HEADLINE
Gubernur Mahyeldi Serahkan Bantuan Bedah Rumah untuk Warga Koto Tangah    
Sabtu, Maret 07, 2026

On Sabtu, Maret 07, 2026

Gubernur Mahyeldi Serahkan Bantuan Bedah Rumah untuk Warga Koto Tangah
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Rangkaian kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) diwarnai aksi kepedulian sosial melalui penyerahan bantuan bedah rumah kepada warga kurang mampu di Kota Padang. 

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, kepada seorang warga di Perumahan Nuansa Indah III RT 004 RW 009, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (7/3/2026). Bantuan tersebut diberikan kepada Buyuang (54) bersama istrinya, Pit (50), yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak huni. Pasangan tersebut memiliki dua orang anak, satu laki-laki dan satu perempuan, dan sehari-hari bekerja sebagai pekerja harian lepas untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Selama kurang lebih 13 tahun, Buyuang dan keluarganya menempati rumah dengan kondisi yang memprihatinkan. Atap rumah yang telah rapuh dan sering bocor serta dinding yang mulai lapuk membuat tempat tinggal mereka jauh dari kata layak.

Gubernur Mahyeldi mengatakan, bantuan tersebut diberikan setelah pemerintah menerima laporan dari perangkat kelurahan mengenai kondisi rumah warga yang membutuhkan perhatian. “Subuh ini kami datang langsung setelah menerima laporan dari perangkat kelurahan bahwa ada warga dengan kondisi rumah yang memprihatinkan. Melalui Baznas kita salurkan bantuan bedah rumah sebesar Rp25 juta, disertai bantuan sembako,” ujar Mahyeldi.

Menurutnya, pemerintah daerah harus hadir untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan mendapatkan perhatian dan bantuan yang tepat. Ia menilai bulan suci Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama. Selain bantuan dari Baznas, sejumlah pihak juga turut memberikan dukungan bagi keluarga tersebut. Bank Nagari menyalurkan bantuan sebesar Rp2,5 juta, sementara Wakil Wali Kota Padang menambahkan bantuan sebesar Rp2 juta.

Pemilik rumah, Buyuang, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh pemerintah dan berbagai pihak. “Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan semua pihak yang telah membantu kami. Di bulan Ramadan ini kami merasakan berkah yang luar biasa bagi keluarga kami,” ungkap Buyuang dengan haru.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Walikota Padang Maigus Nasir, Camat Koto Tangah, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar. (adpsb/rmz/bud)

Anggota DPRD Padang H. Rusdi Ajak Lawyer Hawilli Octaris Bersinergi Bangun Banuaran    
Sabtu, Maret 07, 2026

On Sabtu, Maret 07, 2026

Anggota DPRD Padang H. Rusdi Ajak Lawyer Hawilli Octaris Bersinergi Bangun Banuaran
JBB yBAS, Perum Mitra Utama 2, Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang pada Jumat 6 Maret 2026.

BENTENGSUMBAR.COM
- Owner Kantor Hukum HWL Law Firm Hawilli Octaris, SH. MH manfaatkan Berkah Ramadhan dengan berbagi dengan Anak Yatim dan dhuafa.

Kegiatan berlangsung dalam program Jumat Berkah Berbagi (JBB) Yayasan Berkah Amal Salih (yBAS), Perum Mitra Utama 2, Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang pada Jumat 6 Maret 2026.

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kota Padang, H. Rusdi, ST. MT,  Lurah Banuaran Nan XX Devrison ST, Bhabinkamtibmas Banuaran Aipda Dian Wihendro Ratno.

Juga donatur Hawilli Octaris dan isteri, Tim Kreatif yBAS, para penerima. Terdiri dari dhuafa sebanyak 20 orang dan anak yatim 50 orang.

Hawilli Octaris mengatakan pada hari hadir di Yayasan Berkah Amal Salih untuk menyampaikan niat. "Tahun lalu kita memberi santunan untuk 40 anak yatim. Hari ini 50 anak yatim dan 20 dhuafa. Semoga tahun depan lebih banyak lagi," ujar Hawilli Octaris yang disambut ucapan Alhamdulillah para hadirin.

