupakan bagian dari upaya percepatan agar pembangunan PSEL di Kota Padang dapat segera direalisasikan,” pungkasnya. (*)

Pemprov Sumbar dan Itjen Kemendagri Gelar Rakor untuk Samakan Persepsi Pemanfaatan TKD    
Jumat, Maret 27, 2026

On Jumat, Maret 27, 2026

Pemprov Sumbar dan Itjen Kemendagri Gelar Rakor untuk Samakan Persepsi Pemanfaatan TKD
Rakor Monitoring dan Evaluasi Penggunaan Anggaran TKD antara Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri dengan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota se-Sumatera Barat. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan pentingnya penguatan tata kelola anggaran daerah yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran dalam pemanfaatan dana Transfer Keuangan Daerah (TKD), khususnya untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana.

Penegasan tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Monitoring dan Evaluasi Penggunaan Anggaran TKD antara Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri dengan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota se-Sumatera Barat, di Auditorium Gubernuran, Kamis (26/3/2026).

Gubernur menyampaikan, rakor ini memiliki peran strategis dalam menyamakan persepsi antar Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, dalam mengelola tambahan dana transfer dari pemerintah pusat. Selain itu, forum ini juga menjadi pedoman dalam pelaksanaan pergeseran APBD Tahun Anggaran 2026. “Rakor ini penting untuk memastikan tata kelola anggaran berjalan dengan baik, sehingga setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam pemulihan pascabencana,” ujarnya.

Ia berharap Tim Inspektorat Jenderal Kemendagri dapat memberikan arahan yang komprehensif sebagai panduan bagi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana tersebut. “Kami berharap mendapat arahan yang detail dari Tim Itjen Kemendagri, sehingga daerah memiliki pedoman yang jelas dalam pemanfaatan TKD,” tambahnya.

Sementara itu Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Bachri Bakri menjelaskan alokasi dana TKD tahun 2026 untuk Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, tidak mengalami pemotongan dan dikembalikan setara dengan besaran TKD tahun 2025.

Ia menyebutkan, total tambahan TKD untuk ketiga daerah tersebut mencapai sekitar Rp10,6 triliun, dengan rincian Sumatera Barat sebesar Rp1,65 triliun, Sumatera Utara sebesar Rp6,35 triliun, dan Aceh sebesar Rp2,63 triliun. “Pengembalian TKD ini diharapkan dapat mendukung pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik di daerah terdampak bencana di Pulau Sumatera, terutama yang belum berfungsi optimal,” ungkapnya.

Untuk memastikan pemanfaatan anggaran berjalan sesuai ketentuan, pemerintah daerah diminta melakukan pemetaan kebutuhan secara tepat serta menyiapkan langkah mitigasi yang terukur. Selain itu, kepala daerah juga diminta menginstruksikan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) untuk melakukan pendampingan dan pengawasan berbasis risiko terhadap penggunaan anggaran TKD, mulai dari proses penganggaran, penatausahaan, hingga akuntansi dan pelaporan. (adpsb/rmz/bud)

Pererat Silaturahmi Ranah dan Perantau, Gubernur Hadiri Pulang Basamo Magek Saondoh 2026    
Jumat, Maret 27, 2026

On Jumat, Maret 27, 2026

Pererat Silaturahmi Ranah dan Perantau, Gubernur Hadiri Pulang Basamo Magek Saondoh 2026
Momentum ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antara perantau dan masyarakat kampung halaman dalam suasana Idulfitri 1447 H. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menghadiri kegiatan Pulang Basamo Magek Saondoh Tahun 2026 yang digelar di Nagari Magek, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, Kamis (26/3/2026). Momentum ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antara perantau dan masyarakat kampung halaman dalam suasana Idulfitri 1447 H, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam pembangunan nagari.

