HEADLINE
Akhirnya, Irigasi Anai II di Kota Pariaman Berfungsi dan Dialiri Air    
Sabtu, Februari 07, 2026

On Sabtu, Februari 07, 2026

Akhirnya, Irigasi Anai II di Kota Pariaman Berfungsi dan Dialiri Air
Di tahun 2026 ini, akhirnya masyarakat dan petani di daerah tersebut dapat bernafas lega. Karena saat ini sudah bisa dialiri air.

BENTENGSUMBAR.COM - Setelah bertahun-tahun sejak Irigasi Anai II menghiasi hamparan sawah di kawasan Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman tidak berfungsi, di tahun 2026 ini, akhirnya masyarakat dan petani di daerah tersebut dapat bernafas lega. Karena saat ini sudah bisa dialiri air.

“Alhamdulillah di awal tahun 2026 ini, berkat seluruh usaha dan kerja keras Pak Wali Kota Pariaman Yota Balad dan Dinas PUPRP menemui Menteri PU Doddy Hanggodo dan Anggota DPR RI Komisi V Zigo Rolanda pada tahun lalu, akhirnya membuahkan hasil, sehingga secara umum jaringan irigasi Anai II sudah berfungsi dan sudah dialiri air,” ujar Plt Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kota Pariaman Riko Jamal, Jum’at malam (6/2/2026) di Pariaman

Ia menjelaskan  kondisi Irigasi Anai II yang dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera V Kementerian Pekerjaan Umum (PU), sebelumnya tidak berfungsi. Namun setelah upaya dan usaha Pemko Pariaman dalam melobi pusat, baik Kementerian PU dan Anggota DPR RI, Irigasi Anai II di Kota Pariaman ini akhirnya dapat berfungsi, ucapnya.

“Walaupun begitu, masih ada beberapa jaringan yang dalam tahap pembersihan dari rumput-rumput liar dan sedimen yang terjadi selama ini, serta pengoperasian pintu air yang akan kita optimalkan,” tukasnya.

Riko Jamal memastikan bahwa Pemko Pariaman akan selalu koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera V Kementerian Pekerjaan Umum ini, dalam mengawasi dan memaksimalkan berbagai kegiatan yang telah dibangun di Kota Pariaman, ulasnya.

“Irigasi Anai II merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam merevitalisasi infrastruktur pertanian di wilayah Kota Pariaman. Selain fungsi pengairan, proyek ini juga memperhatikan aspek konservasi lingkungan dan pengendalian banjir musiman yang kerap melanda kawasan hilir,” ungkapnya.

Dirinya juga menjelaskan banyak manfaat yang dirasakan oleh masyarakat khususnya petani dengan telah berfungsinya Irigasi Anai II ini, seperti untuk mengalirkan air, meningkatkan produktivitas padi dengan panen melimpah dan meningkatkan ketahanan pangan daerah, terangnya.

“Tahun 2026 sawah-sawah sudah bisa dialiri air secara merata.  Dukungan seperti ini sangat kita harapkan, karena dengan Sinergi pusat dan daerah, dapat menjadi kunci agar pembangunan dapat bermanfaat langsung bagi masyarakat,” tutupnya. (J/at)

HPN 2026 Banten Dipusatkan Serang, PWI Siapkan Gerakan Banten Asri, Konvensi Media Nasional Hingga Pembagian Sembako    
Sabtu, Februari 07, 2026

On Sabtu, Februari 07, 2026

HPN 2026 Banten Dipusatkan Serang, PWI Siapkan Gerakan Banten Asri, Konvensi Media Nasional Hingga Pembagian Sembako
Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten yang jatuh pada Senin, 9 Februari 2026, akan dipusatkan di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang.

BENTENGSUMBAR.COM
- Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten yang jatuh pada Senin, 9 Februari 2026, akan dipusatkan di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang.

Sejumlah rangkaian kegiatan telah disiapkan oleh panitia nasional yang digawangi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), mulai dari bakti sosial, pembagian 3.000 paket sembako, hingga Gerakan Banten Asri.

