HEADLINE
Wako Fadly Amran Menerima Kunjungan Pengurus Yayasan UNIDHA    
Rabu, Maret 04, 2026

On Rabu, Maret 04, 2026

Wako Fadly Amran Menerima Kunjungan Pengurus Yayasan UNIDHA
Wali Kota Padang Fadly Amran menerima kunjungan Pengurus Yayasan Universitas Dharma Andalas (UNIDHA). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wali Kota Padang Fadly Amran menerima kunjungan Pengurus Yayasan Universitas Dharma Andalas (UNIDHA) di Kediaman Resmi Wali Kota, Rabu (4/3/2026).

Pertemuan ini membahas rencana pengembangan fasilitas kampus berupa pembangunan gedung perkuliahan tujuh lantai.

Ketua Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Dharma Andalas, Prof. Dr. Herri, menyampaikan pembangunan direncanakan dimulai pada Maret 2026. Pihak yayasan berharap dukungan Pemerintah Kota Padang, terutama terkait proses perizinan dan perbaikan drainase di sekitar kawasan kampus.

“Kami berharap dukungan dan sinergi dari Pemerintah Kota Padang agar proses perizinan dapat berjalan lancar, termasuk penanganan drainase di sekitar kampus demi mendukung kenyamanan aktivitas akademik,” ujarnya.

Fadly Amran menegaskan bahwa Pemerintah Kota Padang mendukung penuh pembangunan fasilitas pendidikan ini. Namun ia mengingatkan, agar setiap rencana pembangunan harus tetap mengacu pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Padang.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada UNIDHA yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas dan fasilitas pendidikan. Terkait drainase di sekitar kampus, Pemerintah Kota Padang siap menindaklanjuti melalui dinas terkait,” tegasnya.

Pertemuan ini juga dihadiri Pembina Yayasan Ranah Minang yang menaungi STIKes Ranah Minang Padang, yang turut menyampaikan permohonan perbaikan infrastruktur drainase di kawasan pendidikan tersebut. (*)

Kepala BKN, Prof. Zudan: Suksesi Pejabat Bisa Lebih Cepat dengan Manajemen Talenta    
Rabu, Maret 04, 2026

On Rabu, Maret 04, 2026

Kepala BKN, Prof. Zudan: Suksesi Pejabat Bisa Lebih Cepat dengan Manajemen Talenta
Pembukaan tahapan asesmen seleksi JPT Utama BSN, Senin (23/02/2026) di Kantor BKN Pusat, Jakarta.

BENTENGSUMBAR.COM
- Dalam proses asesmen sebagai tahapan seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Utama di lingkungan Badan Standardisasi Nasional (BSN) yang dilaksanakan Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kepala BKN, Prof. Zudan, menilai bahwa pengisian jabatan strategis tidak lagi bisa dilakukan secara konvensional, melainkan harus berbasis pada manajemen talenta yang terukur dan berkelanjutan. 

Oleh karena itu, menurutnya, sistem seleksi JPT perlu disempurnakan dengan penerapan manajemen talenta secara menyeluruh.

“BKN terus menyempurnakan sistem seleksi JPT agar benar-benar mampu memilih pejabat yang tepat pada posisi yang tepat. Sistem seleksi untuk memilih pejabat yang tepat dalam posisinya terus kita kembangkan dengan menggunakan manajemen talenta. Ini menjadi instrumen penting untuk mewadahi kader-kader terbaik sesuai kebutuhan dan spesifikasi jabatan," ungkapnya dalam pembukaan tahapan asesmen seleksi JPT Utama BSN, Senin (23/02/2026) di Kantor BKN Pusat, Jakarta.

Prof. Zudan juga menjelaskan dengan sistem manajemen talenta yang matang akan mempercepat proses pengisian jabatan tanpa mengorbankan kualitas. 

Ketika sistem ini sudah terbentuk secara optimal, Prof. Zudan sebut pengisian jabatan dapat berlangsung lebih cepat karena proses suksesor telah dipersiapkan secara berjenjang. 

“Kalau kepala jabatan kosong minggu ini, minggu depan seharusnya sudah bisa dilantik. Karena suksesornya sudah disiapkan secara sistematis dan berkelanjutan,” ujarnya optimistis.

