HEADLINE
Gubernur Mahyeldi Hadiri Dialog Menko Polkam, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Jaga Stabilitas Nasional    
Rabu, April 15, 2026

On Rabu, April 15, 2026

Gubernur Mahyeldi Hadiri Dialog Menko Polkam, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Jaga Stabilitas Nasional
Silaturahmi dan Dialog Bidang Politik dan Keamanan yang diselenggarakan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago. 

BENTENGSUMBAR.COM
-  Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menghadiri undangan Silaturahmi dan Dialog Bidang Politik dan Keamanan yang diselenggarakan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago dengan para Gubernur se Indonesia dan pimpinan lembaga tinggi negara di Gedung Utama Kemenko Polkam, Jakarta, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan singkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi dinamika politik serta menjaga stabilitas keamanan nasional dewasa ini.

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan difokuskan untuk membicarakan strategi nasional dalam menyikapi isu global, termasuk harmonisasi hubungan pusat dan daerah, serta penguatan peran gubernur dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Merespon hal tersebut, Gubernur Mahyeldi menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumbar untuk terus mendukung kebijakan nasional, terutama dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

“Kegiatan ini penting untuk memastikan kesamaan persepsi dan langkah antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga stabilitas tetap terjaga dan pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Pemprov Sumbar siap mendukung segala upaya ke arah itu,” ujar Mahyeldi.

Mahyeldi menilai, tanpa kondisi yang aman dan kondusif, berbagai program pembangunan akan sulit berjalan optimal. Ia juga berharap melalui forum ini dapat terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Mahyeldi turut didampingi oleh Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sumbar, Nolly Eka Mardianto; Kepala Badan Penghubung Provinsi Sumbar, Ari Aschari. (adpsb/busan)

Hadir di Forum Supermentor-28 on Leadership, Gubernur Mahyeldi Mengaku Mendapat Banyak Pembelajaran    
Rabu, April 15, 2026

On Rabu, April 15, 2026

Hadir di Forum Supermentor-28 on Leadership, Gubernur Mahyeldi Mengaku Mendapat Banyak Pembelajaran
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menghadiri forum prestisius Supermentor-28 on Leadership. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menghadiri forum prestisius Supermentor-28 on Leadership yang berlangsung di The St. Regis Auditorium, Jakarta, Selasa malam (14/4/2025).

Melalui forum tersebut, Mahyeldi mengaku, mendapat banyak referensi baru tentang teori kepemimpinan yang relevan dengan tantangan zaman saat ini. "Materi ulasannya sangat bagus dan sarat akan pembelajaran. Kita dapat berbagi pengalaman dengan banyak tokoh nasional dan internasional tentang kepemimpinan di tengah ketidakpastian global," ungkap Gubernur Mahyeldi.

Pengalaman para tokoh dunia yang dibedah dalam forum tersebut menjadi pengingat krusial bagi para peserta yang hadir. Salah satunya adalah tentang kepemimpinan visioner yang mesti berani mengambil keputusan disaat genting. “Sejarah membuktikan, pemimpin besar tidak lahir dari situasi yang mudah. Mereka dibentuk oleh keberanian moral dan keteguhan karakter saat menghadapi ujian zaman," ujarnya.

Menurut Mahyeldi, sedikitnya ada tiga narasi besar dari pengalaman para tokoh dunia yang diangkat dalam forum Supermentor-28, yang patut dijadikan pembelajaran bagi para pemimpin masa depan. Ketiga narasi tersebut, merupakan pengalaman langsung dari 3 tokoh dunia, yakni Nelson Mandela (Mantan Presiden Afrika Selatan), Lee Kuan Yew (Mantan Perdana Menteri Singapura), dan Susilo Bambang Yudhoyono.

Nelson Mandela: melalui perspektif mantan asistennya, Ebrahim Rasool, mengenai kekuatan rekonsiliasi untuk mempersatukan bangsa yang terpecah. Lee Kuan Yew: melalui ulasan Prof. Chan Heng Chee mengenai disiplin visi yang mengubah sebuah negara kecil menjadi kekuatan ekonomi dunia (nation-building).

