HEADLINE
Soroti Kepercayaan Publik, PBNU Desak KPK Tuntaskan Kasus Korupsi Kuota Haji    
Kamis, Maret 26, 2026

On Kamis, Maret 26, 2026

Soroti Kepercayaan Publik, PBNU Desak KPK Tuntaskan Kasus Korupsi Kuota Haji
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara eksplisit memberikan dukungan penuh terhadap upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mempercepat penanganan kasus dugaan korupsi terkait kuota haji. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara eksplisit memberikan dukungan penuh terhadap upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mempercepat penanganan kasus dugaan korupsi terkait kuota haji. Langkah ini diambil mengingat sensitivitas kasus yang berhubungan langsung dengan hajat umat Islam Indonesia.

Kasus hukum yang menjadi sorotan ini menjerat mantan Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas, dalam pusaran dugaan tindak pidana korupsi. Isu ini menjadi perhatian serius di kalangan organisasi Islam terbesar di Indonesia.

A'wan PBNU, KH Abdul Muhaimin, menekankan bahwa percepatan proses hukum sangat esensial untuk segera menghadirkan kejelasan atas permasalahan yang terjadi. Hal ini bertujuan meminimalkan spekulasi publik yang beredar.

Menurut pandangan PBNU, penanganan kasus ini tidak hanya tentang aspek hukum semata, tetapi juga berkaitan erat dengan upaya menjaga dan memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. Kepercayaan publik menjadi fondasi penting dalam tata kelola ibadah haji.

"Proses hukum penting dilakukan agar perkara ini segera memperoleh kejelasan, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum, khususnya dalam perkara yang menyangkut kepentingan umat dan tata kelola penyelenggaraan ibadah haji," ujar Abdul Muhaimin, sebagaimana dilansir dari sumber berita terkait.

KH Abdul Muhaimin juga menyampaikan dukungan total dari PBNU agar seluruh rangkaian investigasi dan peradilan dapat berjalan dengan baik dan mencapai titik terang. Hal ini merupakan tuntutan moral kelembagaan.

"Kita mendukung penuh KPK untuk mempercepat proses perkara ini agar terang-benderang, tuntas, dan memberikan kepastian hukum," ujar Abdul, dalam keterangan tertulis yang dikeluarkan pada hari Kamis, 26 Maret 2026.

Penekanan lebih lanjut diberikan pada aspek profesionalisme dan transparansi dalam setiap tahapan penanganan perkara oleh lembaga anti-rasuah tersebut. Kejelasan informasi sangat dibutuhkan oleh publik luas.

"Penanganan yang cepat, profesional, dan transparan sangat penting agar masyarakat mendapatkan kejelasan," tambah Abdul Muhaimin, menegaskan standar yang diharapkan PBNU terhadap KPK dalam kasus sensitif ini. (*) 

Menteri Jangan Cari Muka di Hadapan Seskab Teddy    
Kamis, Maret 26, 2026

On Kamis, Maret 26, 2026

Menteri Jangan Cari Muka di Hadapan Seskab Teddy
Analis komunikasi politik Hendri Satrio atau Hensa angkat bicara usai Seskab Teddy terlihat mendampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam pemantauan arus balik mudik Lebaran 2026.

BENTENGSUMBAR.COM
- Para menteri Kabinet Merah Putih diingatkan agar tidak salah memaknai keaktifan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang belakangan kerap hadir di berbagai kegiatan lapangan pejabat kabinet.

Hal ini disampaikan Analis komunikasi politik Hendri Satrio atau Hensa usai Seskab Teddy terlihat mendampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam pemantauan arus balik mudik Lebaran 2026. Bagi Hensa, kehadiran Teddy itu wajar dan bahkan patut diapresiasi, namun justru di situlah letak potensi masalahnya.

"Seskab Teddy ada di mana-mana. Ini bagus, tapi saya khawatir para menteri malah bikin program AsKabPi, asal Seskab hepi, biar Seskab cuma lapor yang bagus-bagus ke Presiden," kata Hensa, Kamis, 26 Maret 2026.

Dia menilai, Seskab Teddy kemungkinan besar hanya ingin memastikan program-program pemerintah berjalan sebagaimana mestinya dan benar-benar berdampak bagi rakyat. Niat itu, menurutnya, tidak perlu dibesar-besarkan apalagi dicurigai.

“Teddy mungkin saja hanya ingin make sure program berjalan baik dan berdampak positif buat rakyat,” katanya.

