Mahyeldi Ingatkan Generasi Muda Sumbar: Kuatkan Iman, Kuasai Ilmu, Jauhi Narkoba
On Senin, Maret 16, 2026
| Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah. |
Di hadapan ratusan jamaah, Mahyeldi menegaskan masa depan daerah sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya. Karena itu, menurutnya, generasi muda harus memiliki fondasi yang kuat agar mampu menjadi penggerak kemajuan daerah. “Generasi muda harus memiliki tiga kekuatan, yaitu iman yang kokoh, ilmu pengetahuan, dan semangat persatuan. Jika tiga hal ini dimiliki, insyaAllah mereka akan mampu berdiri tegak dan membawa kemajuan bagi daerah dan bangsa,” ujar Mahyeldi.
Menurutnya, iman menjadi landasan moral dalam menjalani kehidupan, ilmu menjadi bekal menghadapi perkembangan zaman, sementara persatuan menjadi kekuatan dalam membangun masyarakat yang tangguh. Dalam kesempatan itu, Mahyeldi juga berdialog dengan sejumlah pelajar yang hadir. Ia mendorong anak-anak muda untuk berani memiliki cita-cita besar serta berusaha mewujudkannya dengan sungguh-sungguh. “Apapun cita-citanya, kejar dengan serius. Bahkan kalau ada yang ingin menjadi chef di Istana Presiden sekalipun, itu juga bentuk pengabdian kepada negara,” katanya.
Namun demikian, Mahyeldi juga mengingatkan ancaman serius narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda. Jika terjebak kedalamnya, akan sulit untuk keluar. “Setinggi apa pun cita-cita seseorang, semuanya bisa hancur jika terjerumus narkoba. Karena itu, kita harus menjaga generasi kita agar tetap sehat, cerdas, dan berakhlak,” tegasnya.
Sementara itu Wali Kota Pariaman, Yota Balad menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur bersama jajaran OPD Pemprov Sumbar yang sebelumnya juga melaksanakan rapat koordinasi pembangunan dengan Pemerintah Kota Pariaman. Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program pembangunan antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah. “Kami berharap melalui kunjungan ini aspirasi masyarakat Kota Pariaman dapat disampaikan langsung kepada Pak Gubernur, sehingga sinergi pembangunan antara pemerintah provinsi dan daerah dapat semakin kuat,” ujarnya.
Ia juga memaparkan sejumlah program yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Pariaman, antara lain penguatan pendidikan agama melalui program Hafiz Al-Qur’an serta pengembangan kawasan olahraga di GOR Rawang. Pemerintah kota juga tengah merencanakan pembangunan kembali kolam renang di kawasan tersebut yang tidak berfungsi sejak 1994, yang nantinya dirancang berstandar olahraga prestasi sekaligus ramah bagi anak-anak. Dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut, Gubernur Mahyeldi menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta kepada pengurus Masjid Nurul Huda serta 40 mushaf Al-Qur’an. Selain itu, bantuan juga disalurkan oleh berbagai pihak, di antaranya Bank Nagari sebesar Rp10 juta dan MKKS Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II sebesar Rp3,5 juta, serta dukungan dari sejumlah OPD di lingkungan Pemprov Sumbar.
Baznas Sumbar juga turut menyalurkan bantuan pendidikan kepada 543 siswa di Kota Pariaman dengan total nilai sebesar Rp543 juta. Usai kegiatan di Masjid Nurul Huda, Mahyeldi bersama rombongan melanjutkan rangkaian Safari Ramadan ke Masjid Jabal Ilmi MAN Kota Pariaman di kawasan Nan Tongga, Kampung Gadang Padusunan, Kecamatan Pariaman Timur, dengan menyerahkan bantuan kepada pengurus masjid sebesar Rp25 juta serta 40 mushaf Al-Qur’an. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda rutin Pemprov Sumbar selama bulan Ramadan untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi pembangunan daerah. (adpsb/cen/bud)