HEADLINE
Wawako Maigus Nasir Kukuhkan Pengurus Masjid Al Mukarramah periode 2026-2029    
Minggu, April 12, 2026

On Minggu, April 12, 2026

Wawako Maigus Nasir Kukuhkan Pengurus Masjid Al Mukarramah periode 2026-2029
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi mengukuhkan Pengurus Masjid Al Mukarramah periode 2026-2029.

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi mengukuhkan Pengurus Masjid Al Mukarramah periode 2026-2029, Minggu (12/4/2026).

Pengukuhan berlangsung di dalam acara Halal Bihalal 1447 Hijriah di Masjid Al Mukarramah, Jalan Sijunjung III/IV RW X Perumnas Siteba, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo.

Kegiatan yang menghadirkan penceramah Sekretaris Jenderal MUI, Amirsyah Tambunan, itu juga dirangkai dengan pelantikan Ikatan Remaja Masjid Al Mukarramah periode 2026-2029.

Turut hadir Anggota DPRD Kota Padang, Faisal Nasir, yang juga Ketua Pembina Masjid Al Mukarramah, Camat Nanggalo, Amrizal Rengganis, jajaran pengurus masjid, majelis taklim, serta tokoh masyarakat setempat.

Maigus Nasir menyampaikan harapan agar kepengurusan baru mampu membawa energi dan inovasi dalam memakmurkan Masjid Al Mukarramah. Ia menegaskan, fokus utama bukan sekadar memperindah fisik masjid, tetapi juga mentakmirkan dan memakmurkan masjid melalui kegiatan yang positif.

"Semoga Pak Boyziardi bersama jajaran pengurus mampu memajukan Masjid Al Mukarramah. Kami mengapresiasi berbagai gagasan yang telah dipaparkan, khususnya pengembangan sarana dan prasarana untuk aktivitas remaja masjid yang sejalan dengan Progul Smart Surau melalui aktivasi Remaja Masjid Reborn,” ujar Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Padang tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum Masjid Al Mukarramah, Boiziardi, menyatakan komitmennya untuk menghadirkan program yang berdampak langsung bagi jamaah, khususnya dalam pemberdayaan remaja serta peningkatan kualitas ibadah dan kegiatan sosial. “Insya Allah, kita akan menjalankan program-program secara optimal agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkapnya. (*)

Wakil Wali Kota Elzadaswarman Buka Secara Resmi Kejurda Akuatik Indonesia Sumatera Barat 2026    
Minggu, April 12, 2026

On Minggu, April 12, 2026

Wakil Wali Kota Elzadaswarman Buka Secara Resmi Kejurda Akuatik Indonesia Sumatera Barat 2026
Kota Payakumbuh dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Daerah (Kejurda) Akuatik Indonesia Sumatera Barat 2026.

BENTENGSUMBAR.COM
– Kota Payakumbuh dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Daerah (Kejurda) Akuatik Indonesia Sumatera Barat 2026. 

Ajang ini tidak hanya menghadirkan persaingan antar atlet, tetapi juga menjadi pintu awal seleksi menuju kejuaraan nasional tanggal 28 April - 1 Mei 2026 di Jakarta.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota, Elzadaswarman membuka secara resmi Kejurda Akuatik Indonesia Sumatera Barat 2026 tersebut di Kolam Renang Ngalau Indah, Payakumbuh, Jumat (10/06/2026). 

“Atas nama Pemko Payakumbuh, kami menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta, official, dan tamu undangan di Kota Payakumbuh. Sebuah kota kecil yang terus berbenah, ramah, dan berkomitmen untuk menjadi bagian dalam kemajuan olahraga di Sumbar,” kata Wawako Elzadaswarman saat pembukaan acara.

Ia mengatakan, kepercayaan sebagai tuan rumah menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus tanggung jawab besar bagi daerah dalam mendukung pembinaan olahraga, khususnya cabang akuatik.

Menurut dia, kejuaraan ini bukan sekadar ajang mencari pemenang, tetapi menjadi bagian dari proses panjang pembinaan atlet.

