HEADLINE
Eko Patrio Maafkan Terdakwa Perusakan Rumahnya, Tolak Opsi Ganti Rugi    
Senin, Februari 09, 2026

On Senin, Februari 09, 2026

Eko Patrio Maafkan Terdakwa Perusakan Rumahnya, Tolak Opsi Ganti Rugi
Eko Patrio menjelaskan bahwa dirinya telah memaafkan perbuatan para terdakwa. Meski begitu, ia menegaskan bahwa segala keputusan final mengenai sanksi hukum diserahkan sepenuhnya kepada pengadilan.

BENTENGSUMBAR.COM
- Kasus pengerusakan kediaman artis sekaligus politisi Eko Patrio telah bergulir di meja hijau persidangan. Suami Viona Rosalina itu memberikan informasi terkini terkait jalannya persidangan yang ia hadiri.

Eko Patrio menjelaskan bahwa dirinya telah memaafkan perbuatan para terdakwa. Meski begitu, ia menegaskan bahwa segala keputusan final mengenai sanksi hukum diserahkan sepenuhnya kepada pengadilan.

"Ya, sudah sidang kemarin. Saya menyatakan pada saat sidang, memaafkan dan semua proses hukum saya serahkan kepada pihak yang berwenang," ujar Eko Patrio di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (6/2/2026).

Lebih lanjut Eko mengungkapkan pandangannya bahwa terdakwa dalam kasus ini kemungkinan bukanlah otak utama dari kejahatan tersebut, melainkan hanya pihak yang terbawa suasana. Ia mencoba memahami posisi terdakwa yang mungkin terjebak dalam situasi yang salah.

"Dan saya meyakini yang kemarin di sidang itu adalah, belum tentu juga bersalah, mungkin ikut-ikutan dan sebagainya. Tapi saya secara pribadi memaafkan," kata Eko.

Eko Tak Minta Ganti Rugi

Dalam persidangan, majelis hakim sempat menanyakan Eko apakah menuntut pertanggungjawaban materiil atas kerugian yang dialami. Namun, Eko justru menolak opsi tersebut dan memilih tidak memperpanjang masalah ganti rugi.

"Dan hakim juga kemarin (bertanya) apakah minta tanggung jawab dan sebagainya? Nggak usah, saya bilang gitu. Yang penting adalah tidak mengulangi lagi dan ya kita sama-sama saling memaafkan," tuturnya.

Tempat Tinggal Eko Kini

Eko juga menuturkan bahwa untuk sementara waktu dirinya dan keluarga masih menempati hunian lama. Ia menilai tempat tinggal sementaranya cukup strategis dan tidak lagi berada di wilayah pinggiran kota seperti sebelumnya.

"Oh, sekarang ya tinggal masih di tempat yang lama gitu ya. Masih, tapi sudah nggak di pinggiran kota. Kalau kemarin kan pinggiran kota, sekarang sudah di satu tempat. Ya insyaAllah ntar kalau sudah waktunya, balik," kata Eko.

Respons Eko Patrio Saat Ditanya soal Pengalamannya

Eko enggan membuka kembali pengalaman pahit saat kediamannya jadi sasaran amuk massa. Ia justru memilih menikmati setiap momen yang terjadi dalam hidupnya.

"Ya pokoknya saya nikmatin aja," ucap Eko Patrio. (*) 

Sumber: Liputan6.com

Gubernur Banten Andra Soni Jamu Kontingen PWI Sumbar HPN 2026, Singgung PON 2030 dan Program Sekolah Gratis    
Minggu, Februari 08, 2026

On Minggu, Februari 08, 2026

Gubernur Banten Andra Soni Jamu Kontingen PWI Sumbar HPN 2026, Singgung PON 2030 dan Program Sekolah Gratis
Ketua PWI Sumbar Widya Navies dan jajaran bersama Gubernur Banten Andra Soni di Gubernuran. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Banten Andra Soni menjamu secara khusus kontingen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Minggu (8/2/2026).

Jamuan berlangsung hangat di Rumah Dinas Gubernur Banten, Kota Serang, menjadi salah satu agenda silaturahmi di sela kegiatan nasional insan pers tersebut.

