HEADLINE
Wawako Pariaman  Ikuti Tanam Pohon Serentak Seluruh Indonesia    
Jumat, Januari 30, 2026

On Jumat, Januari 30, 2026

Wawako Pariaman  Ikuti Tanam Pohon Serentak Seluruh Indonesia
Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi melakukan penanaman pohon secara simbolis di belakang GOR Rajo Bujang Kota Pariaman, Jumat (30/01/2026).

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi melakukan penanaman pohon secara simbolis di belakang GOR Rajo Bujang Kota Pariaman, Jumat (30/01/2026).

Pada kesempatan itu dia didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Pariaman Afrizal Azhar, Asisten I Elvis Chandra, dan seluruh Kepala OPD serta Camat. 

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25, Balai Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI). 

Penanaman sejuta pohon tersebut secara serentak dilakukan di seluruh Indonesia oleh BPOM RI. 

Untuk Kota Pariaman dilaksanakan BPOM di Padang yang dihadiri oleh Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang Martin Suhendri beserta jajaran.

“Dari 19 Kabupaten/Kota yang ada di Sumatera Barat, suatu kebanggaan bagi kami Kota Pariaman ditunjuk 

sebagai tempat pelaksanaan kegiatan untuk pelestarian lingkungan setelah terdampak bencana banjir dan longsor pada bulan Desember 2025 kemaren,” ujar Mulyadi. (R/at)

Menteri PU : Pemerintah Pusat Siapkan Rp2,6 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana Sumbar    
Jumat, Januari 30, 2026

On Jumat, Januari 30, 2026

Menteri PU : Pemerintah Pusat Siapkan Rp2,6 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana Sumbar
Menteri PU RI, Dody Hanggodo meninjau langsung IPA Gunung Pangilun milik Perumda Air Minum Kota Padang, Jumat (30/1/2026).

BENTENGSUMBAR.COM
- Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo meninjau langsung Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun milik Perumda Air Minum Kota Padang, Jumat (30/1/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan keberlanjutan layanan air bersih bagi masyarakat pascabencana banjir bandang yang berdampak pada sejumlah wilayah di pusat Kota Padang. “Untuk penanganan darurat pascabencana PDAM Kota Padang diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp600 miliar. Sementara untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di seluruh wilayah Sumatera Barat, kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp2 triliun,” ujar Dody.

Ia menegaskan, pemerintah pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), seluruhnya dialokasikan untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana. “Total bantuan pemerintah pusat untuk Sumbar mencapai Rp2,6 triliun. Anggaran ini difokuskan untuk memastikan pemulihan infrastruktur vital, termasuk penyediaan air bersih bagi masyarakat,” tegasnya.

Dody menambahkan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah pusat berkomitmen memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, khususnya air bersih. Untuk penanganan sementara, pihak balai dan PDAM setempat mengerahkan mobil tangki air untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat, sambil menunggu penyelesaian pembangunan sumur bor. “Kami minta masyarakat bersabar. Target kami, sebelum Ramadan, persoalan air bersih di Kota Padang sudah dapat teratasi,” katanya.

Sementara itu Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyampaikan kondisi kekeringan yang terjadi saat ini di Kota Padang cukup berat, terutama di Kecamatan Pauh dan Kuranji. Selain itu, juga ada dua kecamatan lainnya yang pasokan air bersihnya juga terganggu. “Ada empat kecamatan yang pasokan airnya belum optimal, yaitu Pauh, Kuranji, Nanggalo, dan Padang Utara. Karena itu, kami berharap ada percepatan penanganan darurat, termasuk normalisasi aliran sungai untuk mencegah dampak lanjutan bagi masyarakat,” ujar Mahyeldi.

