HEADLINE
Mahyeldi Ingatkan Generasi Muda Sumbar: Kuatkan Iman, Kuasai Ilmu, Jauhi Narkoba    
Senin, Maret 16, 2026

On Senin, Maret 16, 2026

Mahyeldi Ingatkan Generasi Muda Sumbar: Kuatkan Iman, Kuasai Ilmu, Jauhi Narkoba
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mengingatkan generasi muda untuk memperkuat iman, menguasai ilmu pengetahuan, serta menjaga persatuan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Pesan tersebut disampaikannya saat memimpin kunjungan Tim Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumbar di Masjid Nurul Huda Kampung Tarandam, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Minggu (15/3/2026).

Di hadapan ratusan jamaah, Mahyeldi menegaskan masa depan daerah sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya. Karena itu, menurutnya, generasi muda harus memiliki fondasi yang kuat agar mampu menjadi penggerak kemajuan daerah. “Generasi muda harus memiliki tiga kekuatan, yaitu iman yang kokoh, ilmu pengetahuan, dan semangat persatuan. Jika tiga hal ini dimiliki, insyaAllah mereka akan mampu berdiri tegak dan membawa kemajuan bagi daerah dan bangsa,” ujar Mahyeldi.

Menurutnya, iman menjadi landasan moral dalam menjalani kehidupan, ilmu menjadi bekal menghadapi perkembangan zaman, sementara persatuan menjadi kekuatan dalam membangun masyarakat yang tangguh. Dalam kesempatan itu, Mahyeldi juga berdialog dengan sejumlah pelajar yang hadir. Ia mendorong anak-anak muda untuk berani memiliki cita-cita besar serta berusaha mewujudkannya dengan sungguh-sungguh. “Apapun cita-citanya, kejar dengan serius. Bahkan kalau ada yang ingin menjadi chef di Istana Presiden sekalipun, itu juga bentuk pengabdian kepada negara,” katanya.

Namun demikian, Mahyeldi juga mengingatkan ancaman serius narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda. Jika terjebak kedalamnya, akan sulit untuk keluar. “Setinggi apa pun cita-cita seseorang, semuanya bisa hancur jika terjerumus narkoba. Karena itu, kita harus menjaga generasi kita agar tetap sehat, cerdas, dan berakhlak,” tegasnya.

Sementara itu Wali Kota Pariaman, Yota Balad menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur bersama jajaran OPD Pemprov Sumbar yang sebelumnya juga melaksanakan rapat koordinasi pembangunan dengan Pemerintah Kota Pariaman. Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program pembangunan antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah. “Kami berharap melalui kunjungan ini aspirasi masyarakat Kota Pariaman dapat disampaikan langsung kepada Pak Gubernur, sehingga sinergi pembangunan antara pemerintah provinsi dan daerah dapat semakin kuat,” ujarnya.

Ia juga memaparkan sejumlah program yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Pariaman, antara lain penguatan pendidikan agama melalui program Hafiz Al-Qur’an serta pengembangan kawasan olahraga di GOR Rawang. Pemerintah kota juga tengah merencanakan pembangunan kembali kolam renang di kawasan tersebut yang tidak berfungsi sejak 1994, yang nantinya dirancang berstandar olahraga prestasi sekaligus ramah bagi anak-anak. Dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut, Gubernur Mahyeldi menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta kepada pengurus Masjid Nurul Huda serta 40 mushaf Al-Qur’an. Selain itu, bantuan juga disalurkan oleh berbagai pihak, di antaranya Bank Nagari sebesar Rp10 juta dan MKKS Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II sebesar Rp3,5 juta, serta dukungan dari sejumlah OPD di lingkungan Pemprov Sumbar.

Baznas Sumbar juga turut menyalurkan bantuan pendidikan kepada 543 siswa di Kota Pariaman dengan total nilai sebesar Rp543 juta. Usai kegiatan di Masjid Nurul Huda, Mahyeldi bersama rombongan melanjutkan rangkaian Safari Ramadan ke Masjid Jabal Ilmi MAN Kota Pariaman di kawasan Nan Tongga, Kampung Gadang Padusunan, Kecamatan Pariaman Timur, dengan menyerahkan bantuan kepada pengurus masjid sebesar Rp25 juta serta 40 mushaf Al-Qur’an. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda rutin Pemprov Sumbar selama bulan Ramadan untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi pembangunan daerah. (adpsb/cen/bud)

Safari Ramadan di Tanah Datar, Wagub Vasko Ruseimy Serahkan Bantuan Pembangunan untuk Masjid Al-Amin Piliang    
Senin, Maret 16, 2026

