HEADLINE
Second (Slow) Home Tourism    
Sabtu, Maret 28, 2026

On Sabtu, Maret 28, 2026

Second (Slow) Home Tourism
Adalah Om Ridwan Tulus, penggiat wisata spesifik yang bekas gagasan dan gerakan beliau tercium ke banyak tokoh wisata dunia. 

Elfindri
, Unand

Adalah Om Ridwan Tulus, penggiat wisata spesifik yang bekas gagasan dan gerakan beliau tercium ke banyak tokoh wisata dunia, sehingga beliau dicap sebagai penerobos gagasan dan mewujudkan wisata tematik.

Dulu 10 tahun lalu saya memperoleh kesan bahwa beliau juga memulai menawarkan jenis wisata sepesifik, yang sedikit terkait heuling bercampur hobby, misalnya melihat burung langka di hutan, melihat beragam kupu kupu. Pokoknya jenis turis yang meminati biology-forest ini cukup banyak jumlahnya.

Kemudian beralih pada "learning experience" yang tematik adalah anak anak bule pada level SMA mau belajar memasak tradisional, silat dan menari, apalagi di Minang ini jenis slow food, seperti membuat Rendang dan jenis Penganan, sangat langka. Sementara rasanya juga sejalan dengan yang dicari cari oleh bule, anak anak mereka memerlukan pengalaman selama libur di kampung kampung.

Yang terbaru adalah gagasan beliau bagaimana menarik wisatawan asing, dimana mereka memang senang tinggal di desa desa, seperti Second (slow) Tourism.

Jumlah mereka yang menyukai untuk tinggal pada durasi yang cukup lama cukup banyak, dan biasa selama musim dingin.

Pengalaman saya dengan kawan kawan dari Belanda pernah mengajak wisatawan asal Belanda dan Malaysia, bahkan mereka berebut untuk ikut datang, dengan suasana kampung apa adanya.mereka bahkan jalan pagi, dan diajarkan minum kopi segelas Rp4000 di kampung, sambil menunjukkan jenis makanan yang bisa ditawarkan kepada mereka minum pagi. Kopi, ketan, pisang goreng jenis ini tak pernah mereka peroleh di luar negeri, apa lagi harganya bisa seperdua puluh dari harga di luar negeri.

Bagi wisatawan asal barat, mereka mungkin terkesan lonely di sana, sehingga perlu penyiapan lokasi yang bersih, kamar dan toilet terjaga di desa yang akan dijadikan tempat mereka berkunjung, bangunan apa adanya tak masalah, bahkan kalau dikembalikan pada nuansa rumah setempat makin menarik.

Bagi wisata asal Malaysia, mereka justru lebih memilih datang sekeluarga, bisa saja karena terkenang akan eloknya Minang, kuliner yang cukup cocok, harga tentu mereka anggap relative murah.

Menggarap jenis wisata seperti ini memerlukan jaringan yang juga luas, mana yang menjadi target ke depan. Tinggal ditekuni secara konsisten, lambat laun ada kehidupan di belakangnya. (*)

Kunjungan Wisata Sawahlunto Meningkat, Komisi I DPRD Lakukan Monitoring di Taman Satwa Kandi    
Sabtu, Maret 28, 2026

On Sabtu, Maret 28, 2026

Kunjungan Wisata Sawahlunto Meningkat, Komisi I DPRD Lakukan Monitoring di Taman Satwa Kandi
Peningkatan kunjungan ini mendorong Komisi I DPRD Kota Sawahlunto melakukan pemantauan langsung untuk memastikan pelayanan dan kenyamanan pengunjung.

BENTENGSUMBAR.COM
– Momen libur panjang Idul Fitri 1447 H, ribuan wisatawan memadati berbagai objek wisata di Kota Sawahlunto. Peningkatan kunjungan ini mendorong Komisi I DPRD Kota Sawahlunto melakukan pemantauan langsung untuk memastikan pelayanan dan kenyamanan pengunjung.

Berdasarkan data dari Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Kota Sawahlunto, Suhendratno, hingga tanggal 27 Maret 2026, pendapatan dari dua objek wisata berbayar yang dikelola pemerintah kota, yakni Taman Satwa Kandi dan Puncak Cemara, mencapai lebih dari Rp 200 juta. 