Dalam proses asesmen yang ditangani oleh Tim Asesmen BKN lewat Pusat Penilaian Kompetensi ASN, para kandidat ini akan menjalani lima instrumen penilaian utama, yakni psikotes, analisis kasus, Leaderless Group Discussion (LGD), dan presentasi. Seluruh tahapan dirancang untuk mengukur kompetensi teknis, manajerial, sosial kultural, hingga potensi kepemimpinan strategis. 

Tahapan asesmen ini sendiri akan berlangsung mulai 23 s.d 24 Februari 2026. 

Proses asesmen BKN akan memastikan seleksi JPT Utama tidak hanya memenuhi prosedur administratif, tetapi benar-benar menghasilkan pemimpin yang profesional dan berintegritas sesuai kebutuhan organisasi dan reformasi birokrasi. (*)

15 KK Korban Bencana Hidrometeorologi di Pariaman Terima Bantuan Stimulan Kemensos RI    
Rabu, Maret 04, 2026

On Rabu, Maret 04, 2026

15 KK Korban Bencana Hidrometeorologi di Pariaman Terima Bantuan Stimulan Kemensos RI
Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Sosial menyerahkan bantuan stimulant bagi masyarakat Kota Pariaman. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Sosial menyerahkan bantuan stimulant bagi masyarakat Kota Pariaman yang tertimpa musibah pasca bencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir bulan November 2025 lalu. 

Bantuan yang disalurkan oleh PT.Pos Indonesia Cabang Pariaman sebagai penyalur yang ditunjuk oleh Kementerian Sosial RI tersebut, diberikan secara simbolis oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad kepada 15 Kepala Keluarga Penerima Manfaat yang terdampak bencana tersebut, bertempat di ruang rapat walikota Balaikota Pariaman, Rabu (4/3/2026).

“Alhamdulillah Bapak/Ibu yang terdampak banjir dan longsor hari ini mendapatkan bantuan dari Kemensos  RI masing-masing sebesar delapan juta rupiah. Uang delapan juta rupiah ini gunanya untuk  isian rumah sebesar tiga juta rupiah dan untuk pemulihan ekonomi sebesar lima juta rupiah,” ujar Yota Balad. 

Menurut Yota Balad, bantuan Stimulan Sosial Ekonomi (BSSE) Tahun 2026 dari pemerintah pusat ini, merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah pusat dalam membantu masyarakat bangkit dan kembali produktif pasca ditimpa musibah bencana.

“Untuk isian rumah sebesar tiga juta rupiah Bapak/Ibu bisa pergunakan buat membeli perabotan rumah tangga yang telah rusak, hilang, atau hanyut akibat bencana. Sedangkan uang yang lima juta rupiah untuk pemulihan ekonomi bisa dijadikan modal untuk memulai usaha guna memperkuat ekonomi keluarga,” terangnya.

“Dengan adanya bantuan ini tujuan pemerintah untuk mendukung ketahanan pangan, pemulihan korban bencana, membantu korban melanjutkan usaha kecil, membantu kelayakan dasar tempat tinggal (isi hunian) bagi korban bencana, serta mendorong kemandirian ekonomi dan fungsi sosial korban bencana akan tercapai,” jelas Yota Balad.

Pada kesempatan tersebut Yota Balad juga sampaikan ucapan terima kasih kepada Kemensos RI yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat Kota Pariaman dan  menghimbau  masyarakat penerima manfaat agar dapat menggunakan bantuan tersebut sesuai peruntukannya. (si/at)

Rakor Persiapan Lomba Dasawisma dan Gerakan PKK Tingkat Provinsi, Ini Pesan Wako Pariaman    
Rabu, Maret 04, 2026

On Rabu, Maret 04, 2026

Rakor Persiapan Lomba Dasawisma dan Gerakan PKK Tingkat Provinsi, Ini Pesan Wako Pariaman
Tim Penggerak PKK Kota Pariaman menggelar Rapat  Kordinasi bersama Kepala OPD, Kepala Badan, Camat, Kepala Desa/Lurah.

