HEADLINE
Kabid Humas Polda Sumbar Bersulaturrahmi ke PWI, Perkuat Sinergi Dorong Informasi Berimbang    
Rabu, Februari 18, 2026

On Rabu, Februari 18, 2026

Kabid Humas Polda Sumbar Bersulaturrahmi ke PWI, Perkuat Sinergi Dorong Informasi Berimbang
Ketua PWI Sumbar Widya Navies dan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr., bersilaturahmi ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia Sumatera Barat, Rabu (18/2/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan insan pers di Ranah Minang.

Kehadiran Susmelawati bersama jajaran Humas disambut langsung Ketua PWI Sumbar Widya Navies, didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi Sawir Pribadi, Wakil Ketua Bidang Aset Junaidi Jarat, Sekretaris SIWO Andri Besman, serta sejumlah pengurus lainnya. 

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan hubungan yang selama ini terjalin harmonis antara kedua institusi.

Dalam pertemuan tersebut, Kabid Humas Susmelawati, menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan kolaborasi yang konstruktif antara kepolisian dan media.

Menurutnya, hubungan yang solid akan berdampak positif terhadap penyampaian informasi kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Sumatera Barat.

Susila juga menyampaikan sejumlah program strategis Polri, khususnya di bidang kehumasan, yang menitikberatkan pada keterbukaan informasi publik dan respons cepat terhadap isu-isu yang berkembang di tengah masyarakat. Transparansi, menjadi kunci untuk membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Dalam kesempatan itu, Susmelawati turut menyampaikan pesan Kapolda Sumbar terkait peringatan Hari Pers Nasional (HPN).

Susmelawati berharap momentum HPN dapat terus memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi dan mitra strategis pemerintah serta aparat penegak hukum. “Semoga pers tetap jaya dan terus memberikan kontribusi positif bagi bangsa,” ujarnya.

Dia juga menekankan pentingnya pemberitaan yang berimbang. Kritik terhadap institusi kepolisian, menurutnya, merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial yang dijamin dalam sistem demokrasi. Namun, ia berharap setiap kritik tetap disampaikan secara proporsional, berbasis data, serta mengedepankan asas keberimbangan.

“Informasi yang akurat dan berimbang sangat penting untuk mencerdaskan masyarakat. Media memiliki peran besar dalam membentuk opini publik. Karena itu, sinergi yang baik antara polisi dan jurnalis menjadi kebutuhan bersama,” tegasnya.

Ia bahkan menegaskan bahwa tanpa dukungan dan peran media, kerja-kerja kepolisian tidak akan diketahui masyarakat secara luas. Publikasi yang profesional dinilai mampu menjembatani komunikasi antara aparat dan warga, sekaligus memperkuat akuntabilitas.

Sementara itu, Ketua PWI Sumbar Widya Navies menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi komitmen Polda Sumbar dalam membangun hubungan kemitraan yang sehat dengan wartawan. 

Widya menyampaikan bahwa peningkatan kualitas dan profesionalisme jurnalis terus menjadi perhatian utama organisasi.

Widya menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, wartawan di Sumatera Barat telah banyak mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai upaya meningkatkan standar profesionalisme. 

Dia berharap ke depan sinergi dengan Polda Sumbar dapat semakin diperkuat, termasuk dukungan terhadap pelaksanaan UKW.

Menurutnya, program Kapolri yang mendorong peningkatan kapasitas insan pers merupakan langkah positif. PWI Sumbar berharap Polda Sumbar juga dapat berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan UKW di daerah, sehingga kualitas pemberitaan semakin meningkat dan berdampak positif bagi masyarakat.

Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga komunikasi yang intens, membangun kepercayaan, serta memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan insan pers demi terwujudnya informasi yang kredibel, edukatif, dan mencerdaskan bangsa.(Ab)

Ansor Padang Gelar Diskusi Publik: Petugas Haji Nilai Penyelenggaraan Haji 2024 Sukses    
Rabu, Februari 18, 2026

On Rabu, Februari 18, 2026

Ansor Padang Gelar Diskusi Publik: Petugas Haji Nilai Penyelenggaraan Haji 2024 Sukses
Peserta perwakilan dari PW GP Ansor  Sumatera Barat, PC GP Ansor Solok, PC GP Ansor Bukittinggi, PC GP Ansor Pesisir Selatan dan sebagainya.

