HEADLINE
Agar Pangan Mencukupi di Bulan Ramadan, Pemko Padang Tumpangkan Harapan Kepada Ulama    
Selasa, Februari 10, 2026

On Selasa, Februari 10, 2026

Agar Pangan Mencukupi di Bulan Ramadan, Pemko Padang Tumpangkan Harapan Kepada Ulama
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdako Padang, Indra Noveri. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Bulan Ramadan sebentar lagi. Bulan Ramadan adalah bulan yang ditunggu-tunggu oleh umat Islam. Di bulan suci itu, umat Islam mencari amalan sebanyak-banyaknya. 

Selain itu, bulan puasa juga dianggap sebagai bulan penuh berkah bagi para pedagang. Terutama bagi pedagang makanan yang menyediakan takjil, serta pedagang pakaian yang berjualan menjelang lebaran nanti. 

Tak heran jika pada saat bulan puasa, kebutuhan masyarakat terhadap pangan meningkat pesat. Permintaan meningkat, sementara pasokan berkurang. Akibatnya, kerap terjadi inflasi saat bulan puasa dan lebaran. Agar tidak terjadi inflasi berkepanjangan saat bulan Ramadan nanti, Pemerintah Kota Padang menumpangkan harapan kepada ulama.

“Di bulan puasa, memang konsumsi masyarakat hanya dua kali sehari (saat sahur dan berbuka), namun volume yang dikonsumsi meningkat dari biasanya,” ungkap Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdako Padang, Indra Noveri saat High Level Meeting TPID Kota Padang di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (10/2/2026).

Indra mengimbau kepada masyarakat untuk lebih banyak bersabar ketika bulan puasa. Tidak mengonsumsi makanan secara berlebihan. 

“Tentunya kita mengimbau masyarakat agar lebih efektif dan bijak,” harapnya. 

Agar imbauan ini dapat menyasar kepada seluruh lapisan masyarakat, Kepala Bagian Perekonomin dan SDA itu menumpangkan harapan kepada seluruh ulama. Supaya ketika memberikan ceramah atau tausyiah kepada jemaah, ulama dapat menyampaikan pentingnya menjaga kesabaran saat berpuasa, terutama dalam mengonsumsi makanan dan minuman. 

“Lewat ulama kita tumpangkan harapan dan tidak terjadi inflasi, dan deflasi pun dapat terus terjaga,” ujar Kabag Perekonomian dan SDA itu.

Rapat High Level Meeting TPID itu diikuti sejumlah BUMN dan instansi lainnya. Di antaranya seperti perwakilan dari Bank Indonesia, Bulog, BPS Kota Padang, MUI, Perumda AM Kota Padang, OPD terkait di Pemko Padang serta Pemprov Sumbar.(Charlie)

Ini Respon Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Terkait Aksi Unjuk Rasa Pedagang Pasar Raya Padang di Depan Rumdi Wako    
Selasa, Februari 10, 2026

On Selasa, Februari 10, 2026

Ini Respon Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Terkait Aksi Unjuk Rasa Pedagang Pasar Raya Padang di Depan Rumdi Wako
Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion menanggapi aksi unjuk rasa ratusan pedagang Pasar Raya Padang di depan Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (9/2/2026). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas pasar menjelang Ramadhan. 

Hal itu disampaikannya menanggapi aksi unjuk rasa ratusan pedagang Pasar Raya Padang di depan Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (9/2/2026). 

Ia meminta Pemerintah Kota Padang memberikan kepastian dan kenyamanan bagi pedagang yang direlokasi.

“Kita meminta pasar harus kondusif jelang Ramadhan ini. Jika pedagang direlokasi, mereka harus mendapatkan tempat yang nyaman dalam berdagang. Pemko harus memberikan kejelasan ini kepada pedagang,” ujar Muharlion, Selasa (10/2/2026).

Ia juga mendorong Pemko Padang untuk membuka ruang dialog dengan para pedagang agar permasalahan yang ada dapat dicarikan solusi bersama. 

Menurutnya, komunikasi yang terbuka menjadi kunci untuk menemukan titik temu.

“Pemko Padang harus membuka dialog dan mendengarkan aspirasi pedagang. Ini penting untuk mencari solusi dari permasalahan yang terjadi,” katanya.

Lebih lanjut, Muharlion menyatakan DPRD Kota Padang siap memfasilitasi hearing antara pedagang dan dinas terkait. 