BENTENGSUMBAR.COM
– Dalam rangka menghadapi Penilaian Lapangan Lomba Dasawisma dan Lomba Gerakan PKK tingkat Provinsi Sumatera Barat, Tim Penggerak PKK Kota Pariaman menggelar Rapat  Kordinasi bersama Kepala OPD, Kepala Badan, Camat, Kepala Desa/Lurah di wilayah kerja  pemerintah Kota Pariaman. Lomba  akan dilaksanakan pada  April dan Mei 2026. 

Wali Kota Pariaman Yota Balad hadir   memberikan dukungannya pada rapat  yang membahas persiapan dua agenda besar yang akan dilaksanakan  TP-PKK Kota Pariaman yaitu Lomba Penilaian Dasawisma dan Lomba Gerakan PKK tingkat Provinsi Sumatera Barat. Acara digelar di ruang rapat Wali Kota Pariaman, Rabu (4/3/2026).

Dalam arahannya Yota Balad menegaskan, bahwa ikut sertanya TP PKK Kota Pariaman pada lomba tingkat Provinsi Sumbar wajib mendapat dukungan penuh dari seluruh Kepala OPD dan instansi terkait lainnya demi suksesnya acara tersebut

“Kepala OPD dan Instansi terkait harus selalu bersinergi dengan TP PKK Kota Pariaman dalam memberikan bantuan dan pembinaan kepada desa yang mengikuti lomba, karena suksesnya acara tersebut tidak lepas dari hasil kerja sama yang baik antara TP PKK dengan OPD dan Instansi terkait,” sebut Yota Balad.

“Saya ingin semua yang hadir dalam rapat ini memberikan masukan dan saran untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut. Lakukan tugas yang diberikan sebaik-baiknya karena PKK dan Dasawisma merupakan mitra kerja dan ujung tombak keberhasilan pemerintah Kota Pariaman dalam  menyukseskan program-program pembangunan, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tegasnya.

Sementara itu Ketua TP PKK Kota Pariaman Yosneli Balad sampaikan bahwa kedua lomba ini merupakan momen penting untuk menunjukkan hasil kerja keras TP-PKK Kota Pariaman selama ini dalam menggerakan 10 Program Pokok PKK di masyarakat.

“Saya ucapkan terima kasih kepada OPD dan instansi terkait yang  mendukung kegiatan  telah diagendakan, karena dukungan dan bantuan dari OPD dan Instansi terkait menjadi kunci utama kami dalam menghadapi penilaian lomba,” ujar Ny. Yosneli Balad.

Ny. Yosneli Balad meminta kepada seluruh peserta rapat untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan lomba, karena lomba ini tidak hanya berorientasi pada penilaian administratif, tetapi juga harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan keluarga.
Rakor juga dihadiri oleh Staf Ahli TP PKK Kota Pariaman Ny. Dina Mulyadi, Ketua Bidang II TP PKK Kota Pariaman Ny. Nen Afrizal, dan pengurus PKK lainnya. (si/at)

Wakil Gubernur Sumbar Serahkan Bantuan Bedah Rumah untuk Warga Ujung Batung, Kota Pariaman    
Rabu, Maret 04, 2026

On Rabu, Maret 04, 2026

Wakil Gubernur Sumbar Serahkan Bantuan Bedah Rumah untuk Warga Ujung Batung, Kota Pariaman
Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy menyerahkan bantuan program bedah rumah kepada warga Kelurahan Ujung Batung, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Rabu (4/3/2026).

Bantuan tersebut diberikan kepada Dahnil (66), seorang duda dengan satu orang anak, kendati saat ini anaknya telah menamatkan sekolah namun belum memperoleh pekerjaan, sehingga semua kebutuhannya masih bergantung pada sang ayah. Sehari-hari, Dahnil bekerja sebagai kuli bangunan dengan penghasilan tidak menentu. Penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan harian keluarga, sehingga meskipun butuh, rencana untuk memperbaiki rumah seringkali menjadi tertunda.

