HEADLINE
Wawako Maigus Nasir Gebyar Ramadan 2026, Berlangsung 8-14 Maret 2026 di Masjid Raya Ganting    
Senin, Maret 09, 2026

On Senin, Maret 09, 2026

Wawako Maigus Nasir Gebyar Ramadan 2026, Berlangsung 8-14 Maret 2026 di Masjid Raya Ganting
Gebyar Ramadan 2026 yang berlangsung pada 8-14 Maret 2026 di Masjid Raya Ganting. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Suasana Ramadan 1447 Hijriah di Kota Padang semakin semarak dengan digelarnya Gebyar Ramadan 2026 yang berlangsung pada 8-14 Maret 2026 di Masjid Raya Ganting. Kegiatan keagamaan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, Minggu (8/3/2026) ba'da Isya.

Gebyar Ramadan tahun ini diikuti sekitar 250 peserta yang merupakan murid SD dan madrasah dari perwakilan masjid dan musala se-Kota Padang. Para peserta akan berkompetisi dalam empat cabang lomba, yakni tahfiz, adzan, da’i cilik, dan tilawah Alquran.

Maigus Nasir mengapresiasi pelaksanaan Gebyar Ramadan sebagai wujud sinergi dalam memperkuat syiar Islam dan program keagamaan di Kota Padang. Ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan kafilah-kafilah muda terbaik yang dapat mengharumkan nama Kota Padang pada berbagai ajang keagamaan. “Kami bersama Bapak Fadly Amran Wali Kota Padang, mengapresiasi pelaksanaan Gebyar Ramadan ini. Selain menyemarakkan syiar Islam di bulan suci, kegiatan ini juga mendorong lahirnya generasi muda yang Qurani,” ujar Maigus.

Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Padang itu juga berharap berbagai kegiatan keagamaan yang digelar selama Ramadan dapat semakin memperkuat nilai-nilai religius di tengah masyarakat. “Dengan semakin banyak kegiatan keagamaan di Kota Padang, kita berharap generasi muda semakin mencintai Alquran dan masjid, serta tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa kegiatan Gebyar Ramadan ini sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Smart Surau Pemko Padang yang menitikberatkan penguatan fungsi masjid dan surau sebagai pusat pembinaan generasi muda.

Program Smart Surau tersebut, terangnya, mencakup sejumlah aktivasi, seperti Subuh Mubarakah, Remaja Masjid Reborn, fasilitasi Rumah Tahfiz, penyediaan ruang pembelajaran digital di masjid, WiFi gratis, hingga revisi kurikulum TQA dan MDTW. “Smart Surau bertujuan membentuk generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, dan religius melalui transformasi masjid sebagai pusat pendidikan, pembinaan karakter, serta kegiatan sosial-ekonomi berbasis teknologi digital. Kami berharap seluruh elemen masyarakat mendukung kesuksesan program ini,” pungkasnya.

Pembukaan Gebyar Ramadan 2026 ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Padang, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Padang, serta unsur terkait lainnya. (*)

Safari Ramadan Wakil Ketua DPRD Sumbar Iqra Chissa: Komitmen Perjuangkan Kebutuhan Pembangunan Masyarakat    
Senin, Maret 09, 2026

On Senin, Maret 09, 2026

Safari Ramadan Wakil Ketua DPRD Sumbar Iqra Chissa: Komitmen Perjuangkan Kebutuhan Pembangunan Masyarakat
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Iqra Chissa Putra. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Iqra Chissa Putra, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan berbagai kebutuhan pembangunan di masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Iqra saat melaksanakan Safari Ramadan di Musala Abdullah, Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Minggu (8/3). Kegiatan Safari Ramadan itu menjadi momentum bagi politisi muda Partai Golkar tersebut untuk bersilaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Dalam sambutannya, Iqra mengajak masyarakat, pengurus RT, serta lurah setempat untuk tidak ragu menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan di wilayah Batipuh Panjang kepada dirinya. “Bapak RT, lurah, dan seluruh masyarakat, jika ada kebutuhan pembangunan di Batipuh Panjang, baik terkait jalan, sektor pertanian, pendidikan maupun lainnya, jangan sungkan menyampaikan kepada kami. Bagi kami, Batipuh Panjang ini sudah seperti rumah sendiri. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat tentu menjadi perhatian kami untuk diperjuangkan,” ujar Iqra.