Ketua Panitia HPN 2026, Zulmansyah Sekedang, mengatakan Gerakan Banten Asri dalam rangkaian HPN 2026 merupakan implementasi dari Gerakan Nasional Indonesia Asri yang diinstruksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Gerakan Nasional Indonesia Asri sendiri merupakan bentuk kepedulian terhadap persoalan lingkungan, khususnya penanganan sampah.

“Gerakan Banten Asri akan digelar pada Minggu, 8 Februari 2026. Lokasi kumpul di Lapangan Setda KP3B. Kegiatan ini akan dilepas setelah pelaksanaan jalan sehat sekitar pukul 09.00 WIB,” ujar Zulmansyah, Sabtu (7/2/2026).

Menurutnya, Gerakan Banten Asri akan diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai kalangan. 

"Akan melibatkan perwakilan peserta HPN dari seluruh Indonesia yang telah hadir di Tanah Jawara dalam rangka mengikuti rangkaian HPN," ujar Zulmansyah yang juga Sekjen PWI Pusat.

Selain kegiatan sosial, HPN Banten 2026 juga diisi dengan sejumlah agenda penting lainnya. Di antaranya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) SIWO PWI yang dirangkaikan dengan Malam Anugerah SIWO Award di Hotel Le Dian Ballroom, Kota Serang, pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Agenda berikutnya adalah Workshop Mahasiswa tentang Adinegoro di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Konvensi Nasional Media Massa di Hotel Aston Kota Serang, serta Anjangsana Wisata Banten (City Tour) yang seluruhnya digelar pada Minggu, 8 Februari 2026.

Puncak peringatan HPN Banten 2026 akan berlangsung pada Senin, 9 Februari 2026, dengan jumlah peserta diperkirakan mencapai 2.500 orang dan dijadwalkan akan dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto.

Rangkaian HPN 2026 akan ditutup dengan pelepasan touring wartawan bertajuk “PWI Jelajah 13 Negara Menuju Tanah Suci.”

Seperti diketahui, keberhasilan HPN 2026 Banten tidak terlepas dari dukungan para sponsor, seperti: Artha Graha Peduli, Artha Graha Network, PT Astra  International Tbk,.PT Bank Bank Central Asia Tbk, PT Pertamina (Persero) , Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Triputra Group , PT Djarum, BYD Motor Indonesia, PT PLN (Persero), Harita Nickel ,.PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk,.PT Freeport Indonesia, PT Elang Mahkota Teknologi (EMTEK).

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Pegadaian, PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk, PT Taspen (Persero), Pelindo, Sinar Mas Land, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB), PT Nestle Indonesia, PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk, Kompas.id, PT Kereta Api Indonesia (Persero), BPJS Kesehatan, PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), PT Pupuk Kalimantan Timur. (*)

Gubernur Mahyeldi Apresiasi Deklarasi Bukit Karumuntiang, Dorong Kolaborasi Pelestarian Lingkungan    
Sabtu, Februari 07, 2026

On Sabtu, Februari 07, 2026

Gubernur Mahyeldi Apresiasi Deklarasi Bukit Karumuntiang, Dorong Kolaborasi Pelestarian Lingkungan
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah membuka kegiatan Deklarasi Bukit Karumuntiang yang diselenggarakan Ikatan Alumni Fakultas Pertanian Universitas Andalas (IKA Faperta Unand). Pelaksanaan kegiatan tersebut ditandai dengan penanaman simbolis satu juta pohon asuh di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Unand, Limau Manis, Padang, Sabtu (7/2/2026).

Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada IKA Faperta Unand atas inisiatif tersebut yang dinilainya sejalan dengan arah kebijakan pembangunan Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025–2029, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan, pertanian berkelanjutan, serta perlindungan kawasan strategis dan daerah aliran sungai. “Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian lintas generasi dalam memperkuat kesadaran publik terhadap pengelolaan lingkungan dan ketahanan wilayah,” ujar Mahyeldi.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumbar berkomitmen memperkuat konservasi sumber daya alam, pengendalian alih fungsi lahan, rehabilitasi kawasan kritis, serta pengembangan sistem pertanian yang adaptif, ramah lingkungan, dan berdaya saing.