Gubernur menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat siap mendukung penuh langkah-langkah percepatan yang dilakukan pemerintah pusat demi pemulihan layanan dasar masyarakat. “Kami siap mendukung penuh upaya percepatan penanganan ini agar masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Padang, Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat dalam menangani krisis air bersih yang dialami Kota Padang. Ia menjelaskan, IPA Gunung Pangilun merupakan salah satu fasilitas vital penyediaan air bersih di Kota Padang dengan kapasitas produksi mencapai 500 liter per detik. Pascabencana, fasilitas ini mengalami gangguan yang berdampak langsung terhadap layanan air bersih di kawasan pusat kota.

Selain itu, sumur warga di empat kecamatan juga banyak yang mengering. Akibatnya kebutuhan air bersih masyarakat menjadi terganggu. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian PU sangat dibutuhkan, agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi pascabencana. "Kami berharap, sebelum Ramadhan permasalahan air bersih ini bisa tuntas. Untuk itu, tentu kita butuh dukungan Pemerintah Pusat," harapnya.

Usai meninjau IPA Gunung Pangilun, rombongan Menteri PU melanjutkan kunjungan ke kawasan Gunung Nago, Lambuang Bukik, Kecamatan Pauh. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pembenahan aliran Sungai Batang Gunung Nago serta upaya pemulihan pasokan air bersih berjalan sesuai rencana. Dalam kunjungan tersebut, Menteri PU didampingi Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, serta Wali Kota Padang Fadly Amran, bersama jajaran Kementerian PU, dan sejumlah Kepala OPD di lingkup Pemprov Sumbar dan Kota Padang. (adpsb/nov/bud)

Kunjungi Samsat Sijunjung, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Tekankan Kolaborasi dan Optimalisasi PAP–PAB    
Jumat, Januari 30, 2026

On Jumat, Januari 30, 2026

Kunjungi Samsat Sijunjung, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Tekankan Kolaborasi dan Optimalisasi PAP–PAB
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi melakukan kunjungan kerja ke UPTD Samsat Sijunjung, Kamis (29/1).

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi melakukan kunjungan kerja ke UPTD Samsat Sijunjung, Kamis (29/1). Muhidi, mendorong UPTD Samsat Sijunjung bersama Pemerintah Kabupaten Sijunjung perkuat kinerja dan kolaborasi untuk mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026, terutama dari sektor Pajak Air Permukaan (PAP) dan Pajak Alat Berat (PAB). 

Pada kesempatan itu, Muhidi mengapresiasi capaian UPTD Samsat Sijunjung sepanjang 2025 yang berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp30,91 miliar atau 123,2 persen dari target Rp25,08 miliar, sehingga menciptakan surplus signifikan bagi kas daerah. “Ke depan, UPTD Samsat Sijunjung dan Pemerintah Kabupaten Sijunjung harus terus memperkuat kolaborasi agar seluruh potensi PAD, khususnya dari Pajak Air Permukaan dan Pajak Alat Berat, dapat digarap secara maksimal,” tegas Muhidi saat kunjungan kerja , Kamis (29/1),

Muhidi juga menekankan pentingnya pembaruan dan validasi data potensi objek pajak, mulai dari pajak kendaraan bermotor hingga PAP dan PAB. Menurutnya, data yang akurat akan mendorong pemungutan pajak yang lebih efektif dan berkelanjutan serta berdampak langsung pada peningkatan PAD.

Sementara itu, Kasi Penagihan dan Penerimaan UPTD Samsat Sijunjung, Rio Satria, menyampaikan bahwa UPTD Samsat Sijunjung meraih peringkat kedua terbaik dalam pencapaian target perubahan pada tahun anggaran 2025 setelah melampaui seluruh target pajak yang ditetapkan. Hingga akhir tahun, UPTD PPD Sijunjung menghimpun pendapatan daerah sebesar Rp30,91 miliar atau 123,25 persen dari target Rp25,08 miliar, sehingga menyumbangkan surplus Rp5,83 miliar bagi kas daerah.