Menindaklanjuti informasi tersebut, Komisi I DPRD Kota Sawahlunto, dipimpin Ketua Komisi Ronny Eka Putra yang juga Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Sawahlunto, bersama Wakil Ketua Hendri Elvin dari Partai Keadilan Sosial (PKS) Kota Sawahlunto, dan didampingi Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra (Asisten I) Irzam, melakukan kunjungan ke lokasi, Sabtu (28/3). Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi sarana prasarana serta memastikan kualitas pelayanan bagi pengunjung.

“Kedatangan kami untuk memantau secara langsung kondisi objek wisata yang mengalami peningkatan kunjungan dibandingkan tahun lalu sekaligus memastikan kenyamanan dan mutu pelayanan dari para petugas,” ujar Ketua Komisi I, Ronny Eka Putra.

Ia menambahkan, “Alhamdulillah, apa yang kami saksikan sesuai dengan informasi yang masuk. Ke depan, kami berharap hal ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan, tentunya diiringi dengan pembenahan serta perbaikan sarana prasarana. Lakukan inovasi; bersama kita dukung program pemerintah daerah untuk menjadikan Sawahlunto sebagai kota wisata yang estetik, futuristik, hidup, dan menghidupi.”

Wakil Ketua Komisi I, Hendri Elvin, menekankan bahwa monitoring ini merupakan bentuk komitmen anggota DPRD untuk memastikan pelayanan wisata berjalan optimal, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita ingin wisata di daerah ini bukan hanya ramai, tetapi juga rapi, nyaman, dan membuat pengunjung ingin kembali lagi,” ujar legislator dari PKS tersebut.

Menanggapi kunjungan tersebut, Asisten I Irzam, didampingi Kabid Destinasi Dinas Pariwisata Suhendratno, menyatakan bahwa jajaran pengelola akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan.

“Kehadiran Bapak-Bapak anggota DPRD menjadi penyemangat bagi kami dan rekan-rekan di lapangan untuk lebih giat meningkatkan mutu pelayanan di objek wisata ini ke depan,” tutur Irzam.

Setelah meninjau kondisi Taman Satwa Kandi dan melihat koleksi hewan, rombongan melanjutkan monitoring ke Geopark Information Center, Museum Satwa, Museum Kupu-Kupu, serta Kawasan Camping Ground Kandi Sawahlunto. (*) 

Pewarta: Marjafri

Pastikan Kehadiran ASN, Tarmizi Ismail: Disiplin Itu Penting dan Wajib!    
Sabtu, Maret 28, 2026

On Sabtu, Maret 28, 2026

Pastikan Kehadiran ASN, Tarmizi Ismail: Disiplin Itu Penting dan Wajib!
Sejumlah kantor didatangi Asisten I Setdako Padang, Tarmizi Ismail, bersama Asisten III Corri Saidan, Kamis (26/3/2026) pagi.

BENTENGSUMBAR.COM
– Mengawali hari kedua kerja pascalibur Lebaran, Pemerintah Kota Padang melakukan monitoring dan evaluasi kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN). Sejumlah kantor didatangi Asisten I Setdako Padang, Tarmizi Ismail, bersama Asisten III Corri Saidan, Kamis (26/3/2026) pagi.

Asisten I Tarmizi Ismail, menegaskan bahwa tujuan utama monitoring atau inspeksi mendadak (sidak) ini untuk memantau tingkat kedisiplinan pegawai pascacuti bersama Idulfitri 1447 H. Ia menekankan bahwa status sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) membawa tanggungjawab besar yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

"Disiplin itu penting dan wajib. Tidak ada alasan bagi pegawai untuk melalaikan tanggung jawab dan amanah yang telah diberikan negara setelah masa libur berakhir," ujar Tarmizi saat berada di Kantor Camat Kuranji.

Pagi itu, kedua Asisten di Setdako Padang melakukan sidak ke Kantor Camat Kuranji. Selain itu juga dilakukan kunjungan ke Kantor Sekretariat DPRD, Sekretariat Daerah, serta ke Badan Kesbangpol.

"Kami datang untuk mempererat silaturahmi pasca Lebaran, sekaligus memonitoring kedisiplinan. Ini adalah bentuk pengawasan terhadap tanggung jawab serta amanah yang telah diberikan kepada setiap ASN dalam melayani masyarakat," ujar Asisten III Corri Saidan.

Saat berada di Kantor Camat Kuranji, rombongan disambut Camat Kuranji, Ridho Satria. Berdasarkan keterangannya, bahwa sebanyak 18 pegawai hadir di kantor. Hal ini dikarenakan adanya penyesuaian sistem kerja pascalebaran.