Menurutnya, Deklarasi Bukit Karumuntiang menjadi simbol komitmen bersama bahwa pelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan secara sektoral dan membutuhkan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, alumni, dunia usaha, komunitas, serta masyarakat luas. “Kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan ini menjadi hal yang sangat penting dan perlu terus diperkuat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar penanaman pohon tidak berhenti pada kegiatan simbolis semata, melainkan diikuti dengan perawatan dan pengasuhan agar memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat. “Saya minta pohon yang ditanam tidak hanya ditanam, tetapi juga dirawat dengan baik,” tegasnya.

Sementara itu Wakil Rektor II Universitas Andalas, Dr. Hafrizal Handra menyambut baik program yang digagas IKA Faperta Unand sebagai kontribusi nyata dalam pelestarian lingkungan dan penguatan pembangunan berkelanjutan di Sumbar. Ia menjelaskan, dari hampir 500 hektare luas lahan Universitas Andalas, sebagian besar kawasan hutan kampus diharapkan dapat terus dipertahankan dan dikembangkan sebagai kawasan hijau serta menjadi percontohan penanaman pohon produktif yang dikelola secara berkelanjutan.

Wakil Dekan Fakultas Pertanian Unand, Dr. Gusmini, SP, MP menambahkan gerakan ini mengusung konsep Pohon Asuh, di mana peserta tidak hanya menanam pohon, tetapi juga bertanggung jawab merawatnya sebagai bagian dari komitmen jangka panjang terhadap lingkungan. Melalui Deklarasi Bukit Karumuntiang dan kegiatan AgricultuRUN, IKA Faperta Unand bersama Fakultas Pertanian Universitas Andalas menegaskan komitmen untuk menghijaukan Sumbar melalui penanaman dan pemeliharaan pohon produktif secara berkelanjutan. Usai pembukaan kegiatan, Gubernur Sumbar bersama rombongan melakukan penanaman pohon secara simbolis, disaksikan jajaran perguruan tinggi, perangkat daerah, alumni, dan komunitas lingkungan. (adpsb/nov/bud)

Bertangan Dingin, Bertuah: S. Budi Syukur dan Jejak Panjang Pengabdian Olahraga    
Sabtu, Februari 07, 2026

On Sabtu, Februari 07, 2026

Bertangan Dingin, Bertuah: S. Budi Syukur dan Jejak Panjang Pengabdian Olahraga
Konsistensi, komitmen, dan loyalitas S. Budi Syukur Datuak Bandaro Jambak terhadap dunia olahraga Sumatera Barat tak lagi memerlukan pembuktian. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Konsistensi, komitmen, dan loyalitas S. Budi Syukur Datuak Bandaro Jambak terhadap dunia olahraga Sumatera Barat tak lagi memerlukan pembuktian. 

Dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2026, ia menjadi satu-satunya tokoh dari Sumatera Barat yang menerima Anugerah SIWO PWI Pusat, sebuah penghargaan prestisius bagi figur yang dinilai memberi kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi olahraga Indonesia.

“Dari rekam jejaknya, beliau dikenal sebagai sosok bertangan dingin dan bertuah. Cabang olahraga yang dipimpinnya hampir selalu berbuah emas, baik di PON maupun kejuaraan nasional. Terbaru di PASI, sebelumnya di PRSI, selalu mampu mengibarkan bendera tuah sakato Sumbar,” ujar Ketua JPS, Adrian Toaik Tuswandi, Sabtu (7/2/2026) di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padang Pariaman.

Penghargaan ini menegaskan posisi Budi Syukur bukan sekadar sebagai pengurus, melainkan pelanjut mata rantai sejarah pembinaan olahraga Sumatera Barat, sosok yang dinilai bukan dari banyaknya jabatan, tetapi dari jejak pengabdian yang ia tinggalkan.