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu pun mewanti-wanti persepsi yang keliru dari para menteri bisa lebih berbahaya dari kehadiran Seskab itu sendiri.

Jika menteri-menteri mulai menganggap Teddy sebagai perpanjangan mata Presiden Prabowo Subianto di lapangan, maka yang terjadi bukan perbaikan kinerja, melainkan pencitraan.

"Jangan sampai kegiatan positif Seskab disalahartikan. Kalau menteri-menteri sudah takut sama Seskab dan akhirnya cuma asal bikin Seskab senang, yang rugi ya rakyat, karena laporan ke Presiden jadi tidak mencerminkan kondisi sebenarnya," ujar Hensa.

Hensa menekankan bahwa fungsi Sekretaris Kabinet memang mencakup koordinasi dan pengawasan jalannya pemerintahan. Kehadiran Teddy di lapangan, termasuk dalam pemantauan mudik, sejatinya merupakan bagian dari peran itu, sehingga hal itu bukanlah anomali yang perlu ditakuti.

"Teddy menurut saya cuma mau make sure semuanya running well. Itu tugasnya. Yang jadi masalah kalau menteri-menterinya malah jadi paranoid dan pilih aman," pungkasnya. (*) 

Sumber: RMOL

Karutan Sawahlunto Ajak Masyarakat Dukung Pembinaan Warga Binaan: Mereka Bagian dari Kita    
Rabu, Maret 25, 2026

On Rabu, Maret 25, 2026

Karutan Sawahlunto Ajak Masyarakat Dukung Pembinaan Warga Binaan: Mereka Bagian dari Kita
Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Kelas IIB Kota Sawahlunto, Mustofa, A.Md.IP.

BENTENGSUMBAR.COM
- Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Kelas IIB Kota Sawahlunto, Mustofa, A.Md.IP, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung proses pembinaan warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Hal tersebut disampaikannya saat ditemui Bentengsumbar.com di ruang kerjanya, Rabu (25/2/2026). Mustofa yang baru sekitar dua bulan bertugas di Sawahlunto itu menegaskan bahwa warga binaan bukanlah kelompok yang terpisah dari masyarakat.

“Warga binaan di sini adalah warga dan tetangga kita juga. Mereka bagian dari masyarakat Sawahlunto, meskipun ada beberapa yang berasal dari luar daerah. Pada dasarnya, manusia tidak pernah lepas dari kesalahan, termasuk kita sendiri,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembinaan di Rutan Sawahlunto tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga menyentuh pemulihan hubungan sosial dan spiritual. Hal ini sejalan dengan nilai hablum minannas dan hablum minallah, yakni menjaga hubungan baik dengan sesama manusia serta dengan Tuhan.

“Intinya adalah memulihkan hubungan hidup, kehidupan, dan penghidupan. Jika mereka kita perlakukan dengan baik, maka ke depan mereka juga akan menjadi pribadi yang lebih baik,” jelasnya.

Mustofa menekankan bahwa keberhasilan pembinaan tidak dapat dicapai tanpa dukungan dari berbagai pihak. Karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga media massa untuk berperan aktif dalam mendukung program tersebut.

“Ini bukan hanya tugas kami di rutan, tetapi tanggung jawab bersama. Mari kita perhatikan dan dukung demi kebaikan kita bersama,” katanya.

Ia mengungkapkan, sejumlah program pembinaan telah menunjukkan hasil positif, khususnya dalam bidang keagamaan. Salah satunya terlihat dari peningkatan kemampuan warga binaan dalam membaca Al-Qur’an.

“Ada warga binaan yang sebelumnya belum bisa membaca Al-Qur’an, namun selama menjalani pembinaan di sini, mereka sudah mampu mengaji dengan baik,” ungkapnya.

Menurutnya, latar belakang masyarakat Minangkabau yang religius turut mendukung terciptanya dinamika sosial yang relatif kondusif di Sawahlunto, sehingga potensi konflik maupun tindak kriminal dapat diminimalisir.

Saat ini, jumlah warga binaan di Rutan Kelas IIB Sawahlunto tercatat sebanyak 85 orang. Mayoritas merupakan kasus kriminal umum dan tidak terdapat kasus pembunuhan.

Dalam momentum bulan suci Ramadan, pihak rutan juga melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan, termasuk buka puasa bersama sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual warga binaan.

Mustofa yang merupakan pria kelahiran Jawa Tengah ini sebelumnya pernah bertugas di Lapas Kelas IIA Balikpapan dan memiliki pengalaman dinas cukup lama di Nusakambangan. Ia juga dikenal dekat dengan kalangan media.

