HEADLINE
Wako Fadly Amran Meresmikan Hasil Program Bedah Rumah Milik Buruh Harian Lepas    
Selasa, April 07, 2026

On Selasa, April 07, 2026

BENTENGSUMBAR.COM - Wali Kota Padang, Fadly Amran, meresmikan hasil program bedah rumah milik buruh harian lepas,  Nasrul (47) yang tinggal bersama sang istri Widya Junita (37) dan tiga orang anaknya di Jalan Ampang No. 92, Kelurahan Ampang, Kecamatan Kuranji, Selasa (7/4/2026).

Program kemanusiaan yang diinisiasi Baznas Kota Padang ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas hidup warga kurang mampu, sekaligus mendukung target penyediaan hunian layak di Kota Padang.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penyerahan kunci rumah secara simbolis oleh Wali Kota Padang, yang juga disertai pemberian bantuan paket sembako serta perlengkapan ibadah bagi keluarga penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Fadly Amran mengapresiasi konsistensi Baznas Kota Padang dalam menjalankan program-program kemanusiaan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Ia berharap program tersebut tidak hanya memberikan manfaat secara fisik berupa hunian yang layak, tetapi juga menghadirkan keberkahan bagi penerima maupun para muzakki yang menyalurkan zakatnya melalui Baznas Kota Padang. “Sepanjang tahun ini terdapat 132 unit rumah yang menjadi sasaran program, terdiri dari 66 unit bedah rumah dan 66 unit rehabilitasi. Ini langkah nyata yang patut kita dukung bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Padang, Yuspardi, menjelaskan bahwa rumah yang telah dibedah kini berubah menjadi bangunan semi permanen dengan ukuran 6x7,5 meter. “Rumah ini sudah dilengkapi fasilitas dasar seperti kamar mandi, dapur, dua kamar tidur, serta ruang tamu. Harapannya, penerima manfaat dapat hidup lebih sehat, aman, dan nyaman,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Widya Junita menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas bantuan bedah rumah yang diterimanya. Ia mengaku sebelumnya tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan dan jauh dari kata layak. “Alhamdulillah, sekarang kami sudah punya rumah yang lebih baik. Terima kasih kepada Pemko Padang dan Baznas yang telah membantu kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ungkapnya bahagia. (*)

Wako Fadly Amran: Kami Berterima Kasih Kepada BNPB    
Selasa, April 07, 2026

On Selasa, April 07, 2026

Wako Fadly Amran: Kami Berterima Kasih Kepada BNPB
Peletakan batu pertama hunian tetap (Huntap) mandiri. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri peletakan batu pertama hunian tetap (Huntap) mandiri bersama Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian di Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Selasa (7/4/2026).

Huntap mandiri yang dibangun untuk Agusman ini menjadi langkah awal pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana yang memilih membangun rumah di atas lahan milik sendiri.

Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada BNPB atas dukungan yang telah diberikan kepada masyarakat Kota Padang pascabencana, baik dalam bentuk bantuan sosial maupun pemulihan ekonomi. “Kami berterima kasih kepada BNPB. Banyak sekali bantuan yang sudah disalurkan, mulai dari Jadup hingga bantuan untuk UMKM terdampak. Dan hari ini hunian tetap mandiri menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin membangun di tanahnya sendiri,” ujar Fadly Amran.

Ia menambahkan, pemerintah memberikan beberapa pilihan kepada masyarakat terdampak, baik melalui pembangunan Huntap terpusat maupun mandiri sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing keluarga. “Masyarakat bisa memilih, apakah menempati Huntap yang disediakan pemerintah atau membangun di lahan sendiri seperti ini. Ini tentu bisa lebih dekat dengan sumber penghidupan mereka, baik kebun, ladang, maupun usaha lainnya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Fadly Amran juga mengapresiasi kontribusi berbagai pihak, termasuk Forkopimda dan PT Semen Padang, yang telah menghadirkan inovasi teknologi konstruksi melalui produk sepablock yang dinilai cepat dan lebih tahan bencana. 

Sementara itu, Sestama BNPB Rustian menyebutkan bahwa pembangunan Huntap mandiri di Kota Padang merupakan yang kedua di Sumatera Barat, setelah sebelumnya dilaksanakan di Padang Pariaman. “Pembangunan Huntap mandiri di Kota Padang ini merupakan yang kedua di Sumatera Barat. Ini berkat gerak cepat pemerintah kota bersama OPD terkait. Teknologi sepablock dari Semen Indonesia Group juga akan kita gunakan karena sudah terstandarisasi dan ramah gempa,” ungkapnya.