Ini semua ujarnya, berkat anak yatim dan semua yang hadir. Pada kesempatan itu, Hawilli Octaris juga menyampaikan aspirasi pada Anggota DPRD Padang, H. Rusdi terkait riol. "Saya bersedia untuk membantu membuat riol, sebagai solusi tersumbatnya riol," ujarnya.

Bak gayung bersambut, H. Rusdi langsung merespon keinginan Hawilli. Bahkan, dalam waktu dekat dia akan menghadirkan PUPR untuk melihat kondisi riol tersebut. "Kita berbagi tugas saja. Pak Willi fokus membantu anak yatim dan dhuafa. Masalah infrastruktur, biarlah saya yang menanggulangi," ujar H. Rusdi. (*)

Masjid Al Furqan Lubuk Buaya Jadi Pusat Kegiatan Sosial, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ajak Perkuat Pemberdayaan UMKM    
Sabtu, Maret 07, 2026

On Sabtu, Maret 07, 2026

Masjid Al Furqan Lubuk Buaya Jadi Pusat Kegiatan Sosial, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ajak Perkuat Pemberdayaan UMKM
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat mengapresiasi berbagai aktivitas sosial dan keagamaan yang berkembang di Masjid Al Furqan, Kamis (5/3/2026).

BENTENGSUMBAR.COM
– Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat mengapresiasi berbagai aktivitas sosial dan keagamaan yang berkembang di Masjid Al Furqan, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, Masjid Al Furqan tidak hanya berfungsi sebagai tempat salat dan ibadah semata, tetapi juga telah menjadi pusat kegiatan sosial kemasyarakatan yang memberi manfaat luas bagi warga sekitar. “Saya sangat mengapresiasi Masjid Al Furqan ini. Masjid ini bukan sekadar tempat salat atau ibadah saja, tetapi juga aktif dengan berbagai kegiatan sosial seperti kongsi kematian, majelis taklim, majelis yasin, hingga kegiatan ekonomi masyarakat. Hal seperti ini perlu dipertahankan dan terus dikembangkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, DPRD Sumatera Barat siap menjalin kerja sama dengan masyarakat dan pengurus masjid, salah satunya melalui kegiatan reses agar aspirasi masyarakat dapat tersampaikan secara langsung. “Kami sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat tentu bisa bekerja sama ke depan. Salah satunya melalui kegiatan reses, sehingga masyarakat bisa lebih mudah menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka,” katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, salah satu fokus program yang diperjuangkannya adalah pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia mengajak masyarakat, baik bapak-bapak, ibu-ibu, maupun generasi muda yang memiliki usaha kecil untuk membentuk kelompok usaha agar dapat bekerja sama dengan pemerintah. “Salah satu program yang kami dorong adalah pemberdayaan UMKM. Bagi bapak-bapak, ibu-ibu dan anak-anak muda yang punya usaha kecil, silakan membentuk kelompok usaha. Nanti kita bisa bekerja sama untuk mengembangkan usaha tersebut,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir masyarakat dalam membangun ekonomi. Menurutnya, program pemberdayaan yang dilakukan tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mendorong perubahan cara berpikir agar masyarakat lebih produktif. “Program kita juga fokus mengubah mindset atau cara berpikir. Orang yang sebelumnya tidak mau bekerja menjadi mau bekerja. Yang sudah punya usaha didorong agar mampu mengelola usahanya dengan baik sehingga bisa naik kelas, dari UMKM menjadi pengusaha yang lebih besar ke depan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan makna Ramadan sebagai bulan yang penuh hikmah, terutama karena pada bulan inilah Al-Qur’an diturunkan sebagai pedoman hidup bagi umat Islam. “Tentu karena ini suasana Ramadan, kita juga mengingat bahwa salah satu hikmah terbesar Ramadan adalah turunnya Al-Qur’an. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus kita jadikan pedoman dalam kehidupan, termasuk dalam membangun kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah dan DPRD siap bermitra dengan masyarakat, khususnya dalam bidang pembangunan dan pemberdayaan ekonomi, agar kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat. "Kami siap bermitra dengan bapak dan ibu, apalagi untuk pembangunan dan pemberdayaan," ujarnya. (*)

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Serahkan Al-Qur’an untuk Anak Pemenang Lomba Ramadan di Masjid Al Furqan, Beri Motivasi Empat Kunci Sukses    
Sabtu, Maret 07, 2026

On Sabtu, Maret 07, 2026

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Serahkan Al-Qur’an untuk Anak Pemenang Lomba Ramadan di Masjid Al Furqan, Beri Motivasi Empat Kunci Sukses
Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi bersama para pemuncak dan jamaah Masjid Al Furqan, Kelurahan Lubuk BuayKamis (5/3/2026).

