HEADLINE
Usai Benamkan GMR FC, Joni Efendi Tekankan Evaluasi dan Mental Juara    
Senin, Februari 09, 2026

On Senin, Februari 09, 2026

Usai Benamkan GMR FC, Joni Efendi Tekankan Evaluasi dan Mental Juara
PSP Padang sukses mengamankan kemenangan 1-0 atas GMR FC dalam putaran  Liga 4 Sumbar. 

BENTENGSUMBAR.COM
- PSP Padang sukses mengamankan kemenangan 1-0 atas GMR FC dalam putaran  Liga 4 Sumbar yang digelar di Stadion Utama Sumbar, Lubuk Alung, Padang Pariaman, Kamis (5/2/2026). Meski meraih tiga poin, Pelatih Kepala PSP Padang, Joni Efendi, menilai pertandingan berjalan tidak mudah.

“Alhamdulillah kita menang 1-0. Babak pertama GMR cukup ngotot dan bertahan, sehingga PSP kesulitan membongkar,” ujar Coach Joni Efendi seusai laga. 

Perubahan strategi di babak kedua akhirnya membuahkan gol kemenangan. Namun demikian, ia menegaskan masih ada hal yang perlu dievaluasi. 

“Kendala kita hari ini kurang sabar menekan dan kurang banyak masuk ke daerah lawan. Ini jadi evaluasi ke depan,” tambahnya. 

Terkait rotasi pemain, Coach Joni menjelaskan langkah tersebut dilakukan karena padatnya jadwal. 

"Sudah masuk game kelima. Kalau pemain itu-itu saja diturunkan, risikonya cedera,” jelasnya. 

Ia juga menanamkan mental kemenangan kepada para pemain. 

"Setiap pertandingan adalah laga final. Skor berapa pun tidak masalah, yang penting menang. Biasakan kemenangan jadi kebiasaan,” tegasnya.

Menanggapi kartu merah yang diterima Syarif Hidayatullah, Coach Joni mengingatkan pentingnya disiplin. 

"Saya sudah evaluasi ke pemain, jangan pernah menyinggung lawan, kawan, maupun wasit. Tolong hargai itu semua,” pungkasnya.

Dengan kemenangan ini, PSP Padang terus menjaga konsistensi performa dan semakin memantapkan langkah di papan atas klasemen Liga 4 Sumatera Barat.(Viqi / Charlie / Heru)

Menang Tipis Atas GMR FC, PSP Terus Pimpin Klasemen    
Senin, Februari 09, 2026

On Senin, Februari 09, 2026

Menang Tipis Atas GMR FC, PSP Terus Pimpin Klasemen
PSP Padang kembali menunjukkan konsistensinya di ajang Liga 4 Sumatera Barat usai meraih kemenangan tipis 1-0 atas GMR FC. 

BENTENGSUMBAR.COM
- PSP Padang kembali menunjukkan konsistensinya di ajang Liga 4 Sumatera Barat usai meraih kemenangan tipis 1-0 atas GMR FC. Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Sumbar, Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (5/2/2026), berlangsung ketat hingga peluit panjang tanda usainya pertandingan dibunyikan. 

Pada babak pertama, skuad asuhan Coach Joni Efendi tampil sabar dan tenang dalam membangun serangan. PSP Padang lebih banyak menguasai jalannya pertandingan dengan aliran bola yang rapi, namun solidnya barisan pertahanan GMR FC membuat sejumlah peluang tak berbuah gol. Hingga turun minum, skor kacamata 0-0 tetap tak berubah. 

Memasuki babak kedua, intensitas serangan PSP Padang semakin meningkat. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-63 melalui aksi Gibran Tito Kurniawan. 

Menyisir dari sisi kanan penyerangan Gibran berhasil melepaskan tembakan yang tak mampu dibendung kiper GMR FC. Skor 1-0 untuk PSP Padang.

Petaka sempat menghampiri PSP Padang di menit ke-84. Syarif Hidayatullah harus meninggalkan lapangan setelah diganjar kartu merah. 

Berawal dari pelanggaran yang berbuah kartu kuning, Syarif kembali menerima kartu kuning kedua akibat protes keras kepada wasit. 

Meski bermain dengan 10 pemain di sisa waktu pertandingan, PSP Padang mampu menjaga keunggulan hingga laga usai. 

Skor 1-0 memastikan tiga poin penting tetap berada di tangan tim berjuluk Pandeka Minang.