Kondisi rumah yang ditempati Dahnil dan anaknya saat ini tergolong memprihatinkan. Lantai yang terbuat dari kayu sudah banyak yang lapuk dan rawan jebok, sebagian dindingnya juga ada yang dimakan rayap, atapnya juga bocor di sejumlah titik sehingga rumah tersebut dinilai tidak lagi layak huni. Kegiatan penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah Pemerintah Provinsi Sumbar di Kota Pariaman, dimana salah satu kegiatannya adalah menyerahkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni bagi keluarga kurang mampu.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Vasko Ruseimy menyampaikan keprihatinannya setelah melihat langsung kondisi rumah tersebut. Ia menegaskan, apa yang disalurkannya ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah bagi masyarakat yang membutuhkan. “Hari ini kami menyerahkan bantuan bedah rumah dari Baznas Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp25 juta, ditambah bantuan sembako serta 30 sak semen. Semoga ini dapat membantu Bapak Dahnil dan keluarga untuk memperbaiki tempat tinggalnya agar menjadi lebih layak, aman, dan nyaman,” ujar Vasko.

Ia juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam proses perbaikan rumah tersebut. Renovasi nantinya akan dilaksanakan secara swadaya dengan melibatkan partisipasi masyarakat sekitar. “Kendati ada bantuan biaa perbaikan dati Pemerintah, tetapi kekuatan utama tetap kebersamaan masyarakat. Dengan gotong royong, insyaAllah pekerjaan akan lebih ringan dan cepat selesai,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Pariaman, Yota Balad menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Pariaman untuk mendukung pendidikan anak Dahnil melalui program “Satu Rumah Satu Sarjana”, sehingga ke depan Putra memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan atau meningkatkan kapasitas diri.

Sementara itu, Dahnil mengaku terharu dan bersyukur atas bantuan yang diterimanya, terlebih di bulan suci Ramadhan. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Wakil Gubernur yang telah datang langsung ke rumah kami. Di bulan Ramadhan ini kami merasakan berkah yang luar biasa,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Pariaman Yota Balad, Sekretaris Daerah Kota Pariaman Afrizal, Kepala Bapenda Provinsi Sumatera Barat, serta sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman. (adpsb/rmz/bud)

Gubernur Mahyeldi Serahkan Bantuan Kemanusiaan dari Masyarakat Sumbar untuk Rakyat Palestina    
Rabu, Maret 04, 2026

On Rabu, Maret 04, 2026

Gubernur Mahyeldi Serahkan Bantuan Kemanusiaan dari Masyarakat Sumbar untuk Rakyat Palestina
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah secara simbolis menyerahkan bantuan kemanusiaan dari pemerintah dan masyarakat Sumbar untuk rakyat Palestina dengan total nilai sebesar Rp385.985.400. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Surau Ansharullah, Kompleks Istana Gubernuran, Padang, Rabu (4/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Mahyeldi menyampaikan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan solidaritas masyarakat Sumbar terhadap saudara-saudaranya di Palestina yang hingga kini masih menghadapi krisis kemanusiaan. 

Ia menegaskan, dukungan ini bukan hanya soal nilai materi, tetapi juga bentuk kebersamaan dan empati yang terus dijaga oleh masyarakat di Ranah Minang. “Alhamdulillah, hari ini kita menyerahkan amanah dari masyarakat Sumatera Barat untuk saudara-saudara kita di Palestina. Ini adalah bukti bahwa hati masyarakat Sumbar selalu bersama perjuangan rakyat Palestina,” ujar Mahyeldi.

Ia juga berharap bantuan yang dihimpun tersebut dapat meringankan beban masyarakat Palestina dan menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang terlibat. “Mudah-mudahan apa yang kita berikan ini membawa manfaat, menguatkan saudara-saudara kita di sana, dan menjadi keberkahan bagi masyarakat Sumatera Barat,” tambahnya.

Diketahui, bantuan tersebut disalurkan melalui Syekh Palestina. Sebelumnya, sejak awal Ramadan hingga Selasa (3/3) lalu, Syekh Palestina bersama perwakilan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) berkeliling untuk melaksanakan Safari Ramadan sekaligus berailaturahmi dengan masyarakat di Sumbar.