BENTENGSUMBAR.COM
- Diskusi terkait haji tidak akan pernah habisnya, mulai dari sebelum keberangkatan, hari H sampai kepulangan ke tanah air jadi hal menarik didiskusikan secara komprehensif. 

Hal ini jadi poin penting dari diskusi publik dengan tema "Kuota Haji 2024 Dalam Perspektif Hukum Etika dan Kepentingan Umat” yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda  Ansor Kota Padang, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP Ansor PW Sumatera Barat dan pihak terkait pada Selasa (17/2/2026) di salah satu cafe di Kota Padang. 

Peserta perwakilan dari PW GP Ansor  Sumatera Barat, PC GP Ansor Solok, PC GP Ansor Bukittinggi, PC GP Ansor Pesisir Selatan dan sebagainya.

"Bagi saya dan beberapa jemaah haji yang berangkat pada 2024, faktanya jumlah jemaah haji yang meninggal berkurang hampir 50 persen. Tahun 2023 mencapai 775 jiwa meninggal,  tahun 2024 menurun dratis hanya 461 jiwa. Kedua,  di atas hukum itu ada kemanusiaan. Penyelenggaraan haji tahun 2024 memperhatikan aspek jemaah lanjut usia lansia jadi perhatian khusus Gus Yaqut, saat itu Menteri Agama. Disamping itu juga kebijakan murur diberlakukan. Hal ini saya rasakan langsung baik penyelenggara haji pada 2023, 2024 sampai 2025 lalu," beber Rahmat Tuanku Sulaiman Perwakilan Travel Umrah dalam diskusi dipandu   Ketua PC GP Ansor Kota Padang Albert Reza.

Selain Rahmat Tuanku Sulaiman pemateri diskusi,  tampil pula pemateri, pakar hukum  Universitas Eka Sakti Padang Dr. Otong Rosadi,SH., M.H,  Penulis di Sumatera Barat Armaidi Tanjung,   Sekretaris PW GP Ansor PW Sumatera Barat Zuwardi,  Ketua LBH GP Ansor PW Sumatera Barat  Eko Kurniawan dan petugas haji 2024 Milda Muliati.

Pandangan praktisi hukum juga menilai Gus Yaqut tidak ada terbukti dalam dugaan pidana korupsi seperti sangkaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

"Kita LBH GP Ansor PW Sumatera Barat siap jadi garda terdepan dalam mendampingi Gus Yaqut baik secara litigasi maupun non litigasi. Sampai hari ini KPK belum menemukan satu pun bukti aliran dana atau pelanggaran yang menjerat Gus Yaqut secara pribadi. Tudingan kerugian negara senilai Rp1 triliun seperti disampaikan KPK juga terbukti tidak memiliki dasar logis. Kami akan kawal sidang Praperadilan Gus Yaqut  24 Februari mendatang di Pengadilan Negeri  Jakarta Selatan. Kita siap berangkat dari Padang ke Jakarta melihat langsung sidangnya," ungkap Eko Kurniawan Ketua LBH GP Ansor PW Sumatera Barat.

Eko juga menjelaskan pada pasal 9 Undang-Undang No. 8 tahun 2029 Tentang Penyelenggara Haji dan Umrah Menteri Agama memiliki hak atribusi dalam menentukan kuota haji.

Hal senada juga jadi pengamatan Armaidi Tanjung. Baginya buku putih telah memberikan data dan fakta yang tak terbantahkan.

"Setelah saya baca buku putih kuota haji tambahan 2024, data dan fakta memberikan kita sebuah narasi dan transparan dalam pengelolaan haji baik secara penyelenggara maupun pelayanan sebelum dan sesudah keberangkatan," bebernya.