Iqra menegaskan, sebagai wakil rakyat dirinya memiliki tanggung jawab untuk memastikan aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan dalam program pembangunan daerah. Sebagai bentuk perhatian terhadap pemberdayaan masyarakat, ia juga menyampaikan bahwa pada 2026 sekarang akan dilaksanakan pelatihan menjahit bagi kaum ibu di Batipuh Panjang. Kegiatan ini terlaksana melalui program pokok pikiran (pokir) yang ia perjuangkan di DPRD. “Dengan adanya pelatihan ini, kita berharap ibu-ibu memiliki keterampilan tambahan yang bisa dimanfaatkan untuk membantu perekonomian keluarga,” jelasnya.

Dalam kesempatan Safari Ramadan tersebut, Iqra menyerahkan bantuan sebesar Rp20 juta untuk Musala Abdullah. Bantuan ini diberikan sebagai tindak lanjut dari aspirasi pengurus musala yang sebelumnya menyampaikan kebutuhan pembangunan pagar musala. Selama ini Musala Abdullah belum memiliki pagar, sehingga hewan ternak kerap masuk ke area musala dan mengganggu kenyamanan jemaah dalam beribadah.

Iqra berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga ke depan Musala Abdullah dapat lebih tertata, aman, dan nyaman bagi masyarakat dalam melaksanakan ibadah. “Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini, Ramadan selanjutnya Musala Abdullah sudah memiliki pagar sesuai yang direncanakan, sehingga rumah ibadah kita menjadi indah, rapi dan nyaman bagi jemaah,” katanya. Selain bantuan kebutuhan pembangunan untuk musala, pada kesempatan itu Iqra juga menyerahkan bantuan sebanyak 50 helai kain sarung untuk jemaah dan anak yatim Musala Abdullah.

Pengurus Musala Abdullah, Agusman, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Wakil Ketua DPRD Sumbar tersebut. "Terima kasih atas kunjungan dan bantuannya Pak. Ini akan sangat bermanfaat bagi musala kami. Semoga Bapak terus diberi kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas di DPRD,” ujarnya. Safari Ramadan yang dilaksanakan Iqra ini turut dihadiri tim pendamping dari DPRD Sumbar, Erizal, Deni Pratama Koto, Ikhlas, Raihan,  Zikra, serta generasi muda dari Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sumatera Barat. (*)

Bahas Narkoba, Wakil Ketua DPRD Padang Jupri Peringatan Peranan Orangtua dan Niniak Mamak Awasi Anak    
Senin, Maret 09, 2026

On Senin, Maret 09, 2026

Bahas Narkoba, Wakil Ketua DPRD Padang Jupri Peringatan Peranan Orangtua dan Niniak Mamak Awasi Anak
Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Jupri melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1447H/2026 M ini di Masjid Al Kafffah. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kota Padang laksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1447 H/2026 M. Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Jupri melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1447H/2026 M ini di Masjid Al Kafffah Kampung Jua Nan XX Lubuk Begalung, Kota Padang pada Minggu ( 8/3/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri yang akrab disapa Makdang Jupri ini menyampaikan bahwa Safari Ramadhan tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan amal ibadah. "Melalui Safari Ramadhan ini, mari kita tingkatkan amal ibadah dan tebar kebaikan di mana pun berada, karena setiap kebaikan akan kembali kepada diri kita sendiri,” ujar Makdang Jupri.

Pada kesempatan tersebut Jupri menyoroti persoalan yang kian meresahkan dikalangan generasi muda saat ini. Persoalan kenakalan remaja serta maraknya penyalahgunaan narkotika sudah memprihatinkan. Jupri menyampaikan bahwa baru- baru ini Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa Sumbar kini bukan lagi sekadar daerah lintasan peredaran narkotika, melainkan telah menjadi target peredaran yang menyasar remaja hingga wilayah pedesaan.

