HEADLINE
Pererat Silaturahmi, Perantau Luhak Agam Sakato di Sawahlunto Gelar Halalbihalal    
Selasa, April 07, 2026

On Selasa, April 07, 2026

Pererat Silaturahmi, Perantau Luhak Agam Sakato di Sawahlunto Gelar Halalbihalal
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 11 April 2026, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di Hotel Khas Ombilin, Sawahlunto.

BENTENGSUMBAR.COM
- Komunitas Perantau Luhak Agam Sakato di Kota Sawahlunto akan menggelar kegiatan Halalbihalal sebagai ajang mempererat silaturahmi antarperantau asal Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi yang bermukim di kota tersebut.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 11 April 2026, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di Hotel Khas Ombilin, Sawahlunto.

Pelaksanaan agenda ini dikoordinasikan oleh Ketua Panitia, Salman Dt. Bagindo, dengan dukungan organisasi di bawah kepemimpinan Ketua Komunitas Luhak Agam Sakato, Hamdani, S.Si.

Momentum pasca-Lebaran ini menjadi ruang berkumpul bagi perantau lintas generasi yang selama ini tersebar dalam berbagai aktivitas di Kota Sawahlunto. Pertemuan ini sekaligus menjadi manifestasi nyata dari filosofi Saciok bak ayam, sadantiang bak basi, yang menekankan pentingnya kesatuan suara dan kebulatan tekad dalam menjaga fondasi kekeluargaan di perantauan.

Keberadaan masyarakat asal Luhak Agam dan Bukittinggi sendiri telah menjadi bagian integral dari dinamika masyarakat Sawahlunto. Keterlibatan mereka dalam berbagai sektor kehidupan turut memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan sosial dan ekonomi kota.

Lebih dari sekadar seremonial tahunan, kegiatan ini merupakan sarana untuk menjaga kesinambungan hubungan antarperantau sekaligus memperkuat kebersamaan yang telah terjalin. Melalui Halalbihalal ini, diharapkan ikatan kekeluargaan di antara perantau Luhak Agam dan Bukittinggi di Kota Sawahlunto semakin kokoh dan harmonis.

Panitia pelaksana mengundang para perantau asal Luhak Agam dan Kota Bukittinggi yang berada di Sawahlunto untuk dapat hadir dan meramaikan pertemuan ini. Kehadiran seluruh dunsanak sangat diharapkan sebagai bentuk dukungan dalam memperkuat tali persaudaraan dan kebersamaan di tanah rantau. (*) 

Pewarta: Marjafri

Gerebek Pelaku Narkoba di Jorong Pasar Baru Guguak, Polres Solok Sita Paket Sabu dan Motor    
Selasa, April 07, 2026

On Selasa, April 07, 2026

Gerebek Pelaku Narkoba di Jorong Pasar Baru Guguak, Polres Solok Sita Paket Sabu dan Motor
Penangkapan R merupakan tindak lanjut dari Laporan Polisi Nomor: LP/A/10/IV/2026 yang diterbitkan pada tanggal yang sama.

BENTENGSUMBAR.COM
– Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Solok kembali berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika golongan I jenis sabu. Seorang pria berinisial R (43), warga Jorong Pasar Baru Nagari Koto Gadang Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, diamankan pada Minggu, 05 April 2026, sekitar pukul 23.00 WIB.

Penangkapan R merupakan tindak lanjut dari Laporan Polisi Nomor: LP/A/10/IV/2026 yang diterbitkan pada tanggal yang sama.

Kronologi Penangkapan

Kasat Resnarkoba Polres Solok, AKP Repaldi, S.H., M.M., CHRS., menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan di depan rumah tersangka di Jorong Pasar Baru Nagari Koto Gadang Guguak. Saat diamankan, petugas melakukan penggeledahan yang disaksikan oleh  warga sekitar itu.

Awalnya, petugas menemukan sebuah kotak besi berwarna merah di atas lantai teras rumah R. Di dalamnya terdapat satu paket sabu yang dibungkus plastik klip bening, satu plastik klip berisi sisa pakai sabu, dan tujuh plastik klip bening kosong.