Namanya hidup dalam ingatan atlet, pelatih, pengurus, hingga masyarakat olahraga. Ia adalah S. Budi Syukur Datuak Bandaro Jambak, SH, pemimpin yang membangun dengan ketulusan, bekerja dalam kesenyapan, dan memberi tanpa batas.

Dari Padang, Menanam Nilai Kepemimpinan

Lahir di Padang, 8 Februari 1962, Budi tumbuh dalam lingkungan yang menanamkan nilai disiplin, kebersamaan, dan komitmen. 

Nilai-nilai itulah yang membentuk karakter kepemimpinannya, baik dalam dunia usaha sebagai Direktur Utama PT Bersama Sejahtera Mandiri, maupun dalam pengabdiannya di berbagai organisasi sosial, ekonomi, dan olahraga.

Pendidikan formalnya ditempa sejak SD 41 Padang, SMP Negeri 3 Padang, SMA Negeri 1 Padang, hingga meraih gelar Sarjana Hukum di Fakultas Hukum Universitas Andalas pada 1989. 

Semangat belajar yang tak pernah padam membawanya meraih Magister Business Administration dari Unimay University Malaysia (2025), serta melanjutkan pendidikan Magister Manajemen di Universitas Sumatera Barat.

Dedikasi di Banyak Ruang Pengabdian

Di dunia organisasi, Budi Syukur dikenal sebagai representasi dedikasi dan ketenangan. Ia dipercaya memimpin dan berperan di berbagai lembaga strategis, di antaranya Ketua Umum PKPS Sumbar, Ketua Umum ISMI Sumbar, Ketua DPD Organda Sumbar, Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Sumbar, hingga Ketua Dewan Penyantun KONI Sumbar.

Ia juga mengemban amanah sebagai Dewan Kehormatan PMI Sumbar, Dewan Kehormatan Peradi Sumbar, serta menjalankan peran adat sebagai Panghulu Suku Jambak Nagari Air Haji, Pesisir Selatan, dengan gelar Datuak Bandaro Jambak.

Namun denyut pengabdian terkuatnya berirama di dunia olahraga. Atletik Sumbar dan Tangan Dingin Pembinaan Budi Syukur dipercaya memimpin Pengprov PASI Sumatera Barat selama tiga periode, sebuah masa kepemimpinan langka yang mencerminkan kepercayaan kolektif pengurus kabupaten/kota. 

Sejak masuk PASI pada 2010, ia bahkan kerap dipilih secara aklamasi, meski tidak pernah secara aktif mengejar jabatan.

Dalam kepemimpinannya, ia membangun kultur pembinaan yang disiplin, konsisten, dan sabar. Atletik Sumbar yang sebelumnya berjalan biasa, menjelma menjadi kekuatan nasional. 

Talenta muda bermunculan, pelatih bekerja lebih tenang, dan organisasi bergerak lebih tertata.

Puncaknya, menjelang Asian Games 2018, sebanyak 11 atlet Sumatera Barat dipanggil ke Pelatnas—sebuah capaian historis. Regenerasi pun terus berjalan, dibuktikan dengan prestasi atlet-atlet muda Sumbar di SEA Youth Athletics Championship.

Kepercayaan nasional mengiringi langkahnya. Ia dipercaya menjadi Anggota Komisi Pemberdayaan Daerah PB PASI, dengan tugas membina dan mengoordinasikan wilayah Sumatera—jabatan yang telah diembannya selama dua periode.

Dari Pinggir Kolam ke Lintasan Lari

Sebelum dikenal luas di atletik, Budi Syukur lebih dulu mengabdikan diri di PRSI Sumatera Barat. Ia hadir bukan sebagai figur seremonial, melainkan pembina yang berdiri di pinggir kolam, mendengar keluhan atlet, dan memahami dinamika pelatih.

Pada 2008, SIWO PWI Sumbar menganugerahinya sebagai Pembina Olahraga Terbaik. Wartawan senior Firdaus Abie kala itu menyebut:

“Beliau bukan hanya pengurus. Ia adalah pelepas dahaga di tengah kehausan. Tempat pulang para atlet saat kehilangan arah.”