Fadly Amran turut menambahkan bahwa hingga saat ini terdapat 43 unit Huntap mandiri yang diusulkan, dengan sekitar 36 warga telah menyerahkan kelengkapan administrasi. Ia berharap jumlah tersebut dapat terus bertambah seiring meningkatnya minat masyarakat untuk membangun secara mandiri.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Operasi PT Semen Padang Andria Delfa, Ketua DPD LMP Kota Padang Irwan Basir Datuak Rajo Alam, Pj Sekda Kota Padang Raju Minropa, Kalaksa BPBD Kota Padang Hendri Zulviton, Camat Kuranji Rido Satria, serta Camat Koto Tangah Fizlan Setiawan. (*)

Anggota DPRD Sumbar Aida Gelar Halal Bihalal Bersama Keluarga Besar PGRI Kecamatan Guguak    
Selasa, April 07, 2026

On Selasa, April 07, 2026

Anggota DPRD Sumbar Aida Gelar Halal Bihalal Bersama Keluarga Besar PGRI Kecamatan Guguak
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Aida. 


BENTENGSUMBAR.COM
- Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Aida, melaksanakan kegiatan Halal Bi Halal bersama Keluarga Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Guguak pada Sabtu (4/4/2026). 

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, Aida menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh anggota PGRI yang hadir. 

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para tenaga pendidik, untuk terus memperkuat kebersamaan dan semangat dalam membangun dunia pendidikan di daerah.

“Taqabbalallahu minna wa minkum. Semoga kita kembali fitri dan selalu berada dalam rahmat Allah SWT,” ucap Aida dalam sambutannya.

Kegiatan Halal Bi Halal ini turut diisi dengan ramah tamah dan saling bermaafan antar sesama anggota PGRI, mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan kekeluargaan yang menjadi semangat utama dalam momentum Idulfitri.

Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara legislatif dan para tenaga pendidik dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Sumatera Barat, khususnya di Kecamatan Guguak. (*)

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Buka Bimtek UMKM, Dorong Peningkatan Daya Saing Pelaku Usaha    
Selasa, April 07, 2026

On Selasa, April 07, 2026

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Buka Bimtek UMKM, Dorong Peningkatan Daya Saing Pelaku Usaha
Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, secara resmi membuka kegiatan Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengusaha UMKM Angkatan I Pluzi Academy. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pengusaha UMKM Angkatan I Pluzi Academy, yang digelar di UPTD PLUT KUMKM Provinsi Sumatera Barat, Senin (6/4/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam upaya meningkatkan kapasitas, kompetensi, serta daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sumatera Barat. 

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu mengembangkan usaha secara lebih profesional dan adaptif terhadap perkembangan pasar.

Dalam sambutannya, Muhidi menegaskan pentingnya peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Ia menyebutkan bahwa penguatan sektor UMKM harus terus dilakukan, terutama dalam menghadapi tantangan global dan era digitalisasi. “Bimtek ini merupakan salah satu bentuk dukungan nyata dalam meningkatkan kualitas SDM pelaku UMKM. Dengan kapasitas yang lebih baik, diharapkan UMKM kita mampu bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga mendorong para peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal, mulai dari peningkatan manajemen usaha, strategi pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital.

Kegiatan Bimtek Pluzi Academy ini diikuti oleh sejumlah pelaku UMKM dari berbagai sektor di Sumatera Barat. 

Selain materi pelatihan, peserta juga mendapatkan pendampingan dan praktik langsung guna memperkuat pemahaman mereka dalam mengembangkan usaha. "Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan UMKM di Sumatera Barat semakin berkembang dan mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah," harap Muhidi. (*)

Regulasi Khusus Masih Dikaji, Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria Soroti Isu yang Mencuat ke Publik, Singgung UNP    
Selasa, April 07, 2026

On Selasa, April 07, 2026

Regulasi Khusus Masih Dikaji, Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria Soroti Isu yang Mencuat ke Publik, Singgung UNP
Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria, mengatakan pihaknya memandang serius perkembangan isu tersebut karena dinilai berkaitan dengan nilai sosial, adat, dan budaya yang dianut masyarakat Minangkabau.

BENTENGSUMBAR.COM
- DPRD Sumatera Barat menyoroti mencuatnya isu LGBT di daerah tersebut yang belakangan ramai diperbincangkan publik, termasuk dugaan kemunculannya di lingkungan kampus Universitas Negeri Padang (UNP).

Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria, mengatakan pihaknya memandang serius perkembangan isu tersebut karena dinilai berkaitan dengan nilai sosial, adat, dan budaya yang dianut masyarakat Minangkabau. Menurutnya, Sumatera Barat dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi falsafah adat dan agama, yakni Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), sehingga berbagai fenomena sosial perlu disikapi dengan kehati-hatian. Ia menilai munculnya fenomena tersebut tidak terlepas dari pengaruh globalisasi serta perkembangan informasi yang semakin terbuka di tengah masyarakat.