"Sesuai edaran dan arahan, saat ini diberlakukan sistem piket. Sebagian pegawai bertugas langsung di kantor, sementara sebagian lainnya menjalankan tugas secara daring atau ‘Work From Home’ (WFH)," terangnya.

Dijelaskan Ridho, meski ada pembagian piket, semangat kerja pegawai tetap terjaga. Bahkan, mereka yang datang pada hari ini adalah mereka yang terjadwal piket.

“Namun, ada juga beberapa pegawai yang tetap memilih masuk kantor sejak hari pertama meskipun tidak sedang jadwal piketnya," ujarnya.

Ridho Satria memastikan bahwa meski terdapat pembagian sistem kerja, pelayanan kepada masyarakat di wilayah Kuranji tetap berjalan optimal dan tidak ada kendala pada hari kedua kerja ini.

Secara keseluruhan, kondisi kedisiplinan dan pelayanan di Kantor Camat Kuranji terpantau berjalan kondusif dan siap melayani kebutuhan administrasi warga setempat.

Sidak ini merupakan bagian dari upaya dan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam menjaga integritas dan profesionalisme pegawai dan memastikan pelayanan publik di tingkat kecamatan tetap berjalan optimal, memastikan tetap patuh pada aturan jam kerja yang telah ditetapkan.(Defrianto / Charlie)

Seleksi Sekda Kota Padang, Satu Pelamar Terpental Di Awal    
Sabtu, Maret 28, 2026

On Sabtu, Maret 28, 2026

Seleksi Sekda Kota Padang, Satu Pelamar Terpental Di Awal
Pemerintah Kota Padang membuka keran seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) pada 11 Maret 2026 lalu. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Padang membuka keran seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) pada 11 Maret 2026 lalu. Dari sekian banyak pelamar, satu orang pelamar akhirnya terpental di awal. 

"Ada tujuh pelamar yang mendaftarkan diri, satu orang tidak lolos seleksi administrasi," ungkap Kepala Bidang Pengembangan Aparatur BKPSDM Kota Padang, Diane Mary kepada Diskominfo, Jumat (27/3/2026). 

Dijelaskan Diane, satu orang pelamar yang tidak lolos administrasi merupakan guru kontrak di salah satu institut di Padangpanjang. Pelamar tersebut mendaftar dan menginput datanya di link yang telah disediakan BKPSDM.

"Pelamar tersebut bukan ASN, sementara yang bersangkutan juga tidak melengkapi berkas yang kami syaratkan," jelas Diane. 

Sementara itu, enam pelamar yang lolos administrasi akan diumumkan pada Jumat sore ini. Saat ini pihak BKPSDM masih menunggu persetujuan Sekdaprov Sumbar. 

"Kami masih menunggu tandatangan elektronik dari Sekdaprov, setelah itu baru kita umumkan," ungkap Diane.

Diketahui, seleksi terbuka penerimaan Sekda dimulai pada 11 Maret lalu. Pengumuman tiga peserta terbaik akan dilakukan pada 10 April mendatang.

Sementara, pendaftaran seleksi terbuka jabatan lima kepala OPD saat ini masih berlangsung. Pendaftaran dan penerimaan berkas ditutup pada 2 April nanti.(Charlie)

Naik Drastis, 183.078 Wisatawan Serbu Padang Saat Libur Lebaran    
Sabtu, Maret 28, 2026

On Sabtu, Maret 28, 2026

Naik Drastis, 183.078 Wisatawan Serbu Padang Saat Libur Lebaran
Kunjungan wisatawan ke Padang saat libur Idulfitri 1447 H meningkat drastis. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kunjungan wisatawan ke Padang saat libur Idulfitri 1447 H meningkat drastis. Pantai Air Manis dengan ikon Batu Malin Kundang masih tetap menjadi idola. 

"Kunjungan wisatawan di libur lebaran tahun ini sebanyak 183.078 pengunjung," ujar Kepala Bidang Destinasi dan Daya Tarik Wisata, Dinas Pariwisata Kota Padang, Diko Riva Utama kepada Diskominfo, Jumat (27/3/2026).

Angka kunjungan tahun ini meningkat drastis dibanding tahun 2025 lalu. Pada lebaran tahun lalu, kunjungan wisatawan hanya sebanyak 123.046 pengunjung. 