Dedikasi itu membangkitkan prestasi renang Sumbar hingga level PON, melahirkan atlet-atlet nasional seperti Harizal dan Yosita Hapsari.

Ketua Kontingen Sumbar PON XIX/2016

Kepercayaan besar kembali diberikan kepadanya saat ditunjuk sebagai Ketua Kontingen Sumbar pada PON XIX/2016 di Jawa Barat. Dengan kepemimpinan tenang dan sistem kerja rapi, Sumbar mencatatkan 14 emas, 10 perak, dan 20 perunggu, menempati peringkat 11 nasional—melampaui capaian PON XVIII/2012.

Banyak pelatih dan ofisial menilai ketenangan dan kehadiran moral Budi Syukur menjadi salah satu kunci keberhasilan kontingen.
Mengalir Tanpa Resah

“Saya jalani dengan menikmati proses, tanpa resah. Semangat mereka itu seperti darah segar yang terus mengaliri tubuh saya,” ujarnya suatu ketika.

Baginya, olahraga bukan sekadar perebutan medali, tetapi perjalanan membentuk karakter. Ia hadir bukan hanya sebagai ketua, melainkan penenang, pengarah, dan penjaga kultur organisasi.

Warisan yang ia tinggalkan bukan jabatan, melainkan sistem yang tetap hidup, hubungan emosional yang kuat, pembinaan berkelanjutan, serta generasi atlet dan pelatih yang tumbuh dalam disiplin dan keyakinan.

Sedikit tokoh yang namanya tetap disebut setelah masa jabatan berakhir. Namun nama S. Budi Syukur terus bergema—di lintasan, di kolam, di ruang rapat, dan di hati mereka yang pernah dibimbingnya.

Ia bukan hanya tokoh olahraga. Ia adalah pembina, pemimpin, dan pelayan masyarakat. Dalam setiap langkah atlet Sumatera Barat—di lintasan, di kolam, di podium—selalu ada jejak tangan yang pernah membimbing mereka.
Dan sehari setelah hari kelahirannya, tepat di puncak Hari Pers Nasional 2026, SIWO PWI Pusat menganugerahkan penghargaan tertinggi kepadanya.

Sebab sebagian tokoh tercatat dalam arsip, namun hanya sedikit yang tercatat dalam hati. Dan Budi Syukur berada dalam kelompok kecil itu.

Selamat, Bang Budi Syukur. Pengabdian itu terus mengalir.(*)

Pembangunan Pebahan Tebing Batang Ombak di Jorong IX Abam Pasaman Ditinjau Anggota DPRD Sumbar Ali Muda, Ini Katanya    
Sabtu, Februari 07, 2026

On Sabtu, Februari 07, 2026

Pembangunan Pebahan Tebing Batang Ombak di Jorong IX Abam Pasaman Ditinjau Anggota DPRD Sumbar Ali Muda, Ini Katanya
Anggota DPRD Sumbar, Ali Muda, SH.,  meninjau pembangunan penahan tebing Batang Ombak Sungai Batak di Jorong IX Abam, Sabtu (7/2/2026).

BENTENGSUMBAR.COM
- Warga Jorong IX Abam menyampaikan kekhawatiran serius terkait kondisi penahan sungai yang dinilai sudah tidak layak. Mereka mengatan, apabila terjadi banjir dengan debit air yang tinggi, sungai berpotensi meluap dan mengancam pemukiman warga yang berada di sepanjang bantaran sungai.

Hal itu terungkap saat Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ali Muda, SH., melaksanakan kegiatan reses sekaligus meninjau pembangunan penahan tebing Batang Ombak Sungai Batak di Jorong IX Abam, Nagari Lubuak Layang, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, Sabtu (7/2/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi pembangunan penahan tebing sungai yang dinilai sangat vital bagi keselamatan masyarakat setempat. Dalam kesempatan itu, Ali Muda juga berdialog langsung dengan warga guna menyerap aspirasi dan keluhan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Penahan sungai ini sudah lama dan banyak yang rusak. Kalau banjir datang, air mudah meluap karena di samping sungai ini banyak rumah warga,” ungkap salah seorang warga kepada Ali Muda.