Diskusi ini makin menarik, peserta memberikan dukungan moril untuk Gus Yaqut melalui surat.  Sejak ditetapkan jadi tersangka pada 9 Januari lalu, dukungan ke Gus Yaqut mengalir deras, baik lewat pendampingan hukum langsung maupun dukungan moril. Dari Sumatera Barat kita bersama Gus Yaqut, Albert Reza menambahkan. (R/*)

Gubernur Mahyeldi Dampingi Menteri PPPA Resmikan UPTD PPPA dan RPS Sijunjung    
Rabu, Februari 18, 2026

On Rabu, Februari 18, 2026

Gubernur Mahyeldi Dampingi Menteri PPPA Resmikan UPTD PPPA dan RPS Sijunjung
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifatul Choiri Fauzi. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifatul Choiri Fauzi meresmikan Unit Pelaksana Teknis Daerah Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (UPTD PPPA) serta Rumah Perlindungan Sementara (RPS) milik Pemerintah Provinsi Sumbar di Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung, Rabu (18/02/2026).

Peresmian tersebut menjadi langkah konkret penguatan layanan perlindungan bagi perempuan dan anak di Kabupaten Sijunjung, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan sistem perlindungan yang lebih terintegrasi.

UPTD PPA dan RPS yang dibangun melalui dana DAK dari Kementerian PPPA ini diharapkan menjadi pusat layanan terpadu, mulai dari pengaduan, pendampingan hukum, hingga pemulihan psikologis bagi korban kekerasan. Sebelumnya, layanan masih dilaksanakan dengan sarana terbatas.

Sepanjang tahun 2025, Kabupaten Sijunjung mencatat 310 kasus kekerasan, terdiri dari 230 kasus terhadap anak dan 80 kasus terhadap perempuan. Data tersebut menjadi dasar penguatan sistem layanan yang lebih responsif.

Dalam arahannya, Menteri PPPA menegaskan bahwa peresmian ini bukan sekadar seremoni, tetapi wujud kesiapsiagaan negara dalam memberikan perlindungan kepada kelompok rentan. “UPTD dan RPS harus menjadi pintu pertama yang memberi rasa aman, pendampingan, dan pemulihan bagi korban. Ini bentuk nyata kehadiran negara,” tegas Arifatul Choiri Fauzi.

Ia juga mengungkapkan bahwa secara nasional persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak masih memprihatinkan. Survei menunjukkan satu dari empat perempuan dan satu dari dua anak di Indonesia pernah mengalami kekerasan. Faktor pemicu secara umum disebabkan oleh persoalan ekonomi, pola asuh, pengaruh lingkungan dan media sosial, serta pernikahan usia anak. Menteri PPPA mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi, termasuk memastikan ketersediaan sumber daya manusia yang memiliki perspektif perlindungan perempuan dan anak.

Sementara itu, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa keberadaan UPTD PPA dan RPS merupakan bentuk komitmen daerah dalam menjaga masa depan generasi. “Perlindungan terhadap perempuan dan anak adalah investasi jangka panjang. Daerah harus hadir memberikan ruang aman dan pendampingan yang layak,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan ketahanan keluarga dan pendidikan karakter menjadi langkah preventif yang terus didorong Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk menekan angka kekerasan di masa mendatang. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda dan jajaran perangkat daerah terkait. (adpsb/rmz/bud)

ParagonCorp Buka Novo Club Batch 4, Perkuat Regenerasi Pemimpin Muda di Tengah Tantangan Kesiapan Talenta    
Rabu, Februari 18, 2026

On Rabu, Februari 18, 2026

ParagonCorp Buka Novo Club Batch 4, Perkuat Regenerasi Pemimpin Muda di Tengah Tantangan Kesiapan Talenta
Di tengah meningkatnya kebutuhan talenta muda yang adaptif dan siap menghadapi dinamika industri, ParagonCorp sebagai Purposeful Beauty Tech Company resmi membuka pendaftaran Novo Club Batch 4. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Di tengah meningkatnya kebutuhan talenta muda yang adaptif dan siap menghadapi dinamika industri, ParagonCorp sebagai Purposeful Beauty Tech Company resmi membuka pendaftaran Novo Club Batch 4. 