DPRD, kata dia, siap menjembatani aspirasi pedagang dan menindaklanjutinya melalui pembahasan resmi. (*)

Ini Kata Ketua DPRD Kota Padang Muharlion soal Lomba Cerdas Quran 2026: Pelajar Diberikan Ruang....    
Selasa, Februari 10, 2026

On Selasa, Februari 10, 2026

Ini Kata Ketua DPRD Kota Padang Muharlion soal Lomba Cerdas Quran 2026: Pelajar Diberikan Ruang....
Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota Padang menggelar Lomba Cerdas Quran Tahun 2026 di Gedung Youth Center Kota Padang, Senin (9/2/2026). 

Kegiatan ini menjadi panggung bagi ratusan pelajar tingkat SD dan SMP untuk menunjukkan kecintaan, pemahaman, serta kemampuan mereka dalam membaca dan menghafal Al-Quran.

Lomba yang dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mendapat apresiasi dari berbagai pihak. 

Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menilai kegiatan tersebut mampu menumbuhkan semangat dan motivasi siswa dalam mendalami kandungan ayat-ayat suci Al-Quran.

“Melalui lomba ini, pelajar di Kota Padang diberikan ruang untuk membaca, memahami, dan menghafal kandungan ayat Al-Quran,” ujar Muharlion.

Ia berharap ke depan lomba ini dapat melibatkan seluruh sekolah di Kota Padang tanpa pungutan biaya. 

Bahkan, Muharlion mendorong agar pelaksanaannya dimulai dari tingkat kecamatan sebelum mencapai final di tingkat kota.

“Dengan begitu, kita bisa melihat dan membina prestasi siswa secara lebih merata,” tambahnya. (*)

Prof. Didik J. Rachbini: Mengenang Agus Widjojo Perwira Intelektual Dan Pendorong Demokratisasi TNI    
Selasa, Februari 10, 2026

On Selasa, Februari 10, 2026

Prof. Didik J. Rachbini: Mengenang Agus Widjojo Perwira Intelektual Dan Pendorong Demokratisasi TNI
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, M.Sc., Ph.D.

BENTENGSUMBAR.COM
- Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, M.Sc., Ph.D., menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Letjen TNI (Purn.) Agus Widjojo pada Minggu malam, 8 Februari 2026. Ia mengenang almarhum sebagai sosok perwira intelektual yang berperan penting dalam pembaruan pemikiran militer Indonesia, khususnya pada masa transisi Reformasi.

Prof. Didik mengungkapkan bahwa dirinya pertama kali mengenal Agus Widjojo pada awal 1990-an saat bersama Dipo Alam terlibat dalam perancangan dan pelaksanaan Seminar Angkatan Darat II di Bandung.

“Saya mengenal Jenderal Agus Widjojo sejak awal 1990-an ketika diajak Dipo Alam untuk merancang dan melaksanakan seminar Angkatan Darat kedua di Bandung,” ujar Prof. Didik.
“Saya baru menyelesaikan kuliah doktor dan pemikiran tentang ekonomi politik masih hangat di kepala.”

Menurut Prof. Didik, pertemuan intensif selama beberapa hari meninggalkan kesan mendalam tentang kapasitas intelektual Agus Widjojo sebagai seorang perwira tinggi TNI. “Pertemuan yang berhari-hari dengannya memberi kesan bahwa Agus Widjojo merupakan jenderal intelektual yang fasih pemikiran politik dan militer dalam konteks perubahan zaman,” katanya.

Ia menambahkan bahwa komunikasi dengan Agus Widjojo terus terjalin, baik dalam berbagai forum seminar maupun melalui media sosial.
Prof. Didik menilai Agus Widjojo sebagai figur yang menjembatani dialog sehat antara kalangan militer dan intelektual sipil. 

“Kalangan intelektual sipil seperti saya dan banyak kawan-kawan yang lain nyaman bertukar pikiran dengan Agus Widjojo,” ungkapnya.

“Selain santun dan ramah, pemikirannya sangat bernas dan menjunjung pemikiran profesionalisme TNI dan sekaligus supremasi sipil.”

Ia menegaskan bahwa pandangan tersebut sejalan dengan karakter masyarakat modern dan demokratis.

“Karena memang begitulah sejatinya masyarakat modern,” lanjut Prof. Didik.

Dalam pandangan Prof. Didik, Agus Widjojo kerap disebut sebagai “tentara intelektual” atau “perwira intelektual” karena posisinya yang unik.

“Yakni sebagai elit militer dan perwira tinggi TNI, tetapi sekaligus pemikir strategis yang konsisten mendorong demokratisasi,” jelasnya.

Pemikiran Agus Widjojo tentang profesionalisme militer dan supremasi sipil, menurut Prof. Didik, diarahkan pada tujuan besar untuk membangun demokrasi modern.