"Harapan kita kompetisi ini mampu membentuk karakter, menanamkan sportivitas, serta mempersiapkan atlet masa depan Sumatera Barat," ujarnya.

Elzadaswarman juga berpesan kepada para atlet untuk bertanding dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Ia menekankan bahwa hasil akhir bukan satu-satunya tujuan, melainkan proses, disiplin, dan mental juara yang menjadi kunci utama lahirnya atlet berprestasi.

Pemko Payakumbuh, lanjut dia, terus memperkuat dukungan terhadap pengembangan olahraga melalui peningkatan sarana dan prasarana, termasuk fasilitas kolam renang, serta mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak seperti KONI, organisasi olahraga, pelatih, dan masyarakat.

“Dari kolam renang ini kita berharap lahir atlet-atlet unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Widya mengatakan Kejurda Akuatik Sumbar 2026 langsung dijadikan sebagai ajang seleksi untuk menentukan perwakilan Sumatera Barat pada kejuaraan nasional akuatik yang akan digelar di Jakarta.

Ia menyebutkan sebanyak 299 atlet dari 33 pengcab dan klub se-Sumatera Barat ambil bagian dalam kejuaraan ini.

Para peserta akan bersaing dalam lebih dari 1.000 nomor pertandingan selama tiga hari pelaksanaan, mulai 10 hingga 12 April 2026.

Widya menambahkan tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme besar terhadap cabang olahraga akuatik di Sumatera Barat, sekaligus menjadi indikator positif bagi proses pembinaan atlet di daerah.

"Kita harapkan dari Kejurda Akuatik ini mampu melahirkan perenang-perenang potensial yang siap membawa nama Sumbar ke level yang lebih tinggi," pungkasnya.

Pada kesempatan itu Wawako Elzadaswarman mengalungkan medali kepada pemenang event 101 1.500 meter gaya bebas putra dimana juara 1 diraih oleh Sarbo dari Padang Pariaman, juara 2 Muhammad Siddiq dari Bukittinggi dan juara 3 Darvesh Evan Putra Huda dari Padang.

Kegiatan itu juga dihadiri Pengurus Provinsi Akuatik Sumbar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota Fadhlil Abrar, Asisten I Nofriwandi, Staf Ahli Irwan Suwandi, Kadisparpora Yunida Fatwa, pelatif, official serta peserta akuatik se- Sumbar. (HM)

Kalaksa BPBD Kota Payakumbuh Laksanakan Pemeriksaan Peralatan Kebencanaan dan Logistik Bencana    
Minggu, April 12, 2026

On Minggu, April 12, 2026

Kalaksa BPBD Kota Payakumbuh Laksanakan Pemeriksaan Peralatan Kebencanaan dan Logistik Bencana
Kalaksa BPBD Kota Payakumbuh  Devitra, S.Sos. M.Si didampingi Kabid Logistik Hepi, S.IP dan Kasi kedaruratan Yoserizal, SH. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kalaksa BPBD Kota Payakumbuh  Devitra, S.Sos. M.Si didampingi Kabid Logistik Hepi, S.IP dan Kasi kedaruratan Yoserizal, SH melakukan pemeriksaan peralatan kebencanaan dan logistik bencana di gudang logistik BPBD di Padang Kaduduak, Payakumbuh Utara, Jum'at, (10/04/2026)

"Menindak lanjuti arahan Walikota Payakumbuh, Zulmaeta pada dialog kinerja Triwulan I bersama OPD se Kota Payakumbuh beberapa waktu yang lalu, kita memastikan personil maupun peralatan pada BPBD Kota Payakumbuh harus dalam keadaan ready sehingga siap diturunkan ketika sewaktu-waktu terjadi bencana" ujar Kalaksa Devitra. 

Pemeriksaan ini, lanjut Kalaksa, dilakukan untuk memastikan bahwa peralatan kebencanaan dalam keadaan baik/tidak rusak.

"Peralatan kebencanaan merupakan hal yang sangat penting dalam penanggulangan bencana, apalagi saat tanggap darurat.  Kalau terjadi kerusakan, segera kita perbaiki. Seperti cainsau, perahu karet, tenda pengungsian dan lain-lain" lanjutnya. 