Program ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Paragon dalam memperkuat regenerasi pemimpin muda sekaligus menjembatani kesiapan mahasiswa dengan kebutuhan dunia profesional.
Indonesia saat ini berada pada fase generasi produktif terbesar dalam sejarahnya.

Namun, tantangan yang dihadapi bukan hanya soal kuantitas angkatan kerja, melainkan kualitas kesiapan kepemimpinan, kemampuan kolaborasi, problem solving, dan eksekusi ide menjadi solusi nyata. 

Paragon memandang momentum ini sebagai peluang strategis untuk menghadirkan ruang pengembangan yang relevan dan berdampak.

Sejak diluncurkan pada 2022, Novo Club telah menghimpun lebih dari 182.000 mahasiswa dari 41 kota di Indonesia, mencatatkan Rekor MURI sebagai Seminar Pembukaan Program Kepemimpinan Mahasiswa secara Serentak dengan Peserta Terbanyak, serta melahirkan lebih dari 400 proyek berdampak yang menjangkau lebih dari 3 juta penerima manfaat. 

Skala dan konsistensi ini memperlihatkan bahwa kolaborasi antara industri dan mahasiswa dapat menjadi model penguatan kapasitas generasi muda secara berkelanjutan.

“Perubahan industri bergerak sangat cepat. Mahasiswa membutuhkan ruang yang tidak hanya memberi pengetahuan, tetapi juga pengalaman nyata untuk memimpin, berkolaborasi, dan mengeksekusi gagasan. Novo Club kami rancang sebagai ekosistem pembelajaran dan praktik yang menjembatani dunia kampus dan dunia profesional,” ujar Nurul Andriani, Head of Employer Branding ParagonCorp.

Pada Batch 4, peserta akan menjalani perjalanan pengembangan terstruktur yang meliputi onboarding nilai dan ekosistem Novo Club, Youth Leadership Bootcamp, group project berbasis minat lintas daerah, hingga Novo Career Pathfinding melalui peran Novo Ambassador, Novo Leaders, dan Paranovo Membership. 

Seluruh rangkaian diberikan secara gratis sebagai bentuk komitmen Paragon dalam membuka akses pengembangan diri yang inklusif dan setara bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang.

Lebih dari sekadar komunitas, Novo Club merupakan bagian dari Paragonation—ekosistem kolaboratif yang mendorong generasi muda untuk berani mengambil peran dan memperluas dampak. 

Sejumlah alumni telah berkiprah di berbagai institusi nasional maupun global. Dias Wiwaha (Batch 1), kini Partner Technical Specialist di IBM, menyebut pengalamannya di Novo Club sebagai fondasi penting dalam membentuk kepemimpinan dan kemampuan kolaborasi yang aplikatif.

Sementara Hazimah Suherwan (Batch 2) menjadikan Novo Club sebagai titik balik pengembangan diri yang membawanya meraih berbagai peluang profesional.
Pendaftaran Novo Club Batch 4 dibuka pada 21 Januari hingga 8 Maret 2026 bagi mahasiswa aktif D3, D4, S1, dan S2 dari seluruh universitas di Indonesia yang berkomitmen mengikuti program hingga selesai.

Pendaftaran: bit.ly/NovoClubBatch4
Informasi lengkap: http://bit.ly/GuideBookNovoClubBatch4
Melalui Novo Club, ParagonCorp menegaskan komitmennya sebagai Purposeful Beauty Tech Company yang tidak hanya membangun inovasi produk, tetapi juga berinvestasi dalam pembangunan kualitas generasi muda Indonesia.

Dengan semangat Paragonation, Paragon percaya bahwa ketika generasi muda diberi ruang untuk bertumbuh dan memimpin, mereka akan menjadi penggerak kebaikan yang memperkuat daya saing dan masa depan Indonesia.