Kemudian selanjutnya, Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono: Tentang seni mengelola stabilitas dan pengambilan keputusan strategis di masa transisi dan krisis nasional. Ketiga narasi pemaparan tersebut sangat inspiratif. “Dari mereka kita bisa belajar bahwa di tengah situasi yang dinamis, diperlukan sosok pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara moral,"tukuk Mahyeldi.

Selain tokoh internasional, juga tampak hadir sejumlah tokoh nasional diantaranya Menko Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono; Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono dan Eddy Soeparno; Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya; Wamen Agraria dan Tata Ruang RI, Ossy Darmawan; Wamen Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI, Stella Cristie; Wamen Transmigrasi RI, Iftitaf Sulaiman Suryanagara.

Selain itu juga hadir Dr. Dino Patti Djalal; Sandiaga Salahudin Uno; Ilham Habibie; Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah; serta sejumlah mantan Dubes RI untuk negara sahabat dan perwakilan dari berbagai negara. (adpsb/busan)

Bupati Jon Firman Pandu Buka Rakor Labelisasi Bansos, Pastikan Data Akurat dan Transparan    
Rabu, April 15, 2026

On Rabu, April 15, 2026

Bupati Jon Firman Pandu Buka Rakor Labelisasi Bansos, Pastikan Data Akurat dan Transparan
Pemerintah Kabupaten Solok terus bergerak memastikan penyaluran bantuan sosial (Bansos) berjalan tepat sasaran. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kabupaten Solok terus bergerak memastikan penyaluran bantuan sosial (Bansos) berjalan tepat sasaran. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Labelisasi Rumah Penerima Bansos Tahun 2026 yang bertema “Menuju Bansos yang Tepat Sasaran, Akurat dan Transparan”, bertempat di Gedung C Sekretariat Daerah, Rabu (15/04/2026).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., dan dihadiri oleh Ketua TP-PKK Ny. Nia Jon Firman Pandu, Kepala BPS, jajaran Forkopimda, Kepala OPD, Camat, serta Wali Nagari se-Kabupaten Solok.

Target 14.518 Rumah Dilabeli

Dalam laporannya, Kepala Dinas Sosial, Ir. Desmalia Ramadhanur, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi dari tingkat kabupaten hingga nagari dalam pelaksanaan labelisasi rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Labelisasi ini penting tidak hanya untuk administrasi, tetapi juga memudahkan proses monitoring dan evaluasi agar program berjalan efektif,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Jon Firman Pandu dalam sambutannya menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah dalam percepatan pengentasan kemiskinan. Ia mengungkapkan, total terdapat 14.518 rumah KPM Program Keluarga Harapan (PKH) yang akan dilakukan labelisasi.

“Kegiatan ini adalah wujud sinergi pusat dan daerah. Label ini bukan sekadar tanda, tetapi menjadi sarana kontrol sosial bagi masyarakat untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang benar, serta mencegah potensi penyimpangan,” tegas Bupati.

Selain itu, label tersebut juga diharapkan menjadi motivasi bagi keluarga penerima manfaat agar terus berupaya bangkit dan keluar dari garis kemiskinan.

Perkuat Data demi Kesejahteraan

Acara ini juga menjadi momentum pemutakhiran data kemiskinan yang akan dipaparkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Kehadiran seluruh elemen menunjukkan komitmen bersama bahwa penanganan masalah sosial dan kemiskinan adalah tanggung jawab kolektif.

Bupati mengajak seluruh jajaran untuk bekerja sama dengan penuh tanggung jawab.

“Mari kita kolaborasi dan perkuat komitmen demi kelancaran program ini. Semoga setiap upaya yang kita lakukan mendapat ridho Allah SWT dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dan diskusi yang dipimpin langsung oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Drs. Zaitul Ikhlas, AP, M.Si. (BO)

Rumah Warga di Simpang Tanjung Nan Ampek Ludes Terbakar, Diduga Akibat Puntung Rokok    
Rabu, April 15, 2026