Mengusung tema “Satu Hati Membangun Nagari”, kegiatan tersebut dihadiri para perantau asal Magek dari berbagai daerah, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Tradisi pulang basamo ini menjadi wujud kuatnya ikatan emosional masyarakat Minangkabau dengan kampung halaman, sekaligus ruang sinergi untuk mendorong kontribusi perantau bagi kemajuan daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri kepada para perantau yang pulang kampung, seraya mengungkapkan rasa syukur atas tingginya antusiasme kehadiran dalam kegiatan tersebut. “Momentum ini menjadi bukti bahwa kecintaan perantau terhadap kampung halaman tetap terjaga. Semoga silaturahmi ini semakin memperkuat kebersamaan dalam membangun nagari,” ujarnya.

Gubernur menambahkan, tradisi merantau telah membentuk karakter masyarakat Minangkabau yang mandiri, tangguh, dan adaptif. Oleh karena itu, ia mengajak para perantau untuk terus berkontribusi dan berkolaborasi dalam pembangunan daerah asal. “Kita berharap para perantau dapat terus menjadi bagian dari kemajuan nagari, dengan berbagi pengalaman, jejaring, serta kontribusi nyata bagi pembangunan,” tambahnya.

Dalam momentum tersebut, juga digelar kegiatan jalan santai serta gerakan Magek Mananam yang melibatkan masyarakat dan perantau. Gubernur mengapresiasi inisiatif tersebut karena dinilai sejalan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan secara produktif. Ia menyoroti masih adanya potensi lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal di wilayah Nagari Magek, baik untuk sektor pertanian maupun penghijauan. Menurutnya, gerakan menanam menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan asrama. Sebagai bentuk dukungan nyata, Gubernur menyerahkan bantuan berupa 750 bibit matoa untuk mendukung gerakan Magek Mananam, serta 100 sak semen untuk pembangunan Asrama Putra Islamic Center Magek. Ia berharap, melalui kegiatan Pulang Basamo ini, sinergi antara perantau dan masyarakat dapat terus terjaga dan diperkuat, sehingga mampu mendorong pemanfaatan potensi nagari secara optimal, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar, Kepala BPSDM Provinsi Sumbar, tokoh masyarakat, serta para perantau Magek. (adpsb/rmz/bud)

Gubernur Hadiri Halal Bihalal Dinas Pendidikan Sumbar, Perkuat Silaturahmi dan Komitmen Membangun Generasi Unggul    
Jumat, Maret 27, 2026

On Jumat, Maret 27, 2026

Halal Bihalal Keluarga Besar Dinas Pendidikan yang digelar di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar
Halal Bihalal Keluarga Besar Dinas Pendidikan yang digelar di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar. 

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menghadiri kegiatan Halal Bihalal Keluarga Besar Dinas Pendidikan yang digelar di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Kamis (26/3/2026). 

Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan tersebut, yang diikuti oleh jajaran pegawai, kepala sekolah, serta perwakilan guru SMA, SMK, dan SLB se-Kota Padang.

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan Halal Bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi memiliki makna mendalam sebagai sarana memperkuat ukhuwah serta memperbaiki hubungan antar sesama. “Melalui momen ini, kita saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan. Dengan hati yang bersih, insyaAllah kita bisa bekerja lebih ikhlas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Gubernur juga menekankan peran strategis Dinas Pendidikan dalam mencetak generasi unggul di Sumbar. Ia menyebut, kualitas pendidikan menjadi fondasi utama dalam menentukan masa depan daerah, sehingga diperlukan kerja keras, kolaborasi, dan inovasi dari seluruh pemangku kepentingan. “Pendidikan adalah kunci kemajuan daerah. Karena itu, mari kita perkuat komitmen dan terus berinovasi agar mampu melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Habibul Fuadi menyampaikan kegiatan Halal Bihalal ini menjadi sarana untuk menumbuhkan kembali semangat kerja setelah libur Lebaran 1447 H, sekaligus mempererat silaturahmi antar pegawai di lingkup Dinas Pendidikan. “Melalui momentum ini, kami berharap seluruh jajaran dapat kembali fokus dalam menjalankan program-program pendidikan serta meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan saling bersalaman dan ramah tamah antar peserta, mencerminkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang kuat di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar. (Adpsb/rmz/bud)