Rio menjelaskan, sektor Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) mencatat pertumbuhan tertinggi dengan realisasi Rp13,38 miliar atau 168,29 persen dari target Rp7,95 miliar. Sementara itu, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tetap menunjukkan kinerja stabil dengan capaian Rp17,52 miliar atau 102,34 persen. Kinerja paling menonjol datang dari sektor Opsen BBNKB Kabupaten Sijunjung yang menembus realisasi 224,48 persen. Secara keseluruhan, total Opsen PKB dan BBNKB yang berhasil dihimpun mencapai Rp21,53 miliar.

UPTD PPD Sijunjung meraih peringkat kedua berkat penerapan strategi “Target Perubahan” sepanjang 2025 melalui transformasi layanan dan kemudahan akses bagi wajib pajak. Selain sektor kendaraan, UPTD PPD Sijunjung juga mengoptimalkan penerimaan dari Pajak Air Permukaan dan Pajak Alat Berat. Pada sektor Pajak Air Permukaan, UPTD PPD Sijunjung mencatat sembilan objek pajak aktif dengan rata-rata tagihan Rp3.820.200 per bulan. PDAM Tirta Sanjung Buana menjadi wajib pajak terbesar dengan kontribusi rata-rata Rp2.417.000 per bulan, disusul PT Sumatera Karya Agro dan PT Kemilau Permata Sawit.

Untuk memperluas basis Pajak Alat Berat, UPTD PPD Sijunjung mendata tujuh unit alat berat jenis wheel loader milik tiga perusahaan besar, yakni PT Sumatera Karya Agro sebanyak dua unit, PT Sawit Makmur Perkasa tiga unit, serta PT Kemilau Permata Sawit dua unit. Dominasi alat berat keluaran 2024–2025 menunjukkan pertumbuhan investasi yang berpotensi meningkatkan penerimaan daerah dari sektor PAB pada tahun-tahun mendatang. (*)

Editor: Zamri Yahya, SH.i, WU

Wako Fadly Amran Apresiasi Respons Cepat Pemerintah Pusat Tangani Krisis Air Bersih di Kota Padang    
Jumat, Januari 30, 2026

On Jumat, Januari 30, 2026

Wako Fadly Amran Apresiasi Respons Cepat Pemerintah Pusat Tangani Krisis Air Bersih di Kota Padang
Wali Kota Padang, Fadly Amran, mendampingi Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran, mendampingi Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meninjau Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang, Jumat (30/1/2026).

Dalam peninjauan ini, Menteri PU bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Gubernur Sumbar Mahyeldi, dan unsur terkait mendengarkan pemaparan terkait kondisi intake dan jaringan perpipaan yang rusak akibat bencana hidrometeorologi, sekaligus mengevaluasi penanganan darurat serta rencana penguatan sistem penyediaan air bersih Kota Padang ke depan. Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah pusat dalam menangani krisis air bersih di Kota Padang.

Ia menjelaskan, pascabencana hidrometeorologi akhir November 2025, perbaikan intake dan jaringan perpipaan Perumda AM telah mencapai 98,9 persen dan ditargetkan rampung awal Februari 2026. Namun, distribusi air belum optimal karena masih menggunakan pipa sementara sehingga tekanan ke pelanggan belum maksimal. “Menyikapi krisis air bersih, Pemko Padang telah menggratiskan tagihan PDAM dan retribusi sampah bulan Februari bagi sekitar 1.382 pelanggan terdampak. Selain itu, kita juga menyiapkan langkah jangka panjang berupa usulan pembangunan sekitar 200 sumur bor komunal gratis di wilayah rawan kekeringan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Fadly Amran juga memaparkan kondisi IPA Gunung Pangilun yang dinilai sudah tidak layak dan membutuhkan solusi permanen melalui pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) baru sebagai bagian dari mitigasi bencana. “Kami mengusulkan dua SPAM baru berkapasitas 200 liter per detik dan 500 liter per detik. Alhamdulillah, salah satunya telah disetujui pemerintah pusat, yakni SPAM Palukahan dengan tambahan kapasitas 300 liter per detik,” tandasnya.