Di akhir keterangannya, ia berharap sinergi dengan insan pers dapat terus terjalin guna menyampaikan informasi positif kepada masyarakat.

“Kami yang membina, rekan-rekan media yang mengabarkan. Mari kita sama-sama mendukung program rehabilitasi ini agar memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,” tutupnya. (*) 

Pewarta: Marjafri

Hari Pertama Masuk Kerja, Pemprov Sumbar Lakukan Pengecekan Kehadiran Pegawai Secara Silang    
Rabu, Maret 25, 2026

On Rabu, Maret 25, 2026

Hari Pertama Masuk Kerja, Pemprov Sumbar Lakukan Pengecekan Kehadiran Pegawai Secara Silang
Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Kabiro Adpim) Setdaprov Sumbar, Nolly Eka Mardianto. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) melakukan pengecekan kehadiran aparatur sipil negara (ASN) secara silang pada hari pertama masuk kerja pascalibur Idulfitri 1447 H, Rabu (25/3/2026). 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kedisiplinan pegawai serta menjaga objektivitas pelaporan kehadiran di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam mekanisme tersebut, setiap kepala OPD ditugaskan untuk melakukan pengecekan kehadiran di OPD lain di luar instansi yang dipimpinnya. 

Hasil pengecekan kemudian dilaporkan kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk direkap dan dievaluasi.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Kabiro Adpim) Setdaprov Sumbar, Nolly Eka Mardianto yang ditugaskan melakukan pengecekan di Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Sumbar, menyampaikan bahwa tingkat kehadiran pegawai di instansi tersebut tergolong baik. “Dari total 31 pegawai, sebanyak 30 orang hadir dan satu orang tidak hadir karena cuti tahunan,” ujar Nolly.

Ia menambahkan, hasil pengecekan tersebut akan segera disampaikan kepada BKD sebagai bahan rekapitulasi dan laporan kepada pimpinan. “Seluruh hasil pengecekan akan dikirim ke BKD untuk dievaluasi lebih lanjut. Bagi pegawai yang tidak hadir tanpa keterangan, tentu akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Pengecekan kehadiran secara silang ini diharapkan dapat meningkatkan disiplin ASN serta memastikan pelayanan publik di lingkungan Pemprov Sumbar kembali berjalan optimal pascalibur Lebaran. (adpsb/bud)

Gubernur Mahyeldi Lepas Peserta Program Balik Gratis, Apresiasi Dukungan Kemenhub untuk Masyarakat Sumbar    
Rabu, Maret 25, 2026

On Rabu, Maret 25, 2026

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah melepas keberangkatan peserta program balik gratis tahun 2026 tujuan Jakarta di Terminal Tipe A Anak Air, Kota Padang, Rabu (25/3/2026).
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah melepas keberangkatan peserta program balik gratis tahun 2026.

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah melepas keberangkatan peserta program balik gratis tahun 2026 tujuan Jakarta di Terminal Tipe A Anak Air, Kota Padang, Rabu (25/3/2026). 

Program tersebut merupakan inisiatif Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan sebagai bagian dari layanan mudik dan balik Lebaran.

Dalam kesempatan itu, Mahyeldi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan atas dukungan yang telah diberikan kepada masyarakat Sumbar. “Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Perhubungan Republik Indonesia yang telah memfasilitasi masyarakat kami untuk pulang kampung pada Lebaran tahun ini,” ujarnya.

Menurut Mahyeldi, program mudik dan balik gratis ini memberikan manfaat besar, terutama bagi para perantau yang selama ini terkendala biaya untuk pulang kampung. “Dengan adanya program ini, banyak saudara-saudara kita di perantauan yang sudah lama tidak pulang karena persoalan ekonomi, kini bisa merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BPTD Kelas II Sumatera Barat, Dedy Susman menyampaikan pelaksanaan program mudik dan balik gratis tahun ini berjalan tertib, lancar, dan aman berkat sinergi seluruh pihak.

Ia menjelaskan, secara nasional program ini menyediakan kuota 15.834 penumpang dan 240 unit sepeda motor yang diangkut menggunakan 401 unit bus dan 8 unit truk ke berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatera. “Khusus untuk Sumatera Barat, pada tahun ini, jumlah perantau yang kita fasilitasi berjumlah sebanyak 400 orang, mereka kita berangkatkan menggunakan 10 unit bus,” jelas Kepala BPTD Kelas II Sumatera Barat, Dedy Susman.