On Senin, Maret 16, 2026

Safari Ramadan di Tanah Datar, Wagub Vasko Ruseimy Serahkan Bantuan Pembangunan untuk Masjid Al-Amin Piliang
Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy melaksanakan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumbar di Masjid Al-Amin Piliang, Jorong Piliang, Nagari Limo Kaum, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Minggu (15/3/2026). Kehadiran Wakil Gubernur bersama rombongan disambut hangat oleh masyarakat setempat yang memadati masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan Safari Ramadan sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wagub Vasko menyampaikan Kabupaten Tanah Datar merupakan daerah yang tidak asing baginya. Ia juga menegaskan komitmen Pemprov Sumbar untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan serta pemulihan pascabencana di Kabupaten Tanah Datar. “Tanah Datar ini bukan daerah yang asing bagi saya. Pemerintah provinsi akan terus bersinergi dengan pemerintah kabupaten untuk memastikan berbagai program pembangunan dan pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan baik serta dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Vasko.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus mendengar langsung aspirasi yang berkembang di daerah. Menurutnya, skema Safari Ramadan yang dilaksanakan Pemprov Sumbar tidak hanya berfokus pada kunjungan ke masjid, tetapi juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial seperti membantu perbaikan rumah warga kurang mampu serta bersilaturahmi langsung dengan masyarakat. “Safari Ramadan ini bukan sekadar kunjungan seremonial. Kita ingin kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat, mulai dari membantu warga yang membutuhkan hingga mempererat kebersamaan di tengah masyarakat,” katanya.

Sementara itu Bupati Tanah Datar, Eka Putra menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Wakil Gubernur kepada masyarakat Tanah Datar, khususnya saat daerah tersebut terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir November lalu.

Menurutnya, Wakil Gubernur turut berperan dalam mendorong percepatan pencairan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang sangat dibutuhkan untuk mendukung pemulihan daerah. “Bapak Wakil Gubernur banyak membantu masyarakat Tanah Datar, terutama saat bencana hidrometeorologi yang melanda beberapa waktu lalu. Termasuk memperjuangkan pencairan dana Transfer ke Daerah dari pemerintah pusat yang kini sudah mulai disalurkan secara bertahap,” ujar Eka Putra.

Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah pembangunan infrastruktur di Tanah Datar mulai berjalan, di antaranya pembangunan Jembatan Manunggal yang telah memasuki tahap lelang serta perbaikan sejumlah ruas jalan yang ditargetkan rampung tahun ini. “Alhamdulillah beberapa pekerjaan infrastruktur sudah mulai berjalan. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan semuanya sudah terencana dengan baik,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp50 juta dari Pemprov Sumbar untuk mendukung pembangunan Masjid Al-Amin Piliang. Selain itu, ia juga diserahkan bantuan lainnya berupa 10 juta dari Bank Nagari, 3 juta dari Baznas Sumbar untuk petugas masjid. Kemudian juga ada batuan untuk 6 orang fakir miskin dari Wagub, serta bantuan pelengkapan sekolah sebanyak 70 paket dari Danantara Indonesia. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu pengembangan fasilitas masjid sekaligus mendukung berbagai kegiatan keagamaan bagi masyarakat di Nagari Limo Kaum. (adpsb/rmz/bud)

Safari Ramadan di Tanah Datar, Wagub Vasko Ruseimy Ajak Generasi Muda Makmurkan Masjid    
Senin, Maret 16, 2026

On Senin, Maret 16, 2026

Safari Ramadan di Tanah Datar, Wagub Vasko Ruseimy Ajak Generasi Muda Makmurkan Masjid
Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus memakmurkan masjid sebagai pusat kegiatan umat. Ajakan tersebut disampaikannya saat melaksanakan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumbar di Masjid Raya Nagari Singgalang, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Minggu (15/3/2026).

Kehadiran Wakil Gubernur bersama rombongan disambut hangat oleh masyarakat yang memadati Masjid Raya Singgalang untuk mengikuti kegiatan Safari Ramadan sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam arahannya, Vasko Ruseimy mengaku bangga melihat banyak generasi muda yang hadir dan aktif memakmurkan masjid. Ia berharap, kondisi seperti ini dapat senantiasa terpelihara di Sumbar. “Saya sangat senang melihat banyak anak muda yang hadir di Masjid Raya Singgalang ini. Mari kita bersama-sama mensyiarkan dan memakmurkan masjid, dari yang muda sampai yang tua,” ujarnya.