Kehadiran rombongan wartawan dari Ranah Minang itu disambut langsung oleh Gubernur Andra Soni bersama isteri dan lainnya.

Kontingen dipimpin Ketua PWI Sumbar Widya Navies bersama jajaran pengurus serta anggota Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) yang turut hadir.

HPN 2026 sendiri dipusatkan di Kota Serang, Provinsi Banten, pada 6–9 Februari 2026. Selain mengikuti seminar, konvensi media, dan berbagai agenda resmi lainnya, kontingen PWI Sumbar juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mempererat hubungan dengan pemerintah daerah Provinsi Banten.

Dalam kesempatan itu, Andra Soni mengaku senang dan bangga bisa bertemu dengan insan pers asal Sumatera Barat.

Andra menyebutkan,  ada kedekatan kultural sebagai sesama urang awak, yang membuat pertemuan itu terasa lebih akrab dan penuh kekeluargaan.

“Suatu kehormatan bagi saya, teman-teman dari Sumbar berkunjung ke Banten. Semoga pertemuan ini bukan hanya seremonial, tetapi mempererat hubungan emosional dan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan kalangan media,” ujar Andra Soni yang berasal Payakumbuh dan Limapuluh Kota tersebut.

Gubernur juga berbagi sedikit perjalanan hidupnya. Ia menyebut sejak kelas 5 SD sudah berada di Banten, meniti pendidikan dan karier politik di provinsi tersebut. Andra Soni pernah menjabat Ketua DPRD Banten sebelum akhirnya maju dalam kontestasi Pilgub 2024 dan dipercaya masyarakat memimpin Provinsi Banten.

Di hadapan para wartawan, Andra Soni turut memaparkan sejumlah program prioritas pemerintahannya. 

Dia menyoroti peningkatan pembangunan sektor pendidikan, termasuk program sekolah gratis untuk SMA dan SMK negeri yang berada di bawah kewenangan provinsi.

“Sekolah yang dibangun provinsi kini jauh lebih banyak. Kami juga menjalankan program sekolah gratis untuk SMA dan SMK provinsi, agar akses pendidikan semakin terbuka bagi masyarakat,” katanya. 

Selain itu, pada 2023 Pemprov Banten juga mengangkat lebih dari 18 ribu pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk memperkuat layanan publik.

Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni juga menyampaikan ambisi Banten di bidang olahraga nasional. Ia menyebut Provinsi Banten mengajukan diri sebagai calon tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2030, sebagai bagian dari upaya mendorong kemajuan infrastruktur dan prestasi olahraga daerah.

Sementara itu, Ketua PWI Sumbar Widya Navies menyampaikan apresiasi atas sambutan dan jamuan yang diberikan Gubernur Banten.

Menurutnya, sikap terbuka pemerintah daerah terhadap insan pers mencerminkan kemitraan yang sehat dalam penyebaran informasi pembangunan.

“Momentum kebersamaan seperti ini penting untuk memperkuat sinergi kepala daerah dengan wartawan. Hubungan yang harmonis akan mendukung kerja jurnalistik yang profesional, berimbang, dan bertanggung jawab,” ujar Widya.

Pertemuan itu juga dihadiri sejumlah pengurus PWI Sumbar, di antaranya Wakil Ketua Sawir Pribadi, M. Khudri, Amiruddin, Ketua SIWO Syaiful Husein, serta pengurus IKWI lainnya.

Sebelumnya, rombongan PWI Sumbar juga mengikuti makan bersama di salah satu rumah makan di Kota Serang, di mana Gubernur Banten diwakili Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Tri Nurtopo untuk menyambut dan berinteraksi dengan para wartawan.

Pada HPN 2026 ini, kontingen PWI Sumbar tercatat berjumlah sekitar 135 orang yang berasal dari 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat. 

Kehadiran mereka di Serang tak hanya menyemarakkan peringatan HPN, tetapi juga memperluas jejaring dan kolaborasi antara insan pers daerah dengan berbagai pemangku kepentingan di tingkat nasional.(Ab)

Wawako Maigus Nasir Memberikan Materi pada Pelatihan Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah Daerah    
Minggu, Februari 08, 2026

On Minggu, Februari 08, 2026

Wawako Maigus Nasir Memberikan Materi pada Pelatihan Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah Daerah
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir memberikan materi pada Pelatihan Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah Daerah. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir memberikan materi pada Pelatihan Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah Daerah yang digelar Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Sumatera Barat, di Aula Masjid Taqwa Muhammadiyah, Minggu (8/2/2026).