BENTENGSUMBAR.COM
– Dukungan terhadap kegiatan keagamaan di Masjid Al Furqan, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah terus mengalir. Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, menyerahkan 15 Al-Qur’an kepada anak-anak yang berhasil meraih juara dalam berbagai lomba yang digelar untuk memeriahkan kegiatan di bulan suci Ramadan, Kamis (5/3/2026).

Penyerahan Al-Qur’an tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar generasi muda semakin mencintai Al-Qur’an dan aktif dalam kegiatan keagamaan di masjid. Dalam kesempatan itu, Muhidi juga memberikan motivasi kepada anak-anak dan remaja yang hadir tentang kunci meraih kesuksesan di masa depan. Ia menyampaikan bahwa ada empat syarat utama untuk sukses di dunia. “Pertama adalah menambah ilmu. Ilmu apa saja silakan dipelajari, yang penting bermanfaat. Dengan ilmu kita tahu apa yang harus dilakukan. Tanpa ilmu kita tidak bisa berbuat apa-apa,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa ilmu tidak akan datang dengan sendirinya, tetapi harus dijemput dengan kesungguhan. Anak-anak diminta rajin belajar, disiplin, dan memanfaatkan kesempatan pendidikan yang saat ini semakin terbuka luas. “Dulu para ulama berjalan ratusan kilometer untuk berguru. Sekarang kita sangat beruntung, pendidikan dari SD, SMP hingga SMA sudah difasilitasi secara gratis. Ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” katanya.

Syarat kedua, lanjut Muhidi, adalah memiliki skill atau keterampilan. Menurutnya, keterampilan sangat penting agar seseorang mampu bekerja atau bahkan membuka usaha sendiri. Ia mencontohkan siswa di SMK yang sudah memiliki kemampuan membuat berbagai produk, seperti kue yang berkualitas. Dengan keterampilan tersebut, lulusan sekolah vokasi bahkan bisa langsung membuka usaha setelah tamat sekolah. “Skill itu adalah kemampuan seseorang melakukan pekerjaan dengan baik. Kalau kita punya keterampilan, peluang untuk sukses akan semakin besar,” jelasnya.

Syarat ketiga adalah kesungguhan dan kerja keras. Muhidi menceritakan pengalamannya sejak kecil yang harus membantu orang tua bekerja. “Pepatah Minang mengatakan, barakik-rakik ka hulu, baranang-ranang ka tepian; bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Waktu SD saya sudah mencangkul di sawah. Saat SMP, ayah saya tukang kayu dan saya membantu mengatam kayu sepulang sekolah. Bahkan ketika SMA, saya juga bekerja di pabrik karet,” ungkapnya.

Menurutnya, siapa pun yang bersungguh-sungguh dalam berjuang, suatu saat akan merasakan hasil dari perjuangan tersebut. Saat ini, kata Muhidi, pemerintah juga terus mendorong program pemberdayaan generasi muda melalui berbagai pelatihan, termasuk program hilirisasi pertanian bagi anak muda yang telah lulus kuliah tetapi belum mendapatkan pekerjaan. “Mereka kita latih selama seminggu, kemudian kita bantu dengan modal usaha agar bisa mandiri,” jelasnya.

Syarat terakhir adalah menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain. Ia menegaskan bahwa sebaik-baik manusia adalah mereka yang memberi manfaat bagi sesama. “Siapapun kita, dalam kondisi apa pun, harus bisa memberikan manfaat kepada orang lain. Itulah nilai penting yang harus kita tanamkan sejak dini,” tuturnya.