Sementara itu, Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung percepatan pemulihan sekaligus penguatan sistem air bersih di Kota Padang. “Kami memastikan penanganan krisis air bersih berjalan optimal pascabencana di Kota Padang. Sekaligus menyiapkan solusi jangka panjang agar sistem penyediaan air minum lebih aman, andal, dan tangguh terhadap bencana,” tegasnya.

Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, mengungkapkan bahwa IPA Gunung Pangilun berkapasitas 500 liter per detik akan digantikan instalasi baru berteknologi modern karena instalasi lama peninggalan Grémont Prancis yang dibangun pada 1957 dinilai tidak lagi layak pascagempa 2009. “Instalasi baru akan dibangun di dekat intake Kampung Koto Gunung Pangilun di atas lahan sekitar 13.100 meter persegi dengan dukungan anggaran pusat Rp400 miliar. Proyek ini ditargetkan rampung akhir 2027 dan akan melayani sekitar 40.730 pelanggan atau 31 persen pelanggan Perumda AM Kota Padang,” jelasnya.

Selain meninjau IPA Gunung Pangilun, Menteri PU bersama Wali Kota Padang dan rombongan juga meninjau Irigasi Gunung Nago dan Intake Palukahan Lubuk Minturun sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh sistem penyediaan air minum di Kota Padang. (*)

Tarik Kunjungan Wisatawan, Kota Tua di Padang Segera Diremajakan    
Jumat, Januari 30, 2026

On Jumat, Januari 30, 2026

Tarik Kunjungan Wisatawan, Kota Tua di Padang Segera Diremajakan
Pemerintah Kota Padang gencar menarik wisatawan untuk datang ke Kota Padang.

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota Padang gencar menarik wisatawan untuk datang ke Kota Padang.

Agar wisatawan tertarik, pemerintah setempat fokus meremajakan Kota Tua yang terletak di daerah Pondok sekitarnya.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni menata jalan dan trotoar di Jalan Klenteng. Terutama di ruas jalan dari ‘Padang Old Town’ hingga menuju Klenteng lama.

“Nantinya jalan tersebut tidak lagi dibalut aspal, tetapi akan diisi dengan batu alam maupun paving blok,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (DPUPR) Kota Padang, Tri Hadiyanto, Jumat (30/1/2026).

Tri Hadiyanto mengatakan, saat ini DED revitalisasi Kota Tua telah dikantongi. Berdasarkan DED itu nantinya kawasan Kota Tua diremajakan dan diharapkan dikunjungi wisatawan apabila selesai dikerjakan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Yudi Indrasyani, menuturkan mendukung peremajaan Kota Tua, pihaknya berencana akan mengecat ulang bangunan tua di kawasan itu. Menurutnya, sebanyak 19 bangunan cagar budaya itu mesti dikelir sehingga lebih menarik.

“Saat ini kita berupaya mencari donatur yang mau mengecat bangunan cagar budaya di Kota Tua,” jelasnya.(Charlie)

Gandeng Pramuka Awasi Pemilu, Kwarcab Padang Resmikan Saka Adhyasta Kota Padang    
Jumat, Januari 30, 2026

On Jumat, Januari 30, 2026

Gandeng Pramuka Awasi Pemilu, Kwarcab Padang Resmikan Saka Adhyasta Kota Padang
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Padang, Kak Andree Harmadi Algamar. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Padang, Kak Andree Harmadi Algamar, secara resmi melantik dan mengukuhkan kepengurusan Satuan Karya (Saka) Adhyasta Pemilu tingkat Kota Padang untuk masa bakti 2025-2030.

Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan pada Jumat (30/1/2026) bertempat di Sekretariat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Padang, Jl. Batang Kasang No.5, Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Timur.

Sebanyak 47 orang pengurus dilantik langsung oleh Kak Andree Harmadi Algamar. Para pengurus baru ini akan mengemban amanah strategis dalam memperkuat pengawasan partisipatif pemilu melalui gerakan kepramukaan selama lima tahun ke depan.