Ia juga menegaskan kunjungan Safari Ramadan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus mendengar langsung kondisi dan aspirasi yang berkembang di nagari. Selain itu, Wakil Gubernur berpesan agar masyarakat Nagari Singgalang terus menjaga kebersamaan serta keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. “Jangan sampai ada masyarakat di Nagari Singgalang yang bertengkar. Mari kita jaga kebersamaan agar kita bisa hidup dengan damai di nagari yang sejuk dan nyaman ini,” pesannya. Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga menyerahkan sejumlah bantuan untuk mendukung kegiatan keagamaan di Masjid Raya Singgalang, berupa dana hibah Rp25 juta, wakaf Al-Qur’an dari ASN Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, serta 100 paket perlengkapan sekolah dari Danantara Indonesia bagi anak-anak yang membutuhkan.

Sementara itu, Wali Nagari Singgalang menyampaikan bahwa Masjid Raya Singgalang merupakan salah satu masjid tertua di nagari tersebut yang telah dibangun sejak 1984 dan hingga kini menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wakil Gubernur yang telah bersilaturahmi dengan masyarakat serta memberikan dukungan bagi pengembangan kegiatan keagamaan di Masjid Raya Singgalang. “Kehadiran Bapak Wakil Gubernur menjadi semangat bagi masyarakat kami untuk terus memakmurkan masjid serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan Safari Ramadan tersebut turut dihadiri para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar, jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, serta masyarakat Nagari Singgalang. (adpsb/rmz/bud)

Awali Safari Ramadan di Tanah Datar, Wagub Vasko Ruseimy Serahkan Bantuan Bedah Rumah untuk Keluarga Petani di Paninjauan    
Senin, Maret 16, 2026

On Senin, Maret 16, 2026

Awali Safari Ramadan di Tanah Datar, Wagub Vasko Ruseimy Serahkan Bantuan Bedah Rumah untuk Keluarga Petani di Paninjauan
Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy mengawali rangkaian kegiatan Safari Ramadan di Kabupaten Tanah Datar dengan menyerahkan bantuan bedah rumah kepada seorang warga di Banto, Jorong Tabu Barayia, Nagari Paninjauan, Kecamatan X Koto, Minggu (15/3/2026).

Bantuan tersebut diberikan kepada Erizal Was, seorang buruh tani yang selama ini tinggal bersama keluarganya di rumah dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Erizal Was diketahui bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan yang tidak menentu. Ia tinggal bersama istrinya, Nurteti, serta tiga orang anak yang terdiri dari satu laki-laki dan dua perempuan.

Di tengah keterbatasan ekonomi yang dihadapi, keluarga ini tetap menunjukkan semangat yang luar biasa. Ketiga anak Erizal Was diketahui merupakan hafiz Al-Qur’an serta memiliki berbagai prestasi lainnya. Keluarga tersebut telah menempati rumah sederhana itu selama kurang lebih 15 tahun. Kondisi rumah yang mereka tinggali sangat tidak layak, dengan lantai dari susunan bambu serta dinding bambu yang sudah lapuk.

Saat tiba di lokasi, Wakil Gubernur meninjau langsung kondisi rumah tersebut. Ia tampak prihatin melihat kondisi tempat tinggal keluarga tersebut yang sudah tidak layak untuk dihuni. Dalam kesempatan itu, Vasko Ruseimy menegaskan bahwa kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama bagi keluarga yang membutuhkan bantuan untuk memperbaiki kualitas tempat tinggalnya. “Rumah yang layak adalah kebutuhan dasar. Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat dapat tinggal dengan lebih aman dan nyaman,” ujar Vasko.

Pada kesempatan tersebut, Wagub menyerahkan bantuan bedah rumah sebesar Rp25 juta yang disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumbar. Selain itu, ia juga memberikan tambahan bantuan berupa 50 sak semen serta paket sembako untuk membantu kebutuhan keluarga.

Sementara itu, Erizal Was menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan kepadanya. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu keluarganya memperbaiki rumah sehingga mereka dapat tinggal dengan lebih layak dan nyaman.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Sumbar yang mendampingi Wakil Gubernur dalam rangkaian Safari Ramadan di Kabupaten Tanah Datar. (adpsb/rmz/bud)

Hashim Ngaku Ditanya Prabowo: Kok Program Perumahan Agak Lambat?    
Senin, Maret 16, 2026

On Senin, Maret 16, 2026

Hashim Ngaku Ditanya Prabowo: Kok Program Perumahan Agak Lambat?
Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Perumahan Hashim Djojohadikusumo dalam suatu kesempatan. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Perumahan Hashim Djojohadikusumo mengaku sempat ditanya Presiden Prabowo Subianto perihal realisasi program 3 Juta Rumah. 