"Kenaikan kunjungan tahun ini mencapai 49 persen," ungkap Diko. 

Libur lebaran tahun 2026 ini memang terbilang cukup panjang. Satu pekan lebih. Mulai dari tanggal 18 hingga 24 Maret.

Dinas Pariwisata mencatat, destinasi wisata paling favorit yakni Pantai Air Manis. Objek wisata dengan legenda Batu Malin Kundang itu dikujungi 67.150 wisatawan. 

Setelah itu, Pantai Nirwana juga termasuk objek wisata paling dikunjungi. Di objek wisata ini, 37.255 pengunjung datang dan berwisata di sana. 

Pantai Caroline dikunjungi 35.735 wisatawan di tahun ini. Termasuk Pantai Pasir Jambak dengan kunjungan 28.124 orang. Pantai Ujung Batu termasuk objek wisata yang dikunjungi, dengan jumlah wisatawan mencapai 4.830 pengunjung. 

Tidak itu saja. Air Terjun Lubuak Tampuruang juga ikut diserbu pengunjung. Sebanyak 2 114 pengunjung datang ke lokasi ini.

Begitu halnya di Pulau Pasumpahan. Sebanyak 1.725 pengunjung mengerubungi lokasi wisata pulau itu. Termasuk objek wisata Air Terjun Lubuk Hitam sebanyak 1.450 orang yang datang. 

Pulau Sirandah menjadi incaran 1.380 pengunjung. Di Pemandian Lubuk Lukum yang berada di Lubuk Minturun ikut dijubeli 1.230 pengunjung. Objek wisata Gunung Padang didaki 1.115 pengunjung. Goa Kelelawar Padayo sebanyak 600 pengunjung dan Teluk Buo sebanyak 370 pengunjung. 

Diko menyebut, pada libur lebaran kali ini para pelancong lebih memilih berwisata ke pulau dan pantai. Sementara wisata di ke bukit dan sungai jauh menurun akibat pemulihan pascabencana alam di lokasi tersebut. (Charlie)

Pertandingan Tenis Eksekutif 2026 Dibuka, 100 Lebih Peserta Bertanding    
Sabtu, Maret 28, 2026

On Sabtu, Maret 28, 2026

Pertandingan Tenis Eksekutif 2026 Dibuka, 100 Lebih Peserta Bertanding
Pertandingan Tenis Eksekutif Kota Pariaman Tahun 2026.

BENTENGSUMBAR.COM
– “Selamat datang kami ucapkan kepada Bapak/Ibu peserta Tenis Eksekutif ke Kota Pariaman yang akan mengadu bakat masing-masing di lapangan ini. Pertandingan ini bukan saja sekedar ajang untuk mengadu bakat saja akan tetapi juga moment bagi kita untuk mempererat tali silaturahmi, persaudaraan dan sekaligus halal bihalal dalam suasana lebaran para pecinta Tenis ke daerah kita,” ujar Wali Kota Pariaman Yota Balad.

Ucapan tersebut disampaikan Wali Kota Pariaman Yota Balad di hadapan 100 orang lebih peserta yang akan bertanding saat membuka “Pertandingan Tenis Eksekutif Kota Pariaman Tahun 2026” di lapangan tenis GOR St. Rajo Bujang Kota Pariaman, Sabtu (28/3/2026).

Menurut Yota Balad, pertandingan ini bukan hanya untuk mencari siapa yang menang dan siapa yang kalah. Akan tetapi nilai berharga yang terkandung di dalamnya yaitu nilai kebersamaan serta memupuk dan menumbuhkan kembali semangat para atlet tenis di lapangan untuk mengharumkan nama daerah masing-masing dengan prestasi yang diperolehnya.

“Kegiatan ini merupakan salah satu indikator yang menggabungkan pariwisata dan olahraga yang menjadi salah satu visi misi Balad-Mulyadi untuk mengenalkan Kota Pariaman sebagai daerah kunjungan wisata berbasis sport tourism,” ungkap Yota Balad.

“Melalui kegiatan olahraga yang diselenggarakan secara rutin, Kota Pariaman telah berhasil menjelma menjadi salah satu destinasi sport tourism paling aktif di Sumatera Barat. Hal ini tentu saja berkontribusi langsung terhadap peningkatan kunjungan dan pengeluaran wisatawan di kota ini serta berimbas pada sektor ekonomi lainnya,” jelas Yota Balad.