Kalaksa Devitra juga menginstruksikan kepada petugas gudang logistik melakukan penghapusan untuk peralatan rusak berat yang tidak dapat digunakan dan diperbaiki lagi begitu juga dengan logistik yang sudah kadaluarsa.

"Barang-barang serta peralatan yang sudah tidak berfungsi  atau  rusak berat dan logistik yang sudah kadaluarsa segera diusulkan penghapusannya sesuai aturan yang yang berlaku" ujar Kalaksa. 

Kalaksa juga berikan apresiasi seluruh personil BPBD dan memotivasi personil BPBD agar tetap semangat melayani masyarakat baik siang maupun malam sesuai azaz kemanusiaan karena bencana tidak dapat diprediksi kapan datangnya.

"Tetap semangat dalam melaksanakan tugas dan utamakan keselamatan dalam bekerja" lanjutnya

Sementara untuk kesiapan personil BPBD sendiri, Kalaksa merencanakan agenda pelatihan rutin bagi personil BPBD agar kesiapsiagaan personil terutama fisik personil selalu dalam keadaan sehat dan bugar, sehingga pada saat terjadi bencana dapat melakukan penanganan bencana dengan maksimal.(HM)

Perkuat Pengendalian Pelaksanaan Program dan Kegiatan Perangkat Daerah,  OPD Pemko Payakumbuh Gelar Monev    
Minggu, April 12, 2026

On Minggu, April 12, 2026

Perkuat Pengendalian Pelaksanaan Program dan Kegiatan Perangkat Daerah,  OPD Pemko Payakumbuh Gelar Monev
Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat pengendalian pelaksanaan program dan kegiatan perangkat daerah. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat pengendalian pelaksanaan program dan kegiatan perangkat daerah. Sebagai tindak lanjut arahan Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, dalam evaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Triwulan I Tahun 2026 beberapa waktu lalu.

Seluruh OPD di bawah koordinasi tiga Asisten Sekretariat Daerah menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program/Kegiatan di Balaikota Payakumbuh, Rabu, 08/04/2026 hingga Jumat, 10/04/2026.

Rapat monev terbagi dalam tiga sesi yang dihadiri seluruh OPD sesuai lingkup koordinasi masing-masing : Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan serta Asisten III Bidang Administrasi Umum.

Fokus Capaian Triwulan I

Pembahasan utama dalam setiap rapat adalah evaluasi capaian realisasi fisik dan keuangan program hingga akhir Maret 2026.

Rapat juga menelaah proses secara rinci penginputan Rencana Umum Pengadaan (RUP) melalui Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) yang telah dilakukan oleh OPD sesuai struktur anggaran.

Rapat juga mengulas realisasi belanja Produk Dalam Negeri (PDN) serta keterlibatan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dalam pengadaan barang dan jasa tahun 2026. 

Pembahasan ini menjadi penting sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan penggunaan produk lokal sekaligus penguatan ekonomi daerah.

Dalam forum tersebut, masing-masing OPD lingkup tiga Asisten secara aktif memaparkan progres realisasi fisik dan keuangan program kegiatan yang telah berjalan. Tidak hanya itu, mereka juga menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi.

Program Strategis Nasional dan Daerah

Beberapa program strategis nasional yang menjadi perhatian di antaranya Fasilitasi Pembentukan Koperasi Merah Putih, Pelaksanaan MBG, Program Sejuta Rumah, serta penanganan kelangkaan pupuk dan BBM. 

Sementara itu, program strategis daerah yang dibahas meliputi pembangunan dan revitalisasi pasar, penataan dan peningkatan layanan Rumah Sakit Adnan WD, rencana penyediaan moda transportasi publik ramah lingkungan, serta pembangunan infrastruktur yang humanis di pusat perkotaan Payakumbuh.

Arahan Tiga Asisten

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Nofriwandi, SH, MM, menegaskan pentingnya peningkatan koordinasi dan konsistensi dalam pelaksanaan program.