Hal tersebut diungkapkan Hashim saat peresmian pembangunan hunian vertikal di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (16/3/2026).

Dalam kesempatan itu juga hadir antara lain Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah, dan Direktur Utama PT KAI (Persero) Bobby Rasyidin.

"Saya terus terang saja, beberapa minggu lalu saya bertemu dengan presiden bicara mengenai program ini (3 Juta Rumah). Beliau tanya 'Kenapa kok program perumahan agak lambat?' Kesannya lambat, kesan di pemikiran presiden," kata Hashim saat memberikan sambutan.

Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi itu kemudian menjelaskan bahwa birokrasi masih menjadi masalah.

"Kementerian Perumahan kan kementerian baru, baru satu tahun, dan sebagai-sebagainya. Tapi sebetulnya presiden ingin cepat dan terus terang saja, saya lihat saya bisa laporkan ke beliau, dengan partisipasi dari bapak ibu dari KAI, akan segera terwujud," ujar Hashim.

Hashim menjelaskan bahwa program perumahan ini juga serentak dibangun di Bandung, Semarang, dan Surabaya.

Lebih lanjut, dia mengaku ingin menghilangkan anggapan kepemilikan rumah hanya bisa dilakukan oleh kelas menengah atas. Sehingga adanya Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Perumahan ini dibentuk untuk mengakomodasi kepemilikan hunian di semua masyarakat.

"Agar memenuhi sila ke-5 kita supaya Pancasila bukan hanya slogan-slogan kosong," katanya. "Supaya rakyat betul-betul merasakan manfaat nyata dari kehadiran Pancasila sebagai ideologi negara, jangan hanya omon-omon saja. NATO, no action talk only," tambahnya. (*)

Gugatan Roy Suryo, Rismon, Tifa atas Pasal KUHP-UU ITE Tak Diterima MK    
Senin, Maret 16, 2026

On Senin, Maret 16, 2026

Gugatan Roy Suryo, Rismon, Tifa atas Pasal KUHP-UU ITE Tak Diterima MK
Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan tidak menerima permohonan uji materi terhadap sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan tidak menerima permohonan uji materi terhadap sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Permohonan yang diajukan Roy Suryo, Tifauzia Tyassuma, dan Rismon Sianipar tersebut dinyatakan tidak dapat dilanjutkan.

Putusan itu dibacakan dalam Sidang Pengucapan Putusan Nomor 50/PUU-XXIV/2026 yang digelar di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Senin (16/3). Sidang dipimpin oleh Ketua MK Suhartoyo bersama para hakim konstitusi.

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan, Suhartoyo menjelaskan bahwa petitum angka 2 hingga angka 6 tidak disertai penjelasan yang memadai pada bagian posita mengenai alasan para pemohon meminta agar norma tertentu dikecualikan bagi kalangan akademisi, peneliti, atau aktivis. Sementara itu, terhadap subjek lain yang tercakup dalam norma tersebut tetap diberlakukan tanpa pengecualian.

Mahkamah juga menilai penafsiran yang diminta para pemohon dalam petitum tersebut secara spesifik hanya berkaitan dengan kepentingan mereka sendiri. Padahal, jika norma dimaknai sebagaimana dimohonkan, maka penafsirannya akan berlaku secara umum.

"Selain itu, tidak ada argumentasi persoalan konstitusionalitas atas norma yang diujikan yang menjelaskan norma tersebut bermasalah hanya terhadap akademisi, peneliti, atau aktivis," kata Ketua MK Suhartoyo membacakan pertimbangan hukum permohonan tersebut seperti dikutip dari situs MK.

Selain itu, MK juga menyoroti rumusan petitum angka 7 hingga angka 9 yang mengaitkan norma yang diuji dengan norma lainnya menggunakan kata 'juncto'. Dalam permohonan tersebut diminta agar norma-norma tersebut dinyatakan bertentangan dengan UUD NRI 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat secara bersyarat.

"Bahwa petitum demikian tidak lazim dan tidak dapat dipahami maksud dan tujuannya, apakah hendak menguji kedua norma yang di-juncto tersebut. Jika demikian, seharusnya dirumuskan dalam petitum tersendiri seperti petitum angka 2 hingga angka 6 yang menyebut satu norma yang dimohonkan diuji dalam satu petitum. Maka, perumusan petitum angka 7 hingga angka 9 menimbulkan kesulitan bagi Mahkamah untuk memahami maksud sesungguhnya dari hal yang dimohonkan para pemohon," ujar Suhartoyo.