Provinsi Sumbar, khususnya Kota Padang sudah menjadi sasaran peredaran narkotika. Ini harus menjadi peringatan serius bagi kita semua. Seluruh elemen masyarakat harus bisa menjadi pemutus rantai peredaran narkoba ini di kalangan generasi muda kita saat ini. Ia juga mengingatkan pentingnya membangun lingkungan yang religius, rukun, dan harmonis sebagai benteng moral bagi generasi muda.

Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi anak dan juga pentingnya peran ninik mamak dalam adat Minangkabau untuk menjaga dan membimbing anak kemenakan agar tidak terjerumus dalam pergaulan negatif kenakalan remaja ."Ninik mamak memiliki tanggung jawab moral untuk merangkul dan membimbing generasi muda agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif,” tegasnya.

Pada kesempatan itu Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri secara simbolis menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp25 Juta kepada pengurus Masjid. Bantuan itu merupakan bagian dari program Safari Ramadhan 1447 H yang dialokasikan untuk mendukung kegiatan keagamaan serta operasional masjid.Berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kemakmuran masjid dan kepentingan umat.

Pengurus Masjid Al Kaffah , menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Padang Bapak Jupri. Pengurus mengucapkan terima kasih kepada Bapak Jupri  atas bantuan hibah sebesar Rp25 juta untuk Masjid ini. Bantuan ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi beliau serta keluarga. Safari Ramadhan 1447H/2026 M Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Jupri Masjid Al Kaffah Kampung Jua Nan XX Lubeg ,Masjid Darussalam, Parak Laweh Pulau Aia Nan XX Lubeg dan Mushalla Taqwa Gurun Laweh Nan XX Lubeg. (*)

Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Serahkan Bantuan untuk  Musala Nur Ishlah Sawahan Timur    
Senin, Maret 09, 2026

On Senin, Maret 09, 2026

Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Serahkan Bantuan untuk  Musala Nur Ishlah Sawahan Timur
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman menyerahkan bantuan untuk  Musala Nur Ishlah, Kelurahan Sawahan Timur. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman menyerahkan bantuan untuk  Musala Nur Ishlah, Kelurahan Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sabtu, (7/3/2026).

"Alhamdulillah, kami menyerahkan bantuan senilai Rp20 juta untuk pembangunan musala ini," kata Evi Yandri, ketika Safari Ramadan di musala yang berada di kawasan Pasar Simpang Haru.

Ia menyebutkan, bantuan tersebut merupakan dari Pokirnya sebagai wakil rakyat, yang peduli terhadap pembangunan musala maupun masjid sebagai tempat beribadah. 

"Semoga bantuan ini bisa termanfaatkan secara tepat oleh pengurus, sehingga musala ini bertambah ramai jamaahnya, tidak hanya selama bulan Ramadan saja," ucap Evi.

Ia menyebutkan, memakmurkan masjid atau musala adalah kegiatan yang sangat mulia sebagai umat Islam, sehingga generasi muda bisa terhindar dari pengaruh buruk perbuatan negatif. 

"Pengaruh narkoba akan merusak masa depan generasi, begitu juga aksi tawuran serta penyakit masyarakat lainnya Oleh sebab itu, peran orang tua harus aktif di sini, selain meningkatkan ibadah dengan datang ke masjid," ungkap Evi.

Evi Yandri menyarankan, setiap musala dan masjid supaya dipasang jaringan wifi (internet nirkabel), sebagai salah satu upaya untuk memakmurkan musala/masjid.

"Saya kira anak-anak tidak akan mengakses yang aneh aneh jika ada wifi, meskipun ada pro kontra, tetapi Insya Allah ini bisa upaya memakmurkan musala/masjid, sehingga saat waktu salat masuk mereka akan ikut beribadah," pungkas Evi. (*)

Peringati Nuzulul Qur’an di Masjid Raya Sumbar, Gubernur Mahyeldi Ajak Masyarakat Membumikan Nilai Al-Qur’an    
Senin, Maret 09, 2026

On Senin, Maret 09, 2026

Peringati Nuzulul Qur’an di Masjid Raya Sumbar, Gubernur Mahyeldi Ajak Masyarakat Membumikan Nilai Al-Qur’an
Nuzulul Qur’an yang digelar Pemerintah Provinsi Sumbar di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, mengajak masyarakat untuk terus membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Ajakan tersebut disampaikannya dalam kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an yang digelar Pemerintah Provinsi Sumbar di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Kota Padang, Minggu (8/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar serta masyarakat yang mengikuti salat Tarawih berjamaah di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi.