Sementara itu, perwakilan KNRP menyampaikan bahwa bantuan tersebut dihimpun melalui KNRP, lembaga kemanusiaan yang selama ini konsisten memberi perhatian terhadap perjuangan dan kondisi kemanusiaan di Palestina. “Safari Ramadan ini sangat memudahkan kami. Atas nama KNRP, kami ingin menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari perjuangan bersama dan wujud cinta masyarakat Sumatera Barat kepada Palestina,” ujar perwakilan KNRP.

Ia berharap kepedulian masyarakat Sumbar terhadap rakyat Palestina tidak berhenti hanya pada momentum Safari Ramadan saja. Tetapi juga hadir dalam do'a pada setiap ibadahnya. “Mudah-mudahan bantuan untuk Palestina tidak berakhir di sini, tetapi terus berlanjut di momentum-momentum lainnya. Termasuk dalam do'a,” katanya. (adpsb/cen/bud)

Mahyeldi: Perkuat Ekonomi Daerah dengan Meningkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Masyaaarakat    
Rabu, Maret 04, 2026

On Rabu, Maret 04, 2026

Mahyeldi: Perkuat Ekonomi Daerah dengan Meningkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Masyaaarakat
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terus mendorong pemerataan akses keuangan agar semakin banyak masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan kelompok berpenghasilan rendah, dapat memanfaatkan layanan keuangan secara aman dan produktif. “Salah satu kunci memperkuat ekonomi masyarakat adalah meningkatkan literasi dan inklusi keuangan. Masyarakat tidak hanya punya akses, tetapi juga paham cara mengelola keuangan dengan baik,” ujar Mahyeldi.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat menghadiri dan memberikan arahan pada Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Auditorium Gubernuran Sumbar, Rabu (4/3/2026). Ia menyebutkan, meski akses layanan keuangan terus meningkat, masih ada kesenjangan di sejumlah daerah. Pelaku UMKM dan masyarakat kecil masih banyak yang kesulitan mendapatkan pembiayaan yang layak.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022, tingkat inklusi keuangan di Sumbar mencapai 76,88 persen, sementara literasi keuangan berada di angka 40,78 persen. Menurut Mahyeldi, angka tersebut perlu terus ditingkatkan agar masyarakat tidak hanya memiliki akses, tetapi juga pemahaman yang memadai.

Gubernur menegaskan, UMKM merupakan tulang punggung ekonomi daerah. Karena itu, perbankan dan lembaga keuangan diharapkan lebih aktif menghadirkan program pembiayaan yang mudah dijangkau dan sesuai kebutuhan pelaku usaha kecil. Ia juga menyoroti masih maraknya praktik rentenir yang menawarkan pinjaman cepat tanpa agunan, tetapi dengan bunga tinggi. Kondisi ini kerap membuat pelaku usaha terjebak utang. “Kita tidak ingin masyarakat terjebak pinjaman yang memberatkan. Di sinilah peran TPAKD dan perbankan untuk hadir memberikan solusi yang lebih aman dan terjangkau,” tegasnya.

Mahyeldi berharap TPAKD Sumbar semakin aktif memperluas akses pembiayaan hingga ke akar rumput, termasuk bagi petani, nelayan, dan masyarakat di daerah tertinggal. Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum penguatan ekonomi kerakyatan di Sumatera Barat.

Sementara itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumbar, Roni Nazra menyampaikan literasi dan inklusi keuangan merupakan bagian penting dari pembangunan daerah. “Literasi keuangan membantu masyarakat mengelola keuangan dengan bijak. Inklusi keuangan memastikan masyarakat memiliki akses terhadap layanan keuangan yang aman dan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Ia menambahkan, TPAKD telah terbentuk hingga tingkat kabupaten dan kota. Tantangan ke depan adalah memastikan setiap program berjalan inovatif, terukur, dan memberi dampak nyata. Dalam rapat pleno tersebut juga dibahas roadmap TPAKD 2026–2030 yang menitikberatkan pada penguatan tata kelola, integrasi dengan perencanaan pembangunan daerah, serta keberlanjutan program bagi sektor produktif dan kelompok rentan. “OJK akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah agar program yang disusun benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutup Roni. (adpsb/cen/bud)