Muhidi berharap kegiatan keagamaan di Masjid Al Furqan terus berkembang dan menjadi wadah pembinaan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak mulia. “Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga tempat membangun karakter dan masa depan generasi muda,” pungkasnya. (*)

Safari Ramadan di Mentawai, Wagub Sumbar Serahkan Bantuan dan Tekankan Percepatan Pembangunan    
Sabtu, Maret 07, 2026

On Sabtu, Maret 07, 2026

Safari Ramadan di Mentawai, Wagub Sumbar Serahkan Bantuan dan Tekankan Percepatan Pembangunan
Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Ummul Mukminin, Desa Mara, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Jumat (6/3/2026). 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumbar yang bertujuan mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus menjadi ruang bagi pemerintah untuk mendengar langsung berbagai aspirasi masyarakat di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Vasko menegaskan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Mentawai menjadi salah satu fokus perhatiannya bersama Gubernur Mahyeldi Ansharullah. Oleh karena itu, pemerintah provinsi akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah kabupaten agar berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih optimal. Menurutnya, sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten menjadi kunci penting dalam mempercepat pembangunan daerah, terutama di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.

Ia juga menyampaikan bahwa pada tahun ini Kabupaten Kepulauan Mentawai mendapatkan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp108 miliar dari pemerintah pusat. Tambahan anggaran tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong percepatan pembangunan, terutama dalam peningkatan infrastruktur serta pengembangan sektor pariwisata yang menjadi potensi unggulan Mentawai. “Tambahan anggaran ini menjadi peluang untuk mempercepat pembangunan di Mentawai. Infrastruktur jalan perlu terus ditingkatkan agar konektivitas semakin baik, sekaligus mendukung pengembangan pariwisata yang menjadi salah satu kekuatan daerah ini,” ujar Vasko.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada pengurus masjid dan masyarakat. Bantuan yang diserahkan berupa dana hibah Safari Ramadan sebesar Rp50 juta dari Pemerintah Provinsi Sumbar untuk Masjid Ummul Mukminin. Selain itu, turut disalurkan bantuan dari Bank Nagari sebesar Rp10 juta, bantuan untuk petugas masjid dari Badan Amil Zakat Nasional sebesar Rp3 juta, serta bantuan bagi lima orang fakir miskin berupa uang tunai. Tidak hanya itu, juga diserahkan bantuan perlengkapan sekolah bagi anak-anak berupa 50 paket alat tulis yang berasal dari Danantara sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan di daerah tersebut.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Mentawai dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Sumbar terhadap pembangunan di daerahnya. Ia menilai sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten sangat penting untuk mempercepat pembangunan daerah, khususnya dalam sektor infrastruktur, ekonomi, dan pariwisata, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Mentawai.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kepulauan Mentawai, Ketua DPRD Kepulauan Mentawai, anggota DPRD Mentawai, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala DPMPTSP, Kepala Dinas ESDM, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Biro Umum, Kepala Biro Kesra, sejumlah pejabat OPD yang mewakili, serta Direktur Utama Bank Nagari. (adpsb/rmz/bud)

Gubernur Mahyeldi Dukung Pembatasan Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun    
Sabtu, Maret 07, 2026

On Sabtu, Maret 07, 2026

Gubernur Mahyeldi Dukung Pembatasan Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk melindungi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif di ruang digital. Hal tersebut disampaikan Mahyeldi saat menghadiri Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumbar di Masjid Raya Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Jumat (7/3/2026) malam.

Mahyeldi menilai, pembatasan akses media sosial merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga masa depan generasi muda agar tetap tumbuh dengan karakter yang kuat, berakhlak, dan memiliki fokus dalam menempuh pendidikan. “Jangan sampai hal-hal yang dapat merusak masa depan anak-anak kita dibiarkan begitu saja. Ini harus kita kendalikan bersama, baik oleh orang tua, sekolah, maupun masyarakat,” ujar Mahyeldi.

Ia menjelaskan, kebijakan pembatasan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 yang merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS). Menurut Mahyeldi, langkah perlindungan terhadap anak-anak dari dampak negatif teknologi juga mulai diterapkan di lingkungan sekolah, salah satunya melalui kebijakan yang tidak memperbolehkan siswa membawa telepon genggam ke dalam kelas. “Sekarang di sekolah kita juga mulai mengendalikan penggunaan HP. Anak-anak tidak diperbolehkan membawa telepon genggam ke dalam kelas agar mereka bisa lebih fokus belajar,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mahyeldi juga memberikan motivasi kepada para pelajar tingkat SD, SMP hingga SMA/SMK yang mengikuti berbagai kegiatan Ramadan di masjid tersebut. Ia bahkan menyerahkan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka dalam belajar dan beribadah. 