On Rabu, April 15, 2026

Rumah Warga di Simpang Tanjung Nan Ampek Ludes Terbakar, Diduga Akibat Puntung Rokok
Sebuah rumah kayu milik warga di Jorong Pasar, Nagari Simpang Tanjung Nan Ampek, Kecamatan Danau Kembar, hangus terbakar, Rabu (15/04/2026) dini hari. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Sebuah rumah kayu milik warga di Jorong Pasar, Nagari Simpang Tanjung Nan Ampek, Kecamatan Danau Kembar, hangus terbakar, Rabu (15/04/2026) dini hari. Kebakaran yang diduga dipicu oleh puntung rokok ini menyebabkan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Kejadian bermula sekitar pukul 04.15 WIB, saat pemilik rumah, Awaludin (68), sedang tertidur pulas. Diduga, puntung rokok yang tidak dipadamkan sempurna semalam sebelumnya membakar kasur dan tempat tidur korban. Karena tertidur lelap, korban tidak menyadari bahwa api mulai membesar dan menjalar dengan cepat ke seluruh bangunan rumah.

Warga dan Damkar Turun Tangan

Melihat asap dan api yang mulai membesar, warga sekitar segera bergerak cepat melakukan pertolongan. Upaya pemadaman dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, antara lain dengan membuka sebagian atap rumah untuk memutus jalannya api.

Bantuan tiba setelah petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Solok mengirimkan satu unit armada ke lokasi. Berkat kerja sama antara warga dan petugas, api berhasil dikuasai dan dipadamkan total sekitar pukul 06.30 WIB.

Beruntung dalam musibah ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun, harta benda di dalam rumah hangus terbakar dan kerugian ditaksir mencapai angka Rp50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).

Langkah Penanganan Polisi

Kapolsek Danau Kembar, AKP Rico Putra Wijaya, S.H., melalui jajarannya membenarkan kejadian tersebut. Personel kepolisian yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan langkah-langkah penanganan, mulai dari pengamanan TKP, pencatatan keterangan saksi, hingga pengambilan data visual di lokasi kejadian (TPTKP). Pihak kepolisian juga telah menghubungi pihak terkait dan melaporkan perkembangan kasus ini kepada pimpinan.

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa titik awal api berasal dari kamar tidur korban dengan dugaan kuat penyebabnya adalah sisa puntung rokok.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memastikan rokok benar-benar mati sebelum meninggalkannya, guna mencegah terjadinya kebakaran yang tidak diinginkan. (BO)

Wako Fadly Amran Apresiasi Hadirnya JCC di UNP    
Rabu, April 15, 2026

On Rabu, April 15, 2026

Wako Fadly Amran Apresiasi Hadirnya JCC di UNP
Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengapresiasi hadirnya Japan Career Center (JCC) di Universitas Negeri Padang (UNP). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengapresiasi hadirnya Japan Career Center (JCC) di Universitas Negeri Padang (UNP) yang merupakan hasil kolaborasi UPT PKK UNP dengan Career Planning Jepang.

Hal ini disampaikan Fadly Amran saat menghadiri peresmian JCC di Lantai I Gedung Pusat Informasi dan Perpustakaan UNP, Rabu (15/4/2026), yang turut dihadiri Rektor UNP, Krismadinata, bersama Senior Executive UNP Prof. Ganefri, Presiden Direktur Career Planning, Co, Ltd, Hiromichi Makino, serta Kepala BP3MI Sumbar, Jupriyadi, dan Kepala perangkat daerah terkait dari Pemprov Sumbar dan Pemko Padang.

Fadly Amran menegaskan, tantangan utama Kota Padang saat ini adalah terbatasnya lapangan kerja dibandingkan dengan tingginya jumlah lulusan perguruan tinggi. Ia menyebut, sekitar 9 persen lulusan sarjana di Padang masih kesulitan mendapatkan pekerjaan.

“Pemerintah Kota (Pemko) Padang sangat mengapresiasi kehadiran Japan Career Center ini. Kami berharap, pusat karier ini menjadi solusi konkret dalam membuka peluang kerja ke luar negeri, khususnya ke Jepang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fadly Amran menyebut program JCC selaras dengan karakter masyarakat Minangkabau yang memiliki tradisi merantau. Menurutnya, Jepang menjadi salah satu negara tujuan yang potensial karena kebutuhan tenaga kerja yang tinggi serta budaya kerja yang disiplin dan profesional. “Ini peluang emas bagi generasi muda kita untuk mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan. Pemko Padang mendukung penuh program ini, karena sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Padang Juara,” tambahnya. 