“Pemikirannya tentang profesionalisme militer dan supremasi sipil tidak lain untuk tujuan yang dipikirkannya, demokrasi modern di mana masyarakat madani seimbang dalam trias politika, eksekutif, legislatif dan yudikatif.”

Prof. Didik juga menegaskan peran penting Agus Widjojo dalam mengakhiri Dwifungsi ABRI. “Agus Widjojo adalah salah satu arsitek intelektual yang menutup era Dwifungsi ABRI,” tegasnya.

Pandangan Agus Widjojo tentang relasi militer dan politik dinilai sangat tegas dan konsisten. “Agus Widjojo berpandangan bahwa militer yang profesional, kuat dan paham peranan sejatinya sebagai benteng tanah air justru lahir dari demokrasi, bukan dari kekuasaan politik pragmatis di lapangan. Keterlibatan militer dalam kehidupan sosial politik praktis justru melemahkan profesionalisme TNI.”

Menurut Prof. Didik, bagi Agus Widjojo, kekuasaan politik harus sepenuhnya berada di tangan sipil yang dipilih secara demokratis, sementara militer tunduk pada konstitusi dan hukum. 

“Institusi militer mesti tunduk pada konstitusi dan hukum, bukan ‘penjaga kekuasaan’, melainkan alat negara untuk pertahanan.”

Prof. Didik menempatkan Agus Widjojo dalam jajaran perwira intelektual Indonesia bersama tokoh-tokoh seperti almarhum Jenderal Sajidiman Suryohadiprodjo, Susilo Bambang Yudhoyono, ZA Maulani, dan Prabowo Subianto. 

Namun, ia menyayangkan bahwa pada generasi perwira saat ini, figur tentara intelektual semakin sulit ditemukan.

“Namun di kalangan jenderal dan perwira sekarang kita sulit mengenali tentara intelektual seperti Agus Widjojo dan kawan-kawan.”

Sebagai Gubernur Lemhannas RI, Agus Widjojo terus menyalurkan pemikiran strategisnya kepada elit pemerintahan. 

Lemhanas yang dipimpinnya adalah dapur pemikiran negara (state strategic thinking) yang membentuk cara pandang elit memahami dinamika sistem modern, civil society, geoekonomi dan geopolitik.”

Prof. Didik menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Indonesia kehilangan seorang pemikir strategis negara yang langka.

“Pendek kata, intelektualisme Agus Widjojo lengkap dan komprehensif, yang belum tentu ada penggantinya.”(*)

Kasat Lantas Polres Batu Bara AKP Simon E Simatupang Ajak Masyarakat Menjadi Pelopor Lalu lintas    
Selasa, Februari 10, 2026

On Selasa, Februari 10, 2026

Kasat Lantas Polres Batu Bara AKP Simon E Simatupang Ajak Masyarakat Menjadi Pelopor Lalu lintas
AKP. Simon E.Simatupang SH, MH mengajak Semua Kalangan Masyarakat di Kabupaten Batu Bara terutama kepada insan pers menjadi contoh, dan panutan bagi masyarakat umum dalam tertib berlalu lintas di jalan raya.

BENTENGSUMBAR.COM
- AKP. Simon E.Simatupang SH, MH mengajak Semua Kalangan Masyarakat di Kabupaten Batu Bara terutama kepada insan pers menjadi contoh, dan panutan bagi masyarakat umum dalam tertib berlalu lintas di jalan raya.

Dikatakan Simon E. Simatupang, kedisiplinan di jalan bukan hanya kewajiban, tetapi juga bagian dari tanggung jawab sosial untuk menciptakan lingkungan yang aman. Mengenai disiplin dan keselamatan berlalu lintas yang harus dipahami oleh kita bersama.

” Kita dari jajaran Satlantas Polres Batu Bara akan terus melaksanakan kegiatan edukasi, sosialiasi dan penegakan hukum. Dalam rangka menekan angka Lakalantas di wilayah hukum Polres Batu Bara,” ucap Kasat Lantas Polres Batu Bara, Senin (9/2/2026).

Selain itu, insan Pers harus bisa menjadi romode dalam menjalankan aturan berlalu lintas. Dengan mematuhi tata tertib, kita dapat menekan angka kecelakaan,” sambung AKP.Simon E Simatupang, SH, MH.

Bukan soal tertib berlalu lintas yang menjadi perhatian Kasat Lantas Polres Batu Bara,seperti pemakaian helm standar,

Kaca spion, penggunaan knalpot standar, ataupun surat berkendara, SIM dan STNK. Ketaatan pajak kendaraan juga perlu diperhatikan.
Dengan membayar pajak kendaraan, maka sama juga kita membantu pemasukan bagi PAD daerah,” jelas Kasat Lantas.