Pada kesempatan itu pula, Pemerintah Provinsi Sumbar menyerahkan berbagai bantuan untuk mendukung kegiatan masjid dan masyarakat. Bantuan yang disalurkan antara lain Rp50 juta dari Pemprov Sumbar, 40 buah Al-Qur’an, bantuan Rp10 juta dari Bank Nagari, serta bantuan Rp12,5 juta melalui Dinas Pendidikan. Selain itu, BAZNAS Sumbar juga memberikan bantuan Rp3 juta untuk petugas masjid serta program pendidikan senilai Rp1,706 miliar bagi 1.706 siswa di Kota Padang yang diserahkan secara simbolis kepada Penjabat Sekretaris Daerah Kota Padang.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kota Padang, Raju Minropa yang hadir mewakili Wali Kota Padang menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan Pemerintah Provinsi Sumbar sekaligus mengapresiasi perhatian pemerintah provinsi terhadap masyarakat Kota Padang. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumbar dalam penanganan bencana yang terjadi pada November dan Desember lalu.

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Raya Limau Manis, Jasman menjelaskan bahwa pengurus masjid tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial serta pembinaan karakter masyarakat. Menurutnya, pengurus masjid berkomitmen memastikan tidak ada anak-anak di kawasan Limau Manis yang putus sekolah karena keterbatasan biaya, bahkan membantu secara langsung jika ada anak yang membutuhkan perlengkapan sekolah. “Alhamdulillah, dari Masjid Raya Limau Manis juga lahir beberapa juri MTQ tingkat Sumbar. Kami juga terus membina karakter anak-anak melalui program Smart Surau,” ujar Jasman. (adpsb/cen/bud)

Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Safari Ramadan di Mentawai, Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid dan Kembangkan Pariwisata    
Sabtu, Maret 07, 2026

On Sabtu, Maret 07, 2026

Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Safari Ramadan di Mentawai, Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid dan Kembangkan Pariwisata
Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasko Ruseimy. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasko Ruseimy melaksanakan Safari Ramadan di Kabupaten Kepulauan Mentawai yang dipusatkan di Masjid Maitut Taqwa, Desa Sido Makmur, Kecamatan Sipora Utara, Jumat (6/3/2026). 

Kegiatan Safari Ramadan tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Sumbar untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program pembangunan daerah, khususnya di wilayah kepulauan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Vasko Ruseimy menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat dan pengurus masjid. Bantuan tersebut berupa dana hibah Safari Ramadan sebesar Rp25 juta untuk Masjid Maitut Taqwa, paket Al-Qur’an, serta 100 paket perlengkapan sekolah untuk Anak Indonesia yang merupakan bantuan dari Danantara Indonesia.

Dalam sambutannya, Vasko mengajak masyarakat untuk bersama-sama memakmurkan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial di tengah kehidupan masyarakat. Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga harus menjadi pusat pembinaan umat, memperkuat ukhuwah, serta menjadi ruang pembinaan generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak dan berilmu. “Masjid harus hidup dengan berbagai kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat. Dari sinilah nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan pembinaan generasi muda dapat terus diperkuat,” ujar Vasko.

Selain itu, ia juga menyinggung potensi besar sektor pariwisata yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Mentawai yang telah dikenal dunia, terutama sebagai destinasi wisata bahari bagi para peselancar. Menurut Vasko, potensi tersebut perlu terus dikembangkan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan agar mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan perekonomian masyarakat. “Mentawai memiliki potensi pariwisata yang luar biasa. Jika dikelola dengan baik dan didukung bersama, sektor ini bisa menjadi kekuatan ekonomi daerah yang memberi manfaat besar bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu Bupati Kepulauan Mentawai, Dr. Rinto Wardana, S.H., M.H dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wakil Gubernur Sumbar beserta rombongan dalam rangka Safari Ramadan di daerah tersebut. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai siap terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumbar dalam memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat sekaligus mendorong pengembangan sektor pariwisata daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kepulauan Mentawai, Wakil Bupati Kepulauan Mentawai, anggota DPRD Mentawai, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Biro Umum, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Direktur PLN, serta sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah lainnya. (adpsb/rmz/bud)