“Terima kasih kami ucapkan kepada para peserta untuk kontribusinya terhadap Kota Pariaman. Walaupun undangan kami berikan hanya lewat whats app saja tapi antusias dan kepeduliaan Bapak/Ibu hadir dalam pertandingan ini menjadi salah satu bukti bagi kami bahwa Bapak/Ibu ikut serta mendukung visi misi kami menjadikan Kota Pariaman sebagai Kota Wisata berbasis Sport Tourism,” pungkas Yota Balad.

Yota Balad berharap di tahun berikutnya peserta Tenis Eksekutif semakin ramai yang ikut bertanding dan wisata Kota Pariaman semakin maju dengan pertandingan olahraga lainnya seperti sepak bola, sepatu roda, panahan, volley pantai, dan olahraga lainnya.

Peserta Tenis Eksekutif 2026 diikuti daerah Padang Panjang, Pasaman, Padang, Payakumbuh, Bukittinggi, 50 Kota, Pasaman Barat, Dharmasraya, dan PTWP. (si/at)

Awal Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Santri PPMINI Meriahkan Dengan Turnamen Futsal    
Sabtu, Maret 28, 2026

On Sabtu, Maret 28, 2026

Awal Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Santri PPMINI Meriahkan Dengan Turnamen Futsal
Santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas (PPMINI) menggelar turnamen futsal awal tahun sebelum memulai tahun ajaran baru pada Jumat (27/03/2026) malam. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas (PPMINI) menggelar turnamen futsal awal tahun sebelum memulai tahun ajaran baru pada Jumat (27/03/2026) malam. 

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Futsal 3R, Korong Lubuak Aro, Nagari Tandikat, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Turnamen futsal ini diikuti oleh seluruh santri PPMINI dan guru tuo lingkungan PPMINI. 

Kegiatan tersebut menjadi sudah menjadi agenda tahunan pondok pesantren sebagai wadah silaturahmi sekaligus pembinaan karakter santri melalui olahraga.

Ketua Panitia Turnamen, Ikramul Fikri, mengatakan bahwa seluruh santri diwajibkan mengikuti kegiatan ini dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas dan akhlak selama pertandingan berlangsung.

“Kepada seluruh santri, saya selalu berpesan untuk menjaga sportivitas dan akhlak selama pertandingan. Harapannya, turnamen ini menjadi ajang yang positif dan mendidik bagi seluruh santri,” ujar Ikramul saat dihubungi rekan media.

Sementara itu, Pimpinan PPMINI, Tk. Abdul Jamil Al Rasyid S. Hum, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen futsal tersebut, baik secara moril maupun materil.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung, baik dari segi donatur melalui infak dan sedekah, maupun bantuan perlengkapan turnamen. Tanpa dukungan semua pihak, turnamen futsal yang sudah menjadi agenda rutin setiap tahun ini tidak akan terlaksana,” ungkap Jamil.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari cita-cita almarhum Abuya H. Sulkani TK Sutan, pendiri PPMINI, yang semasa hidupnya rutin menggelar turnamen futsal setidaknya dua kali dalam setahun.

“Biasanya almarhum ayah, H. Sulkani TK Sutan, melaksanakan turnamen futsal dua kali dalam setahun. Alhamdulillah, harapan tersebut kini dapat terwujud dan terus kami lanjutkan,” tuturnya.

Turnamen futsal PPMINI awal tahun ini diikuti oleh 10 tim, masing-masing beranggotakan enam pemain. 

Seluruh rangkaian kegiatan diorganisir oleh panitia yang terdiri dari santri PPMINI. 

Selain pertandingan utama, panitia juga menggelar laga khusus bagi anak-anak untuk menambah kemeriahan acara.

Para donatur dan alumni PPMINI turut berpartisipasi aktif dalam mendukung kegiatan ini, baik dengan hadir langsung di lokasi maupun melalui dukungan moral dan kontribusi lainnya.

Melalui turnamen futsal ini, PPMINI berharap dapat menciptakan suasana kebersamaan yang lebih semarak serta menanamkan nilai-nilai sportivitas, solidaritas, dan ukhuwah Islamiyah antara santri, guru tuo dan alumni. 

Turnamen futsal tersebut kini telah menjadi salah satu rangkaian kegiatan tahunan PPMINI yang terus dilestarikan sejak masa kepemimpinan almarhum Abuya H. Sulkani TK Sutan hingga saat ini. (*)