Maigus Nasir menyampaikan materi bertajuk “Meneguhkan Dakwah Islam Berkemajuan di Era Digital di Kalangan Mahasiswa Muhammadiyah”. Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) IMM kabupaten/kota se-Sumatera Barat.

Mengawali pemaparannya, Maigus Nasir menjelaskan bahwa kader mubaligh Muhammadiyah bukan sekadar individu yang mampu berceramah, tetapi merupakan kader gerakan dakwah yang membawa misi tajdid, yakni pemurnian ajaran serta pembaruan sosial sesuai Al-Qur’an dan Sunnah dengan manhaj Muhammadiyah.

“Kader mubaligh Muhammadiyah dibina secara sadar, sistematis, dan ideologis. Mereka terikat dengan nilai, tujuan, dan arah gerakan persyarikatan untuk mendukung dakwah berkemajuan di dunia,” ujar Maigus.

Maigus Nasir menegaskan, mubaligh Muhammadiyah tidak berorientasi pada popularitas atau viralitas semata, melainkan pada pencerahan umat, pembentukan kesadaran kritis, serta pembangunan peradaban Islam.

Maigus juga menjelaskan sejumlah kompetensi yang harus dimiliki kader mubaligh Muhammadiyah. Pertama, kompetensi ideologis sebagai fondasi utama, yang mencakup pemahaman Nilai Dasar Ikatan (NDI) IMM, trilogi IMM yakni religiusitas, intelektualitas, dan humanitas, serta paradigma Islam Berkemajuan.

Kedua, kompetensi keilmuan, seperti pemahaman Al-Qur’an dan Hadis, dasar-dasar fikih dan ushul fikih, wawasan keislaman kontemporer, serta kemampuan membaca realitas sosial.

Ketiga, kompetensi dakwah dan komunikasi digital. Menurutnya, era digital menuntut setiap mubaligh menjadi komunikator publik yang mampu berbicara dengan baik, memahami karakter audiens mahasiswa, memiliki literasi digital, serta menjaga etika bermedia sosial.

“Seorang mubaligh harus hadir di ruang digital tanpa kehilangan kedalaman pesan dan adab. Kader Muhammadiyah harus menguasai dakwah di era digital ini dan menjadikannya sebagai peluang untuk  berdakwah,” tegasnya. (*)

Wawako Maigus Nasir Meresmikan Musala Tam An Najah    
Minggu, Februari 08, 2026

On Minggu, Februari 08, 2026

Wawako Maigus Nasir Meresmikan Musala Tam An Najah
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, meresmikan Musala Tam An Najah. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, meresmikan Musala Tam An Najah yang berlokasi di Komplek Jala Utama IV RT 04 RW 02, Kelurahan Pampangan Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Minggu (8/2/2026).

Peresmian musala ditandai dengan penandatanganan prasasti, kemudian dilanjutkan dengan tausiah oleh Wakil Wali Kota Padang. 

Maigus Nasir menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya pembangunan Musala Tam An Najah yang dibangun melalui kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat.

Ia berharap kehadiran musala tersebut dapat menjadi sarana peningkatan syiar Islam serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

"Semoga Musala Tam An Najah dapat dimakmurkan oleh jamaah, menjadi pusat aktivitas keagamaan masyarakat, serta mendukung pelaksanaan Program Unggulan (Progul) Smart Surau, salah satu dari sembilan Progul Pemko Padang,” ujar Maigus Nasir.

Lebih lanjut, Maigus Nasir yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Padang turut mengapresiasi rencana pembangunan rumah tahfiz bagi Musala Tam An Najah.

Menurutnya, keberadaan musala yang terintegrasi dengan rumah tahfiz akan menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda yang religius dan berakhlak mulia.