Informasi lebih lanjut mengenai Novo Club dapat diakses melalui akun Instagram resmi novoclub.id. (*)

Jelang Puasa, Warga Ramai Urus Tunggakan Retribusi Makam    
Rabu, Februari 18, 2026

On Rabu, Februari 18, 2026

Jelang Puasa, Warga Ramai Urus Tunggakan Retribusi Makam
Menjelang memasuki bulan Ramadan 1447 H, banyak warga yang mendatangi Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kota Padang. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Menjelang memasuki bulan Ramadan 1447 H, banyak warga yang mendatangi Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kota Padang. Selain melakukan ziarah, ahli waris juga sekaligus membayar tunggakan retribusi makam. 

Hal itu dibenarkan Kepala UPTD TPU, Linda Afriani kepada Diskominfo, Rabu (19/2/2026). Menurutnya, kedatangan ahli waris, selain melakukan ziarah, sekaligus membayar tunggakan retribusi makam sejak tahun 2022 hingga 2024 lalu. "Iya, hampir dua pekan ini banyak ahli waris yang datang ke kami untuk melakukan pembayaran tunggakan retribusi makam," ungkap Linda. 

Seperti di TPU Tunggul Hitam. Sebanyak 25.000 lebih makam berada di lokasi itu. Saat ini, sekitar 500-an makam diberi tanda silang merah karena menunggak membayar retribusi. 

Tanda silang merah itu sebagai tanda visualisasi. Makam tersebut telah habis masa izinnya dan masih ada tunggakan. Tiap makam yang diberi tanda silang belum membayar retribusi sebesar Rp150 ribu per dua tahun. "Total tunggakan di tiga TPU (Air Dingin, Bungus, dan Tunggul Hitam) mencapai Rp1,5 miliar," terang Linda. 

Diketahui tunggakan retribusi makam terjadi dalam periode 2022 hingga 2024. Praktis sejak 2025, Pemko Padang tidak lagi memberlakukan pemungutan retribusi karena dinilai memberatkan masyarakat. 

Linda mengimbau kepada seluruh ahli waris untuk segera menyelesaikan tunggakan tersebut. Pihaknya membuka layanan sejak pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Warga Ramai Berziarah

Sementara itu, warga ramai mendatangi tiga TPU yang ada di Kota Padang. Warga mendatangi TPU untuk melakukan ziarah menjelang memasuki bulan puasa.

Peziarah biasanya membeli bunga tabur segar yang dijual pedagang di pintu masuk TPU. Setelah itu peziarah mendatangi makam untuk kemudian membersihkan dan berdoa. Tradisi setiap tahun itu terus lestari di tengah warga.(Charlie)

Tradisi "Limau Barongge" Bersama Wako Fadly Amran,  Masyarakat Sungai Pisang Sambut Ramadan 1447 H​    
Rabu, Februari 18, 2026

On Rabu, Februari 18, 2026

Tradisi "Limau Barongge" Bersama Wako Fadly Amran,  Masyarakat Sungai Pisang Sambut Ramadan 1447 H  ​
Kegiatan dipusatkan di Gendung Badan Musyawarah Ninik Mamak (BNMN) Sungai Pisang, Selasa (17/2/2026). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Menjelang masuknya bulan suci Ramadan 1447 H, masyarakat Sungai Pisang, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, menggelar tradisi adat dan religi tahunan bertajuk "Limau Barongge". Kegiatan dipusatkan di Gendung Badan Musyawarah Ninik Mamak (BNMN) Sungai Pisang, Selasa (17/2/2026). 

Tradisi Limau Barongge merupakan simbol penyucian diri (balimau) sekaligus ajang mempererat silaturahmi antarwarga, tokoh adat, dan pemerintah sebelum memasuki bulan puasa. 

Kegiatan yang diikuti ratusan warga dengan Dihadiri Wali Kota Padang, Fadly Amran bersama unsur Forkopimcam, serta tokoh adat.

Ketua Panitia Pelaksana, Hendra Rajo Endah memaparkan kedalaman filosofi Limau Barongge yang terdiri dari unsur-unsur bermakna seperti Ungge (pemimpin yang mengayomi), Batang Pisang (keadilan), hingga Rumbio (tolong-menolong).