Tambahan tiga poin ini semakin memperpanjang rekor tak terkalahkan PSP Padang sekaligus mengokohkan posisi mereka di papan atas klasemen sementara Liga 4 Sumatera Barat. (Viqi / Charlie / Heru)

PWI Sumbar Apresiasi Pelayanan Gubernur dan Kadishub Banten    
Senin, Februari 09, 2026

On Senin, Februari 09, 2026

PWI Sumbar Apresiasi Pelayanan Gubernur dan Kadishub Banten
Gubernur Banten Andra Soni ketika menerima Ketua PWI Sumbar Widya Navies dan rombongan dari Sumbarm

BENTENGSUMBAR.COM
- PWI Sumbar mengapresiasi pelayanan dan fasilitas yang diberikan Gubernur dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten, selama mengikuti Hari Pers Nasional (HPN) di Kota Serang dari tanggal 6 hingga 9 Februari 2026.

Hal itu terungkap pada acara pelepasan rombongan PWI Sumbar kembali ke Kota Padang, Senin, 9 Februari 2026.

"Apresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Gubernur Andra Soni dan Kadishub yang telah memberikan pelayanan terbaik untuk rombongan PWI Sumbar," kata Ketua PWI Sumbar Widya Navies. 

Pada kesempatan itu, Widya Navies didampingi Ketua DKP PWI Sumbar Zul Effendi, Sekretaris Firdaus Abie, Ketua Rombongan Sawir Pribadi dan semua anggota PWI yang mengikuti HPN 2026.

"Seharusnya kami yang minta maaf kepada Pak Gubernur dan Kadishub kalau ada salah janggal kami selama di Kota Serang ini," ungkap Widya Navies. 

Sebelumnya, Kadishub Tri Nurtopo meminta maaf atas kekurangan yang dirasakan rombongan PWI selama berada di Kota Serang. 

"Pak Gubernur juga menyampaikan salam dan kami minta maaf kalau ada kekurangan yang dirasakan Bapak/Ibu selama di sini," katanya. (*)

Serius Berantas Korupsi, Alasan Terbesar Masyarakat Puas Kinerja Setahun Prabowo    
Senin, Februari 09, 2026

On Senin, Februari 09, 2026

Serius Berantas Korupsi, Alasan Terbesar Masyarakat Puas Kinerja Setahun Prabowo
Survei dilakukan pada 15–21 Januari 2026, atau sekitar satu tahun tiga bulan sejak Presiden Prabowo Subianto dilantik pada 20 Oktober.

BENTENGSUMBAR.COM
- Tingkat kepuasan publik (approval rating) terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen, berdasarkan hasil survei nasional Indikator Politik Indonesia. Keseriusan pemerintah dalam pemberantasan korupsi menjadi faktor utama yang mendorong tingginya tingkat kepuasan tersebut.

Survei dilakukan pada 15–21 Januari 2026, atau sekitar satu tahun tiga bulan sejak Presiden Prabowo dilantik pada 20 Oktober. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 1.220 responden dengan metode simple random sampling. Survei ini memiliki margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Peneliti utama sekaligus pendiri Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan tingkat kepuasan tersebut tergolong sangat tinggi jika dibandingkan dengan periode awal pemerintahan presiden-presiden sebelumnya.

“Kalau dijumlahkan antara responden yang menyatakan sangat puas dan cukup puas, angkanya mencapai 79,9 persen. Ini sangat tinggi untuk ukuran approval rating seorang presiden,” ujar Burhanuddin saat memaparkan hasil surveinya secara daring, Minggu (8/2).

Burhanuddin menjelaskan, ketika responden yang menyatakan puas ditanya mengenai alasan kepuasan mereka, pemberantasan korupsi muncul sebagai faktor paling dominan. “Kalau ditanya apa yang membuat mereka puas, alasan utamanya adalah memberantas korupsi,” ujarnya.

Ia menambahkan, temuan ini menunjukkan adanya pergeseran persepsi publik terhadap Presiden Prabowo. “Sebelumnya, Pak Prabowo lebih banyak dipersepsikan sebagai sosok yang tegas. Namun sejak Oktober 2025, variabel yang paling menentukan kepuasan di kalangan pendukungnya adalah pemberantasan korupsi,” kata Burhanuddin.