Menanggapi hal tersebut, Ali Muda menyatakan keprihatinannya dan menegaskan bahwa persoalan perkuatan tebing sungai merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani. Menurutnya, selain untuk mencegah banjir, pembangunan perkuatan tebing juga penting untuk melindungi keselamatan jiwa dan harta masyarakat.

“Aspirasi masyarakat ini akan saya catat dan perjuangkan agar mendapat perhatian serius dari pemerintah provinsi. Perkuatan tebing sungai harus menjadi prioritas, mengingat ancaman banjir dan banyaknya pemukiman warga di sekitar aliran sungai,” ujar Ali Muda.

Ia menambahkan, hasil reses ini akan dibawa ke pembahasan di DPRD Provinsi Sumatera Barat agar dapat ditindaklanjuti melalui program dan anggaran yang tersedia. Ali Muda berharap, dengan adanya perbaikan dan penguatan tebing sungai, risiko bencana dapat diminimalkan dan masyarakat dapat merasa lebih aman.(*)

Suwarjana: Pelatihan bagi Guru Perempuan adalah Bentuk Investasi Jangka Panjang    
Sabtu, Februari 07, 2026

On Sabtu, Februari 07, 2026

Suwarjana: Pelatihan bagi Guru Perempuan adalah Bentuk Investasi Jangka Panjang
Paramadina Institute for Education Reform (PIER), Universitas Paramadina, bekerja sama dengan Konrad-Adenauer-Stiftung (KAS) dan Dinas Kebudayaan Kota Malang menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan untuk Guru Perempuan se-Kota Malang.

BENTENGSUMBAR.COM
- Paramadina Institute for Education Reform (PIER), Universitas Paramadina, bekerja sama dengan Konrad-Adenauer-Stiftung (KAS) dan Dinas Kebudayaan Kota Malang menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan untuk Guru Perempuan se-Kota Malang.

Acara yang berlangsung dari tanggal 2-5 Februari 2026 dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, S.E., M.M., bertempat di Ijen Suite Hotel, Kota Malang.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 30 guru SMP perempuan dari berbagai sekolah negeri dan swasta di Kota Malang.

Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan guru perempuan dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks.

"Pelatihan bagi guru perempuan adalah bentuk investasi jangka panjang. Ketika guru perempuan memiliki kepercayaan diri, kapasitas berpikir kritis, serta kemampuan memimpin yang kuat, maka dampaknya akan terasa langsung dalam iklim sekolah, kualitas pembelajaran, dan lahirnya generasi yang lebih berdaya. Karenanya, kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PIER Universitas Paramadina dan Konrad-Adenauer-Stiftung (KAS) atas inisiatif dan kontribusinya." Demikian disampaikan, Suwarjana.

Djayadi Hanan, Ph.D., Direktur Eksekutif PIER Universitas Paramadina, menyampaikan tiga hal mengapa program pelatihan ini digagas. 

Pertama, guru perempuan agar memiliki kemampuan dan kesempatan yang setara dengan guru laki-laki untuk menjadi pemimpin dalam dunia pendidikan suatu hari nanti.

Kedua, proses belajar-mengajar membutuhkan kecakapan kepemimpinan. Ketiga, mereka menghadapi para siswa yang bakal menjadi pemimpin Indonesia di masa depan. 

Hadir sebagai instruktur dari PIER Universitas Paramadina: Dr. Tatok Djoko Sudiarto, MIB (Dekan Fakultas Falsafah dan Peradaban), Djayadi Hanan, Ph.D. (Direktur eksekutif PIER), Dr. Mohammad Abduh Zen, M.Hum. (Advisor PIER), Hilal Tri Anwar (Sekretaris), dan Umar Abdullah, Ph.D. (Bidang pendidikan PIER). 

Instruktur lainnya adalah Danang Binuko, S.E., M.AP. dari Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri dan Dr. Titi Anggraini, S.H., M.H. dari Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem).