Mahkamah kemudian menyimpulkan bahwa permohonan para pemohon tidak jelas atau kabur. Meski MK menyatakan berwenang untuk memeriksa perkara tersebut, namun karena permohonan dinilai tidak memenuhi kejelasan yang diperlukan, maka Mahkamah tidak melanjutkan pemeriksaan substansi perkara.

Permohonan uji materi tersebut tercatat dengan nomor perkara 50/PUU-XXIV/2026 yang diajukan oleh Tifauzia Tyassuma, Roy Suryo Notodiprojo, dan Rismon Hasiholan. Mereka menggugat sejumlah pasal dalam KUHP dan UU ITE yang dinilai bermasalah secara konstitusional.

Pasal yang diuji antara lain Pasal 310 ayat (1) dan Pasal 311 ayat (1) KUHP, Pasal 433 ayat (1) serta Pasal 434 ayat (1) dalam KUHP baru. Selain itu, para pemohon juga menggugat Pasal 27A, Pasal 28 ayat (2), Pasal 32 ayat (1) dan ayat (2), serta Pasal 35 dalam UU ITE.

Dalam sidang pendahuluan yang digelar pada Selasa (10/2), kuasa hukum para pemohon Refly Harun menyampaikan bahwa pasal-pasal tersebut dianggap bertentangan dengan Pasal 28D ayat (1), Pasal 28E ayat (3), dan Pasal 28F UUD 1945.

Ia menilai beberapa ketentuan, khususnya Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP, kerap digunakan untuk membungkam kritik yang disampaikan masyarakat, terutama kritik terhadap pejabat atau mantan pejabat negara. (*)

Dihujani 60 Drone Sepanjang Malam, MBS Ancam Iran jika Terus Menyerang    
Senin, Maret 16, 2026

On Senin, Maret 16, 2026

Dihujani 60 Drone Sepanjang Malam, MBS Ancam Iran jika Terus Menyerang
Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman dan Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed memperingatkan bahwa serangan Iran yang berkelanjutan terhadap negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk merupakan "eskalasi berbahaya." 

BENTENGSUMBAR.COM
- Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman dan Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed memperingatkan bahwa serangan Iran yang berkelanjutan terhadap negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk merupakan "eskalasi berbahaya." 

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi pada hari Senin mengungkapkan, kedua pemimpin tersebut membahas perkembangan regional terbaru dan implikasinya terhadap keamanan dan stabilitas regional dalam sebuah panggilan telepon, menurut pernyataan kementerian. 

“Mereka juga menegaskan bahwa serangan Iran yang berkelanjutan terhadap negara-negara GCC merupakan eskalasi berbahaya yang mengancam keamanan dan stabilitas kawasan,” tambah pernyataan itu, dilansir Al Arabiya. 

“Mereka menekankan bahwa negara-negara GCC akan terus mengerahkan semua upaya untuk mempertahankan wilayah mereka dan memobilisasi semua kemampuan yang tersedia untuk mendukung keamanan regional dan menjaga stabilitas.”

AS dan Israel memulai serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Iran telah merespons dengan serangan terhadap Israel dan negara-negara Teluk tetangga.

Sementara itu, Arab Saudi ]mencegat lebih dari 60 drone yang diluncurkan ke wilayahnya semalam, termasuk puluhan yang dicegat di Riyadh dan Wilayah Timur. 

Juru bicara Kementerian Pertahanan Arab Saudi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, mengungkapkan bahwa 34 drone dicegat dan dihancurkan di Wilayah Timur dalam kurun waktu dua jam. 

Pada hari Minggu, kementerian pertahanan mengumumkan peluncuran layanan melalui aplikasi “Tawakkalna” di mana masyarakat dapat melaporkan penampakan udara yang mencurigakan sebagai tanggapan terhadap serangan Iran yang terus berlanjut ke arah Kerajaan. 

Layanan ini memungkinkan warga negara dan penduduk Arab Saudi untuk melaporkan objek udara mencurigakan apa pun, termasuk drone atau rudal, untuk memastikan laporan diterima dalam waktu singkat, menurut SPA. 

Layanan ini juga dilaporkan akan memungkinkan pihak berwenang untuk merespons dengan cepat guna melindungi negara dan sumber dayanya. 

Pertahanan Saudi telah memperluas operasi pencegatan dan penghancuran mereka sebagai respons terhadap serangan Iran yang menargetkan Kerajaan dalam beberapa hari terakhir, mencegat sejumlah besar drone dan rudal Iran di berbagai bagian negara. (*)