“Hadirnya musala sekaligus rumah tahfiz ini menjadi langkah strategis untuk melahirkan generasi Qurani, beriman, berakhlak, serta mampu menjadi benteng moral bagi masa depan Kota Padang,” pungkasnya.

Peresmian musala tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kota Padang, Devi Febrida, Kabag Kesra Setdako Padang, Jasman, Camat Lubuk Begalung, Nofiandi Amir, dan tokoh masyarakat setempat. (*)

Wawako Maigus Nasir Melantik PC DMI se-Kota Padang Masa Khidmat 2026–2031    
Minggu, Februari 08, 2026

On Minggu, Februari 08, 2026

Wawako Maigus Nasir Melantik PC DMI se-Kota Padang Masa Khidmat 2026–2031
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir melantik Pengurus Cabang (PC) Dewan Masjid Indonesia (DMI) se-Kota Padang masa khidmat 2026–2031.

BENTENGSUMBAR.COM
– Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir melantik Pengurus Cabang (PC) Dewan Masjid Indonesia (DMI) se-Kota Padang masa khidmat 2026–2031, di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Minggu (8/2/2026).

Maigus Nasir yang juga Ketua Pimpinan Daerah (PD) DMI Kota Padang mengajak seluruh pengurus DMI untuk berperan aktif menyukseskan Program Unggulan (Progul) Smart Surau, yang bertujuan untuk memaksimalkan fungsi masjid dan musala sebagai pusat pembinaan karakter generasi muda berbasis pemanfaatan teknologi digital. 

“Smart Surau adalah salah satu dari sembilan Progul Pemerintah Kota Padang. Program ini menjadi prioritas dengan alokasi anggaran Rp 56 Miliar,” ujar Maigus Nasir.

Wakil Wali Kota Padang menekankan pentingnya memakmurkan masjid sebagai pusat pembinaan umat. Menurutnya, masjid memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan sosial dan moral masyarakat, terutama pascabencana hidrometeorologi yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Kami berharap dukungan penuh dari seluruh jajaran DMI, mulai tingkat kota hingga ranting. Jadilah garda terdepan dalam memaksimalkan peran masjid sebagai pusat pendidikan karakter dan pembinaan generasi muda melalui Smart Surau. Mari makmurkan dan dimakmurkan masjid,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Edy Oktaviandi menyampaikan komitmen Kementerian Agama untuk terus bersinergi dengan DMI Kota Padang dalam pembinaan, bimbingan, serta penguatan kehidupan beragama di tengah masyarakat.

“Kami mengucapkan selamat kepada para pengurus yang baru saja dilantik. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, ikhlas, dan profesional demi kemajuan masjid di Kota Padang,” tuturnya.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Pengurus Pimpinan Wilayah DMI Sumatera Barat, Pengurus Mukhtasar DMI Kota Padang, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam se-Kota Padang, para camat se-Kota Padang, dan tamu undangan lainnya. (*)

Wawako Solok Sampaikan Catatan Penting Acara Konsultasi Publik Ranwal RKPDTahun 2027    
Minggu, Februari 08, 2026

On Minggu, Februari 08, 2026

Wawako Solok Sampaikan Catatan Penting Acara Konsultasi Publik Ranwal RKPDTahun 2027
Wakil Wali Kota Solok H. Suryadi Nurdal buka acara Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

BENTENGSUMBAR.COM
- Sebagai bagian penting dari proses perencanaan pembangunan daerah yang partisipatif, transparan dan akuntabel. 

Wakil Wali Kota Solok H. Suryadi Nurdal buka acara Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Bertempat di Akmal Room Bapperida, Kamis (05/02/2026). 

Wakil Wali Kota Solok H. Suryadi Nurdal mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua undangan dan peserta Konsultasi Publik yang telah meluangkan waktu dan kesempatan untuk hadir baik secara langsung maupun secara online pada acara Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kota Solok Tahun 2027 ini. 

Forum ini memiliki makna yang strategis, karena menjadi ruang bersama untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah, sebelum dirumuskan lebih lanjut dalam dokumen RKPD Tahun 2027. 

RKPD Kota Solok Tahun 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kota Solok Tahun 2025-2029.