"Limau Barongge adalah ikon unik dari Sungai Pisang. Kami berharap ke depan pemerintah daerah dapat mendirikan sebuah monumen atau simbol fisik Limau Barongge sebagai identitas budaya di Kecamatan Bungus Teluk Kabung agar semakin dikenal luas," ujar Hendra.

Ketua LKAAM Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Datuk Erman B Rajo Ibrahim, menekankan pentingnya persatuan antara masyarakat dan pemerintah untuk membangun nagari. Ia mengapresiasi kehadiran Walikota sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap daerah perbatasan.

"Sungai Pisang adalah gerbang Kota Padang yang berbatasan dengan Pesisir Selatan. Kami titipkan harapan pembangunan infrastruktur, seperti pengaspalan jalan dan pemasangan grip penahan ombak, agar akses dan keamanan warga semakin terjaga," tutur Datuk Rajo Ibrahim.

Walikota Padang, Fadly Amran, dalam arahannya menyampaikan bahwa tradisi Limau Barongge telah diakui secara nasional melalui sertifikat dari Kementerian Kebudayaan. Beliau berkomitmen untuk menjadikan acara ini lebih meriah di tahun-tahun mendatang sebagai bagian dari penguatan iman dan takwa (Imtak).

"Tahun ini saya instruksikan Dinas PU untuk menuntaskan pengaspalan jalan di Sungai Pisang. Selain infrastruktur, kita juga perkuat program Smart Surau dengan teknologi face recognition untuk absensi anak-anak mengaji, agar generasi muda kita memiliki benteng iman yang kuat," tegasnya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap pelestarian budaya, Wali Kota Fadly Amran juga menyerahkan bantuan senilai Rp5.000.000 kepada panitia pelaksana. (Defri/Taufik/Wiki)

Produktif Selama Babak Penyisihan, PSPP Akui Keunggulan PSP    
Rabu, Februari 18, 2026

On Rabu, Februari 18, 2026

Produktif Selama Babak Penyisihan, PSPP Akui Keunggulan PSP
PSPP Padang Panjang menunjukkan sikap sportif usai takluk dari PSP Padang dalam laga yang digelar di Stadion H. Agus Salim, Padang, Senin (16/2/2026). 

BENTENGSUMBAR.COM
– PSPP Padang Panjang menunjukkan sikap sportif usai takluk dari PSP Padang dalam laga yang digelar di Stadion H. Agus Salim, Padang, Senin (16/2/2026). Dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan, tim berjuluk Laskar Serambi Mekah itu secara terbuka mengakui keunggulan lawan dan memilih fokus menatap babak semifinal. 

Pelatih Kepala PSPP, Dian Rama Saputra, menyampaikan apresiasi atas perjuangan anak asuhnya sekaligus mengakui performa PSP Padang memang lebih efektif pada laga tersebut. 

“Kami harus mengakui keunggulan lawan. Beberapa skema permainan sebenarnya sudah berjalan baik, tetapi ada kesalahan yang dimanfaatkan menjadi gol. Ini menjadi bahan evaluasi penting bagi kami,” ujar Dian. 

Ia menegaskan, tiga gol yang tercipta berawal dari momen-momen krusial yang luput dari pengawalan. 

Sementara, Head Coach PSP Padang, Joni Effendi, mengapresiasi mental bertanding para pemainnya yang mampu bangkit meski sempat tertinggal. 

“Saya ucapkan apresiasi buat pemain. Biarpun dengan tantangan, sempat tertinggal, tapi masih tetap fokus, tidak hilang konsentrasi, dan juga bisa mengubah keadaan. Ini sesuatu modal untuk suatu tim yang bisa dari kegagalan pertama bisa bangkit dan bisa unggul,” ujar Joni didampingi Manajer Indra Yunaidi.

PSP Padang memang tampil trengginas selama babak penyisihan. Klub yang didanai dari APBD Pemko Padang itu berada di puncak klasemen dengan poin sempurna. Setiap pertandingan, PSP kerap menjadikan lawannya sebagai lumbung gol. PSP merupakan tim produktif di Liga 4 Sumatera Barat. (Viqi / Charlie / Heru)