"Seluruh OPD harus segera menindaklanjuti hasil evaluasi, mempercepat realisasi kegiatan, serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan," ujarnya.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Yasrizal, S.Sos, M.Si, mengingatkan peran aktif OPD dalam memfasilitasi Program Strategis Nasional di Kota Payakumbuh.

Ia juga meminta Bagian Perekonomian memfasilitasi monitoring SPBU untuk mengantisipasi kenaikan harga dan kelangkaan BBM.

Asisten III Bidang Administrasi Umum, Drs. Ifon Satria Can, M.Si, menyampaikan bahwa monev menjadi alat kontrol agar setiap program berjalan efektif dan tepat sasaran.

"Setiap kendala yang muncul harus segera diidentifikasi dan diselesaikan secara terukur," tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya ketepatan input data dalam sistem SiRUP untuk mendukung transparansi pengadaan.

Kendala dan Solusi

Dalam forum tersebut, masing-masing OPD juga memaparkan kendala yang dihadapi serta upaya yang dilakukan sebagai solusi.

Beberapa isu yang mengemuka antara lain ketepatan waktu pelaksanaan, kelengkapan administrasi, serta optimalisasi sistem pengadaan berbasis digital. Rapat berlangsung dinamis dengan pembahasan sejumlah permasalahan strategis lainnya.

Harapan ke Depan

Dengan terselenggaranya rapat monev ini, Pemko Payakumbuh berharap kinerja OPD semakin optimal. Target pembangunan daerah tahun 2026 diharapkan dapat dicapai secara lebih cepat, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (HM)

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman Hadiri Pembukaan Perayaan Khatam Al Quran MDTA Masjid Istiqlal    
Minggu, April 12, 2026

On Minggu, April 12, 2026

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman Hadiri Pembukaan Perayaan Khatam Al Quran MDTA Masjid Istiqlal
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menekankan pentingnya pendidikan agama sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menekankan pentingnya pendidikan agama sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda. 

Hal itu disampaikan saat mewakili Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta dalam acara pembukaan perayaan khatam Al Quran MDTA Masjid Istiqlal di Kelurahan Labuah Basilang, Sabtu (11/04/2026).

“Ini adalah awal bagaimana ke depan anak-anak kita bisa lebih mendalami Al Quran dan menjadi pribadi yang lebih baik,” kata Wawako Elzadaswarman.

Ia menitik beratkan bahwa orang tua memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia.

“Kepada orang tua, mari kita persiapkan anak-anak kita menjadi calon-calon pemimpin di masa yang akan datang dengan akhlak yang mulia,” ujarnya.

Elzadaswarman menyampaikan apresiasi Wali Kota, Wakil Wali Kota, beserta jajaran Pemko Payakumbuh atas terselenggaranya kegiatan tersebut karena dinilai sejalan dengan program pemerintah daerah dalam memperkuat pendidikan karakter.

“Kita memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini karena sejalan dengan program pembinaan generasi muda yang berkarakter,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi yang begitu pesat membawa tantangan tersendiri bagi pembinaan moral anak-anak.

“Dengan cepatnya perkembangan teknologi, kita harus membentengi anak-anak kita dengan pendidikan agama,” ujarnya lagi.

Menurut dia, fenomena sosial yang terjadi belakangan ini menjadi alarm bagi semua pihak untuk lebih serius memperhatikan pendidikan moral.

“Mengapa demikian, karena kita melihat belakangan ini ada kasus anak yang tega menyakiti bahkan membunuh orang tuanya. Ini menjadi warning bagi kita semua,” katanya.

Ia menilai kondisi tersebut tidak terlepas dari menurunnya nilai-nilai moral pada generasi muda saat ini.

“Ini terjadi karena penurunan moral pada generasi muda kita, dan ini akan menjadi ancaman bagi masa depan jika tidak kita antisipasi sejak sekarang,” ujarnya.

Elzadaswarman menegaskan bahwa pendidikan moral harus ditanamkan sejak dini melalui berbagai pendekatan, salah satunya pendidikan agama.