” Kita berharap pada semua elemen ikut bersama – sama menjadi contoh pelopor keselamatan berlalu lintas di Wilayah Hukum Polres Batu Bara,” ajaknya

Lebih lanjut, Kasat Lantas juga berharap dukungan dan kerjasama dari rekan – rekan jurnalis di Batu Bara, Kabupaten Batu Bara, dalam mendukung kegiatan jajaran Satlantas Polres Batu Bara.
(Herman Manurung)

Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung    
Selasa, Februari 10, 2026

On Selasa, Februari 10, 2026

Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung
Upaya ini untuk mengawal proses produksi jagung dan memastikan kesejahteraan petani binaan Polri.

BENTENGSUMBAR.COM
- Polri menggelar rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak. 

Upaya ini untuk mengawal proses produksi jagung dan memastikan kesejahteraan petani binaan Polri.

Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring. Rakor dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo.

"Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi," ujar Brigjen Langgeng dalam keterangan yang diterima, Jumat (6/2/2026).

Di sisi hulu, Polri hadir sebagai jembatan bagi Poktan jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Salah satu implementasi dilakukan di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, di mana petani mendapatkan kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung.

Senior vice president BRI, Danang Andi Wijanarko, dalam paparannya mewakili dari Himbara menyampaikan bahwa BRI pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafond senilai Rp 180 triliun untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian Jagung.

Tidak hanya urusan modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga. Polri memastikan hasil panen petani tidak terjebak dijual ke tengkulak dengan harga rendah. Sebagai solusinya, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik.

Pelaksanaan pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog didasarkan pada Surat dinas Internal nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan Jagung dengan target 1 juta ton untuk Cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan harga Rp 6.400 per kilogram.

"Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan di Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani jagung, yakni mencapai Rp 6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog," kata Brigjen Langgeng Purnomo.

Program ini bertujuan untuk mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jebakan tengkulak dan meningkatkan produksi jagung nasional. Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan.

Melalui rapat koordinasi program ketahanan pangan tahun 2026, Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mensejahterakan petani jagung Indonesia. (*)

Wawako Maigus Nasir Menerima Laporan Hasil Pemeriksaan LHP 2025 dari BPK RI    
Selasa, Februari 10, 2026

On Selasa, Februari 10, 2026

Wawako Maigus Nasir Menerima Laporan Hasil Pemeriksaan LHP 2025 dari BPK RI
Penyerahan LHP ini dilaksanakan bersamaan dengan entry meeting pemeriksaan interim atas  LKPD Kota Padang Tahun Anggaran 2025.

BENTENGSUMBAR.COM
– Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Pemeriksaan Kepatuhan terhadap Belanja Barang dan Jasa, Belanja Subsidi, serta Belanja Modal Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sumatera Barat.

Penyerahan LHP ini dilaksanakan bersamaan dengan entry meeting pemeriksaan interim atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Padang Tahun Anggaran 2025, yang berlangsung di Aula Kantor BPK Sumbar, Selasa (10/2/2026).

Maigus Nasir menyampaikan apresiasi kepada BPK atas pelaksanaan pemeriksaan yang telah dilakukan. Ia menegaskan bahwa hasil pemeriksaan ini akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan dalam pengelolaan keuangan daerah Kota Padang.

“Pemerintah Kota Padang berkomitmen menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan BPK. Ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pengelolaan keuangan daerah,” ujar Maigus Nasir.

Maigus Nasir juga menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pemeriksaan interim LKPD Kota Padang Tahun Anggaran 2025 yang akan berlangsung selama 33 hari ke depan. Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk kooperatif, menyiapkan data yang dibutuhkan, serta menindaklanjuti setiap temuan secara cepat dan tepat.

Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Sumatera Barat Sudarminto Eko Putra menyampaikan bahwa pemeriksaan interim atas LKPD Kota Padang Tahun Anggaran 2025 dimulai pada 11 Februari hingga 28 Maret 2026 mendatang.

“Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan kualitas laporan keuangan serta mendukung terciptanya tata kelola keuangan yang baik di lingkungan Pemerintah Kota Padang. Kami mohon dukungan dari Pemerintah Kota Padang untuk kelancaran proses pemeriksaan,” pungkasnya.

Turut hadir bersama Wakil Wali Kota Padang, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, Asisten Pemerintahan dan Kesra Tarmizi Ismail, Asisten Administrasi Umum Corri Saidan, serta Plt. Inspektur Isrin Ishak, dan Sekretaris Bappeda Novalino. (*)