Selain agenda antikorupsi, faktor lain yang turut menopang kepuasan publik adalah seringnya pemerintah menyalurkan bantuan kepada masyarakat, terutama di tengah berbagai dinamika nasional sepanjang 2025.

Menurut Burhanuddin, tingginya tingkat kepuasan publik juga tidak terlepas dari modal politik Presiden Prabowo yang kuat sejak awal pemerintahan. Namun demikian, ia menegaskan bahwa konsistensi dalam agenda pemberantasan korupsi akan menjadi faktor kunci dalam menjaga penilaian publik ke depan.

“Evaluasi publik ini harus dijaga. Kalau tidak bisa diterjemahkan dalam dukungan politik yang berkelanjutan, tentu akan menjadi persoalan tersendiri,” pungkasnya. (*)

KPK Pastikan Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Pembangunan Stadion di Provinsi Jambi    
Senin, Februari 09, 2026

On Senin, Februari 09, 2026

KPK Pastikan Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Pembangunan Stadion di Provinsi Jambi
Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, laporan masyarakat menjadi salah satu pintu masuk yang ampuh bagi KPK untuk menindaklanjuti adanya dugaan tindak pidana korupsi. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat, berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi. Hal ini setelah KPK menerima aduan yang berkaitan dengan praktik rasuah pembangunan Stadion Jambi Swarna Bhumi.

"Laporan masyarakat menjadi salah satu pintu masuk yang ampuh bagi KPK untuk menindaklanjuti adanya dugaan tindak pidana korupsi. Hal ini terlihat dari masifnya beberapa peristiwa tertangkap tangan yang bermula dari aduan masyarakat," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo dikonfirmasi, Senin (9/2).

Pelaporan itu dilayangkan oleh sekelompok masyarakat yang menamakan Amanah Rakyat Indonesia. Mereka mengadukan pembangunan proyek stdion pada Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Provinsi Jambi. 

Pelaksanaan proyek yang berlokasi di Kabupaten Muaro Jambi itu dilakukan oleh PT SCM dengan nilai kontrak Rp 244.997.582.000 dengan masa pekerjaan penyelesaian pekerjaan selama 690 hari.

KPK menyampaikan apresiasi atas peran serta dan kontribusi nyata melalui saluran pengaduan ini. Ia memastikan, setiap aduan akan ditindaklanjuti dengan memverifikasi validitas informasi dan data yang disampaikan.

Tim selanjutnya akan menelaah dan menganalisis, apakah laporan aduan termasuk dalam unsur-unsur dugaan tindak pidana korupsi dan menjadi kewenangan KPK atau bukan.

"Untuk pengayaan informasinya, tim juga secara proaktif melakukan pulbaket," tegasnya.

Ia menekankan, tindak lanjut dari aduan masyarakat bisa bermuara pada upaya penindakan, pencegahan, pendidikan, atau koordinasi supervisi dengan pemangku kepentingan terkait.

Menurutnya, aduan masyarakat yang masuk dalam klasifikasi informasi dikecualikan atau tertutup. Sehingga untuk menjaga kerahasiaannya, KPK tidak membuka identitas pelapor dan substansi pelaporan, termasuk dalam mengonfirmasi setiap laporan aduan yang diterima.

"Sebagai bentuk akuntabilitas, KPK menyampaikan setiap progresnya, khusus hanya kepada pihak pelapor," pungkasnya. (*) 

Sumber: Jawapos.com

KPK Telusuri Aset Ridwan Kamil hingga Luar Negeri    
Senin, Februari 09, 2026

On Senin, Februari 09, 2026

KPK Telusuri Aset Ridwan Kamil hingga Luar Negeri
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga terdapat aset milik mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, di luar wilayah Jawa Barat hingga luar negeri. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga terdapat aset milik mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, di luar wilayah Jawa Barat hingga luar negeri. 

Aset tersebut diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi dana nonbudgeter Bank bjb.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa penyidik masih menelusuri aktivitas Ridwan Kamil, baik dalam kapasitasnya sebagai gubernur maupun sebagai individu, di dalam dan luar negeri. 

KPK juga mendalami kepemilikan aset-aset tersebut, termasuk kemungkinan penggunaan nama pihak lain.

"Nah juga kami mendalami terkait dengan aset-aset ini. Tidak hanya di Jawa Barat, di wilayah lain juga terbuka kemungkinan di negara-negara lain," kata Budi kepada wartawan, Senin, 9 Februari 2026.