“Makanya pendidikan moral pada anak harus dibentuk sejak dini, salah satunya melalui pendidikan berbasis agama,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa tanggung jawab pembinaan generasi muda tidak hanya berada pada pemerintah semata.

“Ini adalah tanggung jawab kita bersama, tidak hanya pemerintah, tapi juga orang tua, niniak mamak, guru, dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Elzadaswarman mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga generasi muda dari pengaruh negatif yang berkembang cepat.

“Mari kita bentengi anak-anak kita sejak dini, karena pengaruh-pengaruh negatif ini berkembang begitu cepat,” katanya.

Kepada para peserta, ia berpesan agar tidak berhenti belajar Al Quran setelah khatam terus perkuat pemahaman serta iman dan taqwa.

“Jangan berhenti sampai di sini belajar Al Quran, terus tingkatkan dan perkuat pemahaman agar menjadi pemimpin yang berhati mulia di masa yang akan datang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua MDTA Masjid Istiqlal Surya mengatakan kegiatan tersebut diikuti 52 peserta.

“Jumlah peserta sebanyak 52 orang, terdiri dari 47 orang khatam Al Quran dan lima orang khatam Iqra’,” pungkasnya. (HM)

Wawako Payakumbuh Hadiri Tablig Akbar PGRI    
Minggu, April 12, 2026

On Minggu, April 12, 2026

Wawako Payakumbuh Hadiri Tablig Akbar PGRI
Ratusan guru se-Kota Payakumbuh memadati Masjid Istiqomah, Koto Nan Ampek, Sabtu (11/4/2026) pagi. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Ratusan guru se-Kota Payakumbuh memadati Masjid Istiqomah, Koto Nan Ampek, Sabtu (11/4/2026) pagi. Mereka hadir dalam Tablig Akbar yang digelar Pengurus Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Payakumbuh dalam rangka halalbihalal 1447 H.

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, S.KM, M.PPM turut hadir memenuhi undangan Tablig Akbar yang mendatangkan penceramah Dr. Doni Putra, Lc., M.Hum.

"Atas nama pribadi dan atas nama Wali Kota Payakumbuh, saya menyampaikan maaf sebesar-besarnya karena Wali Kota belum berkesempatan dapat hadir bersama kita pagi ini. Beliau memiliki agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan. Namun, me perhatian beliau kepada para guru tidak pernah berkurang," ujar Elzadaswarman mengawali sambutannya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PGRI yang terus mempererat ukhuwah di kalangan pendidik pasca Idul Fitri.

"Halalbihalal bukan sekadar ajang bersalaman. Ini ruang saling memaafkan dan memperkuat silaturahmi. Saya bangga PGRI Kota Payakumbuh masih menjaga tradisi mulia ini," lanjutnya.

Lebih lanjut, Elzadaswarman menekankan bahwa guru adalah pilar utama peradaban bangsa. Tanpa guru yang berkualitas, sulit membangun generasi emas ke depan.

"Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Tugas bapak dan ibu sangat berat namun mulia. Pemerintah kota akan terus mendukung peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru di Payakumbuh," tambahnya.

Tausiyah Menyentuh Hati

Dr. Doni Putra, Lc., M.Hum, dalam tausiyahnya mengajak para guru menjadikan Idul Fitri sebagai titik balik peningkatan kualitas diri dalam mendidik generasi penerus bangsa.

"Guru adalah penerus para nabi. Memaafkan harus dimulai dari hati. Mari jadikan Syawal sebagai bulan peningkatan amal dan kualitas diri," ujarnya.

Komitmen PGRI Payakumbuh

Ketua PGRI Kota Payakumbuh, Ananda Putra, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan untuk mempererat silaturahmi antarsesama pendidik sekaligus meningkatkan spiritualitas.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Wakil Wali Kota yang berkenan hadir. Sampaikan hormat kami kepada Bapak Wali Kota. Semoga silaturahmi ini terus terjaga," tuturnya.

Acara ditutup dengan ramah tamah dan saling bersalaman antara Wakil Wali Kota, pengurus PGRI, dan seluruh peserta. Suasana kekeluargaan terasa kental hingga kegiatan berakhir pada siang hari. (HM)