Dalam sambutannya, Mahyeldi menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum penting untuk kembali mengingat makna dan hikmah turunnya Al-Qur’an kepada umat manusia pada bulan suci Ramadan.

Menurutnya, momentum tersebut diharapkan mampu memperkuat keimanan sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.

Mahyeldi juga menegaskan bahwa falsafah hidup masyarakat Minangkabau, yakni Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, menjadi bukti kuat bahwa adat dan agama berjalan seiring dalam kehidupan masyarakat di Sumbar. “Masyarakat Sumbar sejak dahulu dikenal menjadikan Al-Qur’an sebagai dasar dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut telah mengakar dalam kehidupan sosial masyarakat kita, dan semoga ke depan hal itu semakin menguat,” ujar Mahyeldi.

Selain itu, ia juga mengajak para jamaah untuk semakin memakmurkan masjid dengan memperbanyak ibadah, termasuk melaksanakan i’tikaf, terutama pada sepuluh malam terakhir bulan suci Ramadan.

Menurutnya, malam-malam tersebut merupakan momentum yang sangat istimewa bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memohon keberkahan bagi kehidupan masyarakat dan kemajuan daerah. “Semoga momentum ini menjadi saat bagi kita semua untuk mengetuk pintu langit, memohon pertolongan Allah SWT bagi masyarakat serta negeri yang kita cintai,” ungkapnya.(adpsb/rmz/bud)

Safari Ramadan di Padang Panjang, Sekda Sumbar Tekankan Silaturahmi dan Penguatan Pendidikan Berkarakter    
Senin, Maret 09, 2026

On Senin, Maret 09, 2026

Safari Ramadan di Padang Panjang, Sekda Sumbar Tekankan Silaturahmi dan Penguatan Pendidikan Berkarakter
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi melaksanakan Safari Ramadan ke Masjid Baitul Hikmah, Kelurahan Kampung Manggis, Kecamatan Padang Panjang Barat, Minggu (8/3/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Sumbar dengan Pemerintah Kota Padang Panjang serta masyarakat setempat.

Arry menyampaikan Safari Ramadan tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga sarana memperkuat komunikasi dan koordinasi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program pembangunan. “Safari Ramadan ini pertama untuk mempererat silaturahmi antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kota, sekaligus memperkuat koordinasi dan komunikasi agar program pembangunan bisa berjalan lancar,” ujar Arry.

Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini pemerintah dapat bertemu langsung dengan masyarakat di berbagai daerah, termasuk di Kota Padang Panjang, sehingga berbagai informasi pembangunan dapat disampaikan secara langsung. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh hanya bekerja dari balik meja di kantor, tetapi juga harus hadir dan melihat langsung kondisi masyarakat. “Harapannya pemerintah tahu kondisi masyarakat. Tidak hanya sibuk di kantor saja, tapi sampai ke masyarakat, bertemu langsung. Itu tujuan Safari Ramadan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Arry juga mengingatkan pentingnya pendidikan yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga mampu membentuk karakter serta akhlak generasi muda. Menurutnya, saat ini banyak orang yang mampu menghafal Al-Qur’an, namun belum tentu memahami serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. “Banyak orang menghafal Al-Qur’an tapi lupa memahami Al-Qur’an. Artinya kita perlu terus belajar dan meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya.

Arry juga menyebut Kota Padang Panjang selama ini dikenal sebagai kota pendidikan di Sumbar, terutama dalam bidang pendidikan agama dan pesantren. Namun menurutnya, pendidikan yang tinggi harus dibarengi dengan sikap, tata krama, serta akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Selain pendidikan, Arry juga menekankan pentingnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi lokal. Ia menilai Padang Panjang memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, terutama di sektor perdagangan serta usaha kecil dan menengah yang perlu terus dikembangkan.

Dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumbar juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada pengurus Masjid Baitul Hikmah, di antaranya dana hibah sebesar Rp50 juta dari Pemprov Sumbar, bantuan Rp5 juta dari Bank Nagari, wakaf kain sarung dari Baznas Sumbar, serta 40 Al-Qur’an dari ASN Pemprov Sumbar.

Wakil Walikota Padang Panjang, Allex Saputra menyampaikan apresiasi atas kunjungan Tim Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumbar ke Kota Padang Panjang. Menurut Alex, pihaknya butuh banyak dukungan pemerintah provinsi untuk percepatan laju pembangunan daerah. Seperti pemulihan ekonomi dan infrastruktur pasca terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir November tahun lalu. "InsyaAllah, dengan sinergitas, dengan kebersamaan berbagai tantangan ini akan dapat kita lalui dengan baik, demi terwujudnya kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat," ujar Alex 

Sementara itu Ketua Pengurus Masjid Baitul Hikmah, Asdiwati Saleh Datuak Paduko Rajo menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan Pemprov Sumbar. Ia berencana, akan memanfaatkan dana bantuan tersebut untuk memperbaharui tikar salat yang saat ini kondisinya sudah mulai lusuh. "Sebab itu juga sudah menjadi aspirasi para jamaah sejak lama. Alhamdulillah, dengan adanya bantuan ini, rencana pengantian tikar insyaAllah akan bisa kita wujudkan," ungkapnya (adpsb/cen/bud)

Safari Ramadan di Masjid Muhlishin, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ingatkan Keutamaan Silaturahmi dan Al-Qur’an    
Senin, Maret 09, 2026

On Senin, Maret 09, 2026

Safari Ramadan di Masjid Muhlishin, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ingatkan Keutamaan Silaturahmi dan Al-Qur’an
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti Safari Ramadan di Masjid Muhlishin, Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Sabtu (7/3/2026). Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, mengajak umat Islam memperkuat silaturahmi dan kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Menurut Muhidi, silaturahmi merupakan amalan yang memiliki banyak keberkahan. Selain mempererat persaudaraan, silaturahmi juga diyakini dapat memudahkan rezeki dan memanjangkan umur dengan izin Allah SWT. “Silaturahmi adalah kekuatan umat. Di dalamnya ada keberkahan, dimudahkan rezeki, dan dipanjangkan umur oleh Allah SWT,” ujar Muhidi di hadapan jamaah.

Dalam kesempatan itu, Muhidi juga mengingatkan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Ia menyebutkan bahwa Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk bagi umat manusia agar meraih kebahagiaan di dunia dan keselamatan di akhirat. Menurutnya, bulan Ramadan menjadi momen istimewa karena pada bulan inilah Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, membawa keberkahan bagi umat manusia.

Muhidi menjelaskan beberapa keutamaan membaca dan mendengarkan Al-Qur’an. Pertama, Al-Qur’an mampu memberikan ketenangan hati. Ia menilai banyak orang memiliki harta dan jabatan, tetapi tidak mendapatkan ketenangan jiwa. "Ketenangan hati itu salah satunya datang dari membaca dan mendengarkan Al-Qur’an,” katanya.

Kedua, setiap huruf yang dibaca dari Al-Qur’an akan diganjar pahala berlipat ganda oleh Allah SWT. Ketiga, Al-Qur’an akan menjadi penolong bagi umat manusia pada hari kiamat, bersama dengan ibadah puasa yang dilakukan dengan penuh keikhlasan. Selain itu, ia menambahkan bahwa Al-Qur’an juga mampu mengangkat derajat suatu kaum jika benar-benar dijadikan pedoman hidup.

Muhidi berharap program Tahfiz yang dilaksanakan di masjid-masjid, termasuk di Masjid Mukhlishin, dapat melahirkan generasi dan pemimpin masa depan yang mencintai Al-Qur’an. “Semoga dari program tahfiz ini lahir pemimpin-pemimpin yang mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa orang yang khusyuk mendengarkan bacaan Al-Qur’an akan mengalami peningkatan iman dan mendapatkan rahmat dari Allah SWT. 

Dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut, Muhidi juga menyerahkan bantuan untuk pembangunan dan kegiatan Masjid Muhlishin sebesar Rp50 juta sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas keagamaan. (*)