Saat ini, KPK telah memasuki klaster dua  dengan membidik Ridwan Kamil dalam pengembangan kasus dugaan korupsi dana iklan Bank bjb.

Penyidik telah menggeledah rumah Ridwan Kamil di Bandung pada 10 Maret 2025.

Dari pemeriksaan itu menyita dokumen dan barang bukti elektronik (BBE), satu unit sepeda motor Royal Enfield, dan  satu unit mobil Mercedes-Benz. 

Selain itu, KPK menggeledah 11 lokasi lain dan menyita berbagai barang bukti berupa dokumen, deposito senilai Rp70 miliar, kendaraan roda dua dan empat, serta aset tanah dan bangunan.

Pada 13 Maret 2025, KPK menetapkan lima tersangka, yaitu:

1. Yuddy Renaldi selaku Direktur Utama Bank bjb
2. Widi Hartono selaku Pimpinan Divisi Corsec Bank bjb
3. Ikin Asikin Dulmanan selaku Pemilik agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri
4. Suhendrik selaku Pemilik agensi BSC dan Wahana Semesta Bandung Ekspres
5. Sophan Jaya Kusuma selaku Pemilik agensi Cipta Karya Mandiri Bersama dan Cipta Karya Sukses Bersama

Pada periode 2021 hingga pertengahan 2023, Bank bjb mengalokasikan belanja promosi sebesar Rp409 miliar melalui enam agensi yang ditunjuk tidak sesuai dengan aturan pengadaan internal bank.

Rincian nilai kerja sama agensi:

PT CKMB: Rp41 miliar
PT CKSB: Rp105 miliar
PT AM: Rp99 miliar
PT CKM: Rp81 miliar
PT BSCA: Rp33 miliar
PT WSBE: Rp49 miliar

Dari total anggaran tersebut, hanya sekitar Rp100 miliar yang sesuai dengan pekerjaan riil.

Setelah dikurangi pajak, negara mengalami kerugian sebesar Rp222 miliar.

Dana markup Rp222 miliar tersebut digunakan sebagai dana nonbudgeter Bank bjb berdasarkan kesepakatan antara para tersangka. (*) 

Sumber: RMOL

Polisi bakal Periksa Ahli sebelum Tentukan Unsur Pidana dalam Kasus Mens Rea    
Senin, Februari 09, 2026

On Senin, Februari 09, 2026

Polisi bakal Periksa Ahli sebelum Tentukan Unsur Pidana dalam Kasus Mens Rea
Polda Metro Jaya akan memeriksa saksi ahli sebelum menentukan unsur pidana dalam kasus dugaan penistaan agama hingga ujaran kebencian terkait materi Stand Up Comedy ‘Mens Rea’ Pandji Pragiwaksono.

BENTENGSUMBAR.COM
- Polda Metro Jaya akan memeriksa saksi ahli sebelum menentukan unsur pidana dalam kasus dugaan penistaan agama hingga ujaran kebencian terkait materi Stand Up Comedy ‘Mens Rea’ Pandji Pragiwaksono.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, keterangan para ahli dibutuhkan untuk mengetahui adanya unsur pidana pada kasus tersebut ini.

“Langkah selanjutnya, penyidik akan melakukan pemeriksaan para ahli. Setelah seluruh rangkaian pengumpulan fakta dinilai cukup, penyelidik akan melakukan gelar perkara, untuk menilai apakah peristiwa tersebut memenuhi unsur pidana,” kata Budi, Senin (9/2/2026).

Nantinya, kata dia, kepolisian bakal meningkatkan status perkara menjadi penyidikan apabila ditemukan unsur pidana. Sebaliknya, jika tidak ditemukan unsur pidana dalam pelaporan terkait pertunjukan stand up comedy Mens Rea itu, maka pengusutan bakal dihentikan.

“(Setelah gelar perkara) dan dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan atau tidak,” ujar dia.

Sebagai informasi, Pandji Pragiwaksono sendiri telah memberikan klarifikasinya kepada Polda Metro Jaya terkait konten Mens Rea tersebut pada Jumat (6/2/2026) lalu.

Ia menyatakan, siap jika diajak untuk berdialog dengan para Pelapor kasus dugaan penistaan agama dalam program Mens Rea. 

Pasalnya, sangkaan itu terjadi karena adanya sebuah kesalahpahaman atas makna yang disampaikan dalam pernyataannya itu. (*) 

Sumber: iNews. id