Petugas kemudian melanjutkan penggeledahan pada sepeda motor Yamaha Mio warna hijau milik R. Di dalam jok motor, ditemukan satu paket sabu yang dibungkus plastik klip bening dan dibalut selotip hitam. Selain itu, satu unit ponsel merek OPPO warna hitam juga diamankan dari saku celana tersangka.

Di hadapan saksi-saksi dan masyarakat, R mengakui seluruh barang bukti tersebut adalah miliknya dan tidak memiliki izin terkait kepemilikan narkotika jenis sabu.

Barang Bukti Diamankan

Adapun barang bukti yang berhasil disita petugas meliputi:

- 1 paket sabu terbungkus plastik klip bening.
- 1 paket sabu terbungkus plastik klip bening dan dibalut selotip hitam (ditemukan di jok motor).
- 1 plastik klip bening berisi sisa pakai sabu.
- 7 plastik klip bening kosong.
- 1 kotak besi warna merah.
- 1 unit ponsel Android merek OPPO warna hitam.
- 1 unit sepeda motor merek Yamaha Mio warna hijau.

Tersangka beserta seluruh barang bukti kini telah diamankan di Polres Solok untuk proses penyidikan lebih lanjut. Pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari komitmen Polres Solok dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya.( BO)

Kemendagri Tegaskan Dukungan terhadap Pembangunan Jaringan KA Trans SKS    
Selasa, April 07, 2026

On Selasa, April 07, 2026

Kemendagri Tegaskan Dukungan terhadap Pembangunan Jaringan KA Trans SKS
Kepala Sub Direktorat Perhubungan M. Ali Irmanda pada Focus Group Discussion (FGD). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kemendagri melalui Ditjen Bina Pembangunan Daerah menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan dan pengembangan jaringan perkeretaapian nasional, khususnya proyek Kereta Api Trans Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi (Trans SKS), sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah dan menekan biaya logistik nasional.

Hal tersebut disampaikan Kepala Sub Direktorat Perhubungan M. Ali Irmanda pada Focus Group Discussion (FGD) bertema “Membangun Konektivitas, Memangkas Jarak: Menyongsong Era Baru Perkeretaapian Trans Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi” yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK) di Stasiun Sudirman Baru/BNI City, Jakarta, Senin (6/4).

Berdasarkan Rencana Induk Perkeretaapian Nasional hingga tahun 2030, pengembangan jaringan perkeretaapian terus ditingkatkan di berbagai wilayah, dengan target antara lain: Sumatera dari 1.871 km menjadi 2.900 km, Kalimantan sepanjang 1.200 km, serta Sulawesi dari 109 km menjadi 734 km. Sementara itu, kebutuhan anggaran pembangunan dan pengembangan perkeretaapian diperkirakan mencapai Rp853 triliun, dengan komposisi pembiayaan sebesar 32 persen dari APBN dan 68 persen dari sumber pembiayaan alternatif.

Pada forum tersebut, M. Ali Irmanda menekankan bahwa pengembangan kereta api, baik untuk angkutan penumpang antarkota maupun logistik, merupakan prioritas strategis nasional yang harus didukung melalui penguatan konektivitas wilayah secara terpadu. Pengembangan jaringan perkeretaapian Trans SKS juga telah memiliki landasan kebijakan dalam Rencana Tata Ruang Pulau Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Lebih lanjut, Ali mendorong peran aktif pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan melalui sinkronisasi rencana pusat dan daerah, penguatan aksesibilitas kawasan, integrasi antarmoda, penataan ruang, serta percepatan perizinan. "Selain itu, penguatan koordinasi lintas wilayah antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota menjadi kunci keberhasilan implementasi proyek ini," ungkap Ali. 

Kemendagri juga menyatakan kesiapan untuk terus mendukung melalui fungsi pembinaan dan koordinasi, khususnya dalam memastikan kesiapan tata ruang, peningkatan aksesibilitas, serta penguatan sinergi lintas sektor dan wilayah.

Pada sesi diskusi, para peserta menekankan bahwa pengembangan Trans SKS tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur rel semata, tetapi juga harus dipandang sebagai pembangunan sistem perkeretaapian yang terintegrasi dengan pusat produksi, pelabuhan, kawasan industri, dan kawasan perkotaan. Pendekatan pembangunan pun perlu dilakukan secara selektif, bertahap, dan berbasis kebutuhan, dengan mempertimbangkan kesiapan masing-masing wilayah.