Sementara itu, Presiden Direktur Career Planning, Co, Ltd, Mr. Hiromichi Makino, menyampaikan terima kasih kepada UNP yang telah berkolaborasi menjembatani talenta muda Indonesia agar dapat berkarier di Jepang secara legal dan terarah. “Semoga JCC ini dapat dimanfaatkan secara baik, karena para peserta tidak hanya dibekali kemampuan bahasa Jepang, tetapi juga pemahaman budaya, disiplin, dan etos kerja. Tujuannya tentu agar mereka benar-benar siap dan profesional saat bekerja di Jepang,” jelas Mr. Hiromichi Makino melalui penerjemahnya.

Rektor UNP, Krismadinata, menegaskan bahwa kehadiran Japan Career Center di UNP merupakan langkah konkret kampus dalam menjawab tantangan pengangguran lulusan perguruan tinggi di tengah dinamika global. "Tingginya angka pengangguran bukan disebabkan rendahnya kualitas pendidikan, melainkan terbatasnya peluang kerja di dalam negeri. Karena itu, UNP mendorong mahasiswa menjadi tenaga kerja profesional yang memiliki kompetensi, bahasa, dan pemahaman budaya yang memadai untuk bekerja di luar negeri,” tegasnya. (*)

Wako Fadly Amran Buka Pelatihan Literasi AI bagi 500 Kepala Sekolah    
Rabu, April 15, 2026

On Rabu, April 15, 2026

Wako Fadly Amran Buka Pelatihan Literasi AI bagi 500 Kepala Sekolah
Pemko Padang menyelenggarakan Pelatihan Literasi AI bagi 500 kepala sekolah. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyelenggarakan Pelatihan Literasi Artificial Intelligence (AI) bagi 500 kepala sekolah se-Kota Padang, di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan yang terselenggara berkat kerjasama dengan Ruangguru dan ASEAN Foundation ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Padang Fadly Amran, yang sekaligus bertindak menjadi keynote Speaker.

Fadly Amran menegaskan bahwa AI merupakan bagian dari masa kini sekaligus masa depan yang harus dikuasai. Menurutnya, perkembangan AI telah nyata dirasakan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari sektor pendidikan, hingga manajerial. “Pemanfaatan teknologi AI bukan lagi pilihan, melainkan sebuah kewajiban. Seluruh layanan publik, sektor pendidikan, hingga aktivitas masyarakat harus mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi ini,” ujar Fadly Amran.

Fadly Amran menambahkan, Kota Padang harus mampu menjadi leading sector dalam penggunaan AI, mengingat posisinya sebagai kota pendidikan dan ibukota provinsi. Ia berharap para pendidik memahami konsep AI, serta menguasai berbagai platform digital guna meningkatkan kualitas pembelajaran. “Pemanfaatan AI bukan untuk menggantikan interaksi antara guru dan peserta didik, melainkan untuk memperkuatnya. Dengan AI, guru dapat mengurangi beban administratif dan lebih fokus pada pembinaan siswa,” jelasnya.

Fadly Amran berharap, melalui pembelajaran AI dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih efektif, terutama dalam menghadapi karakteristik generasi alpha yang sangat dekat dengan teknologi. “Kami mengapresiasi dukungan berbagai pihak, seperti ASEAN Foundation, Ruangguru, dan Google.org yang telah melibatkan Kota Padang dalam pelatihan ini. Pemerintah Kota Padang siap untuk melanjutkan dan memperkuat kerja sama ini, demi kemajuan pendidikan di Kota Padang,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova menyampaikan, bahwa pelatihan AI merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Kota Padang sebagai kota pintar (smart city), sekaligus mendukung program unggulan Padang Juara.

“Pelatihan AI ini diikuti oleh kepala PAUD, SD, dan SMP sederajat se-Kota Padang. Pada tahun sebelumnya, bersama Ruangguru kita juga telah melaksanakan program pembelajaran coding, yang melibatkan 1.635 siswa tingkat SD dan SMP,” pungkasnya. (*)