Meski demikian, kata Nanda, setiap perkembangan sosial tetap harus disikapi dengan mengedepankan nilai-nilai lokal yang selama ini menjadi pedoman masyarakat Minangkabau. Terkait aspek regulasi, Nanda mengungkapkan hingga saat ini belum ada Peraturan Daerah (Perda) di Sumatera Barat yang secara khusus mengatur mengenai isu LGBT.

Namun demikian, sejumlah regulasi yang sudah ada dinilai masih dapat menjadi dasar dalam menjaga norma sosial serta ketertiban umum di tengah masyarakat. “Perda khusus belum ada, tapi kami sedang mencari cantolannya yang pas karena Perda ini juga harus menyesuaikan dengan undang-undang atau peraturan pemerintah pusat,” ujar Nanda kepada wartawan, Senin (6/4).

Ia menjelaskan, dalam proses penyusunan regulasi daerah, DPRD harus memastikan bahwa aturan yang dibuat memiliki dasar hukum yang kuat serta tidak bertentangan dengan regulasi di tingkat nasional. Karena itu, DPRD Sumbar membutuhkan masukan dari berbagai pihak, termasuk tim ahli, akademisi, tokoh masyarakat, dan elemen masyarakat lainnya untuk merumuskan kebijakan yang tepat.

Selain melalui jalur regulasi, DPRD juga menilai pendekatan edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting dalam menyikapi persoalan sosial yang berkembang. Peran keluarga, lembaga pendidikan, serta tokoh adat dan agama dinilai sangat strategis dalam memperkuat nilai-nilai sosial dan budaya di tengah masyarakat. Ke depan, DPRD Sumbar membuka peluang untuk merumuskan kebijakan yang lebih konkret melalui penguatan regulasi maupun kerja sama lintas sektor.

Nanda menegaskan, yang terpenting adalah memastikan nilai-nilai adat dan norma yang berlaku di Sumatera Barat tetap terjaga, sekaligus menyikapi setiap persoalan sosial secara bijak dan terukur. (*)

Pimpin Apel Pagi, Ismelda Jenreini Tegaskan Pentingnya Pelayanan Prima di DPRD Sumbar    
Selasa, April 07, 2026

On Selasa, April 07, 2026

Pimpin Apel Pagi, Ismelda Jenreini Tegaskan Pentingnya Pelayanan Prima di DPRD Sumbar
Ismelda Jenreini mengomandoi jalannya apel yang berlangsung khidmat.

BENTENGSUMBAR.COM
- Langit pagi di halaman Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Barat menjadi saksi semangat baru yang dibangun dari rutinitas sederhana: apel pagi. Namun kali ini, suasana terasa lebih hidup saat dipimpin langsung oleh Ismelda Jenreini,Senen(6/4).

Dengan langkah tegas dan sikap penuh wibawa, Ismelda Jenreini mengomandoi jalannya apel yang berlangsung khidmat. Barisan pegawai berdiri rapi, mencerminkan disiplin yang menjadi ruh utama dalam birokrasi modern. Tidak sekadar formalitas, apel pagi ini menjadi ruang konsolidasi untuk menyatukan ritme kerja dan semangat pengabdian.

Dalam arahannya, Ismelda menekankan bahwa disiplin bukan hanya soal kehadiran tepat waktu, tetapi juga tentang konsistensi dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan bahwa setiap peran, sekecil apa pun, memiliki kontribusi penting dalam mendukung kelancaran fungsi kedewanan.

“Apel pagi ini bukan sekadar rutinitas, tetapi momentum untuk memperkuat koordinasi dan semangat kerja kita bersama,” tegasnya di hadapan peserta apel.

Lebih jauh, Ismelda mendorong seluruh jajaran untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme. Menurutnya, pelayanan yang optimal kepada pimpinan dan anggota dewan hanya bisa terwujud jika seluruh pegawai bekerja dengan komitmen tinggi dan standar kinerja yang terus ditingkatkan.

Apel pagi tersebut sekaligus menjadi refleksi bersama bahwa keberhasilan institusi tidak lepas dari kekompakan tim dan kesadaran individu dalam menjalankan tugasnya. Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks, Sekretariat DPRD Sumbar dituntut adaptif, responsif, dan tetap berpegang pada nilai-nilai dasar ASN.

Ditambahkanya,melalui kegiatan rutin ini, semangat kolektif terus dibangun bahwa setiap hari adalah kesempatan untuk bekerja lebih baik, melayani lebih tulus, dan menjaga marwah institusi dengan penuh tanggung jawab,"pungkasnya.(*)