 |
| Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey. |
BENTENGSUMBAR.COM - Peran penonton kembali menjadi sorotan menjelang laga kandang Semen Padang FC pada putaran kedua BRI Super League musim kompetisi 2025/2026.
Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey, menegaskan bahwa dukungan dari suporter dan pendukung setia Kabau Sirah dapat menjadi faktor pembeda dalam upaya tim meraih kemenangan.
Dirinya mengajak seluruh elemen pendukung Semen Padang FC untuk hadir dan memenuhi Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada pertandingan kandang pertama putaran kedua menghadapi Persita Tangerang, Minggu (8/2/2026). Menurut dia, atmosfer stadion yang hidup akan memberi dorongan besar bagi para pemain di lapangan.
"Saya meminta kepada seluruh suporter dan pendukung Tim Kabau Sirah untuk meramaikan dan memerahkan Stadion Haji Agus Salim pada pertandingan kandang pertama di putaran kedua BRI Super League musim kompetisi 2025/2026 antara dengan melawan Persita Tangerang," katanya, Sabtu (7/2/2026).
Ia menyampaikan optimisme setelah tim melakukan perombakan komposisi pemain. Perubahan tersebut diyakini membawa energi baru serta meningkatkan daya saing Kabau Sirah dalam menghadapi paruh kedua kompetisi.
Tim yang sudah dirombak ini membuat kami yakin pemain akan all out dan insya Allah kami akan optimis mendapatkan tiga poin.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberadaan penonton bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dari strategi kemenangan.
Menurutnya, semangat dari tribun mampu menular langsung ke lapangan dan memengaruhi mental bertanding para pemain.
Tentunya, harapannya dukungan dari seluruh penonton bisa menambah semangat pemain, suporter dan pendukung ini adalah pemain ke-12 dan itu merupakan salah satu kunci kemenangan dan mudah-mudahan Stadion Agus Salim akan kembali menjadi tempat yang ditakutkan oleh lawan-lawan Semen Padang FC.
Pertandingan Semen Padang FC kontra Persita Tangerang sendiri diprediksi berlangsung ketat. Berdasarkan data Aiscore, kedua tim memiliki kekuatan yang relatif seimbang jika melihat catatan pertemuan dan tren permainan terkini. Kondisi tersebut membuat duel di Padang berpotensi berjalan dengan intensitas tinggi sejak awal laga.
Sejak tahun 2014, kedua tim telah bertemu sebanyak sembilan kali. Hasilnya menunjukkan keseimbangan yang mencolok, dengan masing-masing mengoleksi empat kemenangan dan satu pertandingan berakhir imbang.
Dari sisi produktivitas, Semen Padang FC mencetak total 11 gol, sedangkan Persita Tangerang membukukan 9 gol.
Keuntungan tersendiri dimiliki Kabau Sirah saat bermain di Stadion Haji Agus Salim. Dari empat pertemuan kandang melawan Persita, Semen Padang FC mampu meraih tiga kemenangan, sementara tim tamu hanya sekali mencuri poin penuh. Catatan tersebut memperkuat keyakinan bahwa faktor kandang bisa menjadi senjata penting.
Meski demikian, Persita Tangerang datang dengan kepercayaan diri setelah memenangkan pertemuan terakhir pada 4 Oktober 2025 dengan skor tipis 1-0. Hasil itu menjadi pengingat bahwa keunggulan kandang tidak otomatis menjamin kemenangan.
Dari sisi performa terkini, Semen Padang FC masih berupaya keluar dari tren kurang positif. Dalam lima laga terakhir, Kabau Sirah belum meraih kemenangan, dengan dua hasil imbang dan tiga kekalahan.
Rata-rata gol yang dicetak berada di angka 1,2 per pertandingan, sementara kebobolan mencapai 2,4 gol. Persentase kemenangan handicap tercatat 40 persen, dengan kecenderungan total gol tinggi sekitar 60 persen.
Sebaliknya, Persita Tangerang menunjukkan konsistensi yang lebih baik. Mereka membukukan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima laga terakhir.
Rata-rata gol yang dihasilkan mencapai 1,4 per pertandingan, dengan kebobolan hanya 0,8 gol. Persentase kemenangan handicap berada di angka 60 persen, sementara kecenderungan total gol tinggi relatif rendah, yakni 20 persen.
Bagi Semen Padang FC, laga ini menjadi momentum penting untuk mengakhiri tren tanpa kemenangan sekaligus membuka putaran kedua dengan hasil positif. Dukungan penuh dari publik Padang diharapkan menjadi katalis kebangkitan Kabau Sirah.
Sementara itu, Persita Tangerang datang dengan ambisi mempertahankan konsistensi demi menjaga posisi di papan klasemen BRI Super League 2025/2026. Keseimbangan rekor pertemuan yang berpadu dengan perbedaan tren performa membuat pertandingan ini diprediksi berlangsung terbuka, namun tetap sarat kehati-hatian. (*)