Dalam sambutannya, Kak Andree Harmadi Algamar menekankan pentingnya peran anggota Pramuka dalam menjaga integritas demokrasi. Ia menyebutkan bahwa Saka Adhyasta Pemilu merupakan wadah pendidikan dan pembinaan bagi anggota Pramuka Penegak dan Pandega untuk menyalurkan minat, mengembangkan bakat, dan menambah pengalaman dalam bidang pengawasan pemilihan umum.

"Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah awal bagi kakak-kakak sekalian untuk menjadi garda terdepan dalam pengawasan partisipatif. Sinergi antara Bawaslu dan Gerakan Pramuka diharapkan mampu menciptakan iklim demokrasi yang lebih sehat, jujur, dan adil di Kota Padang," ujar kak Andree.

Pelantikan ini menandai komitmen berkelanjutan Bawaslu Kota Padang dalam melibatkan elemen masyarakat, khususnya generasi muda, dalam proses pengawasan. Dengan terbentuknya kepengurusan masa bakti 2025-2030, Saka Adhyasta Pemilu diharapkan dapat meningkatkan literasi kepemiluan di kalangan pemilih pemula dan masyarakat luas.

Acara pengukuhan diakhiri dengan pembacaan ikrar. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dengan dihadiri oleh jajaran komisioner Bawaslu Kota Padang dan anggota komisioner Bawaslu Provinsi Sumatera Barat. (*)

Tinjau Bendungan Batang Kuranji, Menteri PU Pastikan Rehab Rekon dan Pengeboran Sumur Tetap Berjalan    
Jumat, Januari 30, 2026

On Jumat, Januari 30, 2026

Tinjau Bendungan Batang Kuranji, Menteri PU Pastikan Rehab Rekon dan Pengeboran Sumur Tetap Berjalan
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan kunjungan ke Bendungan Batang Kuranji. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan kunjungan ke Bendungan Batang Kuranji, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Jumat (30/1/2026) siang. Kunjungan ini merupakan bagian dari pendampingan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. 

Menteri PU menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan kembali daerah terdampak bencana, termasuk Bendungan Batang Kuranji. Ia menyebut program rehab rekon dengan nilai sekitar Rp2 hingga 2,4 triliun saat ini masih dalam proses administrasi di Bappenas dan Kementerian Keuangan, namun pekerjaan di lapangan tetap berjalan. 

“Saya komit, dan ini juga arahan Bapak Presiden, daerah yang terdampak bencana harus secepat-cepatnya dibangun kembali dengan lebih baik. Pekerjaan tetap jalan, sambil proses administrasi APBN kita selesaikan,” tegas Dody Hanggodo. 

Selain infrastruktur bendungan, Kementerian PU juga menyiapkan pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga. Dari total rencana 212 titik, tahap awal akan direalisasikan 53 titik, dengan prioritas di permukiman serta masjid dan musala. 

“Kementerian PU siap membangun sumur bor, mau 200, 500 pun siap, tergantung data dari pemerintah kota. Sementara ini kita support penuh dengan mobil tangki air dan PDAM,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran menekankan pentingnya percepatan pembangunan irigasi dan sumur bor, terutama menjelang bulan suci Ramadan dan musim tanam yang sedang berjalan. 

“Irigasi dan sumur bor ini sangat dibutuhkan secepat-cepatnya. Selain membantu sawah dan rumah warga, ini juga mengurangi over capacity PDAM. Sumur bor menjadi solusi penting yang harus segera kita realisasikan,” kata Fadly. 

Fadly menambahkan, Pemko Padang telah mengajukan sekitar 200 titik sumur bor, dan akan kembali mengusulkan tambahan lokasi dengan memanfaatkan lahan masjid dan musala sebagai pusat distribusi air bersih bagi masyarakat.(Viqi / Charlie)