Pelatihan ini diharapkan dapat melahirkan guru-guru perempuan yang tidak hanya unggul dalam pengajaran, tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan yang kuat untuk berkontribusi lebih luas dalam pengembangan pendidikan di Kota Malang. (*)

Rangkaian HPN 2026, PWI Gelar Seminar Adinegoro dan Workshop Fotografi Jurnalistik di Untirta    
Sabtu, Februari 07, 2026

On Sabtu, Februari 07, 2026

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi membuka rangkaian Seminar Anugerah Jurnalistik Adinegoro dan Workshop Fotografi Jurnalistik
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi membuka rangkaian Seminar Anugerah Jurnalistik Adinegoro dan Workshop Fotografi Jurnalistik. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi membuka rangkaian Seminar Anugerah Jurnalistik Adinegoro dan Workshop Fotografi Jurnalistik di Ruang Multimedia Gedung Rektorat Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Serang. Kegiatan ini menjadi bagian awal peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

Acara dihadiri Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, Staf Ahli Gubernur Banten Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum Zaenal Mutaqin, Rektor Untirta Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, Dekan FISIP UNTIRTA Leo Agustino, para dosen, wartawan, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Banten.

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menegaskan, seminar Adinegoro dan workshop fotografi jurnalistik berperan penting dalam menjaga nilai-nilai jurnalisme di tengah disrupsi teknologi. Menurutnya, pers Indonesia memiliki sejarah perjuangan dan keberpihakan pada kepentingan bangsa.

“Seminar Adinegoro bukan sekadar mengenang tokoh pers nasional, tetapi juga merawat nilai dan sejarah perjuangan pers. Tantangan jurnalisme kian kompleks, sehingga generasi muda perlu dibekali pemahaman, integritas, dan keterampilan agar pers tetap relevan dan bermartabat,” ujarnya.

Ia menambahkan, workshop fotografi jurnalistik diharapkan mengasah kepekaan visual dan kemampuan praktis peserta dalam menyampaikan pesan jurnalistik yang kuat dan bertanggung jawab.

Rektor Untirta Prof. Fatah Sulaiman mengapresiasi kepercayaan PWI yang memilih Untirta sebagai lokasi rangkaian HPN 2026. Ia menilai kolaborasi dunia akademik dan pers strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Untirta mendukung pers yang profesional, beretika, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan,” katanya. Ia menekankan nilai keteladanan Adinegoro harus menjadi kompas moral bagi insan pers dan generasi muda.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Banten Zaenal Mutaqin menyampaikan dukungan Pemprov Banten terhadap penyelenggaraan HPN 2026. Ia menilai pers merupakan pilar demokrasi dan mitra kritis pemerintah.

“Nilai Adinegoro mengajarkan keberanian, kecerdasan, dan nasionalisme. Pers diharapkan menyampaikan realitas secara jujur dan bertanggung jawab sebagai umpan balik konstruktif bagi kebijakan publik,” ujarnya.

Seminar dan workshop ini menjadi ruang pembelajaran dan refleksi bagi insan pers, akademisi, dan mahasiswa untuk memperkuat peran jurnalisme di era digital. 

Banten resmi menjadi tuan rumah HPN 2026 yang berlangsung pada 6–9 Februari 2026, dengan dukungan berbagai mitra nasional, seperti Artha Graha Peduli, Artha Graha Network, PT Astra International Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Pertamina Persero, GAPKI, Triputra Group, PT Djarum, BYD Motor Indonesia, PT PLN Persero, Harita Nickel, PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Elang Mahkota Teknologi, PT Bank Mandiri Persero Tbk, PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk, PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk, PT Telkom Indonesia Persero Tbk, PT Pegadaian, Jamkrindo, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Bank Syariah Indonesia Persero Tbk, PT Taspen Persero, Pelindo, Sinar Mas Land, Bank BJB, PT NestlĂ© Indonesia, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk, Kompas.id, PT Kereta Api Indonesia Persero, BPJS Kesehatan, PT Asuransi Kredit Indonesia, serta PT Pupuk Kalimantan Timur. (rls)