Selain itu, usulan pembentukan task force percepatan pembangunan Trans SKS diharapkan tidak hanya berfokus pada penyusunan kebijakan, tetapi juga berorientasi pada implementasi nyata serta penyelesaian berbagai hambatan di lapangan.

Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan pemangku kepentingan terkait, pengembangan jaringan perkeretaapian Trans Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi diharapkan dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

FGD ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain perwakilan Kementerian PPN/Bappenas, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, PT Kereta Api Indonesia (KAI), Institut Teknologi Sumatera, Masyarakat Transportasi Indonesia, serta sejumlah kementerian/lembaga terkait lainnya. (*)

Bupati Jon Firman Pandu Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026    
Selasa, April 07, 2026

On Selasa, April 07, 2026

Bupati Jon Firman Pandu Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Bupati Solok, Dr. (Hc) Jon Firman Pandu. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Bupati Solok, Dr. (Hc) Jon Firman Pandu, mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ia menekankan pentingnya memberikan data yang benar, jujur, dan lengkap demi kemajuan daerah.

Menurut Bupati, kegiatan pendataan ini bukan sekadar rutinitas administrasi, melainkan langkah strategis untuk menentukan arah pembangunan yang lebih tepat sasaran.

“Perencanaan pembangunan ekonomi yang terarah harus didasarkan pada data yang akurat dan terpercaya, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Melalui sensus ini, pemerintah akan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan potensi ekonomi masyarakat, mulai dari usaha mikro, kecil, hingga skala besar. Data tersebut nantinya menjadi dasar utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi Kabupaten Solok ke depannya.

Data Dijamin Rahasia

Untuk membangun kepercayaan, Bupati memastikan kerahasiaan seluruh informasi yang disampaikan warga akan dijaga ketat oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

“Bapak dan Ibu tidak perlu khawatir, karena kerahasiaan data yang diberikan dijamin sepenuhnya,” tambahnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu menyukseskan agenda penting ini demi terwujudnya Kabupaten Solok yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.

“Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi masa depan yang lebih baik untuk generasi saat ini maupun yang akan datang,” tutupnya. (BO)

Gandeng APH, Lapas Narkotika Sawahlunto Pastikan Zero Halinar di Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62    
Selasa, April 07, 2026

On Selasa, April 07, 2026

Gandeng APH, Lapas Narkotika Sawahlunto Pastikan Zero Halinar di Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62
Sterilisasi melalui razia blok hunian dan tes urin massal pada Senin, 6 April 2026. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas III Sawahlunto menggelar sterilisasi melalui razia blok hunian dan tes urin massal pada Senin, 6 April 2026. Kegiatan ini merupakan komitmen nyata dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari peredaran narkoba dan barang terlarang.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Sawahlunto, Ressy Setiawan, dengan melibatkan sinergi lintas sektoral bersama Aparat Penegak Hukum (APH), yakni Kepolisian Resor Sawahlunto, Komando Rayon Militer Sawahlunto, serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sawahlunto.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel gabungan di halaman lapas guna menyamakan persepsi dan memastikan seluruh pelaksanaan berjalan sesuai prosedur operasi standar (SOP), dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis namun tegas.

Usai apel, petugas gabungan langsung melakukan penggeledahan menyeluruh ke setiap kamar hunian warga binaan. Pemeriksaan dilakukan secara detail untuk mengantisipasi keberadaan barang terlarang, seperti alat komunikasi ilegal, senjata tajam, maupun narkotika.

Selain razia, dilakukan pula tes urin secara mendadak yang menyasar warga binaan dan petugas lapas untuk memastikan integritas internal tetap terjaga. Dari hasil kegiatan tersebut, tidak ditemukan narkotika maupun barang terlarang lainnya, dan seluruh sampel dinyatakan negatif dari zat adiktif.

Sebagai bentuk transparansi, pihak lapas menggelar konferensi pers untuk memaparkan hasil kegiatan. Dalam keterangannya, Kepala Lapas Narkotika Sawahlunto, Ressy Setiawan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam menjaga integritas lembaga.

“Kegiatan ini adalah bentuk transparansi dan sinergi kami dengan TNI, Polri, dan BNN dalam menjaga kondusivitas serta marwah Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62. Pada kesempatan ini, kami juga menyerahkan nomor handphone Wartelsuspas kepada pihak kepolisian dan BNN sebagai bentuk keterbukaan dalam pemberantasan halinar,” ujarnya.