Perencanaan pembangunan yang  disusun melalui dokumen RKPD dalam rangka mewujudkan Visi pembangunan jangka menengah Kota Solok periode tahun 2025-2029 yakni ”Penguatan Fondasi Transformasi Menuju Solok Kota Madani”. 

Beberapa catatan penting yang disampaikan Wawako antara lain: 

1. Pertumbuhan ekonomi Kota Solok dalam tiga tahun terakhir menunjukkan tren yang positif. Pada tahun 2024 pertumbuhan ekonomi sudah mencapai 4,55%. Hal ini bisa tercapai karena berbagai stimulan dan kebijakan dalam upaya peningkatan perekonomian terus digalakkan oleh Pemerintah Kota Solok.

2.  Indeks Pembangunan Manusia (IPM) secara umum terjadi tren peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2024, angka IPM Kota Solok naik menjadi 80,60, termasuk dalam klasifikasi IPM yang sangat tinggi.

3. Angka kemiskinan Kota Solok Tahun 2024 sebesar 3,07 dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 2.400 jiwa. Dengan capaian angka kemiskinan ini, menempatkan Kota Solok berada pada level kedua terendah di Sumatera Barat dan nomor sembilan terendah di Indonesia. 

4. Pada tahun 2024, tingkat pengangguran Kota Solok adalah 3,6%. Kedepan, dengan kebijakan untuk mengembangkan ekonomi kreatif, diharapkan tenaga-tenaga kerja muda dapat mengembangkan potensinya untuk berkontribusi mengurangi pengangguran di Kota Solok yang kita cintai ini.

Forum konsultasi publik ini menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa RKPD Tahun 2027 benar-benar mencerminkan kebutuhan riil masyarakat, sekaligus realistis terhadap kapasitas fiskal dan kewenangan daerah. 

Oleh karena itu, Wawako mengajak kita semua untuk berkontribusi aktif dengan masukan yang konstruktif dan solutif dalam menjawab tantangan pembangunan ke depan. 

Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama. Setiap rupiah anggaran harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dan setiap program harus berkontribusi langsung terhadap pencapaian tujuan pembangunan daerah.

Wawako berharap melalui Forum Konsultasi Publik ini kita dapat meghasilkan Rancangan Awal RKPD Tahun 2027 yang berkualitas, aspiratif dan mampu menjawab tantangan pembangunan Kota Solok ke depan.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Solok Dr. Desmon, Staf Ahli, Asisten, Seluruh Kepala OPD, serta Camat se Kota Solok, Kepala Instansi Vertikal, Direktur PDAM, Rektor Perguruan Tinggi se-Kota Solok, Ketua KAN, LKAAM dan Bundo Kanduang Kota Solok, Ketua Organisasi Profesi dan Organisasi Kemasyarakatan( BO )

Pemko Solok Berkomitmen Memperkuat Tata Kelola Data Daerah Sesuai Dengan Prinsip    
Minggu, Februari 08, 2026

On Minggu, Februari 08, 2026

Pemko Solok Berkomitmen Memperkuat Tata Kelola Data Daerah Sesuai Dengan Prinsip
Wali Kota Solok membuka  Forum Satu Data Indonesia Tingkat Daerah Kota Solok  bertempat di Akmalroom Bapperida,Jum'at(6/2/2026).

BENTENGSUMBAR.COM
- Dalam rangka mewujudkan data yang akurat, terpadu, dan dapat diakses sebagai dasar perencanaan serta pengambilan kebijakan pembangunan daerah. 

Untuk itu Wali Kota Solok membuka  Forum Satu Data Indonesia Tingkat Daerah Kota Solok  bertempat di Akmalroom Bapperida,Jum'at(6/2/2026).

Wali Kota Solok menekankan pentingnya implementasi Satu Data Indonesia di tingkat daerah sebagai fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, dan berbasis data.

Menurutnya, data yang valid, mutakhir, dan terintegrasi antar-perangkat daerah sangat menentukan kualitas kebijakan yang dihasilkan.

Melalui forum ini, Pemerintah Kota Solok berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola data daerah sesuai dengan prinsip Satu Data Indonesia.

Sehingga data yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan dan dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah maupun masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Solok, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Bapperida.

Serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Solok.( BO )