Kegiatan pelepasan keberangkatan peserta arus balik gratis Kemenhub turut dihadiri sejumlah unsur terkait, antara lain jajaran Dinas Perhubungan, Polda Sumbar, instansi vertikal, BUMN sektor transportasi, serta pemangku kepentingan lainnya. Program ini diharapkan dapat terus mendukung kelancaran arus mudik dan balik, sekaligus memberikan kemudahan akses transportasi yang aman dan terjangkau bagi masyarakat. (adpsb/rmz/bud)

Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana  Pastikan Tempat Wisata  Aman Terkendali    
Rabu, Maret 25, 2026

On Rabu, Maret 25, 2026

Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana  Pastikan Tempat Wisata  Aman Terkendali
Dharmasraya H Plus 3 Kapolres Dharmasraya AKBP Kartiyana ,didampingi seluruh Kasat. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Dharmasraya H Plus 3 Kapolres Dharmasraya AKBP Kartiyana ,didampingi seluruh Kasat kunjung beberapa tempat wisata yang berada di Kabupaten Dharmasraya,Selasa 23 Maret 2026.

Ketika dikonfirmasi sama awak media Kapolres Dharmasraya AKBP Kartiyana,mengatan bah kegiatan ini memantau situasi keamanan bagi yang libur lebaran,selain jalur utama lintas Sumatra dan juga pengaman  seluruh tempat rekreasi.

Yang Menjadi Pokus kita ada empat titik yaitu di pemandian Ajo manenggang dan beberapa pemandian yang lain dan pada hari ini juga perlombaan kayuh sampan Nagari Sungai Langko dan anggota kita juga melakukan Pengamanan.

Pengamanan hari ini selain dari pihak kepolisian Polres Dharmasraya, ada juga  Ipda Isawan dari kompi Brimob  dan anggota untuk memastikan keamanan dan keselamatan bagi pengunjun,ini menjadi prioritas terkait  pengaman dankesrlamatan pengunjung.

"Kami Kapolres Dharmasraya juga menghibau yang sedang melaksanakan liburan agar senantiasa memperhatikan keselamatan bagi sedang wisata di tempat pemandian seyogianya agar dapat memperhatikan anak anaknya jangan sampai tenggelam atau hilang,danjuga keamanan barang bawaan termasuk kendaraan tolong dijaga masing - masing karena pengelola sudah wanti wanti-wanti memasang pengumuman," Pungkas AKBP Artyana.

Sementara salah seorang pengunjung Mahesa dari Padang Laweh mengatakan, "tentunya dengan kehadiran anggota Polisi  dari Polres Dharmasraya  kami  para pengunjung tempat wisata ini  merasa aman dan terlindung."

"Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres yang mana telah ketempat wisata ini, " ujarnya. ( Why )

Pengunjung Pantai Air Manis Alami Kecelakaan ATV, KPB dan Tim Gabungan Lakukan Evakuasi Cepat    
Rabu, Maret 25, 2026

On Rabu, Maret 25, 2026

Pengunjung Pantai Air Manis Alami Kecelakaan ATV, KPB dan Tim Gabungan Lakukan Evakuasi Cepat
Seorang pengunjung mengalami kecelakaan saat mengendarai ATV di kawasan Pantai Air Manis, Selasa (24/3) sekitar pukul 14.00 WIB. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Seorang pengunjung mengalami kecelakaan saat mengendarai ATV di kawasan Pantai Air Manis, Selasa (24/3) sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban bernama Suci (22), warga Sijunjung, yang tengah berlibur bersama keluarga dalam suasana Lebaran. 

Akibat insiden tersebut, korban mengalami cedera pada bagian tangan kiri.

Mengetahui kejadian tersebut, pihak keluarga langsung mendatangi posko tim gabungan yang terdiri dari Komite Peduli Bencana (KPB) Kota Padang, Palang Merah Indonesia (PMI), Srikandi Kebencanaan, dan Dubalang Kota Padang.

Petugas medis PMI segera memberikan pertolongan pertama di lokasi kejadian.

Selanjutnya, korban dievakuasi menggunakan ambulans KPB Kota Padang menuju RS Tentara Reksodiwiryo Ganting untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Saat ini korban telah mendapatkan perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Pihak KPB Kota Padang mengimbau kepada seluruh pengunjung untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat menggunakan wahana wisata, terutama kendaraan ATV.(*)