Selain itu, pihak lapas menyerahkan daftar nomor resmi Wartelsuspas kepada Polres Sawahlunto dan BNN Kota Sawahlunto sebagai langkah memperkuat pengawasan komunikasi warga binaan.

Kegiatan ditutup dengan pemusnahan barang bukti hasil razia di hadapan perwakilan instansi terkait sebagai simbol komitmen bersama dalam mencegah gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Dengan hasil nihil temuan, Lapas Narkotika Sawahlunto menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan bebas dari narkoba, sejalan dengan semangat Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62. (*) 

Pewarta: Marjafri

Jadikan Mentawai sebagai Episentrum Wisata Indonesia Wilayah Barat dengan ahadirnya Bandara Internasional    
Selasa, April 07, 2026

On Selasa, April 07, 2026

Jadikan Mentawai sebagai Episentrum Wisata Indonesia Wilayah Barat dengan ahadirnya Bandara Internasional
Penulis Zuhrizul, pemerhati dan pelaku pariwisata di Sumatera Barat (Sumbar). 

STAGNANYA
kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumbar di angka 30.000 - 50.000 membuat Sumbar harus berfikir keras untuk mencari solusi dan melakukan terobosan pembangunan untuk di usulkan ke pemerintahan pusat agar potensi wisata alam dan budaya Sumatera barat  yang beragam dapat di akses langsung oleh wisatawan tampa kesulitan dengan transit dulu ke kota Padang dan melanjutkan dengan pesawat perintis atau kapal Ferry ke Mentawai yang membuat cost wisatawan menjadi mahal dan waktu yang menyesuaikan dengan jadwal penerbangan pesawat perintis dan kapal Ferry ke Mentawai 

Wisatawan manca negara ke Mentawai rata rata membawa papan selancar yang jelas akan sangat merepotkan wisatawan untuk transit 

Membayangkan pesawat dari berbagai negara langsung terbang ke Mentawai dan Mentawai memiliki kantor imigrasi sendiri adalah mimpi wisatawan dan pelaku wisata di sumatera  Barat, sebagaimana pulau Mentawai layaknya pulau Dewata Bali yang bisa di akses penerbangan dari berbagai negara di dunia ujar zuhrizul saat seminar kebangkitan ekonomi Sumbar pasca bencana 

Ke depan Mentawai akan menjadi episentrum pariwisata di wilayah Indonesia Barat yang tentu lebih dekat dari negara negara di Asia dan limpahan wisatawan Eropa yang banyak di Singapore sebagai hub tourism dimana cost nya lebih murah di banding mereka harus ke Bali atau lombok apalagi raja Ampat 

Untuk amenity hotel, restourant dan fasilitas lainnya dari pihak swasta sudah pasti akan akan di siapkan  beriringan dengan proses  pembangunan bandara internasional yang lebih representatif di Mentawai 

Secara budaya masyarakat asli kabupaten Mentawai memang berbeda dengan daerah-daerah kab/kota lainnya di  sumatera barat , keberagaman budaya inilah yang membuat Mentawai sangat memiliki potensi besar untuk wisatawan asing yang lebih menyukai wisata pantai dan atraksi wisata budaya lokal yang kental dan  potensi ini sangat memungkinkan untuk pemerintahan provinsi sumatera barat fokus menyiapkan aksesibility wisatawan ke Mentawai lebih mudah dengan meyakinkan pemerintahan pusat bahwa Mentawai akan menjadi episentrum wisatawan manca negara di Indonesia Barat di tambah lagi dengan potensi ombak surfing Mentawai yang mendunia 

Sumatera Utara  memiliki 2 bandara internasional Kuala namu dan Sibolangit , kenapa tidak sumatera barat yang memiliki potensi lebih dari Sumatera Utara  juga memiliki 2 bandara bertaraf internasional agar wisatawan bisa lebih mudah meng akses kepulauan Mentawai

Sumbar harus miliki ide ide lebih dan tidak lagi berkutat dengan hal hal normatif yang menjadi perdebatan publik tentang bagaimana ekonomi Sumbar untuk bangkit di angka 3 persenan dan terbawah di Sumatera. (*)